Kepribadian Introvert – Semua yang Perlu Kamu Ketahui!

Home // Kepribadian dalam Psikologi // Tipe Kepribadian // Kepribadian Extrovert dan Introvert // Kepribadian Introvert – Semua yang Perlu Kamu Ketahui!

Kalo kamu punya kepribadian introvert, mampir dulu sini! Ayo kita bahas kehebatan dan keunikanmu!

Di dunia yang dipenuhi orang-orang berisik, introvert terdengar seperti sebuah istilah negatif.
Tidak hanya oleh mereka yang “normal”, mereka yang introvert sendiri merasa bahwa diri mereka aneh.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk kamu yang merasa punya kepribadian introvert.
Di balik duniamu yang dingin, tulisan ini akan menghangatkan dan memeluk kamu.

Dan buat kamu yang kepo sama introvert, kamu akan mengetahui…
kenapa mereka yang introvert sebenarnya adalah para bintang.

Daftar Isi (Klik link di bawah untuk baca yang kamu mau)

Test dulu yuk!

Jadi, sebenarnya introvert itu apa?

Kesalahpahaman tentang introvert

Aku nggak mau jadi introvert!

Kenapa introvert adalah pacar ideal? 

Bagaimana cara memahami orang introvert?

Apa sih yang paling dibenci introvert?

Bukan introvert atau ekstrovert? Jangan-jangan…

Bagaimana cara bergaul untuk introvert?

Kita mulai!

Daftar Isi (Klik untuk Membaca)

­

Test Dulu Yuk!

Sebelum kita mulai ngobrolin kepribadianmu, kita tes dulu yuk. Tes ini untuk menguji kamu beneran introvert atau nggak. Siapin pensil sama kertas ya.

Tes!

1. Kamu suka nggak terlibat dalam kegiatan yang bikin sibuk, kayak OSIS, BEM, atau Karang Taruna? (Ya/Mungkin/Nggak)

2. Kamu sering menaiki 2 anak tangga sekaligus? (Ya/Mungkin/Nggak)

3. Apakah kamu kalo makan lebih cepat dari orang lain? (Ya/Mungkin/Nggak)

4. Kamu marah nggak kalo terjebak macet? (Ya/Mungkin/Nggak)

5. Kamu suka mengatur jadwalmu di waktu luang nggak sih? (Ya/Mungkin/Nggak)

6. Apa kamu suka mengerjakan sesuatu yang baru? (Ya/Mungkin/Nggak)

7. Apakah kamu kalo jalan lebih cepet dari orang lain? (Ya/Mungkin/Nggak)

8. Kamu sering bergegas dari satu kegiatan ke kegiatan lain tanpa istirahat? (Ya/Mungkin/Nggak)

9. Kalo lagi melakukan sesuatu, kamu nggak bisa diganggu? (Ya/Mungkin/Nggak)

10. Kamu susah berkenalan sama orang baru. (Ya/Mungkin/Nggak)

11. Apakah kamu suka menghindari tempat yang rame? (Ya/Mungkin/Nggak)

12. Apakah kamu sering cemas tanpa alasan? (Ya/Mungkin/Nggak)

13. Apa tiap pagi kamu selalu bersemangat? (Ya/Mungkin/Nggak)

14. Menurut kamu, orang lain lebih ramah daripada kamu sendiri. (Ya/Mungkin/Nggak)

15. Kamu khawatir nggak kalo orang lain ternyata memang lebih ramah dari kamu? (Ya/Mungkin/Nggak)

16. Kamu orangnya nggak sabaran (Ya/Mungkin/Nggak)

Nah, sekarang waktunya mengetahui jawaban kamu!

­

Coba liat jawabanmu untuk soal nomer 1,2,3,4,5,7,8 dan 13.
Beri nilai 2 untuk jawaban Ya,
nilai 1 untuk jawaban Mungkin, dan
nilai 0 untuk jawaban Tidak.
Terus dijumlah.

Perhatikan jawabanmu untuk soal nomer 6, 9, 10, 11, 12, 14, 15 dan 16.
Beri nilai 2 untuk jawaban Ya,
nilai 1 untuk jawaban Mungkin,
dan nilai 0 untuk jawaban Tidak.
Jumlahkan.

Bandingkan jumlahnya. Kalo jumlah nilai untuk soal nomer 6, 9, 10, 11, 12, 14, 15 dan 16 lebih banyak, maka kamu termasuk orang yang introvert.

UPDATE: kami baru saja membuat tes kepribadian online. Kalo kamu males ngambil kertas dan pensil, coba aja kuis ini. Hehehe

Kalau kamu udah beneran introvert, ayo lanjut! Tapi kalo nggak introvert… ya nggak papa sih. Hehehe.

balik ke atas


Apa itu kepribadian introvert?

 

Ekstrovert dan Introvert adalah dua jenis kepribadian*.
Penjelasan dari introvert ini ribet, tapi intinya:
orang introvert adalah tipe orang yang lebih suka sendirian di kamar daripada nongkrong sama temen.

Sebenernya ada banyak salah paham tentang introvert.
Orang introvert sering dianggap pemalu, tertutup, atau anti sosial.
Ada yang menganggap tertutup = introvert.

Padahal nggak selalu lo!

Ada kok orang introvert yang jago ngomong di depan umum.
Mereka juga bisa kok ngumpul sama temen. Tapiii orang introvert punya “stok energi sosial”.
Mereka punya batasan tenaga untuk bersosialisasi.
Jadi kalo ngumpul bareng temen nggak suka lama-lama. Soalnya “tenaga”nya habis.

Ketika tenaga ini habis, harus dicas lagi. Caranya? Dengan menyendiri.

Orang introvert jatuh cinta dengan kesendirian.

Introvert tahan seharian di kamar, mainan hape atau baca buku.
Dia bisa aja berhari-hari nggak berhubungan sama temen mereka.
Kadang mereka kesepian sih.
Tapi pas udah ketemu sama temen-temen, ya dia kangen lagi sama kesendiriannya.

Ciri-ciri orang introvert

Introvert sebenernya dibagi jadi empat macem, tapi ada beberapa ciri-ciri utamanya nih.
Ciri-ciri utama orang introvert adalah:

  • Banyak diem.
  • Sering mikir.
  • Suka memperhatikan hal-hal kecil di sekitar (langit, bintang, bunga, coretan di dinding)
  • Temennya sedikit, tapi akrab.
  • Lebih suka sendirian.
  • Daripada ngomong, dia lebih suka “bercerita” lewat tulisan (status bbm atau fesbuk).
  • Lebih banyak kerjanya daripada ngomongnya.
  • Nggak suka duduk terlalu dekat dengan orang lain, walaupun itu temannya.
  • Mikir dulu baru ngomong.
  • Kalo udah bareng temen, dia rindu sendirian di kamar.

Jenis-jenis introvert

Introvert dibagi lagi menjadi empat macam.

1. Introvert Sosial

Tipe ini adalah jenis introvert yang masih bisa bersosialisasi, tapi nggak sama banyak orang.
Dia bisa aja punya banyak kenalan, tapi yang dia anggap temen cuma seupil.
Tapi hubungan dia sama temen-temennya awet.

Tipe ini bisa sih masuk ke tempat rame (kayak seminar, mall, konser) atau nongkrong bareng temen.
Tapi dia lebih suka sendiri di kamar, sama buku-buku atau hapenya.

2. Introvert Pemikir

Introvert pemikir ini adalah tipe yang terlalu suka mikir.

Mereka sering dianggap nggak bisa bergaul.
Mereka sih bisa aja bergaul.
Tapi mereka cuma keasikan mikir sampe “tenggelam” dalam pikirannya sendiri.
Di balik diemnya, otaknya muter kayak kipas angin.

Einstein dan Bill Gates adalah contoh tipe introvert pemikir ini.

introvert, introvert adalah, ciri-ciri introvert
Bill Gates, introvert pemikir. sumber: commons.wikimedia.org

3. Introvert Cemas

Tipe introvert ini tertutup.
Introvert cemas lebih memilih sendirian, karena dia suka grogi dan gelisah kalo bersama orang lain.
Mereka nggak pede sama kemampuan sosial mereka.

Mereka menarik diri dari masyarakat, karena orang lain bikin dia gugup.
Lidahnya kaku kalo disuruh ngomong sama orang baru.

4. Introvert Tertahan

Disebut tertahan karena mereka nggak bisa bertindak secara spontan. Mereka tipe yang berpikir dulu baru bicara. Dalam dunia yang penuh spontanitas ini, mereka sering dianggap lamban, padahal mereka cuma butuh pemikiran dulu sebelum “beraksi”.

Kalo kamu yang mana?

capek dibohongi terus? Ini 6 cara mendeteksi kebohongan.

balik ke atas


Kesalahpahaman tentang kepribadian introvert

introvert, ciri-ciri introvert, introvert adalah
imagefinder.co – splitshire.com

Berkat novel, film, dan drama, kita sering memandang introvert sebagai sebuah cacat dalam diri.
Kita memandang introvert aneh.

Sebenernya wajar, mengingat kehidupan didominasi oleh orang-orang ekstrovert.
Ekstrovert terlihat normal karena mereka memang “menonjol” di pergaulan.
Sementara introvert kan enggak menonjol. Makanya, introvert kelihatan aneh.

Padahal introvert bukanlah keanehan yang harus “dinormalkan”.

Masih ada lagi nih beberapa kesalahpahaman orang tentang introvert.

1. Introvert = gangguan

Orang sering menganggap bahwa menjadi introvert adalah gangguan yang harus disembuhkan. Ini adalah pandangan yang keliru.

Introvert sangatlah wajar, sama wajarnya dengan para ekstrovert di luar sana.
Jadi kalo hasil tes psikologis menyebut kepribadian kamu introvert, ya udah biar aja. Introvert memang jenis kepribadian kok.

Lagipula banyak kok introvert yang masih bisa gaul, eksis di media sosial, dan punya banyak kenalan.

lah terus gimana mz sama temanku yang pendiam, tertutup, dan nggak suka bergaul, apakah dia bukan introvert?

Memang ada sih orang yang tertutupnya parah banget. Sampai nggak mau diajak ngobrol, nggak peduli sama orang, dan menarik diri dari pergaulan.

Kalo kamu menemukan orang yang seperti itu, itu bisa jadi bukan introvert. Dia bisa aja lo termasuk gangguan kepribadian.

Nama gangguannya adalah gangguan kepribadian skizoid.

Gangguan kepribadian skizoid ini bisa dibilang “versi parah” dari introvert cemas. Termasuk ciri-ciri gangguan kepribadian skizoid adalah

  • tidak peduli dengan lingkungan sosial,
  • ekspresi wajahnya datar,
  • kurang tertarik sama hubungan asmara
  • tidak punya sahabat (ada pun cuma satu)
  • terfokus pada fantasi (khayalan)
  • menarik diri dari pergaulan
  • dsb

Kalo bisa, tetep tanyakan ke psikolog untuk memastikan. Untuk bisa disebut gangguan kepribadian skizoid, kamu harus punya minimal 3 ciri-ciri.
Kalo kamu nggak peduli lingkungan sosial tapi masih pengen punya pacar, atau ekspresi wajahnya masih bisa berubah-ubah, ya berarti belum gangguan.

Inget, introvert itu wajar.

2. Introvert = tertutup

Ada sih orang introvert yang tertutup. Tapi nggak semua kok.
Introvert juga bisa kok curhat pada orang yang dia percayai.
Cuma ya itu, orang yang dia percaya cuma sedikit.

Orang yang introvert juga nggak selalu diam.
Introvert jarang ngomong kalo sama orang baru.
Kalau sama sahabatnya yaa dia bisa jadi cerewet.

3. Introvert = pemalu

Introvert bukan pemalu.
Ada yang pemalu, tapi nggak semuanya.
Introvert bisa kok pede berbicara di depan umum, berpidato, mengajar, jadi penyanyi, dsb.

Kalopun mereka jarang ngomong, bukan berarti pemalu.
Bisa aja mereka cuma males ngomong.

4. Introvert bisa berubah

*TETOOOT*

Introvert adalah jenis kepribadian, dan kepribadian nggak bisa kamu ubah.

5. Introvert gak enak dijadiin pacar

Saya akan sebutin kelebihan para introvert, yang bikin mereka layak kamu jadiin pacar. Di bawah tapi.

6. Jadi introvert gak bisa bahagia

Kebahagiaan gak ada hubungannya sama introvert dan ekstrovert.
Kalo kamu pandai menjalani hidup, kamu juga bakal bahagia.
Ada kok beberapa teman saya yang introvert tapi hidupnya bahagia.
Kamu cuma belum ketemu caranya aja.

 

7. Introvert nggak bisa diajak kerja kelompok

Introvert mungkin susah disuruh kerja bareng,
karena perhatian mereka memang mudah pecah.

Cara kerja bareng introvert adalah: kasih dia tugas yang bisa dia kerjakan sendiri.
Kalau sudah selesai baru dikumpulkan ke kelompok.

Introvert juga bisa jadi pemimpin kok. Pemikirannya akan membuatmu kagum.

Dia jenis pemimpin yang nggak banyak omong, tapi diam-diam dia menilai kelakuan anggotanya.
Dia juga diam-diam menyusun rencana kerja untuk masing-masing anggota,
sesuai kemampuan dan karakter mereka

Dia mungkin nggak banyak memberikan motivasi dan perintah, tapi pemikirannya taktis.

Ngapain milih ketua yang cuma bisa ngomong? ;P


 Aku Nggak Mau Jadi Introvert!

*Bagian ini khusus untuk mereka yang introvert ya. Kalo kamu bukan introvert, boleh lanjut ke bawah lagi.*

Okeee… saya anggap kamu udah membaca tulisan ini dari atas.
Saya anggap kamu tau ya kamu termasuk introvert yang mana.
Daaan… saya yakin kamu juga sudah baca kalo introvert nggak bisa diubah.

Apa kamu masih ingin “berhenti” jadi introvert?

Kamu lelah dengan kemampuan bersosialisasimu yang buruk?
Kamu capek menjadi orang yang sulit bergaul?
Kamu bosan sama sikap tertutup kamu?
Kamu muak sama ketidakmampuan kamu untuk punya lebih banyak teman?

Itukah yang bikin kamu mau “berhenti” jadi introvert?

Asal tahu aja ya, yang jadi masalah:
bukan introvertnya, tapi kamu yang belum menerima dirimu sendiri!

Kalo memang menjadi introvert adalah sebuah halangan,
terus kenapa banyak introvert yang masih bisa sukses?
Kenapa banyak introvert yang masih bisa punya teman-teman?
Kenapa di luaran sana ada kepribadian introvert yang masih bisa mencintai dan dicintai?

Jawabannya simpel: mereka menerima diri mereka apa adanya!

Nggak ada yang salah dengan jadi introvert.
Yang salah adalah ketika kamu membenci diri kamu sendiri!

Kalo kamu benci diri sendiri, kamu akan fokus sama kekuranganmu saja.
Gimana bisa bahagia kalau pikiran jelek terus?

Itu tuh akar permasalahannya. Karena kamu belum menerima diri sendiri.
Lalu, apa saja yang harus kamu lakukan?

  • Cintai diri kamu sendiri. Kamu nggak bisa bergerak maju kalo kamu belum mencintai diri sendiri.
    Niatkan untuk menerima dirimu sendiri, kelebihan dan kekuranganmu.
    Tataplah cermin, dan jatuh cintalah pada orang yang kamu tatap di cermin itu.
    Jatuh cintalah pada kelebihannya, dan maklumi kekurangannya.
  • Tanya orang terdekat tentang kelebihan dan kekuranganmu. Kalo kamu sulit menilai diri sendiri, kenapa nggak coba tanya pendapat orang lain? Coba tanya orang lain tentang kelebihanmu.
    Mungkin dari teman yang kamu percaya, mungkin dari orang tua kamu.
    Kalo kamu malu ngomong langsung, lewat chat juga boleh.
  • Tingkatkan kelebihan kamu. Fokuslah pada kelebihan kamu.
    Mungkin kamu punya suatu bakat. Mungkin kamu punya sebuah hobi.
    Itu hebat, kan? Bersyukurlah karena kamu memilikinya, dan tingkatkan terus.
  • Maafkan masa lalumu. Semua orang punya kesalahan.
    Kesalahan di masa lalu nggak akan bisa mengganggumu lagi, kecuali kalo masih kamu inget-inget.
    Tapi kesalahan bisa membuatmu berkembang, kalo kamu belajar darinya.
  • Miliki perasaan positif. Ketika kamu memiliki perasaan positif, perasaan itu akan memancar dari dirimu.
    Perasaan positif akan menarik orang-orang baik, dan menarik keadaan-keadaan baik.

Menerima diri sendiri adalah tantangan yang besar.
Tapi yakin deh, ketika kamu bisa menerima diri sendiri… kehidupanmu akan berubah 180 derajat.

mau cara mudah meningkatkan kepercayaan diri? baca dan praktekkan di sini, ya!
yang suka pesimis, masuk! ini cara mengubah kebiasaan pesimis.

balik ke atas


Kenapa Kepribadian Introvert adalah Pacar Ideal

introvert, ciri-ciri introvert, cara menghilangkan introvert
imagefinder.co – bossfight.co

Tadi saya udah bilang kalo introvert adalah pacar yang ideal.
Plus, saya udah janji akan ngejelasin kenapa.

Di bagian penutup ini, saya akan jelasin keunikan para introvert.
Kalo di dekatmu ada cowok/cewek introvert, yaudah jadiin pacar aja. Kenapa?

Karena…

1. Introvert orangnya milih-milih

Jadi temen deketnya introvert aja nggak gampang, apalagi jadi pacar.
Kalo kamu bisa jadi temennya introvert, berarti kamu berhasil memenuhi berbagai kriteria yang ada di otaknya.
Apalagi jadi pacar, kriterianya banyak kayak syarat masuk akabri.

Butuh keistimewaan untuk jadi pacarnya introvert.
Dan kalo kamu bisa jadi pacarnya, kamu orang yang spesial di matanya.

Menantang banget nggak tuh?

2. Orang dengan kepribadian Introvert aman buat kamu yang cemburuan

Hayo, kamu orangnya cemburuan nggak?
Orang yang gampang jealous pasti ngamuk, ngeliat pacarnya ngobrol sama orang lain.

Udah nyoba pacaran sama introvert belum?
Introvert nggak suka berlama-lama ngobrol sama orang lain.

Kalo dia lagi di rumah gimana?

Introvert kalo nganggur, nggak bakal chatting sama orang. Dia males chatting selain sama kamu. Dia menghabiskan waktunya untuk membaca sesuatu atau mengerjakan hobinya. Paling juga ngeliatin instagram. Kamu pasti ngerasa tenang deh.

Lagian dia juga nggak suka ke mana-mana, jadi kamu nggak perlu khawatir dia jalan-jalan sama cewek lain.

3. Introvert pandai mengelola emosi.

Siapa sih yang suka punya pacar emosian?
Saya pernah liat cewek dimarahin pacarnya di food court mall.
Malu nggak tuh jadi si cewek? Malu banget.

Introvert nggak bakalan deh kayak gitu! Introvert selalu mampu mengendalikan emosinya.
Dia bisa sih marah, tapi kamu nggak bakal ngeliat introvert membanting meja atau teriak-teriak.
Marahnya ditahan. Kalo marah, paling cuma diem.

4. Introvert gampang dibikin seneng

Di otak manusia, ada hormon yang namanya dopamin. Hormon ini mengatur kesenangan.
Dibandingkan sama ekstrovert, otak introvert lebih sensitif sama dopamin.
Introvert sudah hepi dengan baca buku di kamar.

Nggak usah bingung mau ngajak dia ke mana!

Buat orang introvert, ngeliat senyum kamu aja dia udah bahagia
Dia nggak ngajak kamu keluar jalan seminggu sekali.
Ngobrol di teras aja dia udah seneng.

Hemat, kan?

Kalo dia marah, kasih aja senyum kamu yang paling manis.
Berhenti marah deh. Jamin!

introvert, introvert adalah, ciri-ciri introvert

 

5. Orang dengan kepribadian Introvert adalah pendengar yang baik

Kebanyakan orang lebih suka ngomong daripada mendengarkan.
Kan banyak tuh orang yang baru dicurhatin bentar, ehhh malah dia yang balik curhat.

Kepribadian introvert justru kebalikannya.
Dia siap mendengarkan keluh kesah kamu.
Dia siap ndengerin curhatan kamu,
karena introvert lebih suka mendengar daripada bicara.
Enak, kan?

Memang sih introvert juga punya kekurangan kayak suka mikir berlebihan, males masuk tempat yang rame, pikirannya susah dimengerti, dsb dsb. Tapi kalo kamu udah kenal dekat, kekurangan introvert selalu tertutup oleh keunikannya yang bersinar.

Lagipula, manusia mana yang nggak punya kekurangan?

 balik ke atas


10 Hal yang Harus Kamu Pahami dari Orang berkepribadian Introvert

Kamu bukan introvert, tapi naksir sama salah satu dari mereka?
Atau ingin mencoba lebih dekat dengan mereka?

Para introvert paham bahwa cara mereka mencintai sulit dimengerti.
Namun ini dia semua yang para introvert inginkan dari orang lain.

Introvert, kamu boleh membagikan ini!
Supaya orang di luar sana lebih mudah memahami kamu!

1. Introvert suka berdiam diri sama orang yang dia suka

Pacarannya orang introvert kadang membosankan, soalnya mereka lebih suka diam.
Hubungan yang terlalu banyak ngobrol dan menggombal bukanlah gaya mereka,
dan mereka nggak pernah nyaman dengan itu.

Kalau kamu menyayangi orang introvert, biarkanlah ia menikmati hubungan dengan caranya yang unik.
Temani dia, namun biarkan dia tetap jadi dirinya sendiri.

 

2. Introvert bisa keluar dari zona nyaman demi orang yang dia sayang

Walaupun suka berdiam diri, introvert mau kok diajak jalan-jalan.
Mereka rela melakukannya demi orang yang mereka sayang.

Maka, ajaklah mereka pergi, bergaul dengan dunia luar.
Mereka rela kok keluar dari “tempurung”nya demi kamu.
Dengan begitu, mereka jadi bisa memperlihatkan rasa sayang mereka ke kamu.

 

3. Introvert hanya membuka hati untuk orang-orang yang spesial

Seperti yang udah saya bilang, introvert orangnya pemilih.
Kalau mereka memilih dekat dengan kamu, berarti kamu orang yang spesial.
Kamu layak diperjuangkan.

Jangan sakiti dia yang sudah memilih kamu, ya.
Lagipula, bukankah indah bila bersama orang yang menganggapmu istimewa?

 

4. Introvert menghargai proses mendengarkan

Bagi introvert, mendengarkan = cara mencintai.
Mereka berpikir dulu baru bicara.
Jika mereka menyampaikan sesuatu sama kamu, yakinlah itu datang dari hati.

Buat para introvert, cara mencintai adalah mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
Bukannya indah bila punya seseorang yang selalu setia mendengarkan ceritamu?

Maka, saat mereka berbicara, dengarkan dengan serius!
Jangan potong cerita mereka.
Biarkan mereka mengungkapkan apapun yang mereka pendam.

Akan ada saatnya kamu yang gantian bicara.
Saat itu, saksikanlah, cara dia mendengarkan sambil menatap matamu.

 

5. Introvert tidak bermaksud menjaga jarak

Kadang-kadang, walaupun kamu merasa dekat dengan mereka, introvert terlihat masih menjaga jarak denganmu.

Bagaimanapun, kepribadian introvert masih memiliki “alam pikiran” mereka sendiri.
Di dalamnya, mereka berpikir, mencerna hidup, dan mengambil tindakan.
Mereka memang seperti menyimpan rahasia, namun percayalah, kamu nggak perlu tahu rahasia itu.

 

6. Introvert sering jatuh cinta dengan ekstrovert

Introvert kadang iri dengan orang-orang ekstrovert.
Mereka juga ingin seperti kalian, yang bisa mudah beradaptasi dengan lingkungan ramai.
Bicara dengan orang asing. Memukau orang lain.

Introvert seringkali kagum dengan para ekstrovert, namun di sisi lain ada ketakutan kecil di hati mereka.

Mereka takut kepribadian introvert akan membuat orang lain bosan.
Mereka melihat selalu iri dengan easy-goingnya ekstrovert,
dan khawatir bahwa diamnya introvert akan membuat orang lain kebosanan.

 

7. Beri introvert waktu berpikir

Kalau kamu bertengkar dengan introvert, beri mereka waktu berpikir.
Itulah mereka, mikir dulu baru ngomong.

Kalau saat bertengkar, kamu malah menekan mereka…
Mereka malah mengatakan hal-hal yang nggak seharusnya.
Mereka malah akan menyakiti hatimu, padahal bukan itu yang mereka inginkan.

Maka, beri mereka waktu untuk berpikir.
Bukan untuk mengalah, namun untuk mendengarkan jawaban dan kata-kata yang tulus.

 

8. Introvert memang sulit dimengerti

Kadang-kadang seorang introvert terlalu lama hidup di alam pikir mereka.
Jadinya, mereka seringkali overthink terhadap banyak hal.

Makanya, kadang-kadang mereka memikirkan hal-hal yang seharusnya nggak perlu dipikirkan.

Butuh perjuangan untuk memahami introvert,
namun kamu boleh kok tanya: mereka sedang mikirin apa.
Introvert menghargai mereka yang mencoba memahami.

 

9. Introvert juga bisa senang-senang

Hanya karena mereka diam, bukan berarti mereka datar.
Mereka boleh jadi kelihatan “mengkerut” di keramaian,
namun bukan berarti mereka nggak bisa ketawa dan menggila.

Introvert juga bisa ngelucu, apalagi kalau bersama orang-orang yang mereka percayai.
Introvert nggak membosankan kok.
Kamunya aja yang perlu “membongkar” otak mereka yang penuh warna.

 

10. Introvert suka melihat kamu bahagia

Introvert sering merasa berbeda.
Namun mereka tidak mengharapkan orang lain untuk jadi seperti mereka.
Tapi, mereka ingin membuat orang lain bahagia.

Mereka ingin tahu apakah semua yang telah mereka lakukan sudah membuat orang lain bahagia.
Mereka ingin mengerti apa yang membuatmu bahagia, dan ingin mempertahankan senyum di wajah orang lain.

Introvert, dengan segala keunikan mereka, adalah manusia super setia, suportif, dan penyemangat.
Dipilih dan dianggap spesial oleh introvert, menandakan kamu sosok yang layak diperjuangkan.

Nikmati itu, dan bersiaplah terkejut dengan segala keunikan introvert!

Lanjutannya di sini!


353 thoughts on “Kepribadian Introvert – Semua yang Perlu Kamu Ketahui!”

  1. Kak,apa aku termasuk introvert akut ya?
    3tahun terakhir ini aku
    1. Di tempat keramaian aku pusing,badan kaku,jantung berdebar,ada rasa takut (seperti semua orang meihat aku dgn tatapan tajam)
    2. Di lingkungan rumah aku gk mau bergaul Ama mereka krna aku takut ada ucapan/perkataan yg salah dan pada akhirnya aku takut di jahui oleh mereka
    3. Sebenarnya aku pengen akrab ngmong biasa,santai Ama tetangga bukan hanya sekedar sapa,senyum,say Hay,tapi aku takut keakrapan itu nanti malah jadi bomerang untuk aku.
    4. Bicara di depan orang aja kadang kosakata ku GK jelas,mlah jadi ilfil sendiri akunya
    5. Semakin aku paksa untuk bersosialisasi semakin stress akunya.(kenapa aku paksa,,,krna aku berpikir kita hidup bertetangga pasti suatu saat saya akan membutuhkan tetangga)
    6. Sya merasa jiwa sama raga saya saling berantem.
    7. Dirumah banyak waktu luang,pengen rasanya main ke rumah tetangga,crita2,tapi aku takut ada perbincangan yg tidak berkenan/GK nyambung ,bukannya makin Deket Ama tetangga, malahkan makin menjauh.
    8. Rasa ingin bunuh diri sering.
    9. Kadang kalo sudah lelah dengan keadaan nangis,,, dalem hati(CAPEK YA ALLAH,CAPEK)
    10. ABIS SOLAT SERING NANGIS.
    11.Kayak manusia di dunia ini GK ada yg nyambung sama aku,kenapa aku bisa ngomong kyak gitu??,karna aku korban broken home dari waktu kls 3smp GK ada yg peduli sama aku,apa2 serba sendiri walaupun aku serumah sama ibu aku gk pernah akur sama dia,ntah kenapa.
    DUNIA INI KEJAM 😭

    Reply
  2. Bagaimana menanggapi individu yang senang berkerja sendiri, tpi dengan berkerja sendiri ia berkerja lebih baik di bandingkan dengan berkerja berkelompok yg dia pikir itu membuat dia terganggu?

    Reply
    • gaya kerja tiap orang berbeda-beda, dan atasan/rekan kerja yang baik seharusnya memfasilitasi karakteristik kerja tiap orang selama nggak mengganggu kinerja yang lain.

      Reply
  3. Aku introvet. Rasanya ingin sekali punya temen banyak. Bisa jalan2 bareng. Foto bareng dll. Tapi semua itu hanyalah harapan kosong. Ga tau kenapa setiap punya temen baru serasa ngejauh. Ya mungkin aku ga asik ga enak d ajak ngobrol. Tapi aq seneng dengerin mereka cerita2. Sedih rasanya hiks. Berkomunikasih sama keluarga pun seperlunya aja. Habisnya aku ga bisa nyari topik pembicaraan aku senengnya mendengarkan. Apakah seorang introvet ga bisa punya sahabat atau temen ?
    kalo liat ig yg bareng2 sama tmn2nya aku suka iri. :'(

    Reply
  4. Hi! Aku kelas 11 sekarang. Banyak yg bilang kalo aku beda banget sama aku yg dulu. Masih inget gimana ga pahamnya aku sama diri aku sendiri. Kaka aku nyuruh tes MBTI dan aku INFJ. Dari situ aku pengen ngenal diri aku, lagi dan lagi. Karena kerasa gimana enaknya kenal diri sendiri.

    Sempet mikir kenapa ya aku gabisa kaya kaka aku. Karena kayanya orang2 lebih suka dia, sering dibanding2in juga. Aku yg sekarang salah ya? ga baik? Aku udah kenal diri aku tapi itu masih ga cukup? Dan masih banyak cerita sama. But itu dulu, aku yg sekarang udah bisa love my self 🙂

    Dari pengen ngenal diri sendiri aku pengen belajar ttg manusia. Dengan ngambil jurusan psikologi mungkin? Honestly masih maju mundur buat ngambil psikologi. So, kaka atau mungkin yg lain mau berbagi cerita? 🙂

    Reply

Leave a Comment