Kalo kamu punya kepribadian introvert, mampir dulu sini! Ayo kita bahas kehebatan dan keunikanmu!

Di dunia yang dipenuhi orang-orang berisik, introvert terdengar seperti sebuah istilah negatif.
Tidak hanya oleh mereka yang “normal”, mereka yang introvert sendiri merasa bahwa diri mereka aneh.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk kamu yang merasa punya kepribadian introvert.
Di balik duniamu yang dingin, tulisan ini akan menghangatkan dan memeluk kamu.

Dan buat kamu yang kepo sama introvert, kamu akan mengetahui…
kenapa mereka yang introvert sebenarnya adalah para bintang.

Daftar Isi (Klik link di bawah untuk baca yang kamu mau)

Test dulu yuk!

Jadi, sebenarnya introvert itu apa?

Kesalahpahaman tentang introvert

Aku nggak mau jadi introvert!

Kenapa introvert adalah pacar ideal? 

Bagaimana cara memahami orang introvert?

Apa sih yang paling dibenci introvert?

Bukan introvert atau ekstrovert? Jangan-jangan…

Bagaimana cara bergaul untuk introvert?

Kita mulai!

Daftar Isi (Klik untuk Membaca)

­

Test Dulu Yuk!

Sebelum kita mulai ngobrolin kepribadianmu, kita tes dulu yuk. Tes ini untuk menguji kamu beneran introvert atau nggak. Siapin pensil sama kertas ya.

Tes!

1. Kamu suka nggak terlibat dalam kegiatan yang bikin sibuk, kayak OSIS, BEM, atau Karang Taruna? (Ya/Mungkin/Nggak)

2. Kamu sering menaiki 2 anak tangga sekaligus? (Ya/Mungkin/Nggak)

3. Apakah kamu kalo makan lebih cepat dari orang lain? (Ya/Mungkin/Nggak)

4. Kamu marah nggak kalo terjebak macet? (Ya/Mungkin/Nggak)

5. Kamu suka mengatur jadwalmu di waktu luang nggak sih? (Ya/Mungkin/Nggak)

6. Apa kamu suka mengerjakan sesuatu yang baru? (Ya/Mungkin/Nggak)

7. Apakah kamu kalo jalan lebih cepet dari orang lain? (Ya/Mungkin/Nggak)

8. Kamu sering bergegas dari satu kegiatan ke kegiatan lain tanpa istirahat? (Ya/Mungkin/Nggak)

9. Kalo lagi melakukan sesuatu, kamu nggak bisa diganggu? (Ya/Mungkin/Nggak)

10. Kamu susah berkenalan sama orang baru. (Ya/Mungkin/Nggak)

11. Apakah kamu suka menghindari tempat yang rame? (Ya/Mungkin/Nggak)

12. Apakah kamu sering cemas tanpa alasan? (Ya/Mungkin/Nggak)

13. Apa tiap pagi kamu selalu bersemangat? (Ya/Mungkin/Nggak)

14. Menurut kamu, orang lain lebih ramah daripada kamu sendiri. (Ya/Mungkin/Nggak)

15. Kamu khawatir nggak kalo orang lain ternyata memang lebih ramah dari kamu? (Ya/Mungkin/Nggak)

16. Kamu orangnya nggak sabaran (Ya/Mungkin/Nggak)

Nah, sekarang waktunya mengetahui jawaban kamu!

­

Coba liat jawabanmu untuk soal nomer 1,2,3,4,5,7,8 dan 13.
Beri nilai 2 untuk jawaban Ya,
nilai 1 untuk jawaban Mungkin, dan
nilai 0 untuk jawaban Tidak.
Terus dijumlah.

Perhatikan jawabanmu untuk soal nomer 6, 9, 10, 11, 12, 14, 15 dan 16.
Beri nilai 2 untuk jawaban Ya,
nilai 1 untuk jawaban Mungkin,
dan nilai 0 untuk jawaban Tidak.
Jumlahkan.

Bandingkan jumlahnya. Kalo jumlah nilai untuk soal nomer 6, 9, 10, 11, 12, 14, 15 dan 16 lebih banyak, maka kamu termasuk orang yang introvert.

UPDATE: kami baru saja membuat tes kepribadian online. Kalo kamu males ngambil kertas dan pensil, coba aja kuis ini. Hehehe

Kalau kamu udah beneran introvert, ayo lanjut! Tapi kalo nggak introvert… ya nggak papa sih. Hehehe.

balik ke atas


Apa itu kepribadian introvert?

 

Ekstrovert dan Introvert adalah dua jenis kepribadian*.
Penjelasan dari introvert ini ribet, tapi intinya:
orang introvert adalah tipe orang yang lebih suka sendirian di kamar daripada nongkrong sama temen.

Sebenernya ada banyak salah paham tentang introvert.
Orang introvert sering dianggap pemalu, tertutup, atau anti sosial.
Ada yang menganggap tertutup = introvert.

Padahal nggak selalu lo!

Ada kok orang introvert yang jago ngomong di depan umum.
Mereka juga bisa kok ngumpul sama temen. Tapiii orang introvert punya “stok energi sosial”.
Mereka punya batasan tenaga untuk bersosialisasi.
Jadi kalo ngumpul bareng temen nggak suka lama-lama. Soalnya “tenaga”nya habis.

Ketika tenaga ini habis, harus dicas lagi. Caranya? Dengan menyendiri.

Orang introvert jatuh cinta dengan kesendirian.

Introvert tahan seharian di kamar, mainan hape atau baca buku.
Dia bisa aja berhari-hari nggak berhubungan sama temen mereka.
Kadang mereka kesepian sih.
Tapi pas udah ketemu sama temen-temen, ya dia kangen lagi sama kesendiriannya.

Ciri-ciri orang introvert

Introvert sebenernya dibagi jadi empat macem, tapi ada beberapa ciri-ciri utamanya nih.
Ciri-ciri utama orang introvert adalah:

  • Banyak diem.
  • Sering mikir.
  • Suka memperhatikan hal-hal kecil di sekitar (langit, bintang, bunga, coretan di dinding)
  • Temennya sedikit, tapi akrab.
  • Lebih suka sendirian.
  • Daripada ngomong, dia lebih suka “bercerita” lewat tulisan (status bbm atau fesbuk).
  • Lebih banyak kerjanya daripada ngomongnya.
  • Nggak suka duduk terlalu dekat dengan orang lain, walaupun itu temannya.
  • Mikir dulu baru ngomong.
  • Kalo udah bareng temen, dia rindu sendirian di kamar.

Jenis-jenis introvert

Introvert dibagi lagi menjadi empat macam.

1. Introvert Sosial

Tipe ini adalah jenis introvert yang masih bisa bersosialisasi, tapi nggak sama banyak orang.
Dia bisa aja punya banyak kenalan, tapi yang dia anggap temen cuma seupil.
Tapi hubungan dia sama temen-temennya awet.

Tipe ini bisa sih masuk ke tempat rame (kayak seminar, mall, konser) atau nongkrong bareng temen.
Tapi dia lebih suka sendiri di kamar, sama buku-buku atau hapenya.

2. Introvert Pemikir

Introvert pemikir ini adalah tipe yang terlalu suka mikir.

Mereka sering dianggap nggak bisa bergaul.
Mereka sih bisa aja bergaul.
Tapi mereka cuma keasikan mikir sampe “tenggelam” dalam pikirannya sendiri.
Di balik diemnya, otaknya muter kayak kipas angin.

Einstein dan Bill Gates adalah contoh tipe introvert pemikir ini.

Iklan!
introvert, introvert adalah, ciri-ciri introvert
Bill Gates, introvert pemikir. sumber: commons.wikimedia.org

3. Introvert Cemas

Tipe introvert ini tertutup.
Introvert cemas lebih memilih sendirian, karena dia suka grogi dan gelisah kalo bersama orang lain.
Mereka nggak pede sama kemampuan sosial mereka.

Mereka menarik diri dari masyarakat, karena orang lain bikin dia gugup.
Lidahnya kaku kalo disuruh ngomong sama orang baru.

4. Introvert Tertahan

Disebut tertahan karena mereka nggak bisa bertindak secara spontan. Mereka tipe yang berpikir dulu baru bicara. Dalam dunia yang penuh spontanitas ini, mereka sering dianggap lamban, padahal mereka cuma butuh pemikiran dulu sebelum “beraksi”.

Kalo kamu yang mana?

capek dibohongi terus? Ini 6 cara mendeteksi kebohongan.

balik ke atas


Kesalahpahaman tentang kepribadian introvert

introvert, ciri-ciri introvert, introvert adalah
imagefinder.co – splitshire.com

Berkat novel, film, dan drama, kita sering memandang introvert sebagai sebuah cacat dalam diri.
Kita memandang introvert aneh.

Sebenernya wajar, mengingat kehidupan didominasi oleh orang-orang ekstrovert.
Ekstrovert terlihat normal karena mereka memang “menonjol” di pergaulan.
Sementara introvert kan enggak menonjol. Makanya, introvert kelihatan aneh.

Padahal introvert bukanlah keanehan yang harus “dinormalkan”.

Masih ada lagi nih beberapa kesalahpahaman orang tentang introvert.

1. Introvert = gangguan

Orang sering menganggap bahwa menjadi introvert adalah gangguan yang harus disembuhkan. Ini adalah pandangan yang keliru.

Introvert sangatlah wajar, sama wajarnya dengan para ekstrovert di luar sana.
Jadi kalo hasil tes psikologis menyebut kepribadian kamu introvert, ya udah biar aja. Introvert memang jenis kepribadian kok.

Lagipula banyak kok introvert yang masih bisa gaul, eksis di media sosial, dan punya banyak kenalan.

lah terus gimana mz sama temanku yang pendiam, tertutup, dan nggak suka bergaul, apakah dia bukan introvert?

Memang ada sih orang yang tertutupnya parah banget. Sampai nggak mau diajak ngobrol, nggak peduli sama orang, dan menarik diri dari pergaulan.

Kalo kamu menemukan orang yang seperti itu, itu bisa jadi bukan introvert. Dia bisa aja lo termasuk gangguan kepribadian.

Nama gangguannya adalah gangguan kepribadian skizoid.

Gangguan kepribadian skizoid ini bisa dibilang “versi parah” dari introvert cemas. Termasuk ciri-ciri gangguan kepribadian skizoid adalah

  • tidak peduli dengan lingkungan sosial,
  • ekspresi wajahnya datar,
  • kurang tertarik sama hubungan asmara
  • tidak punya sahabat (ada pun cuma satu)
  • terfokus pada fantasi (khayalan)
  • menarik diri dari pergaulan
  • dsb

Kalo bisa, tetep tanyakan ke psikolog untuk memastikan. Untuk bisa disebut gangguan kepribadian skizoid, kamu harus punya minimal 3 ciri-ciri.
Kalo kamu nggak peduli lingkungan sosial tapi masih pengen punya pacar, atau ekspresi wajahnya masih bisa berubah-ubah, ya berarti belum gangguan.

Inget, introvert itu wajar.

2. Introvert = tertutup

Ada sih orang introvert yang tertutup. Tapi nggak semua kok.
Introvert juga bisa kok curhat pada orang yang dia percayai.
Cuma ya itu, orang yang dia percaya cuma sedikit.

Orang yang introvert juga nggak selalu diam.
Introvert jarang ngomong kalo sama orang baru.
Kalau sama sahabatnya yaa dia bisa jadi cerewet.

3. Introvert = pemalu

Introvert bukan pemalu.
Ada yang pemalu, tapi nggak semuanya.
Introvert bisa kok pede berbicara di depan umum, berpidato, mengajar, jadi penyanyi, dsb.

Kalopun mereka jarang ngomong, bukan berarti pemalu.
Bisa aja mereka cuma males ngomong.

4. Introvert bisa berubah

*TETOOOT*

Introvert adalah jenis kepribadian, dan kepribadian nggak bisa kamu ubah.

5. Introvert gak enak dijadiin pacar

Saya akan sebutin kelebihan para introvert, yang bikin mereka layak kamu jadiin pacar. Di bawah tapi.

6. Jadi introvert gak bisa bahagia

Kebahagiaan gak ada hubungannya sama introvert dan ekstrovert.
Kalo kamu pandai menjalani hidup, kamu juga bakal bahagia.
Ada kok beberapa teman saya yang introvert tapi hidupnya bahagia.
Kamu cuma belum ketemu caranya aja.

 

7. Introvert nggak bisa diajak kerja kelompok

Introvert mungkin susah disuruh kerja bareng,
karena perhatian mereka memang mudah pecah.

Cara kerja bareng introvert adalah: kasih dia tugas yang bisa dia kerjakan sendiri.
Kalau sudah selesai baru dikumpulkan ke kelompok.

Introvert juga bisa jadi pemimpin kok. Pemikirannya akan membuatmu kagum.

Dia jenis pemimpin yang nggak banyak omong, tapi diam-diam dia menilai kelakuan anggotanya.
Dia juga diam-diam menyusun rencana kerja untuk masing-masing anggota,
sesuai kemampuan dan karakter mereka

Dia mungkin nggak banyak memberikan motivasi dan perintah, tapi pemikirannya taktis.

Ngapain milih ketua yang cuma bisa ngomong? ;P


 Aku Nggak Mau Jadi Introvert!

*Bagian ini khusus untuk mereka yang introvert ya. Kalo kamu bukan introvert, boleh lanjut ke bawah lagi.*

Okeee… saya anggap kamu udah membaca tulisan ini dari atas.
Saya anggap kamu tau ya kamu termasuk introvert yang mana.
Daaan… saya yakin kamu juga sudah baca kalo introvert nggak bisa diubah.

Apa kamu masih ingin “berhenti” jadi introvert?

Kamu lelah dengan kemampuan bersosialisasimu yang buruk?
Kamu capek menjadi orang yang sulit bergaul?
Kamu bosan sama sikap tertutup kamu?
Kamu muak sama ketidakmampuan kamu untuk punya lebih banyak teman?

Itukah yang bikin kamu mau “berhenti” jadi introvert?

Asal tahu aja ya, yang jadi masalah:
bukan introvertnya, tapi kamu yang belum menerima dirimu sendiri!

Kalo memang menjadi introvert adalah sebuah halangan,
terus kenapa banyak introvert yang masih bisa sukses?
Kenapa banyak introvert yang masih bisa punya teman-teman?
Kenapa di luaran sana ada kepribadian introvert yang masih bisa mencintai dan dicintai?

Jawabannya simpel: mereka menerima diri mereka apa adanya!

Nggak ada yang salah dengan jadi introvert.
Yang salah adalah ketika kamu membenci diri kamu sendiri!

Kalo kamu benci diri sendiri, kamu akan fokus sama kekuranganmu saja.
Gimana bisa bahagia kalau pikiran jelek terus?

Itu tuh akar permasalahannya. Karena kamu belum menerima diri sendiri.
Lalu, apa saja yang harus kamu lakukan?

  • Cintai diri kamu sendiri. Kamu nggak bisa bergerak maju kalo kamu belum mencintai diri sendiri.
    Niatkan untuk menerima dirimu sendiri, kelebihan dan kekuranganmu.
    Tataplah cermin, dan jatuh cintalah pada orang yang kamu tatap di cermin itu.
    Jatuh cintalah pada kelebihannya, dan maklumi kekurangannya.
  • Tanya orang terdekat tentang kelebihan dan kekuranganmu. Kalo kamu sulit menilai diri sendiri, kenapa nggak coba tanya pendapat orang lain? Coba tanya orang lain tentang kelebihanmu.
    Mungkin dari teman yang kamu percaya, mungkin dari orang tua kamu.
    Kalo kamu malu ngomong langsung, lewat chat juga boleh.
  • Tingkatkan kelebihan kamu. Fokuslah pada kelebihan kamu.
    Mungkin kamu punya suatu bakat. Mungkin kamu punya sebuah hobi.
    Itu hebat, kan? Bersyukurlah karena kamu memilikinya, dan tingkatkan terus.
  • Maafkan masa lalumu. Semua orang punya kesalahan.
    Kesalahan di masa lalu nggak akan bisa mengganggumu lagi, kecuali kalo masih kamu inget-inget.
    Tapi kesalahan bisa membuatmu berkembang, kalo kamu belajar darinya.
  • Miliki perasaan positif. Ketika kamu memiliki perasaan positif, perasaan itu akan memancar dari dirimu.
    Perasaan positif akan menarik orang-orang baik, dan menarik keadaan-keadaan baik.

Menerima diri sendiri adalah tantangan yang besar.
Tapi yakin deh, ketika kamu bisa menerima diri sendiri… kehidupanmu akan berubah 180 derajat.

mau cara mudah meningkatkan kepercayaan diri? baca dan praktekkan di sini, ya!
yang suka pesimis, masuk! ini cara mengubah kebiasaan pesimis.

balik ke atas


Kenapa Kepribadian Introvert adalah Pacar Ideal

introvert, ciri-ciri introvert, cara menghilangkan introvert
imagefinder.co – bossfight.co

Tadi saya udah bilang kalo introvert adalah pacar yang ideal.
Plus, saya udah janji akan ngejelasin kenapa.

Di bagian penutup ini, saya akan jelasin keunikan para introvert.
Kalo di dekatmu ada cowok/cewek introvert, yaudah jadiin pacar aja. Kenapa?

Karena…

1. Introvert orangnya milih-milih

Jadi temen deketnya introvert aja nggak gampang, apalagi jadi pacar.
Kalo kamu bisa jadi temennya introvert, berarti kamu berhasil memenuhi berbagai kriteria yang ada di otaknya.
Apalagi jadi pacar, kriterianya banyak kayak syarat masuk akabri.

Butuh keistimewaan untuk jadi pacarnya introvert.
Dan kalo kamu bisa jadi pacarnya, kamu orang yang spesial di matanya.

Menantang banget nggak tuh?

2. Orang dengan kepribadian Introvert aman buat kamu yang cemburuan

Hayo, kamu orangnya cemburuan nggak?
Orang yang gampang jealous pasti ngamuk, ngeliat pacarnya ngobrol sama orang lain.

Udah nyoba pacaran sama introvert belum?
Introvert nggak suka berlama-lama ngobrol sama orang lain.

Kalo dia lagi di rumah gimana?

Introvert kalo nganggur, nggak bakal chatting sama orang. Dia males chatting selain sama kamu. Dia menghabiskan waktunya untuk membaca sesuatu atau mengerjakan hobinya. Paling juga ngeliatin instagram. Kamu pasti ngerasa tenang deh.

Lagian dia juga nggak suka ke mana-mana, jadi kamu nggak perlu khawatir dia jalan-jalan sama cewek lain.

3. Introvert pandai mengelola emosi.

Siapa sih yang suka punya pacar emosian?
Saya pernah liat cewek dimarahin pacarnya di food court mall.
Malu nggak tuh jadi si cewek? Malu banget.

Introvert nggak bakalan deh kayak gitu! Introvert selalu mampu mengendalikan emosinya.
Dia bisa sih marah, tapi kamu nggak bakal ngeliat introvert membanting meja atau teriak-teriak.
Marahnya ditahan. Kalo marah, paling cuma diem.

4. Introvert gampang dibikin seneng

Di otak manusia, ada hormon yang namanya dopamin. Hormon ini mengatur kesenangan.
Dibandingkan sama ekstrovert, otak introvert lebih sensitif sama dopamin.
Introvert sudah hepi dengan baca buku di kamar.

Nggak usah bingung mau ngajak dia ke mana!

Buat orang introvert, ngeliat senyum kamu aja dia udah bahagia
Dia nggak ngajak kamu keluar jalan seminggu sekali.
Ngobrol di teras aja dia udah seneng.

Hemat, kan?

Kalo dia marah, kasih aja senyum kamu yang paling manis.
Berhenti marah deh. Jamin!

introvert, introvert adalah, ciri-ciri introvert

 

5. Orang dengan kepribadian Introvert adalah pendengar yang baik

Kebanyakan orang lebih suka ngomong daripada mendengarkan.
Kan banyak tuh orang yang baru dicurhatin bentar, ehhh malah dia yang balik curhat.

Kepribadian introvert justru kebalikannya.
Dia siap mendengarkan keluh kesah kamu.
Dia siap ndengerin curhatan kamu,
karena introvert lebih suka mendengar daripada bicara.
Enak, kan?

Memang sih introvert juga punya kekurangan kayak suka mikir berlebihan, males masuk tempat yang rame, pikirannya susah dimengerti, dsb dsb. Tapi kalo kamu udah kenal dekat, kekurangan introvert selalu tertutup oleh keunikannya yang bersinar.

Lagipula, manusia mana yang nggak punya kekurangan?

 balik ke atas


10 Hal yang Harus Kamu Pahami dari Orang berkepribadian Introvert

Kamu bukan introvert, tapi naksir sama salah satu dari mereka?
Atau ingin mencoba lebih dekat dengan mereka?

Para introvert paham bahwa cara mereka mencintai sulit dimengerti.
Namun ini dia semua yang para introvert inginkan dari orang lain.

Introvert, kamu boleh membagikan ini!
Supaya orang di luar sana lebih mudah memahami kamu!

1. Introvert suka berdiam diri sama orang yang dia suka

Pacarannya orang introvert kadang membosankan, soalnya mereka lebih suka diam.
Hubungan yang terlalu banyak ngobrol dan menggombal bukanlah gaya mereka,
dan mereka nggak pernah nyaman dengan itu.

Kalau kamu menyayangi orang introvert, biarkanlah ia menikmati hubungan dengan caranya yang unik.
Temani dia, namun biarkan dia tetap jadi dirinya sendiri.

 

2. Introvert bisa keluar dari zona nyaman demi orang yang dia sayang

Walaupun suka berdiam diri, introvert mau kok diajak jalan-jalan.
Mereka rela melakukannya demi orang yang mereka sayang.

Maka, ajaklah mereka pergi, bergaul dengan dunia luar.
Mereka rela kok keluar dari “tempurung”nya demi kamu.
Dengan begitu, mereka jadi bisa memperlihatkan rasa sayang mereka ke kamu.

 

3. Introvert hanya membuka hati untuk orang-orang yang spesial

Seperti yang udah saya bilang, introvert orangnya pemilih.
Kalau mereka memilih dekat dengan kamu, berarti kamu orang yang spesial.
Kamu layak diperjuangkan.

Jangan sakiti dia yang sudah memilih kamu, ya.
Lagipula, bukankah indah bila bersama orang yang menganggapmu istimewa?

 

4. Introvert menghargai proses mendengarkan

Bagi introvert, mendengarkan = cara mencintai.
Mereka berpikir dulu baru bicara.
Jika mereka menyampaikan sesuatu sama kamu, yakinlah itu datang dari hati.

Buat para introvert, cara mencintai adalah mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
Bukannya indah bila punya seseorang yang selalu setia mendengarkan ceritamu?

Maka, saat mereka berbicara, dengarkan dengan serius!
Jangan potong cerita mereka.
Biarkan mereka mengungkapkan apapun yang mereka pendam.

Akan ada saatnya kamu yang gantian bicara.
Saat itu, saksikanlah, cara dia mendengarkan sambil menatap matamu.

 

5. Introvert tidak bermaksud menjaga jarak

Kadang-kadang, walaupun kamu merasa dekat dengan mereka, introvert terlihat masih menjaga jarak denganmu.

Bagaimanapun, kepribadian introvert masih memiliki “alam pikiran” mereka sendiri.
Di dalamnya, mereka berpikir, mencerna hidup, dan mengambil tindakan.
Mereka memang seperti menyimpan rahasia, namun percayalah, kamu nggak perlu tahu rahasia itu.

 

6. Introvert sering jatuh cinta dengan ekstrovert

Introvert kadang iri dengan orang-orang ekstrovert.
Mereka juga ingin seperti kalian, yang bisa mudah beradaptasi dengan lingkungan ramai.
Bicara dengan orang asing. Memukau orang lain.

Introvert seringkali kagum dengan para ekstrovert, namun di sisi lain ada ketakutan kecil di hati mereka.

Mereka takut kepribadian introvert akan membuat orang lain bosan.
Mereka melihat selalu iri dengan easy-goingnya ekstrovert,
dan khawatir bahwa diamnya introvert akan membuat orang lain kebosanan.

 

7. Beri introvert waktu berpikir

Kalau kamu bertengkar dengan introvert, beri mereka waktu berpikir.
Itulah mereka, mikir dulu baru ngomong.

Kalau saat bertengkar, kamu malah menekan mereka…
Mereka malah mengatakan hal-hal yang nggak seharusnya.
Mereka malah akan menyakiti hatimu, padahal bukan itu yang mereka inginkan.

Maka, beri mereka waktu untuk berpikir.
Bukan untuk mengalah, namun untuk mendengarkan jawaban dan kata-kata yang tulus.

 

8. Introvert memang sulit dimengerti

Kadang-kadang seorang introvert terlalu lama hidup di alam pikir mereka.
Jadinya, mereka seringkali overthink terhadap banyak hal.

Makanya, kadang-kadang mereka memikirkan hal-hal yang seharusnya nggak perlu dipikirkan.

Butuh perjuangan untuk memahami introvert,
namun kamu boleh kok tanya: mereka sedang mikirin apa.
Introvert menghargai mereka yang mencoba memahami.

 

9. Introvert juga bisa senang-senang

Hanya karena mereka diam, bukan berarti mereka datar.
Mereka boleh jadi kelihatan “mengkerut” di keramaian,
namun bukan berarti mereka nggak bisa ketawa dan menggila.

Introvert juga bisa ngelucu, apalagi kalau bersama orang-orang yang mereka percayai.
Introvert nggak membosankan kok.
Kamunya aja yang perlu “membongkar” otak mereka yang penuh warna.

 

10. Introvert suka melihat kamu bahagia

Introvert sering merasa berbeda.
Namun mereka tidak mengharapkan orang lain untuk jadi seperti mereka.
Tapi, mereka ingin membuat orang lain bahagia.

Mereka ingin tahu apakah semua yang telah mereka lakukan sudah membuat orang lain bahagia.
Mereka ingin mengerti apa yang membuatmu bahagia, dan ingin mempertahankan senyum di wajah orang lain.

Introvert, dengan segala keunikan mereka, adalah manusia super setia, suportif, dan penyemangat.
Dipilih dan dianggap spesial oleh introvert, menandakan kamu sosok yang layak diperjuangkan.

Nikmati itu, dan bersiaplah terkejut dengan segala keunikan introvert!

Lanjutannya di sini!


Author: Robi Maulana

Yang nulis di PH. Sering ada bahan tulisan tapi buntu di tengah jalan. Sekarang main instagram tapi followernya masi dikit.

379 Replies to “Kepribadian Introvert – Semua yang Perlu Kamu Ketahui!

  1. Sy introvert.. sejak kuliah dan merantau di suatu kota, teman-teman sy jumlahnya nggak banyak, dan berlanjut hingga lulus.
    Pada akhirnya teman-teman habis, sudah kerja ke kota lain, sedangkan sy masih bertahan di kota tsb dan belum bekerja. Saat ini sy merasa sulit mencari teman baru. Sy juga sebenarnya suka berpergian terutama ke tempat wisata alam, namun saat ini karena sulit mencari teman dan kalau tidak ada teman/yg mengajak, sy hanya berdiam diri di kamar kost. Walaupun bosan, sy tetap bertahan tidak bepergian sendirian. Bagaimana ya solusinya?
    Thx

    1. Halo Dn, makasih sudah mampir 🙂

      Memang sih bagi introvert, jumlah teman yang banyak bukan masalah. Yang penting akrab, gitu kan?
      Yang repot kalau kayak kamu gini, temannya sudah pergi semua.

      Sebenarnya introvert bukan SULIT mencari teman baru, tapi memang belum merasa butuh aja.
      Kalau memang terpaksa, introvert bisa kok punya teman-teman baru.

      Salah satu cara punya teman baru adalah MEMAKSA diri masuk ke lingkungan yang benar-benar baru. Kamu bisa coba gabung ke komunitas.

      Sekarang kan ada banyak komunitas dan bermacam-macam di tiap kota. Kamu bisa sesuaikan dengan hobi kamu, terus cari aja deh di google atau media sosial. Lalu coba gabung, dan tuker-tukeran pin BB atau akun instagram sama mereka.

      Kamu perlu ngelawan rasa malas untuk memulai percakapan duluan. Karena dalam hal ini, yang butuh teman baru adalah kamu. Jadi kamu perlu berusaha.

      Cara tadi berhasil buat saya. Semoga berhasil juga buat kamu ya 😉

      1. Hai kak,sebenernya aku tu orangnya asik tapi ngga kesemua orang aku bisa,hanya dengan temen sekelas,orang terdekat,aku lebih suka diem dirumah,tapi kalo sekali pergi lama,aku pengin orang terdekat aku terbuka sama aku tapi kadang aku ngga bisa semua aku ceritain,aku deket sama orang yang sangat periang,selalu berusaha ngertiin aku,dan ngga gampang marah,sedangkan aku mood nya berubah”,tpi sebenernya aku pengin aku baik baik aja ngga seperti itu,menurut kaka aku harus gimana?

  2. Halo kak, aku sekarang kelas 12 SMA. Tipe karakter aku Melankolis-Plegmatis. Aku orangnya introvert dan kaku kalo sama orang-orang ekstrovert/orang yang aku gak nyaman, tapi aku jadi ekstrovert kalo sama temen-temen yang aku nyaman atau pas sesama introvert.
    Nah, aku kan tahun depan udah lulus dan bingung mikir prodi yang mau dipilih. Aku tertarik banget milih Psikologi dan PGSD dan udah mantap hati pilih itu, terus guru BK bilang kalo aku orangnya kaku nggak cocok masuk layanan masyarakat. Padahal passion aku nolong dan ngajar orang, Aku ikut tes juga tipeku INFJ dan konseornya bilang kalo aku minat sama Psikologi sesuai sama aku. Aku nyadar kadang aku kaku tapi cuma sama tipe orang yang aku nggak nyaman aja. Beliau (guru BK) malah nyaranin di prodi Akuntansi dan Kesekretariatan yang justru aku gaada minat sama sekali.
    Kira-kira aku tetep kekeuh sama Psiokologi yang bener-bener aku minati atau ikut pilihan guru BK yang my heart isn’t even there? Terima kasih kak.

    1. hi dipsy, thank you for coming by 😊

      satu hal yang hebat dari dirimu adalah; kamu mengenali kepribadianmu sendiri dan kamu menerimanya. It’s a good thing, artinya kamu tau kelebihan dan kekurangan kamu kan?

      Berhubung kamu udah mantap dengan pilihan pengen belajar psikologi, maka ambillah pilihan yang kamu senangi!

      tantangan kamu adalah gimana caranya menjadi lebih fleksibel dlm berbicara dengan siapapun. karena biar gimanapun, skill komunikasi tetep penting. apalagi nanti kamu nggak hanya ketemu dengan orang normal. Kamu juga bakalan ketemu sama orang dengan gangguan jiwa atau keterbatasan.

      kamu masih muda banget, kesempatan belajar dan berkembang masih terbuka lebar.

      Dan kalaupun kamu harus berjuang, bukankah asik kalau kamu berjuang pada sesuatu yang kamu senangi? 😃

  3. kak, aku seorang introvert sudah sejak aku kls 3 SMK, dan sekarang semester 7. kenapa orang-orang tidak memahami kalo aku seorang introvert. mereka menganggap kalo aku aneh, punya dunia sendiri, jarang bergaul, dll. aku sih ngerasa nyaman dengan introvert ku ini. tapi pandangan orang yg ngga ngerti kadang suka terbawa pikiran. aku juga ngga mau dibenci orang dan diasingkan. gmn kak solusinya? makasih kak

    1. halo sandi, thanks for coming 🙂

      kamu bilang “mereka menganggap aku aneh”. itu benar-benar mereka yang bilang, atau cuma bayangan kamu aja?
      kalau cuma bayangan, coba lawan pikiran negatif itu.
      siapa tahu mereka pengen ngajak kamu buat nongkrong bareng, tapi kamunya aja yang pemalu.

      coba deh bergaul dengan satu teman dulu.
      dekati seorang teman. coba bergaul dengan dia. tanya PR, atau minta referensi lagu untuk didownload.
      kalau sudah akrab, kamu bisa coba gabung buat ngobrol sama teman-teman yang lain.
      pasti nanti lebih nyaman, karena kamu bisa “pegangan” sama temen kamu yang akrab itu.
      ikuti juga tren apa yang sering mereka omongin, supaya kamu bisa nyambung sama mereka.

      (coba ini deh https://psikologihore.com/8-cara-berkenalan/ )

      temen saya dulu ada kok yang mirip kamu.
      setelah dipaksa berubah, sekarang malah dia yang sering ngeledek temen-temen. nikah duluan malah :'(

      mungkin berat karena kamu dasarnya tertutup. tapi kalau dipaksa-paksa bisa deh. Yakin! 🙂

      1. makasih kak atas sarannya,aku juga introvert,coba dulu saran kakak😁

      1. Haii kak
        Saya sering cemas berlebihan, dan tidak suka d keramaian yg mana orng orng tersebut tidak saya kenal, seperti saat saya sedang mpls disitu saya merasa sangat tidak nyaman karena tidak mengenal siapa siapa, dan orang lain sudah saling kenal satu sama lain mungkin karena faktor satu sekolah yg lama, tapi saya d sini bner bner gk kenal siapa siapa, karna mengikuti omongan dari mama bahwa saya harus belajar percaya diri saya mulai berkenalan pada orng orng yg tidak sya kenal d mpls, setelah pembagian kelas ,saat pengenaln dri saya tidak gugup , dan setelah kenal mereka saya tidak tahu bahwa mereka tidak menyukai saya karna saya banyak nanya kepada mereka, padahal saya hanya berusaha untuk tidak menjadi orang yg pendiam seperti d sekolah saya yang lama, saya tidak tahu bahwa itu membuat mereka tidak nyaman dan berakibat membenci saya, beberpa bulan kemudian selama kbm d sekolah ad pelajaran bahasa Indonesia yg dimana itu membahas tentang pantun, dan saya dsrh maju kedepan untuk membacakn pantun buatan saya sndri tpi saya merasa tidak percaya diri dan gugup…
        Ad juga dimana waktu itu pelajaran basing dan ad guru baru jadi kami d suruh perkenalan ulang agar guru kami dapat mengenal kmi, aku sengaja ambil d bagian yg paling akhir agar aku tidak dapat perhatian banyk orng ,ini biasa aku lakukan di sekolah lama ku, aku maju terakhir an agar tidak menyita banyak perhatian karna makin waktu berjalan orng orng pada lelah dan tidak fokus pada orng yg terakhir an tampil ,pada saat aku tampil di depan kelas memperkenalkan diri aku gugup dan kaku ,lidah k kelu aku tidak bisa berbicara, hingga akhirnya aku hanya memperkenalkn dri pada guru bru tersebut, sebelum tampil aku juga keringat dingin, jantung berdetak kencang, nafas memberat itu selalu terjadi jika aku gugup…
        Tpi saya sangat suka jika tidur bersama orng dekat seperti dengan mama or kakak sya, rasany nyaman karna aku tidak perlu canggung or takut dengan hal hal seram… Rasany seperti mereka melindungi saya dri rasa takut…
        Keberanian sya yang mampu berkenalan dengan orang baru itu dengan dukungan mama saya, namun jika tidak maka sya akan kembali sperti semula yg gugup dan takut akan hal baru…
        Apakah sya dpat d bilang introvret?
        Apakah ad cara supaya saya bisa tidak gugup saat berbicara d umum? Apakh itu baik untuk saya?
        Sekian terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca ini

  4. aku introvert. kepribadianku tuh rumit. aku orang yang kurang bisa bergaul, apalagi sama orang baru, aku punya kebiasaan liat wajah sama tingkah laku dipandangan pertama langsung tahu sifat. aku memandang itu kebiasaan buruk walaupun ga selamanya buruk. kalo aku ngerasa aku tahu sifatnya baik dia nyapa aku balas sapa. klo aku ngerasa sifatnya buruk dia nyapa aku juga balas nyapa tp ga bakal berharap buat deket. aku ga suka tempat ramai. orang bilang aku individual, pdahal ga gitu kok. aku cuma menghindari orang yang kedepannya berpotensi banyak bikin masalah yang ga penting,soalnya banyak banget orang kayak gitu. yang cari masalah biar dipuja2 orang. cari masalah buat tujuan ga ga penting sama sekali. aku ga pernah ngejauhi orang yg kayak gitu ataupun orang yang aku ga suka lainnya. tp ya pasti saya jauhi saat dia bikin masalah aja. pemikiran kayak gitu menurutku yang terbaik, tapi ga selalu. terkadang aku ngerasa sangat angkuh, walaupun bukan itu maksudku. apa ada solusi ttng masalah ku itu. terimakasih min .

    1. halo egi, terima kasih sudah mampir 🙂

      masalahnya di sini adalah kayaknya kamu kurang ramah sama orang.
      introvert dan nggak ramah bukan sesuatu yang sepaket. so, kamu bisa aja kok menjadi seorang introvert tapi punya kepribadian ramah.

      ramah bisa dimulai dari murah senyum dan murah sapa. coba aja menyapa orang lain, terlepas dari apakah dia suka cari masalah atau apa. nggak usah ngobrol banyak sih, nyapa udah cukup kok.

      buat saya sih kebiasaan menilai orang lain nggak masalah. banyak yang kayak gitu kok.
      TAPI, penilaian kita biarlah kita yang tahu, tapi kita sebaiknya ramah tanpa milih-milih.

      kamu sadar seperti apa ekspresi kamu waktu memandang orang lain di kaca? coba lihat deh.
      jangan-jangan, selama ini kamu dianggap angkuh karena ekspresi kamu bikin nggak nyaman. mungkin lo yaaa… kita nggak pernah ketemu soalnya :p tapi coba aja lihat dulu, siapa tahu kamu bisa membuatnya lebih baik.

      semangat egi! 😀

    2. Aku introvert dari kelas 10 karena aku ngerasa lingkungan ku Udah beda padahal waktu SD Sama SMP Ak biasa aja tapi ya memang aku ga terlalu suka sama org baru. Waktu kelas 10 sempet di bully dan di pandang sebelah mata sama org2 tapi Alhamdulillah sekarang udah klas 12 dan ga pernah di bully LG Sama teman2 kelas mungkin karena udah 3 tahun satu kelas jadi udah saling kenal dan ga ragu lagi kalo ngomong tapi aku masih susah buat beradaptasi dg lingkungan baru dan sekarang aku dah kls 12 taun depan rencananya mau kulia di luar kota tapi aku takut ga punya teman karna ak ga pandai bergaul dan berkomunikasi dg orang baru sedangakn disana aku bner2 sendiri g ada satupun teman atau keluarga yg ada disana.

  5. Wah,aq jg introvert parah and sekarang udah bekerja.Meski udah dipaksa ama boss buat gabung ama yg lain,aq tetep kekeuh tetep menyendiri.Awalx sih aq emang gak mau nerima sifat ini and berusaha buat ngerubah diri jd ekstrovert.Maksa diri buat ikut hangout yg kadang 3 kali seminggu and honestly selama itu pula sy tersiksa.Kelelahan akut,berkali2 masuk puskesmas krn demam lah,pusing lah ampe org d sana udah hafal kunjungan tiap minggu.Pas nyadar aq emang harus mulai dr diri sendiri,akhirx kesehatan fisikku membaik and bisa lebih konsen buat kerja.Kalau ramah sih mungkin aq udah lumayan sih menurutq,hanya sj aq tetep jaga jarak.Pas tes mbti,aq masuk ISTJ.Gak masalah sih pekerjaanx apa,fun2 aja buat aq.Yg jadi masalah kalau boss yg ngasih kerjaan gak paham pribadi kita and maksa kerja tim.Sumpah,ini bikin speechless,gak tau harus bagaimana.Sy ampe di cap sombong,angkuh and ngelawan atasan padahal sy cuma butuh privasi.Bayangin,masa sy harus berada di ruangan tanpa sekat dan dikelilingi oleh banyak org,gimana mau konsen.Pas boss diberi pengertian,malah dianggap pembangkang.Jujur,skrang sy udah kapok kerja di kantoran.Trauma sy.Ini lg nyari2 and belajar buat bekal biar bisa kerja dari rumah aja.Udah niat buat keluar sih,tp nunggu dana terkumpul lg.Jujur,kerja tim itu neraka buat introvert….

    1. Halo Imo, terima kasih sudah mampir 🙂

      Ketika satu pintu tertutup, pasti nanti ada pintu lain yang terbuka.
      Untungnya kamu menerima diri sendiri ya, jadi kamu tau apa yang harus dilakukan.

      Semoga berhasil ya! 😀

  6. Aku bingung Aku tergolong introvert atau ekstrovert …Aku cuma punya 1 sahabat yang klo kedia Aku selalu jadi diriku sendiri.kerjaanku diam di Rumah main gadget,tiduran..sering Aku klo balik ke kampung halaman udah seminggu datangnya tetangga baru pada tau bahkan udah mo balik kuliah lagi mereka baru tau klo Aku datang.sering Aku janjian sama temen buat hangout bareng Tp klo udah hari H nya Aku nyari alasan buat gak pergi.Tp Aku cukup punya banyak teman..Aku juga aktif jadi pembicara di depan banyak orang.yah walaupun kadang mandi keringat.bisa dibilang Aku ramah terhadap orang baru..malah kadang Aku yang ngajk kenalan duluan. Makanya Aku menganggap diriku sangat aneh.

  7. Hallo.. saya jelita. Lagi kuliah d semester akhir jurusan pendidikan matematika..
    Baru baru ini baru mulai bisa mengenal diri sendiri.. saya introvert , sulit bersosialisasi.. apa lg sama orng yg baru kenal. Paling bicara yg penting penting aja.. trs klo d dpn umum, paling ga bsa bicara.. kebanyakan mikir, takut salah bicara… skrng untuk pertamakalinya d jadikan ketua kelompok kecil yang sedang melaksanakan PLP di suatu sekolah.. tp karena memang sulit mendekatkan diri dgn orng baru, alhasil kena semprot trs .. katanya ga mau bergabung sama guru guru disana.. bkn nya ga mau, sudah berusaha ngajak ngbrol tp ya, paling klo yg penting penting aja.. gmna ya caranya biar bisa bergabung/mendekatkan diri dgn orng lain dan bisa bicara di depan umum???

    1. halo jelita, thanks udah mampir 😁
      saya punya temen yang persis kayak kamu.
      dan kamu dijadikan ketua kelompok… ini bakal jadi tantangan besar.

      pertama, cari satu anggotamu yang pintar bergaul. minta bantuan dia untuk mendekatkan diri sama guru di sana.
      jadi, kalau kamu mau ngobrol sama guru di sana, kamu bareng temenmu itu.
      mungkin awalnya kamu bingung mau ngomong apa, tapi pasti nanti kamu akan ikut ngobrol.

      kedua, sosialisasi dimulai dari senyum dan menyapa. kalau kamu sering menyapa duluan dan senyum duluan, orang pun jadi suka sama kamu. semakin sering kamu lakukan, orang akan mau memulai obrolan duluan kok.

      apa yang harus dikatakan saat ngobrol? kamu bisa tanya aja mereka asli mana, tinggal di mana, udah berapa lama ngajar, dan lain-lain. introvert memang malas bicara, dan salah satu triknya adalah bertanya. biarkan aja orang lain yang ngomong. kamu tinggal mendengarkan. kamu bisa baca ini http://psikologihore.com/8-cara-berkenalan/

      kebanyakan introvert sudah tau bahwa dirinya susah bersosialisasi, tapi bukannya mencari teman, malah mengasingkan diri. ini menambah masalah!

      ketiga, agar semakin mudah bersosialisasi… kamu cari aja satu teman yang jago bergaul. ceritakan aja masalah kamu yang kesulitan nyari temen, dan kamu butuh bantuan dia buat bersosialisasi. masa iya sih dia nggak mau bantu.
      sering-seringlah nempel ke dia saat dia sama temannya. pada akhirnya, temannya temanmu akan jadi temanmu juga.

      keempat, sulit bicara di depan umum. mengatasi gugup saat bicara di depan umum, kamu bisa baca ini http://psikologihore.com/tips-presentasi-tips-public-speaking/

      kalau ada yang belum jelas, tanya aja ya 😄 semangat!

  8. bener gak ya kalau introvet krna salah satu penyebabnya ketika berbicara tidak dihargai?smpai skrng aku jadi introvert karena ketika berbicara di keluarga besar malah gak dianggap..akhirnya aku lbh memilih diam..skrng pun malah jadi malas bicara kalau gak penting2 amat..pacaran sm yg ekstrovert juga gak lama alasannya gak betah pcrn sm org introvert..aku harus gmna ya min?

    1. halo Iqbal, thanks for coming by 😁
      ilmuwan psikologi berbeda pendapat mengenai penyebab suatu kepribadian terbentuk.
      ada yang menduga faktor genetik, pola asuh, lingkungan, dan lain-lain.

      kalau penyebab kamu malas bicara karena nggak pernah didenger, mungkin aja.
      tapi kalau itu adalah penyebab introvert…. hmm kayaknya nggak sesimpel itu.

      kalau malas bicara kalau nggak penting, ya memang introvert begitu. dan nggak ada yang salah tentang itu.
      untuk menutupinya, kamu bisa mencoba jadi pendengar yang baik.

      (kami pernah menulis tentang itu di sini https://psikologihore.com/8-cara-berkenalan/ )

      untuk pacaran yang nggak awet… masalah lama atau nggaknya saya rasa bukan karena introvert/ekstrovert.
      tapi salah satu dari kalian nggak mau menerima pasangan apa adanya.
      sesama introvert pun kalau saling egois, ya bakal putus juga kan?

      tetep, yang paling penting menerima diri sendiri dulu.

  9. Saya seorang yang MUNGKIN berkepribadian Introvert, saya masih bingung mengenai jenis-jenis Introvert. Apabila semua jenis-jenis Introvert yang disebutkan di atas terdapat pada satu individu saja, apakah bisa disebut sebagai gangunan?

    1. Hai Affan,

      Sebenarnya batasan yang disebutkan di atas nggak punya batasan yang jelas. Sangat mungkin bagi kamu untuk “berpindah-pindah” jenis introvert. Dan kalaupun kamu memiliki semua ciri-ciri introvert itu, gak masalah; bukan gangguan.

      Untuk mengatakan suatu kondisi psikologis itu gangguan, harus ada ciri2 tertentu yang ditampilkan oleh eseorang dan memenuhi kriteria penegakan diagnosis dari suatu gangguan. Perlu observasi dan wawancara lebih lanjut terhadap kondisinya, baru ditegakkan diagnosis.

      Jadi ya, nggak segampang itu sih untuk mengatakan seseorang mengalami gangguan apa nggak secara psikologis.

      Setiap orang memiliki potensi yang sama untuk berbagai macam kepribadian, hanya saja yang muncul adalah yang paling dominan. Dominansi kepribadian ini didukung oleh keturuna, pola asuh, lingkungan tempat tingga, dsb. lSelain itu, kepribadian itu dinamis yang berubah sesuai situasi orangnya, baik situasi fisik ataupun psikis.

      Kami sedang dalam proses menyusun pembahasan lebih rinci mengenai gangguan kepribadian. Nanti kamu bisa dapat informasi lebih jelas disana.

  10. saya tertarik banget baca2 artikel disini banyak tips2 yang positif hehe, tapi kebanyakan artikel yg saya baca beberapa kali ngulas tentang kepribadian introvert, jadi saya pengen tau kenapa sih kok suka ngulas kepribadian introvert? cuma pengen tau kok kak hehe

    1. haee nurany, terima kasih udah mampir 🙂
      yang pertama: kami di sini dua-duanya introvert, jadi agak curhat ehehe
      yang kedua: rata-rata introvert merasa terbebani dengan kepribadian mereka. kami ngasi porsi lebih ke introvert, dengan harapan semakin banyak pertanyaan mereka yang bisa kami jawab.

      berikutnya akan dibahas tentang tipe kepribadian yang lain deh 😀

    2. Hai kak aku dari dulu sebenernya uda ngerasa kalo aku tu introvert .tapi aku selalu berusaha buat bisa berbaur sama orang”. Tapi kadang juga ni aku ngerasa ketika aku nyampein pemikiran aku selalu aja gk diterima sama yg lain itu yg bikin aku males . Tapi anehnya aku tipe orang yg mau jadi pengisi acara di panggung .nyanyi contohnya dan aku tipe orang yg selalu berusaha nimbrung entah cuman duduk doang atau ngedengerin mereka ngomong . Satu lagi aku kadang ragu Dateng ke tempat”yang rame yg sebelumnya belum pernah aku datengin

  11. Hi admin.. Terima kasih untuk artikelnya yang banyak mencerahkan saya sebagai introvert. Yg ingin saya tanyakan, bagaimana dapat mencintai / menerima diri sendiri, dimana kenyataannya orang introvert dianggap tidak bisa bergaul oleh orang lain? Seringkali saya mencoba positive thinking dan percaya diri sebelum berkumpul di tempat ramai. Namun saat sudah di tempat ramai, maka pikiran cemas kembali muncul, dan pada akhirnya saya tidak bisa bersosial dengan baik.

    Halangan saya selama bersosialisasi adalah: di saat ada hal yg tidak sesuai perkiraan, maka saya terus memikirkan tindakan apa yg seharusnya tadi saya lakukan. Pada saat memikirkan hal tsb, maka otak saya terbagi sehingga tidak bisa fokus pada topik pembicaraan selanjutnya. Seringkali saya stress setelah pulang dari acara, karena terlalu banyak yg saya pikirkan, dan akhirnya tidak menikmati acara tersebut dan tidak bisa lebih akrab dengan teman lain.

    1. Hai Giovanni,

      Penilaian masyarakat atau lingkungan sosial kita, bukanlah hal yang bisa kita hindari, karena bagaimanapun kita hidup didalamnya dan menjadi bagian darinya.

      Yang paling penting adalah jangan terlalu kaku dalam menggunakan penilaian masyarakat sebagai patokan dalam menjalin hubungan pertemanan.

      Tenang saja, kamu nggak seorang diri kok ngalamin yang namanya susah berbaur dengan suatu kelompok. Kami disini juga, tapi situasi memaksa kami untuk keluar dari zona nyaman.

      Susah memang pada awalnya. Kadang mau nyahutin satu topik aja mikirnya lama banget, apalagi kalau masuk dalam kelompok teman2 yang rame banget.

      Menerima diri itu penting dan baik untuk dilakukan, tapi ada hal2 tertentu yang harus kita tinggalkan agar kita bisa berkembang dan menambah hal2 positif yang kita punya.

      Buat dirimu enjoy ketika berada dalam kelompok, misalnya dengan mengobrol bersama satu atau dua orang yang membuatmu merasa nyaman dulu. tentunya dengan topik yang kamu suka.

      Baru deh dari sana pelan2 membaur dengan anggota kelompok yang lebih banyak. Jangan memaksakan diri, apalagi sampai stress. jangan memulai dengan praduga atau standar tertentu, just let it flow.

      Semangat dan terus mencoba!

  12. Hallo, saya Dita. Saya seorang introvert yang kadang merasa tersiksa saat lagi berkumpul dengan tema-teman yang banyak (rasanya pengen cepat-cepat balik ke rumah). Padahal waktu kecil-sampai masa SMP, saya termasuk anak yang ceria, suka bergaul, dan bermain, bahkan dengan orang baru. Saya baru merasakan bahwa saya adalah seorang introvert saat masuk SMA. Bahkan untuk menemukan teman yang benar-benar bisa membuat saya nyaman, membutuhkan waktu adaptasi sampai satu tahun, dimana saya naik ke kelas 2 SMA.
    Saya kadang bangga menjadi seorang introvert, tapi kadang juga sedih. Poin sedih disini maksud saya adalah ketika saya harus berkumpul dengan teman-teman dalam kelompok besar, saya hanya bisa diam menjadi pendengar, tidak bisa spontan ikut nimbrung ke obrolan mereka. Sampai-sampai itu menjadi hal yang sangat melelahkan. Sehingga daripada menguraas energi, saya rasanya harus mencari-cari alasan agar bisa pulang lebih dulu wkwk.
    Bagaimna caranya agar kita bisa enjoy dengan sifat introvert kita, walaupun kita sedang berada ditengah-tengah kelompok besar seperti di atas ya?

    1. Hallo Dita. Terimakasih sudah mampir dan sharing 🙂

      Seperti yang sudah kami tulis di postingan ini, untuk bisa enjoy dengan siapa kamu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerima diri sendiri. positif dan negatifnya. Kalau kamu sudah bisa menerima diri sendiri, hal – hal berikutnya tentu jadi lebih mudah.

      Nggak perlu terlalu memaksakan diri untuk tetap ada dalam sebuah kelompok, kalo memang sudah mencapai limit. Selain itu kelompok besar ini kan macemnya banyak ya, kamu bisa memilih kelompok yang tentunya bikin kamu merasa nyaman dan enjoy disana. Nggak perlu takut dibilang yang macem – macem, toh setiap orang punya hak untuk memilih dengan siapa dia mau berteman, bersosialisasi, ya kan?

      Temukan dan lakukan hal – hal yang kamu sukai dan nyaman buat kamu. Nggak perlu bingung dan membatasi diri dengan “introvert” atau “ekstravert” yang kadang malah mengekang kita untuk ngapa – ngapain. Eksplore hal – hal positif yang kamu punya dan sukai tanpa dibatasi pemikiran kalo “saya ini introvert”.

      Oh ya, mungkin kamu juga perlu berdamai dengan hal tertentu yang membuatmu merasa menjadi introvert.

      Selamat mencoba Dita 🙂

  13. Wehh mantav jiwa ini artikelnya bang, because I’m introvert and I love it

  14. Pak, saya ingin bikin cerita tentang introvert d blog (rencananya). Saya ingin menjadikan tulisan bapak ini sebagai referensi dalam penguatan cerita saya. Nanti saya akan cantumkan nama bapak dan link blog bapak, terimaksih

    1. Allo Winda,

      Silahkan, dengan senang hati kami ijinkan. Semoga tulisan kami bisa membantu kamu dalam mengembangkan cerita yang kamu buat.

      Semangat & keep writing Winda.

  15. Saya iskandar. Sekarang sya menginjak kelas 12 jurusan bahasa. Sya mulai kenal introvert mulai kelas 10. Yg saya tau sebelum nya kalo saya pendiam, kurang bisa bicara, suka mikir sendiri, berdiam di kamar. Mulai sejak itu sya mulai tahu banyak tentang introvert. Sya sadar kalo jadi introvert bukan suatu kesalahan. Tapi kadang sya merasa menyesal karena aku iri pada kepribadian teman baik ku sendiri. Yg mudah bergaul pada semua org termasuk org yg kusuka. Kadang sya merasa iri hati kenapa dia. Temanku bisa melakukannya sedangkan aku tidak. Aku nyesek sih. Tapi biarlah. Toh dia sejak dulu memang begitu. Kenapa juga aku nyalahin temanku sendiri. Umurku 17 tahun. Sya akan kuliah. Menginjak tempat baru. Aku sadar sekarang setelah melihat artikel kak robi kalo aku belum sepenuhnya menerima diriku sendiri. Aku selalu berpikir menjadi lebih baik ke hari ke hari. Aku kadang melakukan hal baru untuk menutupi rasa kesepian, iri, perasaan nya(lupakan). Jogging, cuci pakaian, kadang hang out ke rumah temanku. Tapi kadang rasa itu kembali lagi rasa yg ingin ku tutupi. Tapi apa dayaku hanya bisa mengadu pada langit biru. Aku di jurusan bahasa kenapa aku memilihnya karena aku ingin memperbaiki gaya bicara yg sering tersandung. Dulu aku juga ikut Osis. Penasaran apakah itu asik. Ternyata enggak. Aku juga mencalonkan diri jadi ketua osis dan saingan ku adalah temanku baik ku tadi yg kusebut beberapa kali. Yg kepilih aku. Entah aku harus merasa senang atau sedih. Yg kutau aku gk merasa nyaman disana selama setahun. Aku keluar di tahun berikutnya. Pengalaman ku tak berbuah baik. Sedang teman baik ku dapat pengalaman banyak sekali. Rasa yg ku tutupi itu muncul kembali. Aku hanya bisa bicara sama hujan. Aku terkekang dgn aku sendiri. Penerimaan mungkin adalah jalan satu satunya. Aku sudah banyak baca artikel tentang introvert. Aku sekarang baru sadar kalo penerimaan adalah memang masa depanku. Menerima diriku sendiri tanpa harus melibatkan penilaian org lain ttg ku dan menilai org lain. Mohon tanggapan kak robi. Jika ada saran atau kritik saya turut berterima kasih

    1. Halo Iskandar,

      Thank you sudah sharing cerita kamu disini.

      You did a great job!
      Menerima diri sendiri bukan hal yang mudah, tapi kamu sudah mau mencoba dan terus mencoba. Beri apresiasi dong bagi dirimu sendiri.

      Tapi kamu perlu berhati2 dengan pemikiranmu yang ini “menerima diri sendiri tanpa melibatkan penilaian orang lain dan menilai orang lain.”

      Itu bagus, tapi jangan sampai bikin kamu jadi egois ya, karena gimanapun, kita tetap perlu masukan dari orang lain.

      Setiap orang itu unik, jadi wajar kalau kadang kita merasa iri sama apa yang orang lain punya.

      Masalahnya adalah, bagaimana kemudian kamu menindaklanjuti rasa iri yang kamu punya? Apakah kamu menjadikannya sebagai motivasi, atau apakah rasa irimu hanya membuatmu makin benci sama diri sendiri dan orang lain?

      Kalau kamu merasa perlu untuk mencurahkan isi hati, berceritalah pada seseorang yang kamu percaya, teman baikmu ini misalnya.
      Kamu bisa menceritakan apa yang kamu rasakan terhadap kelebihannya, siapa tahu dia juga mengagumi kelebihanmu yang dia nggak punya.
      Bukankah menyenangkan punya sahabat yang bisa saling melengkapi dan mengingatkan?

      17 tahun bukan akhir dari segalanya, tapi justru pembuka pintu untuk pengalaman2 berikutnya yang tentunya akan semakin mendewasakan kamu.

      Kamu juga akan memasuki dunia perkuliahan, jadi jangan ragu untuk melakukan eksplorasi terhadap hal2 yang mungkin nggak bisa kamu lakukan ketika sma.

      Juga jangan mudah memberi “stempel” bagi diri sendiri. Karena manusia itu dinamis, percayalah kamu jug akan berubah dimasa yang akan datang. Perubahan yang hasilnya ditentukan oleh keputusanmu hari ini.

      Tetap semangat dan terus mencoba.

  16. Aku Nadila. 15 tahun. Jujur, kendala terbesarku sbg seorang introvert adalah how to deal with parents. Karena notabenenya org tua cuma pengen liat anaknya ceria dan riang. Sedangkan aku sering jadi sumber masalah karena dianggap ga pernah ceria. Padahal, aku biasa2 aja. Aku diam, bukan berarti sedih. Mereka merasa bahwa aku egois yang terkadang bikin aku juga ngerasa gitu. Aku bingung gimana buat mereka ngerti dengan introvert. Aku pernah nyoba jelasin, tapi respon mereka negatif bahwa aku memperumit hidup dengan alasan kepribadian, sedangkan setiap org punya kepribadiannya masing2 dan itu ngga ngejadiin mereka bermasalah. Kadang aku pengen nangis, tapi kalo ketahuan pasti dimarahi. Kalo nangis sama temen, malu. Terus aku juga gabisa ngendaliin emosi (bertentangan sama yg disebutih diatas sih) aku pernah ngehancurin barang2 karena emosi dan pas ketahuan aku bilang ngga sengaja. aku sering marah sama orang, tapi ngelampiasinnya ke orang lain, yang aku sadar itu buat mereka ngga nyaman.

    1. Dear Nadila,

      Terimakasih atas ceritanya.

      Hmm, memang bukan hal yang mudah untuk menyamakan isi pikiran, kehendak dan gaya kita dengan orang tua. Nggak cuma sama orang tua aja sih sebenernya, dengan orang lain juga, karena setiap orang juga punya keunikannya masing – masing.

      Bukan hal yang mudah belum tentu nggak bisa dilakukan, asal kita tahu dimana celahnya.

      Meskipun kita hidup di tahun dan masa yang sama saat ini dengan orang tua, mereka sudah lebih dulu melewati fase dan usia dimana kamu berada saat ini.

      Daripada bertahan dengan “saya introvert bu / pak, makanya saya begini”, kenapa nggak coba dengan “ibu / bapak dulu waktu seusia aku, orang seperti apa bu? seperti aku sekarang nggak? kalau iya, gimana bapak dan ibu mengatasinya?”.

      Meskipun mereka dulunya mungkin nggak sama seperti kamu sekarang, mereka tetap punya jawaban untuk setiap kesulitan yang kamu hadapi.

      Kamu masih muda, jadi wajar kalo kamu masih kesulitan untuk mengelola reaksi emosi, kesulitan untuk membicarakan ide2mu atau cara pandangmu terhadap sesuatu dengan orang tua.

      Dijalani dengan santai, nikmati setiap prosesnya. Jangan terlalu ngotot untuk, terutama jangan mudah memberi “stempel” bagi diri sendiri.

      Kalau kamu merasa sedih, sudah nggak kuat nyimpen sendiri dan pengin nangis… nangis aja! tapi menangislah dibahu seseorang yang kamu percaya.

      Lingkungan yang akan kamu jalani kedepannya tentu saja jauh lebih bervariasi daripada sekarang. Jadi jangan mudah membatasi diri.

      Semoga membantu dan selamat bereksplorasi, Nadila!

  17. Aku Nia. 20 tahun. Dan spertinya aku seorang introvert. Saat ini saya kuliah mengambil jurusan pendidikan matematika dan udah semester 3. Jujur saya mengambil jurusan ini karena mtk pelajaran favoritku. Sebenarnya aku udah cukup PD utk masuk FKIP karena banyak tmn2ku bilang cara mengajarku bagus dan cepat dimengerti tdk hanya tmn2ku guru mtk-ku pun juga menyarankan aku untuk ambil fkip. Aku terkadang trlalu mikir bagaimna masa depanku nntinya. Dan jadinya akhir2 ini aku jd ragu sama jurusan yg kupilih, karena nntinya aku akan menjadi seorang guru, dan pastinya sering juga berinteraksi dengan masyarakat dan jujur aku agak susah untuk membuka diri di lingkungan masyarakat, terus juga penguasaan diri di dalam kelas bukankah seorang guru juga dituntut lebih aktif lg, dan kdg jika didepan kelas aku bisa jd sangat tegang dan perasaan deg-degan dan itu membuatku gelisah. Terus membuat suasana belajar murid tdk terlalu tegang, nah aku orgnya bener2 gk pandai cairin suasana tdk mungkin aku hanya ngajar lalu abis itu diam saja, kadang aku pikir bisa aja sih dicairin dengan becanda, tp aku pikir aku malah takut jika bercandaku jd garing oleh murid2ku nntinya. Menurut kakak bagaimana solusi utkku ?

  18. Selama ini,,, ku mencari “siapa diriku ini?” Dan sekitar satu bulan lalu,,, Ku tau tentang introvert dan juga,,, Ku merasa adalah orang introvert… Dan Ku juga mencari referensi buku tentang itu dan yang kutemui adalah buku dari Susan Cain “Quiet” dan buku dari Marti Olsen Laney, Psy.D “The Introvert Advantage”… Mungkin bisa jadi,,, kedua buku ini bisa membantu para introvert,,, Ku juga belum membaca sampai selesai bukunya karena sibuk kegiatan sendirian… Terima Kasih,,,

  19. bacanya senyum” sendiri kayaknya saya merasakan ini semua
    tulisannya bagus, terus berkarya !

  20. Hahaha senang baca artikel ini. Jadi termotivasi buat sharing, pertama kali tau saya seorang introvert pas masuk SMA. Usia saya sekarang 21 tahun. Banyak hal dalam diri sendiri yg sepertinya menentang keinginan saya untuk lebih terbuka pada dunia saat itu. Entahlah mungkin karena faktor usia yg belum matang dan emosi yg masih labil. Saya tipe introvert sosial dan tidak butuh belajar, saya sangat mudah untuk menerima kekurangan sendiri. Sekarang saya duduk di bangku kuliah. Banyak teman, senior, dan junior yg senang berteman dg saya karena saya suka membantu mereka belajar. Tapi kadang kesan ‘pintar’ di dalam benak mereka pada saya akhirnya buat mereka jadi segan bahkan takut untuk melakukan kesalahan di depan saya hahaha. Ada juga yg malu saat saya ajak bercanda padahal kalau dilihat kebanyakan mereka ekstrovert hahaha. Dan sampai saat ini gak boong kamar adalah tempat paling menyenangkan (buat sendirian pastinya) hahaha. Hang out sejauh apapun pasti pengennya cepat balik ke kamar hahaha. Kendala terberat untuk saya sekarang ini, mencari pacar yg menyenangkan dan betul seperti yg dijelasin di atas, saya sangat tertarik mencari pasangan yg ekstrovert. Jadi curiga sy bro roby juga introvert orangnya. Semua ‘aib’ kita dikupas habis hahaha. Doakan ya semoga dapat yg terbaik. Salam dari Papua

  21. Saya nina. saya baru mengetahui kalau saya introvert smp ini. Ya saya mengaku saya suka iri sama orang ekstrovet mereka mudah mendapatkan teman baru sefangkan saya yang smp ini diacak lagi krlasnya hanya duduk manis melihat mereka. saya sebenarn5ya ingin sekali ngobrol dengan mereka obrolannya sudah saya pikir matang-matng tapi tidak ada kalimat yang keluar dari mulut saya.

    :”)

  22. Hallo.. Aku avianti. Aku masih belum paham aku ini seorang introvert apa bukan. Kadang aku merasa kaya gk butuh ditemenin siapapun tapi terkadang aku juga butuh satu orang aja temenin ngobrol dll. Dan kalo udah nemuin orangnya aku malah gk ngomong apa apa, asik sendiri main game. Lalu dia dibilang “lo kalo gk dipancing gk bakal ngobrol ataupun cerita dll” aku cuma bisa ketawa, tapi kaya ada rasa pengen ngobrol cuma aku gk tau harus ngobrolin apa & pilih topik apa yang bagus & seru. Dan disetiap ketemu orang yang belum pernah aku temuin aku selalu bercucuran keringet dari kepala, muka, terus dipunggung. Itu juga terjadi saat aku terlalu deket hadapannya (lagi didandanin atau ngobrol)
    Sampe sampe aku malah buang muka dan orang itu jadi pasang muka sebel. Entah itu cuma perasaan aku aja atau bukan.. Tapi hal ini sering banget terjadi.. Bahkan aku selalu dikira bohong kalo lagi nyelesaiin masalah karna ngomongnya buang muka terus. Dan katanya tatapan aku gk meyakinkan padahal aku udah jujur. Disaat posisi itu aku cuma ngerasa malu aja, tapi gk tau juga rasanya campur aduk aja (pingin pergi dari obrolan dsb)
    Dan disetiap kumpul sama temen ku aku merasa baper sendiri kaya dimusuhin, pas liat mereka ngobrol, bercanda, cerita, ketawa, jungkir balik dll. Aku malah jadi merasa iri..dan nanya kediri aku sendiri “kenapa gw gk bisa seasik mereka?” (aku cuma punya temen 4 orang aja)
    Karna mereka ber4 temen aku dari pas aku sd.
    Dan waktu disekolah pun aku gk pernah punya temen perempuan banyak.. Max 2-3 orang aja, tapi kalo laki laki lumayan banyak, aku juga gk tau kenapa lebih suka bertemen sama laki laki..
    Dan skrg aku udah mau 17th tapi boro boro akrab sama orang sekitar.. Sekitar rumah contohnya… Aku jarang keluar runah, cuma kalo pergi pergian aja keluarnya rumagnya.. Dan menurut aku, orang orang kalo ngeliat aku tuh kayak pengen ngata ngatain aku, tatapan orang orang tuh kejam banget kalo menurut aku 🙁
    Aku pernah denger juga soalnya beberapa omongan “kalo aku ini sombonglah, gk pernah senyum, judes”
    Dari orang seumuran aku sampe bapak bapak & ibuk ibuk yang punya tatapan + omongan itu.
    Padahal ada moment dimana aku pengen senyum atau sekedar say hello kesalah satu ibuk ibuk, tapi ibuk itu malah buang muka & cuekin aku.
    Aku bertanya lagi kecermin “apa aku ini aneh sampe semua orang giniin aku?”
    Dan aku juga mulai ngerasa gk perlu senyum atau say hello buat siapapun.
    Tapi skrg aku lagi ngalamin dimana aku semakin susah buat berkomunikasi secara langsung kecalmer ku. Setiap ketemu aku malah keringetan, gk bisa ngomong, diem, main hp, udah gitu terus sampe berjam jam..

    Yang jadi pertanyaan aku, aku ini sebenernya kenapa?

  23. Akhirnya aku mengenali diriku sendiri sekarang, hanya saja untuk “kebosanan dengan Introvert” belum bisa aku lakukan. menerima diri sendiri dengan apa adanya, ini tentang apa? aku tak bisa melakukannya..

  24. Gua termasuk ISTJ, kalo menurut gua mending di blg pemalu dibanding an-sosial.. Itu lebih nyebelin..

    bener banget.. Jujur suka iri sm ekstrovert trus sm suka kepikiran, “kenapa mereka bisa spontan?” “mereka ga kepikiran efek dari spontanitas nya?”
    Itu pertanyaan yg masih gua pikirin sampe skrg..
    Pernah ada niat buat spontan, tapi lagi” kepikiran terus efeknya

    Kalo kepercayaan buat temen bener” susah.. Sekalinya ketemu pasti suka ragu”.. Jadi bisa diblang “itu sahabatku, tapi aku ga yakin(?)”

    Kalo diem dikamar berhari” tanpa chat sm temen itu nyaman banget, kerasa bgt me time nya.. Tanpa harus liat org mondar mandir yg bikin pusing 😂

    Sorry komen dari dari atas kebawah ga nyambung 😂 tapi jujur itu yg gua rasain sbg introvert 😄

  25. Saya punya pasangan yg introvert, actually saya ga benar2 paham bagaimana menghadapi orang seperti ini. Kebalikan dari introvert, saya orang yg sangat terbuka dan kritis. Saya sering bertengkar dg pasangan krn sifat2 introvert tsb yg saya pikir (krn saya belum bisa terima) tidak peka dan selalu tenggelam dengan dunia sendiri. Disini saya baca bahwa introvert adalah kepribadian dan itu tidak bisa diubah, rasanya buat saya jadi dilema. Apa yg harus saya lakukan? pertanyaan yg selalu saya tanya kepada diri saya maupun pasangan saya. Membiarkan dirinya tenggelam dlm dunianya sendiri, terus memberikan ruang sendiri atau bagaimana? Karena pada dasarnya saya percaya segala sesuatu ada solusi. Jika memang sebuah kepribadian tidak bisa diubah, sewajarnya jika sudah memiliki pasangan atau berada di lingkungan sosial dapat menyesuaikan diri/posisi.

    1. Jgn deh. Karena kalo introvert buat ngungkapin perasaan aja susah. Kalo udah diputusin, dalam jangka waktu yg lama kamu bakalan dicuekin lebih parah dr pas pacaran. Karena dianggap udah nyakitin perasaan. Daripada jatoh di lubang yg sama, introvert lebih baik menghindar. (Daripada saya disakitin lagi sama kamu, mending saya nggak berhubungan lagi sama kamu)

    2. Lakukan sewajarnya, menurut gw introvet gl suka yang over protektif dan gk suka pasangan yang terlalu kekanakan. Dia lebih suka hubungan dewasa

      1. iya itu memang benar, kami para introvert kadang suka kesal sendiri karena sifat orang-orang yang kekanak-kanakan, dan jika kita punya teman atau kekasih yang kekanak-kanakan itu bisa membuat kita kesal dan kadang ingin marah, karena mereka kekanak-kanakan dan kadang sampai egois hanya ingin di pahami tapi ditak memahami. tapi kadang antara rasa-rasa itu kita tahan karena kita sayang dengan orang tersebut atau kita tinggal mereka karena kita benar-benar memilih orang yang dekat dengan kita, mungkin kamu bisa berusaha memahaminya karena menyesuaikan diri dengan lingkungan lain itu kadang sangat susah untuk kita para introvert. dan mungkin sebagian orang berfikir bahwa kita egois, tapi kita hanya tidak bisa melakukannya bukan karena kita tidak ingin. jadi kalau masi belum bisa memahaminya, mungkin anda bisa diskusi dengan pasangan anda agar adil dan jangan lupa berdiskusi dengan introvert butuh kesabaran karena kita butuh waktu yang lumayan panjang untuk berfikir, jadi di butuhkan kesabaran, dan dan pola pikir yang dewasa. karena rata-rata introvert karena berfikir sangat banyak justru mereka bisa lebih dewasa daripada orang yang sudah dewasa. sekian semoga membantu.

  26. Sangat terbantu sekali artikel ini.
    Saat ini sy sedang dekat dgn cewek Yg mempunyai kepribadian introvert. Awalnya kita berdua sudah sangat dekat. Senang bisa dekat dgn dia dan kita chat sambil canda tawa. Tp Karena sy pikir sy harus jujur, ada memberitahukan kepadanya bahwa ada Yg chat jg dgn sy. Tiba2 dia TDK ada kabar dan TDK mau balas ataupun baca WA dr saya. Dgn begini, sy merasa TDK nyaman dan membuat sy jd berfikir yg aneh2. Terakhir sy ada message dan meminta maaf dgn dia.
    Apakah seorang introvert sangat susah utk memaafkan seseorang?
    Bagaimana agar sy bisa kembali chat dgn dia?
    Tks

  27. Aku suka sama temen dr kelas 2 sma sampe sekarang udah lulus kuliah tp masih aja dipendem. Waktu itu udah mau berani ngungkapin tp kalah sama pikiran. Akhirnya sampe sekarang cuma bisa cidaha.

    Hehehe lebay sih tp mau gimana lagi deket sama doi aja udah dag dig dug apalagi ngungkapin

    Bener apa kata artikel di atas. Introvert itu cuek, nah sedangkan aku suka sama orang yg ekstrovert. Takutnya dia bete aja kalo pas udah jadian. Gara gara hal itu yg sampe sekarang belom berani ngungkapin

  28. Trims artikel ini bisa membantu para kerumitan Introvert Lovers utk sharing termasuk sy jg. Sy sll merasa menunggu teman tapi tdk mencari, meskipun terlalu bnyak pertimbangan baru berbicara sy jg sll mrs sy tdk mau kalah dr ekstrvet wlu menyendiri itu tdk terlewatkan. maslah yg terbesar adalah Sulitnya keluar dari keterkungkungan/kebingungan situasi yg sbenarnya sy bisa lakukan bahkan lebih. Sy sll ingat slogan ini “cuma satu yang saya yaitu saya tidak tahu apa2.

    Horas..salam kenal dari sy

  29. An introvert’s negative thought be like : “Buat apa ada orang susah-susah ngedeketin seorang introvert, yang lebih asik dari aku banyak.”

  30. Yang gw rasain cuman males ketemu orang yg gw kenal apalagi kalo orang itu SKSD, jijik buat ngedeket. Dan ‘dikasihani’ adalah hal yg paling gw benci seumur hidup. Krena gw gak suka ngomong dn mles keluar bukan berarti gw gak mampu. Menurut gw, orang introvet itu cuman mau sesuatu yang pasti, dan sangat menghindari hal yang bertele-tele /gak pasti/ gak jelas/ buang buang waktu. Haha itu sih menurut apa yang gw rasain XD

  31. Terima kasih banyak mas utk artikelnya.
    Akhir2 ini saya merasa pribadi sy intovert, sy belum menemukan buku yg OK ttg introvert.
    Tp dg artikel mas ini, mungkin sy sadar kalau saya benar2 introvert & hrs diterima serta ikhlas.
    Sangat sulit utk bergaul atau bahkan ikut bercerita dg teman2, shg saya lebih memilih diam & bermain game di hp.
    Puncak kenikmatan org introvert adl menyendiri, dan membaca buku buku.
    Dibalik itu semua, sy punya pacar seorang ekstrovert (mungkin). Sangat sulit bagi saya, utk bagaimana dia mengerti apa mau atau maksud saya.
    Dia memperlakukan sy pada ‘area’nya, mungkin krn dia jg tdk paham tentang apa itu introvert & ekstrovert.
    Terima kasih, semoga sukses selalu 🙂

  32. 1 kesalahan : berusaha menjadi ekstrovert
    thx untuk artikelnya…like supernova

  33. Pingback: Introvert
  34. saya introvert, 80 persen tulisan diatas itu menggambarkan saya.
    saya ga pernah iri sih dengan ekstrovert.

    tulisan yang bikin saya senyum itu, “Suka memperhatikan hal-hal kecil di sekitar (langit, bintang, bunga, coretan di dinding)”
    itu bener banget sampe pernah sampe nulis nulis pake jari tangan dan sering di tegor sm orang tua 😀

    Dan juga, memang sangat betul
    introvert sering dianggap pemalu, tertutup, atau anti sosial atau tertutup = introvert.

    sering kalo orang ekstrovert kagum dengan sikap saya, ketika saya bilang bahwa saya adalah seorang introvert merka selalu ga setuju karena saya ga ansos.

    memang sulit memahami introvert dan tulisan ini benar-benar bisa mewakili orang-orang introvert untuk menjelaskan makhluk apa kita sebenarnya xD.

    GOOD and THANKS !

  35. Pingback: Novel Tentang Kamu – Makalah Jurnal Skripsi
  36. Umurku skrng udah 20thun, aku udah lama tau kalo aku tuh introvert, pernah mencoba untuk keluar dri zona introvert tpi nggak bisa, kadang orang tua sampe marah kalo aku ngetanggepin sesuatu hal dengan sikap introvertku, apalagi kalo aku seharian dikamar terus hanya membaca atau ngegoogle disuruh keluar rumah tapi terlalu malas, aku nggak suka kalo diajak ke acara” nikahan atau arisan yg rame bikin kepala ku jadi pusing, keluargaku lebih suka sama kakakku yang kepribadian ekstrovert setiap ngumpul pasti aku ngejauh cari tempat yang tenang dan nggak bising. Aku sering ngeluh kenapa sih aku punya kepribadian introvert? suka iri sama orng lain yg kepribadiannya ekstrovert, tapi setelah baca artikel ini ternyata jadi introvert nggak masalah, menjadi introvert bisa membuat kita lebih special dri orang lain…

  37. Siapapun yang nulis.. .
    Sumpah bermanfaat banget deh…
    Kalo boleh aku minta wa nya donk….
    Buat teman curhat…

  38. Saya sudah lama jadi introvert. Mungkin dr kecil sekali.. krn kalau liat foto2 jaman dulu kelian sekali kalau saya itu demam panggung, suka menyendiri, malu2 dan sering ngambek. Mungkin sbg anak kecil itu wajar ya.. tp semakin dewasa, org tua sering membandingkan saya dengan adik yg memang jauh lebih supel dan banyak temennya.

    Sekedar buat tolak ukur ya, aku coba menggunakan daftar disini https://vote.id/list-14-hal-hal-yang-paling-tidak-disukai-oleh-mereka-yang-introvert dan ternyata banyak hal2 ini yang semakin aku rasakan sekarang. Contohnya aku benci orang yg tiba2 teriak walaupun dia mungkin sedang urgent, aku males ke pesta dengan orang2 yg aku gak kenal, aku paling males disuruh2 pas lagi sendiri.. dll

    Nah intinya adalah apakah semua hal ini wajar atau aku perlu ke psikolog ya? Soalnya akhir2 ini aku semakin pusing kalau lg di restoran atau tpt yg ramai. Rasanya pingin teriak dan nyuruh mereka diam! Hehehe..

    Well, thats my story. Thanks for the article anyway.

  39. Aku juga introver,aku lebih suka dikamar seharian dibanding keluar rumah. menyenangkan bisa hangout sama orang lain,tapi pas udh keluar bawaannya pingin pulang terus.kalo buat pacar,bener banget aku orangnya bukan pemilih,aku ngk takut dekat dengan sesama introvet atau dgn ekstrovet,dari pengalaman aku,dari pada takut mereka yg gk nyaman sama aku,aku malah mikir takut aku yg ngk nyaman sama mereka,karna mereka yang ngk bisa ngimbangin aku atau buat aku nyaman sama mereka 😥

  40. Saya pacaran sama introvert .. Setalah pacaran long distance selama 6 bulan akhirnya kami bertemu langsung selama 8 hari, saya pikir selama disana hubungan kami baik” aja, tapi memang saya melakukan beberapa kesalahan .. Dan begitu saya kembali, dia langsung bilang dia cuma ingin berteman saja. Tidak bisa melanjutkan hubungan seperti awalnya, .. Apakah seorang introvert bisa merubah lagi keputusannya ?? Karena saya sangat mencintainya .. Dan saya yakin dia pun masih mencintai saya .. Dia hanya marah dan merasa kecewa dengan kesalahan” saya .. 😞

    1. hai Valent, makasih sudah mampir 🙂
      kalo dari ceritanya sih kayaknya akar masalahnya bukan di introvertnya ya.
      kayaknya karena kesalahan kamu udah sulit dimaafkan buat dia. Atau kamu udah bikin dia illfeel.

      tapi kalo introvert mengubah keputusan, ya mungkin aja bisa. tapi lama, dan itu biasanya dari hasil pemikiran dia sendiri, bukan dari pengaruh orang luar. kalo kamu yakin dia masih suka sama kamu, yaaa mungkin dia bakal dateng lagi.

      coba kasi perhatianmu aja, dan jangan ungkit2 dulu masalah yang udah terjadi kemaren.

  41. Saya mau cerita nih gan, saya engga tau saya ini seorang introver atau bukan, tapi yang pasti banyak temen-temen gua nanya ehh kamu itu ngapain sih menyendiri mulu kaya orang gila,idiot,aneh,engga jelas,kuper, Gua engga pernah marah orang lain bilang begitu,hanya saja orang kaya gua engga pernah di perhatikan. Padahal ketika orang lain bilang ke gua orang aneh,idiot : pengen gua jawab gini bro.. hei kawan sifat gua emang begini suka menyendiri di tengah kerumunan ini kenyataan temen-temen gua yang bilang gan, pada saat saya habis menyendiri di pinggir swimming pool Melihat keadaan sekitar lalu saya memegang sebuah kertas dan pulpen dan bersiap menulis yang ada di dalam pikiran nya yang berbeda jam-jam.
    Coba kasih solusi bro,biar temen-temen gua pada paham kalo sifat gua emang begini.

    Apakah gua hanya perlu dimengerti yah ?

  42. Sy masih bingung saya introvert atau sebaliknya.. ada beberapa penjelesan di artikel ini dan test nya yg menujukan kl sy intovert.. sy punya banyak kenalan tapi yg sy anggap sbg teman sedikit,sy mempunyai leadership tapi terkadang saya jg bosan di keramain dan malas berlama lama ngobrol dgn banyak orang..dan pasangan sy,sy pikir pasangan sy kebalikan nya dr sy..dan sy selalu berfikir negatif terus sm dia..walaupun dia selalu bilang cobalah berpikir positif…dan saya sering mengatakan dlm hati..ayo positif..tapi kenyataan nya susah, apa karna sy pernah di kecewakan..dan sy tipikal orang pemikir..segala semua omongan orang sy selalu sy cerna baik..tp sy jg punya sifat pengalah tp marah kalo di remehin…jd sy bingung sy ini introvert atau sebaliknya? Mohon di luruskan

    1. Hallo Fitra 🙂
      Introvert sebenernya banyak macemnya. Kalo di artikel yang kita bahas ini emang seolah cuma ada introvert dan ekstrovert, tapi spektrum kepribadian lebih dari itu.

      Kamu bisa baca tentang tipe kepribadian yang lebih dalem di sini -> https://psikologihore.com/tipe-kepribadian-mbti-paling-langka/

      Kayaknya sih kamu tipe introvert yang INFJ atau ISFJ… coba langsung loncat ke dua tipe itu, terus kamu cocokin mana yang kamu banget.

  43. Hallo kak, aku juga introvert, bhkan teman2 ku sering bilang aku itu cewek yg mukanya galak,datar, tanpa ekspresi, dan jarang senyum, padahal menurut aku tuh biasa aja. Aku tuh suka bingung sama tmn2 ku, emang harus ya kak kita itu senyum2 tiap hari, ntar kalo senyum terus disangka gila lagi.

  44. Hai kak, aku ans

    Aku gk tau harus cerita dan nanya kesiapa, aku agak malu sama hal ini…

    Suatu waktu, pas lagi sertijab osis, suasannanya lagi sedih haru banget, semua sesih&nangis.. Adik kelas yang jadi penerus aku nanya “kak, kok gak nangis?” Aku cuma bisa diem aja sambil senyum…

    Sejak aku kelas 9 (sekarang aku kls 12) aku gk pernah nangis karena sedih haru… Aku selalu nangis saat aku nahan amarah kelamaan, trus pecah dalam bentuk tangisan… Biasanya kalau udah gitu aku bakal ngurung diri di wc bisa sampai 2 jam karena aku merasa itu tempat yg pas(?) buat nangis…

    Setelah adek kelas aku nanya kenapa aku gk nangis, aku mikir “emang harus ya?” Aku jadi mikir juga “aku kejam gak sih?”

    Aku introvert, aku emang susah kalau harus nyerita ke temen, aku selalu mikir kalau aku cerita, aku takut mereka mikir kalau aku ngarang cerita lah, lebay lah, gitu doang kok cerita, dsb.

    Sebenarnya aku aneh gak sih? Aku normal gk sih?

  45. Dan satu lagi kak (maaf kalo aku banyak nanya)

    Aku baca komentar dari kak dypsi, aku ikut seneng kak dypsi udah punya tujuan ngelanjutin kuliah…

    Aku disini gk tau mau lanjutin kemana, aku gk tau bakat, kelebihan, kekurangan, bahkan hobi yg aku punya juga aku gk tau pasti. Yang aku sadari tuh, sesuatu yg aku benci lebih banyak (jauh lebih banyak) dari sesuatu yg aku suka…

    Harapan orang tua aku besar banget buat aku masuk kedokteran, tpi aku gk ngerasain feel apa2 disitu…

    Aku orang yg males (pke bgt). Temen2 aku bilang aku itu sebenernya jenius (kata hasil test IQ juga katanya jenius), nilai bisa besar dengan sekali denger penjelasan guru, tpi malesnya itu lho yg gk ketulungan, apalagi klo udah megang hp…

    Aku bingung bgt harus gmana sekarang, kuliah pengen, tpi aku gk ada pencerahan hrs melangkah ke bidang apa… Help me please…

    1. Halo Ans, makasih udah mampir :))
      Kayaknya sih kamu model introvert yang tertutup ya. Kamu agak susah buat percaya sama orang.
      Terus juga kayaknya kamu sering berpikir sinis ya? Atau kami salah?

      Semua ini sebenernya normal-normal aja sih, cuma kalo dibiarin terus bisa mengganggu hubungan sosial kamu.
      Minimal carilah seseorang yang kamu percaya, dan ceritalah sama dia.

      Terus kamu coba deh berikan kebaikan sederhana buat orang lain. Nraktir temen kek, jadi tempet cerita kek, terserah.
      Kadang-kadang, berbuat baik dan berempati juga bisa membantu menyembuhkan luka kita sendiri.

      Untuk keperluan pilihan karir, kamu bisa konsultasi dulu ke orang tua kamu. Minimal kasih pemahaman ke mereka kalo mungkin kamu nggak ngambil kedokteran. Selanjutnya adalah coba dateng ke unit pelayanan psikologi atau biro psikologi, terus minta tes intelegensi dan minat bakat.

      Nanti bakat dan minat kamu akan keliatan lebih spesifik. Terus hasilnya bisa kamu komunikasiin ke orang tua kamu, jadi pilihan yang kamu ambil direstui juga sama orang tua.

  46. Hallo kak, aku juga masuk kategori introvert.
    Tp aku bakal jd extrovert sama keluarga dan org terdekatku.
    Tp di wilayah kerja, aku sama sekali gak bisa punya teman. Bukan karna ga ada yang mau jd temanku. Tp aku yang gak mau berteman apalagi akrab dengan mereka .Karna aku gak mudah terbuka dan percaya dg org lain, walau mereka udah coba buka diri dulu. Karna aq udah ngalami kalo mereka hanya dekat dgku karna ada maunya aja ,bukan krna ingin benar2 berteman. Aku ngerasa kalo mereka bersikap pura-pura aja ,ga tulus .
    Aku ga suka pertemanan yg hanya “ingat susah” aja. Jd aku putuskan utk menjaga jarak.
    Dan aku ga suka kalo org lain mau tau ttg apa yg aku lakuin dsb. Rasanya risih aja. Karna aku rasa gini, aku aja gak penasaran ama kehidupan orglain, lalu kenapa mereka harus penasaran dg kehidupanku. Aku terkadang di anggap sombong, aku ga terlalu peduli dg pendapat org lain sih. dan aku ga bisa merespon candaan org lain terlebih hal garing,walau bisa aja aq pura2 senyum,maksudnya seharusnya aq tersenyum ato tertawa, tp aq malah pasang muka datar dan anggap itu gak penting.
    Apa karna aq benar-benar ga suka dg org 2 di lingkungan kerjaku ?
    Entahlah. Aku juga ga peduli.
    Dan aku tipe org yang terus terang ato ceplas ceplos. Kalo ga suka/senang dg seseorang ato sikapnya aku bakal kelihatan dan terkadang aq ngomong langsung kalo aq ga suka. Dan malas berpura-pura suka sama sesuatu.
    Aku biasanya diam aja kalo ngerasa omongan itu ga perlu di respon ,tp kalo aq rasa udah kelewatan bakal aku jawab. Sampai org tsb ga pernah lagi nyinggung ato ngomong sembarangan lagi . Intinya aq tu pedes kalo udah ngejawab.
    Kadang aq bingung, apa aku introvert, apatis ato egois ?
    Tapi aku merasa aman dengan sikap ku selama ini jd org2 juga ga sembarangan berpendapat ttg aq dan bersikap kurang sopan.

    1. Hmmmmm kayaknya kamu orangnya apatis deh. Kalo introvert atau nggak, kamu bisa coba tes introvert yang ada di atas.

      Kalo kamu nyaman dengan bersikap kayak gitu sih gak masalah, nggak perlu diubah juga.
      Toh mengubah sikap adalah upaya yang menguras waktu dan tenaga.

  47. Hallo kak, saya introvert, dan saya baru tahu saya introvert belakangan ini karena saya ngga sengaja membaca tentang kepribadian introvert. Dan saya menyadari bahwa kepribadian yang saya miliki hampir semuanya adalahy ciri2 dari introvert, dan diantara satunya yaitu sulit untuk menentukan sebuah pilihan kak, walaupun pilihannya itu ya mudah banget untuk dipilih. Tapi itu sulit bagi saya untuk menentukan pilihan dan apalagi yang sulit. Saya selalu berpikir dan mempertimbangkannya dalem2 sampai pada akhir waktu batas saya harus menentukan pilihan itu ya yang yang saya pilih ya ngalir aja gitu kak, tiba2 pilihan tersebut udah kepilih aja, tanpa saya sadari. Tolong kasih saya solusi dalam menentukan pilihan agar saya tidak terlalu banyak mempertimbangkan pilihan tersebut baik atau buruknya suatu permasalahan yang saya hadapi.

    1. Halo, makasih udah mampir 🙂
      Kadang-kadang alasan kenapa kita susah nentuin pilihan karena kebanyakan mikir.
      Jadi belum apa-apa udah mikirin semua konsekuensinya, padahal belum tentu juga semua konsekuensi itu kejadian.

      Kami pernah bahas tentang cara nentuin pilihan sekaligus ngelawan rasa takutnya di sini -> https://psikologihore.com/cara-melawan-rasa-takut-dan-cemas/

      Kemampuan mengambil keputusan juga bisa dilatih dari yang sederhana.
      Misalnya putuskan hari ini mau ngapain aja, makan apa, pake baju apa, gitu-gitu.
      Kalo kebiasaan mengambil keputusan yang kecil udah biasa, nanti lama-lama ngambil keputusan yang gede jadi lebih gampang.
      Coba deh baca bukunya Anthony Robbins yang Awaken The Giant Within. Di situ dibahas dalem tuh.

      Atau ketika kamu emang dihadapkan sama dua pilhan, pilih aja satu dan gausah menyesali apa yang nggak kamu pilih.
      Selesaikan aja yang udah kamu mulai.

  48. entah kenapa aku merasa asyik ketika membaca curhat teman2 dg masalahnya masing2 & kak robipun menjawabnya dg bhsa yg sederhana, namun bijak & memotivasi…😊

  49. Kak, saya suka gak ngerti kenapa mereka yang ekstrovert selalu menganggap introvert itu JELEK, BURUK, IT’S BAD. apa yang harus saya lakukan sebagai seorang introvert kak? Karena saya sering memikirkan hal tersebut sampai sampai saya kadang nangis sendiri tanpa sebab dan pikiran saya sering banget muter kaya kipas angin padahal mungkin mereka tak memikirkan apakah kata2 mereka itu menyakiti orang lain atau tidak. Bagaimana cara saya membuktikan bahwa introvert itu tidak seBURUK yang mereka pikirkan? Mohon bantuannya kak 🙂

  50. thanks for making this article.kurasa ini mewakili perasaan kami sebagai introvert.terharu T_T.big thanks 🙂

  51. Thanks for sharing 💛 Memang tudak banyak orang diluar sana memahami kepribadian Introvert.

    Kalo ditanya punya teman berapa, aq juga..g tau ada berapa mungkin 0.

    Introvert bisa mengerti dan memahami org disekitar dgn cepat (sgt peka), tapi sygnya mereka tdk bisa balik memahami si Introvert tsb. tu yg membuatku sedih….💔

  52. Artikelnya bagus ka. Sangat memahami apa yang sedang dirasakan seorang introvert. Dan lebih belajar menerima diri ini yang introvert ternyata memiliki banyak kelebihan juga

  53. Sukak banget kak sama postingannya, makasih ya stlh baca ini aku jd lebih semangat😊😊

      1. Kak, say introvert akut dari kls 5 sd kalau kakak percaya. Sekarang udah kls 9. Saya itu bisa dibilang orangnya males disekolah, karena saya berpikir mata pelajaran disekoalah itu penting ga penting. Kita disuruh nilai MTK kita bagus, padahal nanti ketika kerja ga ada hubungan sama sekali dengan MTK. Ga to the point. Jadi, nilai mata pelajaran kita itu tidak akan menentukan masa depan sama sekali. Ga sesuai dgn pasaion kita. Saya maunya tu langsung kuliah, yv sesuai dgn passion yg bisa kita pilih sendiri. Menurut kakak gimana?

        1. ya nggak bisa dong kan harus sma dulu baru kuliah.

          rasanya naluri berontakmu bukan karena kamu introvert atau semacemnya, karena kamu masih remaja aja. ntar juga pikiran semacem itu ilang sendiri. tenang aja.

  54. Terima kasih kak yg udah nulis artikel ini. Sangat menginspirasi buat saya. Saya mau minta saran dari kk penulis tentang bagaimana caranya meninggalkan masa lalu yg kelam dalam hidup agar mampu melangkah maju tanpa ada bayang bayang masa lalu dan bagaimana mengatasi rasa bersalah sama orang lain. Saya tunggu sarannya terima kasih.

  55. Kak, orang-orang disekitarku aku, nggap nya aku itu egois,padahal aku ngerasa diri aku itu introvert. Jadi, apa egois termasuk kedalam sikap introvert ga kak?

    1. Halo Fitri :)))
      Iya kadang introvert juga punya sifat self-consumed, bikin dia kadang cuma mikirin dia sendiri.
      Bukan sikap yang bagus sih… jadi kurangi yes.

  56. Ka , setelah saya baca ternyata saya termasuk introvert sosial , saya bersyukur menjadi diri saya yang seperti ini , karena banyak juga ko kelebihannya apalagi kalau soal pasangan , emang iyah saya pilih” dan kalau udah menjalin hubungan selalu setia , cuman gimana yah saya minta saran dari dulu saya selalu salah paham dengan pasangan , mungkin karena introvert kalau marah lebih milih diam dan gamau ungkapin jadinya di kira kalau saya ngilang gajelas dan ga peduli .
    Itu aja sih , kira” kalau introvert lebih baik dengan ekstovert atau lebih baik dengan sesama introvert ?

    1. halo EL :)))
      sebenernya untuk urusan pasangan, memilih ekstrovert atau introvert sebenernya nggak masalah. toh semua kepribadian punya kelebihan dan kekurangan.
      cuma ya gitu, tinggal kitanya lagi mau memaklumi kekurangan pasangan apa nggak. yang penting komunikasinya aja.

  57. Introvert lebih baik mencari pasangan sesama intovert atau ekstrovert ?
    Saya termasuk introvert sosial , saya bersyukur ko , karena banyak yang tidak mereka miliki dalam diri saya .

  58. halo bang, saya rehan dan saya seorang introvert.. Saya merasa sangat lega setelah membaca artikel bang robi yang benar2 bisa mengerti perasaan seorang introvert 🙂 jujur saya mulai menjadi seorang introvert sejak lulus sd.. Mungkin saya hanya ingin curhat sedikit.. Salah satu keresahan seorang introvert seperti saya adalah sering dikasihani oleh orang2.. Mereka menganggap orang yg pendiam, jarang bergaul, selalu gugup itu org yg lemah.. Hmm 🤔 Ohh iya mereka sering menyebut org yg introvert itu “Sombong” padahal emang kita aja yg males ngomong apalagi ngomong tentang hal yg ga penting yg cuma buang2 waktu 😁 ya.. menjadi seorang introvert itu kadang ada sedih nya ada senangnya sih bang, senangnya ga banyak banyak bgt sih.. ya mungkin diantaranya sbg seorang introvert kita berfikir ga hrus selalu memakai emosi tetapi harus memakai akal hehe.. tpi ini serius loh.. Dulu sebelum saya menjadi introvert saya selalu berfikir pake emosi dan ga pernah nemuin cara keluar dari masalah dsb.. trus pas udh jdi introvert lgsg berubah 360° haha..

    Nah soal pacar bang.. Bener juga kata bang robi.. “Seorang Introvert Mengagumi Extrovert”. Saya selalu pgn punya cewek extrovert.. tapi takut dia bosan sama kita karna kepribadiannya sangat jauh beda dengan introvert haha

    sebenernya masih banyak sih bang keresahan2 yg saya rasakan sbg seorang introvert.. tapi takutnya kepanjangan klo ditulis di komentar hehe.. Ya segitu dlu aja lah ya bang.. Sekali lagi trima ksh banyak bang robi sudah membuat artikel yg bisa mengerti perasaan seorang introvert.. 🙏🏽

  59. Sya jg seorang introvert kak,saya sbnrny ingin skli kumpul ama tmn2 ato orang2 di lingkungan kerja ato msyarakat tiap hari.ttpi,knp sya slu kyak takut ato gk mau.yg sya mksd takut disini,takut klo kata2 ato omongan saya bsa mnyakiti hati mreka pdhal sya gak brmksd bgtu.dan mmang sya ska dengerin orang ngmng,tp stelah kyk mreka tau kpribadian sya ini,tiap dengerin obrolan mreka sya kok jd brpikiran klo mreka menyinggung sya atau mnyindir sya.tp,sya gk prnh mluapkn amarah sya k mereka.tp,prasaan sya kyk gk nyaman.. Itu yg sya ingin tnyakan kpd anda. Terima ksih banyak…

  60. Mau nanya dong sekalian cerita. Gua termasuk orng introvert hampir semua kriteria diatas ada di gue cuman untuk tipenya gua ngerasa gua lebih kearah introvert sosial, karna gua msh bisa bertemen walaupun berbaurnya ga dalem lingkup yg besar melainkan lingkup kecil misalnya kerkel yg isinya 2 – 4 orng.

    Permasalahannya adalah sekarang gua ada di titik dimana gua ngerasa harus keluar dari kepribadian ini. Semuanya dimulai saat gua ngejalanin suatu hubungan (pacaran) yg menurut gua ga sehat. Dengan kepribadian introvert yg gua milikin selama pacaran gue itu di kekang habis habisan, gaboleh like foto cewek, gaboleh main sm mereka, say hi aja gua langsung disinisin, bahkan bbrp cewek yg deket sm gue smpe di block, pdhl gua kenal sm mereka dluan sebelum jadian sm si cewek gue ini. Jd tuh intinya disini gua terkesan sombong sm temen temen yg dlu deket sm gue grgr tingkah cewek gua dulu yg kek gt.

    Akhirnya gua putusin kan, terus skrng gua pgn perbaiki kesan sombong yg ga sengaja kebuat grgr cewek gua dulu. Gua gamau grgr sifat introvert gua + permasalahan gua itu bikin mereka berpikir kalo gua itu sombong. Kira kira gmn bang? Sorry kepanjangan ya wkwk

  61. hai, aku cewek usia 27th. 16hari lalu, aku kehilangan salah satu sahabat terdekatku. dia meninggal. aku ngerasa separuh diri aku hilang. aku sedih dan selalu menangis ketika ingat dia. Dia sangat berharga buat aku, lebih dari sekadar cowok aku. Tetapi tidak ada satupun orang yg tau perasaan ku sedalam apa. aku stres. semua orang hanya bilang sudah lupakan lupakan. bagaimana bisa aku melupakan dia yg begitu berharga. dia separuh hidup aku. dia segalanya. sampai aku sudah tidak ada niat untuk kenal cowok lain lagi. apa yg harus aku lakukan buat mengobati kesedihan mendalam ku? aku tidak ingin menghapus dia dari hidupku.

    1. Halo dewa :)))
      Kehilangan sahabat deket emang bakal meninggalkan kesedihan yang dalem. Apalagi baru 2 mingguan.

      Yang pertama yg kamu harus inget: sedih dan menangis itu wajar. Siapa yang mau kehilangan seseorang yang berharga? Jadi, kalo mau nangis ya nangis aja. Hati kamu akan kembali kayak biasanya, cuma itu butuh waktu.

      Kedua: Pilih untuk merelakan, bukan lupakan. Ini sudah takdir, ini sudah terjadi. Memilih untuk merelakan akan jauh lebih berharga.
      Ketika kamu merelakan, bahkan waktu kamu inget pun kamu gak akan merasa sakit. Caranya: tanamkan dalam pikiran bahwa kamu harus merelakan kepergiannya. Katakan dalam hati kalo kamu sudah rela. Pelan-pelan hati kamu akan mengikuti.

  62. bagaimana dengan kepribadian orang yg kadang suka rame tapi kadang membenci keramain itu haha, soalnya suka kyk gitu saya.pokoknya saya kadang jadi intro kadang jadi ekstro. jadi saya bingung dengan kepribadian saya

    1. halo frans 🙂

      sebenernya bisa aja kamu kedua-duanya, kalo kayak gitu namanya ambivert. kita pernah bahas di sini
      mungkin juga kamu orangnya gampang kesepian? bisa aja sih introvert tapi gampang kesepian.

  63. Assalamualikum..
    Maaf sebelumnya..
    Saya minta solusi..
    Usia saya 17 tahun,jujur sedari kecil saya memang anak yg pendiam..
    Saya lelah..banyak orang bilang saya kaku,terlalu serius..
    Tak sedikit juga orang yg bilang saya tidak PEKA
    Saya punya teman..dan sekarang ia punya teman baru…
    Orang lain mengira saya tidak bahagia dgn hidup saya karena selalu pasang muka datar
    Mereka tidak menyadari kalau saya berfikir…
    Apapun saya fikirkan..
    Saya mencoba tes MBTI dan saya mendapatkan
    INTP
    Di lain sisi ,ada teman yang mengatakan kalau saya orang yang tertekan..
    Saya tidak mau orang lain memperhatikan saya
    Saya pernah mengalami kecelakaan tepat sebelum kerja kelompok..
    Hingga kaki saya bengkak(infeksi) tapi saya mengatakan pada teman saya kalau saya baik2 saja…karena saya fikir mereka bertanya karena ingin tahu bukan karena peduli.
    Saya bingung bagaimana cara agar saya bisa menjadi diri sendiri?

  64. Saya selalu bingung kenapa ya saya selalu gak bisa nyapa orang duluan padahal udah kenal walaupun gak deket? Mungkin bukan gak bisa juga sih kaya ragu ragu,jadi kadang saya pura pura gak liat

  65. saya masuk ke dalam kategori ambivert sebenarnya, setelah membaca tulisan kakak, intovert saya masuk kedalam kategori introvert cemas. Mungkin 4 tahun yang lalu, saya benar-benar akan gelisah jika berbicara di hadapan orang banyak dan orang baru, tapi tidak setelah Allah memberi saya sahabat-sahabat yang hebat seperti sekarang. Mereka membuat saya lebih percaya diri, walau terkadang lidah saya masih kelu jika berbicara dengan orang baru, tapi alhamdulillah tidak separah yang dulu. Bahkan pekerjaan saya lebih banyak dihabiskan dengan orang baru (saya dulu sales dan sekarang saya seorang digital marketing), dari sana saya belajar, saya bertekad dan berkeyakinan jika saya bisa, saya bisa bertemu orang baru, saya bisa berbicara di depan umum. Jadi tidak ada salahya untuk mencoba kalau menurut saya, dan mungkin karena saya ambivert saya bisa melakukan semua itu. Memang benar, mencintai diri sendiri, mencintai apa yang telah diberikan sang pemilik hidup untuk kita adalah kunci agar hidup kita bahagia, mau kita intovert ataupun ekstrovert, bahkan ambivert seperti saya. Kuncinya bersyukur, karena semua manusia diciptakan berbeda-beda alias punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Terimkasih sudah menulis tulisan ini kak 🙂

  66. Hai kak, aku baru deket 3 bln sm cowo introvert… selama 3 bln ini aku udah menahan banyak hal dalam diri aku krn aku adalah org extrovert.. aku berusaha memahami meskipun ada bberapa gejolak gejolak tapi ya akhirnya aku ikutin flownya… sering kita kencan cm duduk dalam keheningan.. atau ngobrol ringan.. aku bahkan mencoba donlot game yg dia mainkan utk bs main bareng kalo ketemu.. tapi suatu saat aku sedang dalam kondisi yg pengen diperhatikan aku ngechat dia dengan sedikit bombardir dan mgkn terkesan berharap dia bs jadi apa yg aku harapkan.. panjang lebar.. disitu posisinya dia blm ada komitment sm aku tp sdh banyak sentuhan fisik di tiap pertemuan kami yang menurutku itu hanya aku lakukan dengan seseorang yg special.. saat aku mendesak dia dengan pertanyaan2 tadi akhirnya keluarlah kalimat dia yg menyakitkan hati… yg intinya mengatakan bahwa saya bukan siapa2 nya tapi udh menuntut banyak.. akhrnya buat respek dia drop ke saya.. ini ada banget d artikel kakak..kalimat nyakitin krn 3 bln ini kita intens ketemu min smggu skali.. pertanyaan saya apakah dia akan bener2 pergi atau ada kemungkinan utk dia dtg lagi?

  67. Halo ka robi..
    Saya mungkin introvert atau ekstrovert, karena lebih senang dengan kesendirian tapi saya kesepian. Saya juga ga pandai bergaul, Ga bisa ngomong di depan umum, mau nanya sesuatu ke orang atau bahkan guru juga malu. saya punya satu sahabat. Tapi dia ga pernah peka sama kesepianku, dia selalu sibuk. Itu yang bikin aku jadi muak jadi inteovert yang ga bisa bergaul..

  68. Iya itulah aku spt yg di tulis d atasss.. Bner jg bnyak komen yg g bsa memahami seorg introvert dan kdg d anggap aneh krn sll menyendiri d kmar d saat org2 pada haha hihi bercanda bareng.. Q itu super mencintai dan menerima diriku sndri dg semuaa keunikan yg aku punyaa. Aku punya pasangan ekstrovert.. Dia g betah klo g haha hihi bercanda dg org lain.. Kdg klo ada acra klwrga besar nya d rumah mertua sll srg berantem.. Krn aku cm seperlunyaa ikut nimbrung bntr tp hbis itu balik ke kmr lg ato plg ke rumah dan cri ketenangan.. Smntara yg lain msih haha hihi bercandaa seru bgt tp aku g nyaman klo trs an d stu.. Tp mslhnya pasanganku srg nyamperin aku dan blg mbok klwr to ikut nimbrung yg lain walo cm basa basi gt smpee kelar.. Smntra aku g bisa ckup seperlunyaa sja.. Dr stu pasti jd berantem.. Knp cii aku sll d paksa dg hal yg aku g sukaa melakukannyaa aplg yg namanya basa basi aku paling maless.. Bete nih kdg knp g bsa ngertiin aku dan menghargaii aku dg keintrovertanku ini.. Kdg kakak adik ipar jg nanyaa ke pasanganku.. Bjomu manaa mbok d sruh klwr ngbrol2 gt jgn d kmar terus hih mkin bete deh knp smua menganggapku aneh..

  69. Thanks Banget Artikelnya, beneran ini sangat membantu bagiku dn bagi org” introvert lainnya, Membuat diri ini menjadi faham tentang apa itu introvert, cuma mau mengungkapkan keresahan yg kurasakan saat ini yaitu diri ini masih belum menerima sebagai seorang introvert, terkadang entah kenapa pikiran ini selalu mengutuk kekurangan yang dimiliki (anti sosial, tertutup, susah mendapat teman ) tanpa memandang kelebihan” yg dimiliki, sehingga membuat diri ini kurang mensyukuri apa yang dimiliki saat ini dn bahkan membuat diri ini down, sya mau minta doanya untuk semuanya untuk kedepannya sya sendiri ( khususnya ) dn org” yg memiliki keresahan yg sama seperti sya, semoga mampu menerima diri ini apa adanya sebagai seorang introvert dan bisa mensyukurinya dn bisa bangkit mengejar yg sya impikan untuk masa depan……terima kasih

  70. halo kak, mau tanya dong
    Spt yg kaka bilang, kalo introvert itu punya temen terbatas. Karna kalo udh dianggap temen deket/sahabat berarti seorang yg introvert bakal percaya bgt sm temen deket/sahabatnya itu. Dan ujungnya posesif di pergaulan sosialnya.
    Wajarkah org yg introvert ini ngerasa risih/ jealous ketika org yg dianggap temen deket/sahabatnya itu lebih excited bergaul dgn org lain ?
    Terima kasih

    1. ya wajar donggg kan temennya sedikit, jadi kalo temennya tambah berkurang, dia bakal makin kesepian.
      mungkin dia juga merasakan insecurity, karena khawatir temen-temennya lebih bahagia sama orang lain dibanding sama dia.

  71. Setelah membaca artikel di atas saya rasa saya tipe introvert cemas.. saya sering merasa iri kepada mereka yang mudah bergaul di keramaian. Saya sering mengasihani diri saya sendiri kenapa saya tidak bisa seperti itu dan kenapa kemampuan komunikasi saya bobrok sekali. Oleh karena itu saya agak tidak suka dengan ke introvert an saya ini.. tapi setelah membaca tulisan di atas bisa dibilang saya sedikitnya taulah bahwa introvert itu harus bangga jadi introvert..
    Ps: kebanyakan tulisan di atas itu bener semua tentang sifat-sifat introvert..
    Thanks info nyaa_

  72. Aku enjoy aja dengan kepribadian unik ini walau kadang kesepian. Masalahnya bos di tempat kerja saya nuntut hal yang diluar batas nyaman saya. Sampe saya berpikiran mau resign aja. Ini gimana? Gara2 saya terlalu pendiam sampe org2 ga suka sama saya. Padahal aku g pernah absen selalu dtg awal. Dan mereka anggap saya aneh. Padahal saya nyaman2 saja dengan diri ku. Haruskah aku resign?

    1. Halo :)))
      walaupun kita introvert, kadang kita juga harus keluar dari zona nyaman dan berinteraksi sama orang lain.
      beradaptasi itu perluuu banget. karena kerja pun kalo mau naik jabatan kadang nggak cukup pinter aja, perlu berjejaring sama temen kerja dan orang lain di luar perusahaan.
      dan ini adalah tantangan yang perlu dijalani, karena mau resign dan kerja di tempat lain pun sama aja, kamu harus adaptasi dan berinteraksi juga.

  73. Hai kak.. Salam kenal
    Saya adalah seorang introvert yang sebelumnya saya selalu berusaha mengingkari diri saya sendiri bahwa saya bukan seorang introvert karna saya tidak mau menjadi golongan introvert. Sejak awal saya menyadari bahwa gejala-gejala introvert semua ada pada diri saya namun saya berusaha sebaik mungkin untuk melawannya dan menganggap diri saya ekstrovert karna saya selalu iri dengan orang ekstrovert yang pandai bersosialisasi dan saya selalu gagal. Namun setelah saya baca tulisan kakak saya bisa lebih menerima diri saya sebagai introvert dan yakin bahwa saya punya keistimewaan tersendiri.
    Saya selalu menyalahkan masa lalu saya yang membuat saya menjadi seorang introvert. Saya selalu berfikir “harusnya ketika kejadian di ‘masa lalu’ itu saya berobat ke psikiater agar tidak menjadi seorang introvert seperti ini. Kak, apa seorang introvert bisa di cegah ?

  74. Kok gw kaya ngaca yak, baca artikel ini wkwkwkwk
    Setelah kecurigaan gw terjawab dan akhirnya gw lah si introvert social, masih bisa ke tempat rame walau gak betah lama2, betah berhari2 di rumah baca buku or nonton movie, tapi lama2 kangen socialisasi sama orang, setelah kumpul ama tmen2, ehh langsung rindu lagi sama me time nya gw dirumah.
    Kadang suka bete sama orang2 yg suka komen negatif ke kita, ngapain sih ngerem mulu dirumah???
    Saat kumpul bareng sama temen2 dket pun suka risih dempet2an gitu wkwkwkw.
    Dan suka kagum sama orng2 extrovet dan pernah nyoba untuk jadi seperti mereka, hmmm rasanya aneh ky jadi orang lain, dan skrng gw lebih nerima gw as my self anyway.
    Thanks artikelnya anyway

    Love
    Mr.blackmoon

    Ubud-bali

  75. Kak saya suka sama cowok introvert, dia itu sahabatnya kakak saya. Kita teman satu kantor. Sepertinya dia udah tau kalau saya suka sama dia. Kata tmn saya yg juga temen dia, dia gak mau punya pasangan adik temannya. Dan saya langsung down setelah dengar cerita itu. Saya selalu mencoba menghindar, tapi anehnya dia malah jadi ramah ke saya. Kira” saya harus gmn ya?

    1. halo dini :)))
      mungkin dia berusaha menjaga perasaan kakakmu yang notabene sahabatnya.
      yaaa kamu harus siap moving on dong, takutnya kalo masih berharap ntar malah sakit.

      keramahan dia sebaiknya dianggep sebagai keramahan seorang temen aja. mulai buka hati untuk orang lain deh~

  76. Saya sungguh suka dengan isi dari introvert ini benar be benar kena kesaya sesuai kenyataan yang ada dan memang benar terkadang introvert saat tertutup gk bisa dipahami semua orang bahkan disindir egois dan jika soa beecinta kadang kesabaran sifat selalu mengalah dan dia yg selalu mengalah demi pasangan yg kerqsa kepala yang emossian meski kadang selalu ngebatin dia selalu berfikir untuktidak mengungkapkan beban emosinya agar tidk menjadi perdebatan meski terkadang itu menyakitkan sekali untuknya namun tidak swmua org sdar dengan apa yang terjado pada diriny dn slalu disalahkan

  77. Hm… Jdi tau nih klo sya Introvert :v
    Artikel nya kek ap yah, nge Charge gitu, makasih min :’)

  78. Kak waktu saya masih smp kalau temen temen lagi kumpul dan ngobrol itu saya ngerasa nggak nyambung kak sama obrolannya mereka sampai sampai saya ngerasa canggung kak. Tapi semenjak saya sma saya ketemu temen baru saya ngerasa saya nyambung dengan obrolannya dan nyaman meskipun dengan beberapa orang aja kak. Sampai sampai teman smp saya itu menyarankann saya untuk lebih membuka diri dan tidak terlalu serius. Bahkan teman sma saya sering bilang kalau saya itu orangnya terlalu serius nggak bisa bikin candaan. Apa itu termasuk ciri ciri orang introvert kak?

    1. mungkin kamu orang introvert. tapi kadang masa transisi dari abg ke remaja emang sulit dilakukan sama beberapa anak, dan itu biasanya terjadi waktu smp.
      makanya waktu smp kamu kurang nyambung, soalnya kamu masih perlu beradaptasi.

      nggak perlu terlalu dipikirin ya. yang penting kamu nyaman sama dirimu sendiri, dan kamu nggak nyusahin orang.

  79. Dia disukai banyak orang. Dia memang asik orangnya, baik sama aku, tapi kalo dia udah heboh (nyapa nyapa semua orang) aku malah kesal sama dia. Malah males cakapin dia kalo di rumah (karna kami sekost) . Trus kalo aku lagi haid, aku makin kesel sama dia. Malah kayak kalo bisa jangan ngomong deh sama dia. Itu kenapa ya?

  80. Kak, awalnya aku bingung dengan diriku. Aku mencari tau dan ternyata aku introvert. Tp aku masih ragu jadi aku coba konseling online, dan memang aku introvert. Aku gak suka kak. Setiap aku udah ngomong dgn keluargaku soal ini, mereka gak peduli dan memaksaku untuk bergaul, ke tempat ramai. Aku gak nyaman. Semakin dipaksa, membuatku semakin gak nyaman dgn keluargaku sendiri. Aku selalu dimarah karna sifatku ini. Aku tau mereka sayang padaku, tp cara mereka tidak kusuka. Banyak yg bilang keluarga adalah tempat lebih dipercaya untuk curhat. Tp itu salah besar. Justru rasanya aku berbicara dgn batu, tidak dipeduli. Bagi mereka aku terlalu manja, bodoh untuk perasaan ini. Dan akhirnya aku memilih untuk memendamnya saja. Tp kadang aku kalo udah gak kuat, kuluapkan dalam bentuk cerita

    1. halo irenia :))) makasih ya udah mampirrrr. kadang keluarga berbeda pola pikir sama kita. itu biasa sih.
      kamu perlu ingat bahwa itu adalah cara keluargamu untuk peduli. mereka mungkin khawatir sama kamu yang di rumaaaah mulu.

      bukannya justru enak ya, kamu malah disuruh keluar rumah? manfaatkan aja dengan cara pergi ke suatu tempat sendirian, kayak toko buku atau tempat ngopi.

      kamu juga perlu nyari temen, karena cepat atau lambat kamu akan butuh lingkaran pertemanan. cepat atau lambat teman-teman lama kamu akan menjalani kehidupan mereka masing-masing. takutnya nih kamu keasikan sendirian, tau-tau semua temanmu habis, dan kamu nggak punya temen.

      nasihat dari keluarga kamu mungkin menyinggung, tapi ada benernya. sekali-sekali keluarlah dari rumah, carilah teman baru. gabung komunitas apa kek.

  81. Kak aku introvert trus susah bgt buat aku akrab sama orang baru kadang butuh waktu lama dan aku takut kalo mereka ga nyaman sama sifat aku yang kaya gitu dan jujur aku pernah ditinggal pacar gara² katanya aku ga bisa berubah soalnya dia nyuruh aku jdi sosok yg cerewet tapi aku gak bisa lakuin itu kak..
    Sarannya dong

    1. halo Anggita :)))
      kekurangan introvert emang agak susah buat akrab sama orang baru. dan mereka juga cenderung tertutup, bikin sulit beradaptasi.
      kamu mungkin nggak bisa jadi lebih cerewet, tapi kalo dibiasain ketemu orang baru, sebenernya introvert lama-lama jadi bisa bergaul juga sih.
      kuncinya sebenernya sering ketemu orang aja. mulai aja dari menyapa orang lain lebih dulu.

      sama kurangin mainan hape. ada penelitian yang bilang kalo kelamaan mainan hape juga bikin komunikasi langsung jadi terhambat.

  82. Min mo tanya k napa saya suka banget mikir hal2 yg ga penting dan suka sekali bosan,dan bagaimana cara saya untuk menghilangkan/mengurangi sifat alami saya itu
    Dan saya pemalu(sampe2 mo ke indomaret aja males karna rame)

    1. kamu umur berapa? kalo masih usia puber remaja gitu emang cepat bosen… biasanya karena lagi cari jati diri
      mungkin gampang bosen juga karena aktivitas kamu yang monoton. yaaa coba aktivitas baru aja mungkin, jadi pikirannya gak mudah suntuk

      1. Hmmm.gini kak, aku mau tanya yh ,aku ini tergolong apa? Cerita.a gini kak. Aku seorang pemalu,tetapi aku juga tidak terlalu aktif,TPI aku punya banyak temen lah, tetapi teman ku yha gtu, bnyk yg cuman butuh aja datang,kalo nggk yh udah, cerita.a aku org nya kaku,bisa ngomong TPI slalu dibuat candaan, dan slalu teman anggap aku egois,aku juga penyendiri dan gak terlalu keramaian, masalahnya dgn sikapku iti perlahan bnyk teman yg menjauh karena sikapku yg bisa dibilang agak kaku, tidak seperti orang*lah, dan aku kadang tak dianggap jika bercerita kak,seperti a banyak yg mengucilkan dan aku jadi tidak terlalu bersemangat untuk ini.jadi mohon saran yg terbaik aja.tentang sikapku kaku dan jarang nunjukin senyum membuat org*bnyk yg membenci. Tak tau apa lagi yg harus kulakukan kak, tpi memang senyumku slalu tidak bisa.sperti datar wajahku.tidak punya semangat hidup bahkan tidak ada yg memotivasi.dan karna saya terlalu menyendiri kak, terkadang saya juga menanggapi masukan seseorang bukan sebagai motivasi tpi saya merasa dijelekkan..saya orangnya kurang berkenan lah.sedikt*marah.. kepribadian saya ini dipandang jelek banyak orang, bagaimana saran kak robi… Semoga memberikan solusi terbaik yg bisa saya terima. Maksih

  83. Min , mau nanya dong . Saya sudah introvert dari kecil (kata orangtua saya mh disebutnya authis”pendiam”) . Dari kecil sampai sekarang ada 5 hal yg saya (bisa dibilang) benci. Menjadi leader(memerintah orang)(saya cuma bisa disuruh,gabisa nyuruh orang) ; dipaksa banyak bicara padahal ga pandai berbicara ;dan (masih gapapa kalau berada di keramaian ) dipaksa terlibat dalam suatu hal dalam keadaan ramai ;harus memberi respon cepat (kaya poin ke dua tadi) ; dinasihati bahkan dihina didepan keramaian ;dan “banyak bekerja daripada berbicara ” dianggap sombong dan ga ramah kepada orang. ini tipe introvert apa ya ? Apa saya tipe introvert “murni”(karena saya merasa tipenya ” cocok” semua )?
    Apakah saya harus tetap jadi diri sendiri atau harus mengikuti kata mereka ? #SesiCurhat
    Sebelumnya saya tidak akan sebut nama orang tsb.saya suka sedih karena introvert ini (walau saya ingin seperti ini apa adanya ), teman SD-kerja (yg tidak akrab) suka salah faham sama saya . Bahkan suka menyebar fitnah yg tidak saya lakukan . Ingin membalas juga percuma karena yg ada mereka akan dibela dan saya akan makin dibenci . Makanya saya hanya fokus mengembangkan hal positifnya daripada memikirkan negatifnya . Kadang ingin membalas tapi tidak ingin Membuat masalah . Makasih sebelumnya . Maaf bila kepanjangan

  84. Hallo min, Baru saja Saya punya temen Dekat yang kepribadiannya introvert. Pertama kali saya kenal dia, saya sudah mengira kalo dia itu introvert. Dari setiap hal yabg dia lakukan atau yang dia tunjukkan di depan umum sangat menonjolkan dia introvert. Namun saat dia memberikan kesan bahwa dia mau membuka dirinya untuk saya, saya juga mencoba untuk lebih dekat lagi dan mencari tau, saya jadi tau banyak hal tentang dirinya. Dia sering bercerita pada saya. Dan dia sering kali merasa iri pada orang orang diluar sana yang mudah untuk bersosialisasi dengan orang banyak. Semua pendekatan yang dia lakukan benar benar unik. Dia meminta saya untuk bisa merubah dirinya.
    Dan sebenarnya Saya juga ingin melihat dia bisa bersosialisasi dengan orang lain. Namun saya sadar kepribadian itu tidak bisa dirubah. Tapi Setidaknya dia bisa menjadi sosok introvert Sosial, apa bisa min?
    Mohon penjelasannya Terimakasih

  85. Kalau usia udah 20an tapi ortu masih ga paham anaknya inrovert gimana? Kok aq insecure kalo mau cerita/curhat sama ortu. Introvert kan bisa cerewet parah kalau udah nyaman sama seseorang.

  86. halo kak, aku ngerasa ambivert tapi introvert sosial tapi aku agak bacot jadi bingung hehe sampe pernah ngerasa extro dan kenapa sih aku selalu mikirin yang gapenting kayak ngebacot dalem pikiran tapi banyakkk banget trs lama selesainya kadang bisa sampe mikir “aku gila keknya deh” bahkan sampe kebawa mimpi. trs entah kenapa blm punya temen deket. aneh ya hehe

  87. Min saya mau tanya,, kenapa saya males berhubungan dengan orang lain, saya males bercakapan dengan orang lain, tapi saya bosan menyendiri terus,, gimana solusinya ya?

    1. kamu punya sesuatu yang bikin minder gak sih? jangan2 karena itu.. atau mungkin kamu dasarnya pemalu jadi sungkan mau ngobrol duluan.
      balik lagi kamu maunya apa, mau terus menyendiri apa mau mulai berhubungan sama orang.

      kalo mau terus menyendiri ya cari variasi kegiatan,
      kalo mau mulai berhubungan ya mulailah, ngobrollah sama teman

  88. THANK U SO MUCH FOR POSTING THIS, sumpahhh aku speechless banget baca ini DAAAAN ada beberapa yang menjawab pertanyaan2 yang selama ini berputar2 dikepala ku. Sukses terus ya!

  89. Kak mau nanya, kadang saya nyesel dan lelah punya kepribadian yang kaya begini. Kadang saya juga suka mikir ķenapa saya begini? Sampai saya stress selalu mikirin yang ngga penting setiap saya sendirian. Kepribadian ini itu menyiksa……. bingung saya mesti gimana….
    Terimakasih

    1. yang pertama sih pertanyaannya diubah: bukan “kenapa saya begini” tapi menjadi yang lebih positif, misal “gimana saya bisa lebih bahagia”, atau “gimana caranya menerima diri saya sendiri”.
      soalnya menyalahkan dan membenci diri sendiri gak mengubah apapun.

      yang kedua, rasa lelah dan sedih itu bukan dari kepribadian. tapi dari kebiasaan. coba deteksi satu kebiasaan burukmu dan ubahlah.
      tambahkan satu kebiasaan baik. mengubah sedikit hal, kayak kebiasaan, bisa mengubah hidup kamu. cobalah.

  90. Kak,aku ud tau klo diriku itu introvert.Dikantor aja yg karyawannya ratusan, cm pny kawan akrab less than 10 person. Ud beberapa bulan ini aku pindah ke daerah baru yg sama sekali ga ada kenalan tp kok aku malah gpp ya? Kek enjoy aja dan malah makin malas utk ngobrol sama siapa aja. Pengennya tu diem aja, menikmati diem. Wajar ga se kak? Ato aku ud jd ansos?
    Bahkan utk mulai texting aja malas, utk sekedar say hi ama teman/sodara.

    1. Kamu lagi seneng sama space kosong yang kamu miliki kali? Kamu jadi lebih bebas buat ngapa-ngapain kan.
      Untungnya sih kamu menikmati situasi baru kamu. Wajar aja sih kalo menikmati kesendirian mah.

      Tapi cepet atau lambat kamu harus cari temen ya. Biar gimanapun introvert juga butuh sosialisasi kan.

  91. Kak, saya introvert dan saya berusaha untuk menerima diri saya apa adanya. Tapi orang tua saya tidak bisa menerima diri saya sebagai introvert. Mereka bersikeras ingin agar saya berubah menjadi ekstrovert. Kak saya bingung dan sedih, apa yg harus saya lakukan? ._.

  92. Haloo kak. Aku mau tanya kak. Jadi gini, sesuai yang kk tulis diatas, orang introvert kan pemilih salah satunya dalam milih teman dekat istilahnya teman yg dianggap special. Nah kenapa seya kak tiap aku nganggap temen A/ temen B special, terus mereka cerita tentang orang lain/lebih dekat dengan orang lain muncul rasa cemburu. Rasanya seperti ‘aku juga pingin sedeket itu sama kamu’, tapi nggak bisa diungkapkan. Aku mikirnya mungkin karena temenku sedikit, aku jadi ngerasa agak kehilangan dia. Tapi sifat ini wajar nggak sih kak? Kalau nggak wajar gmn cara menghilangkan/menguranginya? Ini konteksnya bukan ke asmara kak tapi pertemanan 🙂

    1. halo via :))

      wajar kok bersikap seperti itu. karena kamu tergolong punya teman yang nggak banyak, sekalinya punya teman kamu menganggapnya sebagai teman yang dekat. kamu mau bersahabat sama dia.
      di sisi lain, rasa cemburu itu hadir dari ketakutanmu untuk kehilangan, karena bagi kamu nyari temen itu susah. kamu takut teman kamu ini pergi.

      mungkin daripada dihilangkan, lebih tepatnya dipahami aja. kamu perlu memahami bahwa orang lain boleh bersahabat sama teman lain. kenapa kamu nggak coba aja kenalan sama temannya sahabatmu ini? siapa tau kalian bisa jadi geng.

  93. kak aku seorang introvert…aku kuliyah smt 3…di smt awal kemarin aku coba daftar organisasi dan nggak ketrima soalnya waktu aku diinterview aku agak belepotan jawabnya aku deg2an bgt….taun ini aku bingung kak mau coba lagi apa enggak…aku pingin banget aslinya ikutt organisasi ituu…buat nyenengin ayah jugaa soalnya ayahku prngrn liat aku jadi mhs aktif di organisasi.. tapi apalah dayaku untuk ngomong sama satu orang aja kesulitan apalagi ngmong dan bersosialisasi di sebuah organisasi:(…apa aku harus menerima nasib dan pasrah kalo aku nggk bisa ikuttt organisasiiiii??? (sedihh bangettt) apalagi temen kosku juga sering nyindir nyindir aku krn nggk ikut organisasi…bukannya aku nggk mau tapi aku belum mampu:(….ya Allah pingin nangis rasanyaaa jadi beban bngtt…..apa akuu harus mencoba lagi walaupun aku tau aku bakal gagal lagi??? bukannya aku psimis ya kak tapi gimna lagi aku belum bisa ngilangin sifat grogiku iniiiii dan misal aku daftar lagi dan ketrima aku juga takut kalo nantinya aku nggk bisa berbaur dan bersosialisasi sama anggota2 yg lain 🙁 mohon sarannya kak

  94. kak aku seorang introvert…aku kuliyah smt 3…di smt awal kemarin aku coba daftar organisasi dan nggak ketrima soalnya waktu aku diinterview aku agak belepotan jawabnya aku deg2an bgt….taun ini aku bingung kak mau coba lagi apa enggak…aku pingin banget aslinya ikutt organisasi ituu…buat nyenengin ayah jugaa soalnya ayahku prngrn liat aku jadi mhs aktif di organisasi.. tapi apalah dayaku untuk ngomong sama satu orang aja kesulitan apalagi ngmong dan bersosialisasi di sebuah organisasi:(…apa aku harus menerima nasib dan pasrah kalo aku nggk bisa ikuttt organisasiiiii??? (sedihh bangettt) apalagi temen kosku juga sering nyindir nyindir aku krn nggk ikut organisasi…bukannya aku nggk mau tapi aku belum mampu:(….ya Allah pingin nangis rasanyaaa jadi beban bngtt…..apa akuu harus mencoba lagi walaupun aku tau aku bakal gagal lagi??? bukannya aku psimis ya kak tapi gimna lagi aku belum bisa ngilangin sifat grogiku iniiiii dan misal aku daftar lagi dan ketrima aku juga takut kalo nantinya aku nggk bisa berbaur dan bersosialisasi sama anggota2 yg lain 🙁 mohon sarannya kak

  95. Kak,,, adek saya kan orang nya cuek, diem, tapi saya bisa,,, gmn donk itu

  96. yang pertama aku mau tanya adalah apakah aku semi introvert? karena ada beberapa sifat introvert ada padaku seperti malas banget kalau datang ke pesta pernikahan alias kondangan karena menganggap ketika masuk ke gedung semua mata memandangku dan menggunjingku, malas berbasa basi dengan orang-orang disana yang ga terlalu akrab, aku lebih senang dirumah seharian, aku jarang mempunyai teman akrab atau sahabat karib tapi ada beberapa teman akrab yang memang dekat dengan ku namun aku ga pernah menganggap mereka sahabat karena bagiku sahabat sejati itu omong kosong karena aku terbiasa melakukan semuanya sendiri, aku susah diajak janjian bertemu disuatu tempat atau acara kecuali mereka yang datang menghampiri ku kerumah, aku terlihat diam jika bertemu dengan orang baru yang diam juga alias angkuh karena aku merasa minder, aku lebih suka bepergian kemanapun sendiri jika itu memang keperluan, aku sensitif dengan bercandaan yang merendahkan fisik atau kemampuanku, aku pesimistis dan pemikir tentang masa depan. Namun disisi lain aku punya kepribadian dimana aku suka berkecimpung dalam sebuah pekerjaan yang berhubungan dengan banyak orang aku justru bosan jika harus bekerja seharian didepan komputer, aku senang memulai obrolan hangat terlebih dahulu jika bertemu dengan orang baru yang terlihat ramah dan menanggapku, aku suka suasana ramai namun yang santai dan menghibur, aku suka suasana keramaian malam seperti makan di cafe tenda pinggir jalan sambil menikmati lalu lalang orang berjalan atau motor dan mobil melintas, aku punya cita2 yang sampai saat ini belum tercapai menjadi seorang reporter yang berhubungan dengan banyak orang dan lingkungan, jika dengan pasangan aku sangat senang jika kami menghabiskan waktu berdua dengan berceloteh penuh canda dan bosan dengan suasana salingdiam-diaman, apakah aku introvert? atau semi introvert atau ekstrovert?

    yang kedua aku ingin bertanya karena aku mempunyai pasangan LDR terpisah oleh lautan yang mengaku dirinya introvert, kamu sudah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat paling lama 1 tahun, sudah banyak planing kami lakukan bahkan masalah kepindahan dia untuk tinggal dikota ku kelak nanti dan akan segera terealisasi ketika sudah ada panggilan kerja di kotaku dan untuk hal ini pun sudah ada kejelasan perkiraan dia akan dipanggil kerja sekitar 3 bulan lagi. Awal kami jadian semua berjalan normal layaknya pasangan lain telpon dan video call setiap hari chat saling perhatian setiap saat, bulan kedua sikap introvertnya mulai keluar, komunikasi mulai berkurang sedikit demi sedikit namun paling parahnya sampai telpon dan vcall pun bisa jadi jarang sekali, chatting pun harus aku yang memulai, bahkan ketika aku yg memulai tidak pada waktu yang tepat dan pembahasan yang tepat justru dia membalasnya dengan ketus dan tidak mengenakkan, benar-benar terasa bagai tragedi, aku sampai bertanya apakah perasaannya sudah berubah kepadaku atau ada kesalahan dari perilaku ku yang mungkin tidak aku sadari menyinggung dia, aku terus menerus merengek padanya tentang perubahannya ini membuat ku sedih dan merindukan dia dan menganggap dia sudah ga cinta lagi kepadaku, ternyata sikapku ini justru yang membuatnya tidak nyaman, menurutnya sikapku kekanak-kanakan dan justru memperparah lagi diamnya kepadaku, vcall dan telpon pun hampir sudah tidak pernah, chat pun semakin tidak pernah kecuali aku yang memulai, namun beberapa saat kemudian ketika dia dalam ketenangan akhirnya dia memberikan penjelasannya atas perubahan sikapnya yang sangat aneh ini, dia utarakan jika ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan perubahan perasaannya kepadaku, perasaan cintanya kepadaku tak berkurang sedikitpun, dia hanya ingin menyendiri sebelum nantinya dia akan pindah ke kotaku, dia ingin menikmati sepuasnya saat-saat terakhirnya rutinitas sehari-hari dan kebersamaannya dengan teman-teman saudara dan lingkungannya sebelum akhirnya nanti dia tinggalkan saat harus pindah ke kotaku, dia menjelaskan bahwa saat ini dia muak dan bosan dengan sesuatu yang fana mungkin dikarenakan hubungan kami yang LDR, dia lebih menyukai sesuatu yang nyata face to face dalam hubungan kami, jadi dia menjelaskan agar saat ini kita saling fokus aja pada kegiatan primer kita masing-masing sambil menunggu saatnya kita benar-benar sudah bersama satu kota, ga perlu berkomunikasi alay seperti ABG yang sedang jatuh cinta yang setiap hari harus menghabiskan waktu hanya untuk obrolan tentang cinta dan kerinduan yang tak berujung, berat sulit dan ga langsung aku bisa memahami dan mampu melakukannya namun akhirnya aku terbiasa dan mulai mampu memahami pola pikir dan keinginannya. Yang jadi pertanyaanku, apakah ketika dia sudah bersamaku dalam satu kota sikap yang tiba-tiba menjauh menyendiri menjaga jaraknya seperti itu akan terulang lagi kah? butuh waktu berapa lama seorang introvert jika muncul sikap ingin menyendirinya seperti itu? apakah dengan calon istri atau istri sekalipun suatu saat bisa muncul sikap yang tiba-tiba menjauh menyendiri menjaga jarak seperti itu? apakah yang harus saya lakukan kelak ketika saya menjadi istrinya untuk memhami apa diayang dia inginkan dan dia pikirkan ketika tiba2 menyendiri seperti itu?

  97. yang pertama aku mau tanya adalah apakah aku semi introvert? karena ada beberapa sifat introvert ada padaku seperti malas banget kalau datang ke pesta pernikahan alias kondangan karena menganggap ketika masuk ke gedung semua mata memandangku dan menggunjingku, malas berbasa basi dengan orang-orang disana yang ga terlalu akrab, aku lebih senang dirumah seharian, aku jarang mempunyai teman akrab atau sahabat karib tapi ada beberapa teman akrab yang memang dekat dengan ku namun aku ga pernah menganggap mereka sahabat karena bagiku sahabat sejati itu omong kosong karena aku terbiasa melakukan semuanya sendiri, aku susah diajak janjian bertemu disuatu tempat atau acara kecuali mereka yang datang menghampiri ku kerumah, aku terlihat diam jika bertemu dengan orang baru yang diam juga alias angkuh karena aku merasa minder, aku lebih suka bepergian kemanapun sendiri jika itu memang keperluan, aku sensitif dengan bercandaan yang merendahkan fisik atau kemampuanku, aku pesimistis dan pemikir tentang masa depan. Namun disisi lain aku punya kepribadian dimana aku suka berkecimpung dalam sebuah pekerjaan yang berhubungan dengan banyak orang aku justru bosan jika harus bekerja seharian didepan komputer, aku senang memulai obrolan hangat terlebih dahulu jika bertemu dengan orang baru yang terlihat ramah dan menanggapku, aku suka suasana ramai namun yang santai dan menghibur, aku suka suasana keramaian malam seperti makan di cafe tenda pinggir jalan sambil menikmati lalu lalang orang berjalan atau motor dan mobil melintas, aku punya cita2 yang sampai saat ini belum tercapai menjadi seorang reporter yang berhubungan dengan banyak orang dan lingkungan, jika dengan pasangan aku sangat senang jika kami menghabiskan waktu berdua dengan berceloteh penuh canda dan bosan dengan suasana salingdiam-diaman, apakah aku introvert? atau semi introvert atau ekstrovert?

    yang kedua aku ingin bertanya karena aku mempunyai pasangan LDR terpisah oleh lautan yang mengaku dirinya introvert, kamu sudah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat paling lama 1 tahun, sudah banyak planing kami lakukan bahkan masalah kepindahan dia untuk tinggal dikota ku kelak nanti dan akan segera terealisasi ketika sudah ada panggilan kerja di kotaku dan untuk hal ini pun sudah ada kejelasan perkiraan dia akan dipanggil kerja sekitar 3 bulan lagi. Awal kami jadian semua berjalan normal layaknya pasangan lain telpon dan video call setiap hari chat saling perhatian setiap saat, bulan kedua sikap introvertnya mulai keluar, komunikasi mulai berkurang sedikit demi sedikit namun paling parahnya sampai telpon dan vcall pun bisa jadi jarang sekali, chatting pun harus aku yang memulai, bahkan ketika aku yg memulai tidak pada waktu yang tepat dan pembahasan yang tepat justru dia membalasnya dengan ketus dan tidak mengenakkan, benar-benar terasa bagai tragedi, aku sampai bertanya apakah perasaannya sudah berubah kepadaku atau ada kesalahan dari perilaku ku yang mungkin tidak aku sadari menyinggung dia, aku terus menerus merengek padanya tentang perubahannya ini membuat ku sedih dan merindukan dia dan menganggap dia sudah ga cinta lagi kepadaku, ternyata sikapku ini justru yang membuatnya tidak nyaman, menurutnya sikapku kekanak-kanakan dan justru memperparah lagi diamnya kepadaku, vcall dan telpon pun hampir sudah tidak pernah, chat pun semakin tidak pernah kecuali aku yang memulai, namun beberapa saat kemudian ketika dia dalam ketenangan akhirnya dia memberikan penjelasannya atas perubahan sikapnya yang sangat aneh ini, dia utarakan jika ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan perubahan perasaannya kepadaku, perasaan cintanya kepadaku tak berkurang sedikitpun, dia hanya ingin menyendiri sebelum nantinya dia akan pindah ke kotaku, dia ingin menikmati sepuasnya saat-saat terakhirnya rutinitas sehari-hari dan kebersamaannya dengan teman-teman saudara dan lingkungannya sebelum akhirnya nanti dia tinggalkan saat harus pindah ke kotaku, dia menjelaskan bahwa saat ini dia muak dan bosan dengan sesuatu yang fana mungkin dikarenakan hubungan kami yang LDR, dia lebih menyukai sesuatu yang nyata face to face dalam hubungan kami, jadi dia menjelaskan agar saat ini kita saling fokus aja pada kegiatan primer kita masing-masing sambil menunggu saatnya kita benar-benar sudah bersama satu kota, ga perlu berkomunikasi alay seperti ABG yang sedang jatuh cinta yang setiap hari harus menghabiskan waktu hanya untuk obrolan tentang cinta dan kerinduan yang tak berujung, berat sulit dan ga langsung aku bisa memahami dan mampu melakukannya namun akhirnya aku terbiasa dan mulai mampu memahami pola pikir dan keinginannya. Yang jadi pertanyaanku, apakah ketika dia sudah bersamaku dalam satu kota sikap yang tiba-tiba menjauh menyendiri menjaga jaraknya seperti itu akan terulang lagi kah? butuh waktu berapa lama seorang introvert jika muncul sikap ingin menyendirinya seperti itu? apakah dengan calon istri atau istri sekalipun suatu saat bisa muncul sikap yang tiba-tiba menjauh menyendiri menjaga jarak seperti itu? apakah yang harus saya lakukan kelak ketika saya menjadi istrinya untuk memhami apa diayang dia inginkan dan dia pikirkan ketika tiba2 menyendiri seperti itu?

  98. aku merasa semua jenis introvert ada padaku. aku malas bersosialisasi, hidup monoton tp aku bahagia. malas komunikasi atau curhat sebagainya. seharian di kamar tnp ngelakuin apapun. srg dikira sombong krn ga prnh nyapa org lain, gmn mau nyapa klo ketemu org lain aja aku aslinya males. saking malasnya ketemu org, kdg ada tamu ketuk pintu ga prnh ta bukain. 🤭🤭🤭 aku pendiam tp peka sm sekitar. dannnn.. aku tipe tsundere. 😁😁

  99. Cara nyenengin introvert giman sih kk, dan btuh waktu brp lama biar bsa dkt dgn introvert?

    1. deket sama introvert tuh kamu harus udah tau duluan minatnya apa. jadi bahas sesuatu yang dia suka aja, basa basinya kurangin.

      terus jangan kelewat intens kecuali dia yang mulai duluan.

      kalo lama atau nggaknya tergantung sih, ada yang cepet ada yang lama..

  100. Saya mau nanya mohon dijawab yahh.
    Saya kuliah di Akper udah semester 5 sy emang pria yang suka mnyendiri tpi kadang saya ngerasa kesepian banget smpe cemas banget trus di kelas aku diem, ngomong aja kalau ada perlu, aku anak rajin di kelas trus semua yang laki2 di kelas gw males dan beda banget sama sifat gw jadi gw jarang banget hangeout sama mereka, apalagi kalo dikelas yang rajin dateng cepat gw dan gw malu kalau harus gabung2 sama cewek2 nanti dikira aneh,
    Masalahnya gw bosan dan cemas kadang gw cemas jika mau besok hari cemas akan sendiri lagi sampe pulang kos gw jadi males makan, dada terasa seperti ditekan cemas dan kepala gw serasa berputar banyak pikiran banget.
    Gw pernah ngalamin ini pas semester 3 tapi gw cuman jalani aja gitu biarpun susah banget, tapi sekarng gw ngerasain lagi kay yang terjadi semester 3 lalu gw kurang punya teman dekat paling temenan cuma nunpang lewat dan tidak awet gitu gw ngerasa sendiri lagi

  101. Halo kak,

    Saya termasuk org yg tipe introvert
    Sulit bagi saya untuk memulai berbicara dg org baru,bercerita ttg apa yg saya rasakan saya lebih senang untuk memendam
    Saya sering dibilang anti sosial bahkan di bully karena sifat saya yg introvert dari kecil saya mempunyai kepribadian seperti ini sampai disuatu masa dimana saya merasa iri dengan org – org yg ekstrovert, saya selalu coba menjadi seperti mereka tapi saya gak pernah bisa,, begitu banyak kata2 yg ada di otak saya yg ingin saya lontarkan ketika berbicara dengan org teruma seperti org ekstrovert yg seperti nya sangad mengasikan,, semakin saya coba saya semakin gugup dan lalu memilih diam
    Saya slalu menyalahkan diri atas sifat saya yg introvert,ketika saya memiliki org yg saya anggap bakal mengerti saya tp dia sama seperti org2 hanya ingin memojokan saya..bahkan sempat terlintas di benak saya ingin menyudahi hidup karna tak kuat dianggap aneh oleh semua org
    Mohon solusi agar saya ttp percaya diri dan tak selalu menyalahkan diri dari kepribadian yg saya miliki ..

    Terimakasih

  102. Hai kak. Aku mau tanya.
    Setelah baca blog ini saya mendapatkan banyak ilmu, semoga blog ini bermanfaat ya.
    Jadi gini kak, aku intovert. Suka menyendiri dikamar tapi it’s comfortable.Kadang suka benci kesepian juga. Tapi lebih benci lagi dengan keramaian. Kalo dikeramain itu rasanya cepat lelah kak. Gimana caranya biar aku nggak kesepian dan ngga mudah lelah kalo di tempat keramaian? Dan apakah seseorang yg memiliki kepribadian introvert itu salah?

    1. halo :)))

      menjadi introvert itu nggak salah. kan bukan kelainan atau gangguan.
      suka menyendiri tapi benci kesepian itu wajar karena pada hakikatnya kita makhluk sosial. seintrovertnya manusia, tetep butuh ketemu manusia lain.

      ketika kamu mulai kesepian, maka temuilah teman atau sahabat. kadang satu atau dua teman aja udah cukup buat mengembalikan energi sosial kamu.
      atau pergilah ke tempat umum, kayak mall atau kafe atau toko buku. atau taman. ketika kamu mulai ngerasa “lelah”, itu berarti baterai kamu udah terisi. kembalilah ke kamarmu.

      1. Bagaimana cara mengatasi jika kita ngumpul mereka langsung diam dan gk berbicara sampai aku pergi dan kenapa orang melihat aku padahal SMA sekali gak ada slah dengan ku dengan tatapan mataereka ya saya kira ketidaksukaan mereka terhadap saya
        Danapa salah kita berbicara spontan langsung apa slah dengan dia bukan berbicara jujur apa adanya itu slah iya kak makasih 🙏🏻

        1. kamu mungkin ngerasa kurang percaya diri sama diri kamu. atau cemas khawatir dikucilkan sama kelompok. kamu kelas berapa sekarang? dan apa kamu anak pindahan/berasal dari kota yang berbeda dari sekolah kamu sekarang?

  103. assalamualaikum kak, terima kasih artikelnya, banyak yg bener (89%) haha, dan saya sebagai introvert udah tau dari dulu, dan saya ENJOY BEING INTROVERT, introvert atau ekstrovert kadang ga penting, yang penting gimana orangnya apa berbuat baik atau engga, lagipula jumlah extrovert dan introvert itu fifty-fifty lah di dunia, dan buat introvert mereka perlu banyak belajar agama, karena pertanyaan” mereka bakal banyak kejawab disana, juga ada istilahnya introvert DISEMPOWERMENT dan introvert yg sudah EMPOWERMENT, ini setau aku aja yah, jadi kalau yang introvert masih disempowerment mereka cenderung keras, kaku , dendam, membenci, dan sinis, sedangkan yg sudah diempower mereka lebih WISE, lebih memaafkan, dan berusaha positive thinking, by the way, aku dulu yg disempower, sekarang aku semenjak udah belajar banyak hal aku lebih wise, murah senyum, dan apa ya, jujur introvert itu intelligent (fantasi, novel, sastra, plot drama, plot movie, pride,) yah gitu deh, salam

  104. maaf sebelumnya, entah saya ini introvert atau bukan.. Ada salah satu teman memaksa saya untuk menceritakan kepadanya tentang keseharian saya, saya selalu jawab “gak ada cerita” krna kalo cerita pun menurut saya gak penting, dn fikir saya jika saya menceritakan semua itu akan membuat saya lemah ( akan terus menerus bercerita semua permasalahan ) saya khawatir saya akan menjadi cengeng yang apa2 menceritakan segala sesuatu. Takut jadi ketergantungan.
    Apakah tindakan saya itu merugikan atau tidak untuk saya pribadi?

    1. teman kamu berniat baik, dia mau kamu membuka diri dan cerita lebih banyak.
      cerita pun sebenernya gak selalu yang penting-penting. cerita tentang apa yang kamu liat hari ini pun juga gak papa.
      gak harus curhat.

      kalo kamu orangnya tertutup sebenarnya nggak masalah. mungkin buat kamu curhat itu kurang penting.
      tapi pada satu titik kamu perlu cerita kesulitanmu ke orang lain. curhat bukan berarti lemah, pada dasarnya manusia butuh menolong dan ditolong.
      jika tiba saatnya bagi kamu untuk meminta pertolongan, maka mintalah.

  105. Kak, baru aja aku searching google tentang introvert karena selama ini aku baru sadar kalo aku itu orangnya introvert. Nah, aku udah kelas 11 SMA nih.. Aku udah mikir mikir masa depanku “MAU JADI APA” dan “KERJA DI MANA” . Permasalahannya itu karena aku sukanya melakukan berbagai hal dengan sendiri, aku bingung kak besok aku mau kerja di mana dan kerjanya apa. Takutnya kalo kerja di tempat kerja yang ramai aku akan merasa nggak nyaman dan nggak betah. Gimana ya kak?

    Btw, sumpah artikel yang kakak buat membantu banget. Aku malah baru tau aku punya kepribadian introvert. Thanks ya kak sebelumnya.

    1. halo Rauf :)))
      sebagian introvert bisa sangat kelihatan di tempat kerja. mereka cenderung diam di meja mereka sendiri, berusaha fokus dan lebih banyak diam.
      saran saya, pilihlah kerja yang nggak mewajibkan kamu banyak ngomong sama orang. kerja yang mewajibkan banyak ngomong akan bikin kamu cepet capek.

      kalo misalnya kamu terlanjur dapet di tempat yang ramai, maka kamu harus pinter-pinter mencari waktu untuk bisa sendirian. kalo mulai risih dan nggak betah, segera pamit ke kamar mandi atau tempat lain yang sunyi. atau makan sianglah sendirian.

      dan, kalo nanti kamu kerja di cubicle atau meja kerja, headset adalah teman setia kamu. gunakan itu biar rekan kerja tau kamu lagi serius.

      semangat ya!

  106. Kak, baru aja aku searching google tentang introvert karena selama ini aku baru sadar kalo aku itu orangnya introvert. Nah, aku udah kelas 11 SMA nih.. Aku udah mikir mikir masa depanku “MAU JADI APA” dan “KERJA DI MANA” . Permasalahannya itu karena aku sukanya melakukan berbagai hal dengan sendiri, aku bingung kak besok aku mau kerja di mana dan kerjanya apa. Takutnya kalo kerja di tempat kerja yang ramai aku akan merasa nggak nyaman dan nggak betah. Gimana ya kak?

    Btw, sumpah artikel yang kakak buat membantu banget. Aku malah baru tau aku punya kepribadian introvert. Thanks ya kak sebelumnya.

    1. kalo kamu nyaman berada di kelas, masih bisa belajar, dan masih bisa bergaul, berarti kamu masih bisa betah di tempat kerja.

      kadang ketidakpastian tentang masa depan bikin kita takut. tapi kalo dihadepin ya ternyata gak seburuk yang kita duga kok. semangat ya! :)))

  107. Bagus banget artikelnya:),
    Akhir akhir ini aku browsing tentang introvert, because aku ngerasa itu aku.
    Sekarang tu kak aku punya perasaan pengen gitu ya jadi ekstrovert, ehe dapet pikiran buat coba organisasi dari teman, sapa tau bisa. Sampek aku berani in buat ikutan organisasi. Ternyata tetap menjadi aku yg pendiam malah merasa tertekan gitu di organisasi:v
    Aku salah gak kak?

    1. mungkin bukan masalah introversinya ya,, cuma kamu masih butuh waktu beradaptasi aja. organisasi mungkin lingkungan baru dan kamu belum pernah ngerasain.
      ditahan dulu aja, lama-lama terbiasa kok.

  108. Malam kak, beberapa hari lalu saya dikenalkan dengan seorang cewek yg setelah saya menemuinya ternyata dia adalah seorang introvert..
    Bagaimana cara memulai hubungan dengan cewek introvert kak,?
    Yg mengenalkan dia dengan saya adalah ibunda dia sendiri dengan maksud saya bisa menjalin hubungan kejenjang yg serius dengan anaknya..
    Tetapi saya benar2 kesulitan berkomunikasi dengannya baik melalui chat atau telepon karena kurangnya respon dari dia..
    Mohon bantuannya kak, terimakasih sebelumnya..

  109. Hallo,
    Sy tergolong introvert dikantor, dari 40 pegawai, yang akrab hanya sekitar 15 an.. Sy jarang ngobrol dengan pegawai yang tidak akrab karena kebanyakan perbedaan pola pikir dan juga prinsip.. Apa itu hal wajar? Apa malah gangguan dari kejiwaan?
    Sy tergolong tidak bisa dekat dengan orang yang tidak klop sejak awal bertemu..

  110. Assalamu’alaikum kak.. Beberapa bulan ini emang lebih betah dikamar sendirian, dengerin musik, baca-baca cerita online, atau sekedar aktif di sosmed (tanpa chatting) padahl sebelumnya saya org yg pandai bergaul, suka ngumpul bareng temen2 sekedar berbagi cerita. Trs tbtb aja merasa gelisah kalo ngumpul, mood nya angin2an buat bercanda sama temen, rasanya pingin dikamar sendirian. Giliran dikamar malah ngerasa hampa, kesepian. Tapi jujur, lebih betah, lebih nyaman ketimbang berlama2 sama temen2. Sampe temen2 pd heran sendiri ”kamu kenapa sih, ko ga pernah ngumpul, banyak diem, cuek, dll”. Kan jadi ga enak, takut disangka ngejaga jarak. Terus itu kalo ngeliat temen yg suka nyari perhatian (banyak omong), rasanya gasuka, muak, dan ga mutu. Ini introvert ga sih? Mks.

  111. Kak saya kalo ngobrol sama orang waktu natap matanya seperti ada rasa ngga nyaman sama tatapan mereka dan ekspresi mereka jg tiba2 berubah jd kaya nggak seneng sama saya. apa ada solusi?

  112. Kadang bingung sendiri kenapa ga punya temen? Sampe suka bingung apa ga apa apa ga punya temen (ada sih temen deket tapi itupun aku jarang komunikasi karna ga bisa basa basi hehe) apakah aku introvert kak?

    1. iya itu introvert sih. berusahalah untuk cari temen ya, karena cepat atau lambat kamu akan butuh temen. jaga juga hubungan sama temen deketmu itu. sendirian juga nggak selalu enak kan?

  113. Artikelnya kena banget.

    Saya bangga jadi introvert.
    Hanya mencari pekerjaan yang cocok buat saya aja yang susah gw cari 🙁

  114. Aku orang nya tidak suka ngomong basa basi sih , kalau pun harus ngomong pas ada yg penting aja .
    Terus pas ngumpul ama temen2 pun aku suka diem sendiri , pas temen2 ketawa aku juga ikut ketawa .
    Tiap aku ngomong untuk ngelucu saat saat ngumpul ama temen2 pun , suka garing tapi kegaringan itu bikin lucu .
    Dan pun aku tidak mudah untuk memulai sesuatu pembicaraan .
    Dan aku mau nanya soal percintaan , introvert itu orang nya kebanyakan cemburuan ga sih ?

  115. Gimana caranya supaya tidak takut bertemu orang lain? Soalnya saya jarang keluar rumah berinteraksi dengan tetangga, sering dianggap sombong padahal saya sudah punya anak tapi sulit sekali..

  116. Kak kalo aku gk jago ngomong sama orang lain…
    Temennya juga dari SD,SMP,SMA cmn 2
    Tapi ya gitu kalo udh sama temen aku gk peduli sama pandangan orang lain

    Kalo temen ku gk ada ya…. Aku jadi penyendiri karena kayak gini “ngapain nyari temen lagi…. Males…” Terkadang kalo temen ku 2 2nya asik ngobrol aku tidur karena males ngikutin omongan mereka+cape

    Kalo pulang jalan jalan juga gitu…
    Capek…
    Kalo perginya gk diwajibkan juga gk ikut sih… Mending dirumah…

    Itu introvert apa ambivert kak? Aku sering ketuker

  117. Aku mau tanya ni ka,
    Pacar ku introvert, dia itu pendiem bgt kan dan stelah aku baca artikel, aku lumayan sedikit faham mksud kesendirian nya.
    Cuma aku suka bingung, kenapa dia selalu jrg memberi aku kabar, kita pcrn LDR an..
    Dia jarang WA, di tlpon jrg dibales, tapi kalo ketemu, dia bru mau tuh cerita dikit-dikit katanya dia btuh bgt wktu sendiri, dia juga katanya salah udh nge diemin aku tpi dia btuh wktu bwt Menyendiri dgn tdk membuka sosmed, ktanya dia lagi bosan dgn jdwl dia yg padat krna pagi-sore krja dan sore-malem kuliah.
    Bagaimana ya cara aku menyikapinya,
    Saya sdh menjalin hubungan selama 8thn yg menurut artikel aku adalah org beruntung yg sudah dia pilih, apakah benar?
    Tapi memang dia setia hanya saja dia jrg mengungkapkan semua itu dgn kata-kata, hanya melalui tindakan

  118. Halo kaakk… aku mau cerita nih. Kan aku punya teman, dulu kita sering ngumpul2. Tapi sekarang aku udah ngk mau ngumpul lagi sama mereka. Yaa emang aku ngk mau aja. Aku pengen sendiri aja dikamar. Jadinya kami jarang komunikasi gitu kak. Tapi yg anehnya teman aku itu malah sering menghindar saat kami bertemu di jalan. Dia ngk mau natap ke aku kak. Padahal tadi niatnya aku mau nyapa. Tapi karna rasanya canggung dan dia ngk natap aku jadi aku ngk jadi menyapa mereka. Trus bsknya lagi kami berpapasan juga kak, kayaknya dia dulu yg ngeliat aku, habis itu dia langsung balik arah. Awalnya aku pikir dia mungkin ada keperluan lain gitu, jadi aku mau tes dia apakah dia emang benar2 menghindar dariku atau tidak. Jadi aku pura2 berhenti untuk nelpon dan membelakangi jalan, eh tiba2 dia langsung lewat gitu kak. Jadi, sesuai sama perkiraan aku klw dia emang menghindar gitu kak. Kejadiannya ngk cuma sekali kak. Udah berkali kali. Jadi aku mulai heran emangnya apa yaa salah aku sama mereka. Apakah karna aku ngk mau ngumpul sama merek lagi?. Tapi kan aku hanya emang ngk mau aja. Aku lebih suka dikamar sendirian, bukannya aku membenci mereka atau apalah. Jadi aku harus gimana kak supaya aku ngk terus terusan kepikiran sama hal ini kak??. Tolong bantuannya ya kak.

  119. Kak ini tentang kepribadian temen aku..dia minta solusi apakah dia introvert apa bukan..
    Dia sering menyendiri,suka ngomong sendiri tertawa sendiri dan anehnya dia seperti punya dua kepribadian yaitu kadang pengen marah2 tanpa sebab mudah emosi dan kadang tertawa sendiri merasa dia bahagia tpi gk ada hal yg hrs ditertawakan,Dia suka ga’ jelas kalou di ajak bicara,kalou ada masalah di rasain sendiri ga’ pernah nangis katanya dia pengen nangis tpi ga’ bisa dan ga’ mau cerita apa masalahnya paling adanya cuma marah2 sama sekelilingnya sampe melukai yg ada di dekat nya dan dia sering terlalu bersikap BODOAMAT
    Kasih Solusinya kak🙂

    1. ini bukan masalah introvert apa bukan sih. Mau dibawa ke psikolog nggak? Ada gejala tertentu yang kayaknya perlu diagnosa psikolog.

  120. Halo kak, artikelnya sgt inspiratif dan membantu.
    Aku mau cerita dikit nih. Aku introvert dan udh sadar dr zaman smp kelas 1, skrg udh kuliah sem 5. Dulu aku biasa” aja nanggepin kepribadianku yg introvert. Pas mulai masuk kuliah, tmn” semuanya baru, bnr” gaada yg aku kenal, gaada tmn dr sekolah sblmnya. Jd aku lbh diem dan ngomong ttg kuliah aja sama mrk. Awalnya biasa aja, tp lama” muncul masalah ttg kumpul himpunan yg aku tuh jarang bgt ikut. Aku punya alesan, tp ga mau ngomong dn jelasin ke mrk soalnya aku liat mrk bakal nolak penjelasan aku. Aku jd sering disindir di kelas, dn aku cuek aja. Hampir dimusuhin sama semua org, tp ada sih bbrp yg cukup akrab dan mrk nerima alasan aku. Sblm kenaikan tingkat, kls ngadain forum, aku ga dateng, tp mrk sempet ngomongin aku dan berakhir positif, mrk mutusin buat terima alesan aku. Nah, krn mrk nerima aku, aku mulai berani buat deket sama mrk dan terus makin akrab tiap semesterny (jd udh 3 sem aku mulai akrab). Tp masalah baru muncul, aku msh belom berani nunjukin sifat asli aku. Moody, kadang males, soalnya mrk tau aku tuh rajin belajar, bisa diandelin kl ngerjain tugas (dlm arti positif). Skrg, krn aku makin akrab sama mrk, rasanya ada tuntutan buat ga ngecewain mrk. Tp ini malah buat aku tertekan. Aku ga bisa bilang ini ke tmn”, takut mrk jd sungkan dan ga mau akrab lg sama aku. Jujur, seneng siih pas dikasih kepercayaan sama org, atau diandelin. Tp kl org itu jd bener” ngandelin aku, aku jd makin hati” dan ga bisa ngeluarin sisi buruk atau ngeluh. Gmn ya kak, biar aku tetep enjoy dgn pertemanan aku? Apa ini ada hubungannya sama kepribadian aku yg introvert? Ditunggu jawabannya kak, thanks :))

    1. Halo Draay :)) keberanian kamu untuk mulai akrab sama mereka itu bagus. Biar gimanapun punya temen itu penting, karena dengan punya temen kamu bisa saling bantu perkuliahan juga.

      Dan yang saya liat di sini kamu orangnya agak jaga image ya? Kamu takut keliatan males dan moody-nya? Sebenernya sesekali moody dan males itu gak apa-apa. Kalo kamu selalu ngeliatin sisi baikmu, dan kamu nggak pernah nolak kalo dimintain tolong, yang ada kamu jadi dimanfaatin.

      Kalo suatu hari nanti kamu ada rasa males buat ngerjain tugas, ajak mereka buat ngerjain sama-sama. Kamu nggak perlu takut ngecewain mereka. Mereka juga tau lah nggak ada manusia yang sempurna. Justru kalo kamu keliatan males dan moody-nya, kamu bisa lebih membaur sama temen-temen. Soalnya ada satu sisi dari kamu yang “nyambung” dengan mereka (sama-sama males, misalkan?).

      Terus kalo misalnya sebagian dari mereka menjauh, rasanya itu bagus. Artinya sejak awal pertemanan mereka nggak tulus kan? Kalo mereka ngejauh setelah nggak bisa manfaatin kamu, berarti selama ini mereka cuma mau manfaatin kebaikan kamu aja.

  121. Malam kak, mungkin saya seorang introvert, krna saya baca beberapa ciri cocok dengan saya..
    Saya tidak masalah kalau memang saya introvert, tpi ada 1 hal yg sangat mengganggu saya kak,
    Sedikit cerita kak,
    Ketika saya sedang asik mendengarkan smua cerita tentang saya, dan tiba waktu nya saya yg menjadi bahan cerita, walau pun bukan bahan cerita yg negatif, tpi saya mengalami perubahan suasana, saya merasa seperti mau menangis , wajah saya berubah menjadi merah, saya gugup, saya merasa ingin langsung menghilang dari tempat itu secepat nya, sya malu di lihat expresi wajah saya yg seperti mau menangis, padahal mereka bukan menceritakan hal2 buruk tentang saya, saya merasa heran sendiri dengan diri saya, krna sudah sering sya mengalami hal seperti itu, jadi berfikir ada kah cara untuk menghilangkan ksepontanan expresi dan perasaan yg saya alami ini..
    Terimakasih kak,,
    Mohon penjelasan nya mengenai apa yg saya alami ini kak

  122. Keren banget artikelnya…
    Kak aku mau tanya, kalau misalnya aku gk begitu suka ikut kegiatan teman-teman yang heboh (ex: rayain ultah guru) karena aku pikir terlalu heboh dan berlebihan itu wajar gk yah? Atau emang aku udah termasuk orang yang ansos?

    1. wajar aja sih. tapi sesekali tahan diri dan ikutlah, gak enak sama temen-temen.

  123. Saya mencari artikel ini malah bukan muak. Tapi malah ke penasaran. Hampir secara keseluruhan saya mengalami tipe tipe tsb. Kejadian ini sdah saya alami sejak saya masih kecil. Dan ternyata, dapet suami yg juga terbilang introvert.
    Yang mau saya tanyakan, sikap introvert ini apakah menurun ke anak yah?
    Mengingat saya dan suami saya juga sama” introvert.

    1. mungkin istilah yang lebih tepat adalah anak bakalan meniru, tapi kurang lebih kemungkinan untuk jadi introvert seperti orang tuanya ada sih…

      1. Sepertinya aku masuk salah satu ciri introvert pemikir ,hmm karena aku kebanyakan mikir kalau mau melakukan sesuatu
        Dan lelah juga sih dengan kepribadian ku ini tapi mulai perlahan lahan aku dapat menerima kepribadianku ini. Dan menjalani nya dengan apa adanya.

      2. Kak terima kasih artikelnya. Aku sampe nangis bacanya terutama yang love yourself karena aku sadar selama ini aku ga percaya diri, selalu menganggap orang lain lebih baik dari aku, dan bisa dibilang merendahkan diri aku sendiri.
        Aku sudah lama tau kalau aku introvert tetapi karena selama ini teman2 aku tidak ada yang mempermasalahkan dan dapat menerima jadi aku biasa aja. Cuman belum lama ini aku pindah kerjaan dan di tempat baru ini 90% orangnya ekstrovert gitu kak karena berkaitan dengan profesi mereka. Aku jarang banget ngobrol sama mereka dan di grupchat ga pernah nongol karena aku ga nyaman dengan obrolan mereka. Sampai akhirnya mereka jadi kayak maksa aku untuk ngomong, ngobrol atau respon gitu di grup. Asli aku ga nyaman banget kak dan jadi makin menutup diri dari mereka. Maaf kak jadi curhat 🙁

  124. Aku disekolah malah dibully gara gara Kepribadian aku sendiri,tiap diem sendirian pasti aja ada orang yang merhatiin,suka bikin risih juga sih kalo yang gitu dan juga aku suka nolak kalo temen temen ngajakin buat makan dirumah wali kelas atau sesuatu hal yang berhubungan sama keramaian dan gara gara itu juga aku dicap orang aneh,no life,gak ngehargain orang lain,padahal aku udah nyaman sama semua kegiatan yang aku sering lakuin selama ini.

  125. Kak dr test yg kakak kasih aku termasuk introvert. Tp dr tulisan kakak yg hal positif pacaran sama introvert aku ga masuk semua, contohnya temen cowok. Aku menikmati punya banyak temen, dan mereka semua cowok. Terus aku ngerasa aku kurang sosial krn g pernah main sama temen2, palingan sama a deketnya kalo ngapain, sama b kalo ngapain, tp kalo kegiatan outdoor kayak muncak aku malah nyamannya sama anak2 mapala doang

  126. Terimakasih kak jadi lebih memahami,, Aku awalnya bkn introvert tpi semenjak brokenhome.. Malah lebih nyaman sendiri

  127. hampir semua ada di saya loh.. tapi ada 1 hal yg pling sy heran ma diri saya sendiri.. saya merasa kurang nyaman saat di ucapkan selamat ulang tahun.. sy jg kurang tertarik dengan hubungan asmara.. sy ini kenapa ya 😔

    1. wajar sih kalo gak nyaman diucapin selamat ulang tahun. kayaknya banyak orang kayak gitu. kurang tertarik asmara juga wajar. bukan gejala gangguan sih, emang kamu fokusnya ke hal lain aja.

  128. Bagus banget artikelnya💕👍
    Dari dulu aku ngerasa aku itu aneh. Aku kenapa? Soal itu selalu muncul tiap kali aku mikir. Dari situ aku mulai penasaran sama diri aku. Aku mulai menyelami dunia psikolog berbekal internet an. Dan itu berlanjut sampe sekarang. Satu hari pernah seruangan sama orang yg gak kukenal disekolah, aku kayak ngerasa mati kata & takut. Takut kalo mereka berpikiran negatif tentang aku. Sementara aku gak pinter ngomong. Aku kaya ngerasa serba salah. Itu yg bikin aku enggan lama2 sama orang asing. Sering banget aku mikir, kenapa aku ga bisa kayak orang yg bisa pd kalo ngomong di depan umum. Aku selalu gugup kalo masalah itu. Aku pengen bisa kayak mereka, tapi kenapa ujungnya aku malah takut. Pernah satu kali paksain ngobrol sama sahabat aku(yg aku pikir ekstrovert) sampai berjam jam, tapi akunya yg kewalahan dan berakhir diam, mojok. Aku sulit terbuka meskipun sama temen sendiri. Sebenarnya jadi introvert itu salah ga sih? Dikelas aku kayak ngerasa di jauhin. Awalnya biasa aja, tapi semakin hari semakin takut. Takut kalo mereka bakal bener2 jauhin aku(karena kupikir mereka nganggep aku orang aneh) Setiap kali aku berusaha ngajak mereka ngobrol. Ujungnya mereka malah ngobrol sendiri dan aku lagi2 cuma bisa diem. Kadang aku ngerasa capek, aku juga butuh temen. Tapi aku ga nemu temen yang bener2 cocok. Ada saran ga kak? Biar aku bisa percaya diri lagi? Thanks:)

  129. Bagus banget kak artikelnya.
    Oh iya kak, apakah dgn kepribadian introvert itu gampang dimanfaatin orang lain? Apa cuma aku yang nggak tega untuk nolak permintaan teman?
    Kadang aku suka marah sendiri kak kalau ada teman yang suka manfaatin aku. Tapi ya emang aku kalau marah nggak pernah aku tunjukin secara langsung, padahal didalam hati aku sebenernya ngomel ngomel nggak terima.

    1. mungkin bukan kamunya yang salah, temen kamu aja yang akhirnya jadi benalu. kamu bisa belajar untuk mulai menolak permintaan teman. saya rasa dengan mulai menolak, dia bakal ngerti dan berhenti memanfaatkan kamu.

  130. Terimakasih atas artikel yang bermanfaat ini, saya sering cari di websitte mengenai introvert dan akhirnya saya menemukan artikel yang pas seperti ini. Saya baca artikel ini sampe berkaca kaca artikelnya ngena banget. Semua penjelasan dan ciri2nya masuk sama diri saya. Saya memang introvert dari kecil dan masih jadi introvert sampai sekarang saya kuliah semester akhir. Gak pernah punya teman dekat dan kalopun punya setelah kami berpisah jarak, semua hilang begitu saja, masih komunikasi sih tapi jarang banget. Saya benar2 merasa bahagia punya teman ya pas waktu kuliah itupun bisa dihitung jari. Tapi setelah teman saya lulus terlebih dahulu hidup saya jadi tambah kesepian dan saya juga sulit untuk percaya sama orang. Sebenarnya saya orangnya cemburuan dengan soal pertemanan, tapi saya pendam perasaan itu karna takut teman saya jadi malah gak bisa nerima saya. Jujur saya sedih punya kepribadian seperti ini. Saya punya banyak kenalan sih tapi itu hanya kenalan saja kami tidak bisa dekat, dan lama kelamaan mereka juga akan melupakan saya mungkin hanya perasaan mereka pernah melihat wajah saya. Beberapa masih jadi teman tapi hanya teman saja. Semua itu karna diri saya yang belum bisa terbuka ke sembarang orang dan sikap saya yang kurang percaya diri serta membosankan (saya lebih sering diam dan ekspresi selalu datar) yang membuat mereka enggan berhubungan dekat dengan saya. Saya gak suka kalo orang merasa kasihan terhadap saya karena kemana mana sering sendirian. Padahal perasaan saya saat jalan sendiri enjoy saja dan saja juga gak suka merepotkan orang lain. Saya selalu sedih ketika dibilang gak punya teman, temanmu cuma itu2 saja (dan itu yang bilang tema dekat) saya jawab aja ya gak apa2 yang penting setia. Saya sering dapet crita keluhan dia tentang pertemanan, dia sering dikecewakan sama teman-temannya yang lain dan sebenarnya orang yang ngomong gitu juga gak banyak2 banget punya teman cuman porsinya mungkin lebih dari saya. Tapi saya tetap memahami dia dan kita tetap berteman baik.
    Saya pernah coba masuk organisasi tapi pada akhirnya saya gak nyaman dan ya sudah kembali lagi. Saya tidak suka keramean (pusing liat orang mondar mandir banyak) dan lebih suka menyendiri karena bagi saya, saya merasa aman dengan kesendirian. Saya juga tipe orang yang setia jika sudah menemukan orang yang pas dan mau mengerti saya. Setelah saya kembali ke tempat kelahiran saya ya sudah saya gak punya teman dekat sama sekali. Saya juga punya ketakutan akan hubungan asmara, pernikahan dan anak. Karena saya takut merugikan pasangan saya nanti dan takut sifat ini akan menurun pada anak saya nanti. Saya punya aduk perempuan masih kecil dan Saya juga gak mau dari keluarga saya yang memiliki kekurangan seperti saya. Saya gak tahu apa yang harus saya lakukan lagi ?

  131. Halo kk, artikelnya membantu banget terima kasih, aku mau cerita…
    Sekarang aku mahasiswi semester 1 nah aku sering merasa kalau aku kurang semangat dalam mengikuti hal hal ekstra seperti berorganisasi dan dalam proses perkulihan mungkin karena lingkungan yang baru dan orang orang baru. Aku sadar kalau aku orangnya introvert terlebih setelah baca artikel kakak, Aku orangnya mudah risih dengan hal hal kecil, termasuk suara dan benda benda yg mnurut aku mengganggu dan tipe malas bicara kalau gak penting..
    Kk tolong dong jelasin bagaimana supaya Aku dapat membuat diriku nyaman dengan kepribadian introvert ini
    Terima kasih sebelumnya

  132. Menurut pendapat saya, saya tergolong org yg introvert, mulai dari sd,smp,sma sampai sekarang di perguruan tinggi saya mengalami hal yang sama, teman akrab saya dari sd kelas 1 sampai lulus cuma itu2 saja,cuma 2-7org, tapi dalam 7 org itu akan terbang lagi menjadi 2-3 org karena tidak semuanya begitu sepemikiran hanya sekedar teman nongkrong, smp dan Sma juga begitu, tapi saat bersama mereka saya nyaman dan bisa berekspresi dengan leluasa walau kadang saya juga sering bertanya dgn diri sendiri apakah mereka tdk bosan dgn saya yg selalu mengikuti kemana2, terkadang saya risih dgn hal itu, takut kalau mereka bosan dgn saya yg mempunyai sifat ketergantungan dengan mereka, saya merasa tidak bisa berdiri sendiri, apalagi saat mengikuti kegiatan dan tidak ada satu pun dari mereka yg ikut maka saya akan memilih untuk meninggal kan kegiatan itu, karena saya takut org2 tidak suka saya dan saya tidak di perhatikan, saya tidak suka jadi bahan perhatian bnyak org tapi saya ingin org2 terdekat saya memperhatikan saya walaupun tidak terlalu intens. Beberapa org menganggap saya org yg sombong, namun bukan berarti saya tidak suka menyapa atau pun menegur org2, hnya saja saya terkadang terlalu malas untuk menyapa org2 walau pun saling kenal karena mood saya yg sering berubah ubah, tpi tidak jarang juga saya bisa menjadi org yg senang menyapa, mudah tersenyum, lebih aktif berbicara dgn teman2 kelas dan bergerak lebih aktif dari biasanya, saya merasa seperti punya kekuatan lebih tapi itu hanya berlangsung satu hari saja, bahkan terkadang hanya setengah hari dan tiba2 mood saya bisa berubah jadi lebih sensitif, tidak mau di ajak berbicara, saya ingin menyendiri atau hanya sekedar berkumpul dgn org2 terdekat saya saja, mendengar mereka bercanda itu bisa membangkitkan kembali semngat saya. Saya termasuk org yg suka menghindari tempat ramai, karena saya tidak pandai berbicara dgn org lain, dan saya tidak ingin jika di keramaian itu saya hnya diam dan memperhatikan lingkungan, saya butuh tempat untuk sekedar mengobrol santai di tengah keramaian, satu org saja sudah cukup tpi yg bisa memperhatikan saya ketika org lain tidak melihat saya. setidaknya saya jadi pendengar saat dia Berbicara saja sudah cukup. Tapi kebanyakan teman2 terdekat saya adalah org yg ekstrovert menurut saya, jadi saat di keramaian mereka mudah untuk berbaur dgn teman2 yg lain sedangkan saya tidak, dan saya akan merasa bahwa saya tidak dihiraukan dan itu akan membuat saya semakin diam dan menutup mulut saya rapat2. tapi dalam keadaan tertentu saat saya sendirian di rumah dn saya merasa kesepian saya akan mencari tempat yg ramai, misal kan pergi ke warung depan rumah tempat ibu2 sering berkumpul dan saya bergabung di sana, tapi bukan sebagai pembicara melainkan sebagai pendengar para ibu2 yg ngerumpi walaupun tak mencolok itu sudah membuat saya merasa bahwa saya berbaur dgn baik dgn mereka karena telah menjadi pendengar yg baik dan itu bisa menambah energi positif bagi saya. Dan disini saya bingung kebanyakan org yg introvert terbiasa berdiri sendiri sedangkan saya sangat bergantung dengan org lain tapi hanya pada org2 tertentu saja, bagaimana pendapatan tentang sifat saya ini, apakah ada yg salah?

  133. kak aku tuh orgnya gasuka kalo misalnya ada org yg lagi berantem depan aku, arti berantem disini mereka adu bicara gtu, aku paling gasuka dan kaya risih gtu, trs aku jga gasuka kalo aku lagi ngerjain suatu hal trs bareng bareng dan mereka lebih ke banyak ngomong gitu loh, aku harus kaya gimana ya kak?

    1. menghindar aja. kalo mereka banyak ngomong, ingetin sekali dua kali untuk lebih fokus ke kerja bareng. kalo masih berisik juga ya pindah ke tempat lain terus pasang headset. mengubah orang tuh susah, tinggal kitanya aja mau ngerespon kayak gimana.

  134. Hy kak, aku mau cerita.
    Aku lagi deket dengan cowok yg introvert , dia dan aku lagi ada masalah dengan keluargaku.
    Keluargaku menuntut dia agar jangan trlalu kaku atau bisa dibilang berbasa basilah dengan orang tua, trus aku udah nyoba yakinin orang tua kalau hal itu sulit bagi dia dan keluargaku memaklumi hal itu tapi dengan satu syarat dari ibu. Tapi anehnya dia sama sekali gk mau memenuhi persyaratan itu dia malah keras kepala dengan pendirian dia yg mungkin orang² dirumahku bakalan mempermasalahkan itu. Sebenarnya dia itu memang tidak mau menerima masukan atau memang dia egois ? Kadang aku mikir apa seorang introvert itu keras kepala ? Apa dia hanya mau berjalan dengan kebiasa² yg mungkin buat aku itu diluar area dari kebiasaanku. Sempet pengen nyerah, tapi aku belajar lagi buat memahami dia. Apa yg harus aku lakuin ya kak dengan sikap dia yg seperti itu ? Makasih kak sblomnya 🙂

    1. dia kalo sama temen-temennya gimana, apa pernah ada masalah/berantem? punya banyak temen nggak? kalo kamu marah, dia minta maaf atau balik marah?
      kalo iya mungkin dianya emang keras kepala ya.

      tetep pertahankan komunikasi antara kedua belah pihak. kamu jadi pihak tengah dalam hal ini. liat siapa yang luluh.
      kalo persyaratan dari ibu kamu itu menurutmu masuk akal, maka di sini kamu harus bela ibu kamu. dan misalnya nanti orang tua kamu bener-bener gak suka sama dia, ya gimana lagi, tinggalin.

  135. Kak, saya mau cerita dikit, sekalian minta saran juga.
    Saya sadar punya kepribadian introvert, hasil tes kepribadian semuanya menunjukkan introvert
    Selama ini, saya sering banget mikir knp ngk ada lawan jenis yang berani dekati saya. Jangankan lawan jenis, sesama jenis juga banyak yang terkesan ngk berani mendekat.
    Saya jadi sering mikir alasannya apa, apa mungkin krn saya cenderung flat tanpa ekspresi, atau mungkin krn pembawaan saya yang terkesan serius. Terkadang saya bingung, mereka melihat saya seperti apa dan
    Semakin kesini saya semakin merasa tidak nyaman jika berdekatan dengan lawan jenis, saya juga sering bertanya-tanya apakah saya perlu bantuan psikolog atau tidak. Soalnya kak, setiap ada lawan jenis di dkt saya saya cenderung menciptakan tembok sebagai pelindung. Dan jika ditanya mengenai mindset, saya selalu menyatakan semua lawan jenis itu sama walaupun faktanya tidak bisa disamakan.
    Bertahun-tahun saya memikirkan hal ini, knp saya sangat sulit merasa nyaman jika disekitar saya ada lawan jenis.

    Mohon pencerahannya kak, saya bener bener merasa ngk nyaman jika berada dkt lawan jenis. Apa mungkin ada masalah dalam diri saya kak?

    Semoga kk masih sempat baca ini

  136. halo kak, akhir akhir ini aku malas bangt yang namanya ngobrol entah itu mau di telpon ataupun cuman sekedar chattingan di wa, dan ngobrol secara langsung juga terbatas dan ketika aku di posisi kaya gitu aku ga ngerasain sepi kak kaya udah nyaman aja kak,apa itu dinamakan introvert ?

    1. Introvert?
      Aku seorang introvert, akan tetapi pekerjaanku mengharuskanku utk sllu berbicara ataupun menyampaikan penyuluhan di tengah publik. Berat, buat ku utk memulai adaptasi dgn kebiasaan yg kontras dgn kepribadianku. Grogi, takut ditertawakan, takut salah ngomong, keringat dingin, lidah kali, gemetaran, dll dan itu berlangsung hingga skrg. Akan tetapi, aku sangat mencintai pekerjaanku, sebenarnya aku sangat ingin menyampaikan materi, sdh banyak bahan2 materi penyuluhan yg akan aku sampaikan, akan tetapi dgn bbrp alasan yg disebutkan td, membuatku semakin tidak PD dan akhirnya penyampaian materi pun tidak sesempurna spt yg diharapkan. Adakah solusi agar lbh PD utk berbicara di dpn org banyak???
      Dan apa benar, bicara org introvert lbh cepat dari kebanyakan org normal? Krn bbrp org terdekat / sahabat bilang kalo bicaraku kelewat cepat, bahkan membuat mereka tak mengerti apa yg aku bicarakan?
      Terimakasih 🙏

  137. halo kak, akhir akhir ini aku malas bangt yang namanya ngobrol entah itu mau di telpon ataupun cuman sekedar chattingan di wa, dan ngobrol secara langsung juga terbatas dan ketika aku di posisi kaya gitu aku ga ngerasain sepi kak kaya udah nyaman aja kak,apa itu dinamakan introvert ?

    1. halo Kaka,

      yes itu introvert. kamu boleh kok memberi waktu lebih buat sendiri.

      tapi kalo boleh saya sarankan, meskipun kamu ngerasa nggak nyaman, sempatkan waktu buat ketemu dan ngobrol sama temen; cepat atau lambat seorang introvert butuh bersosialisasi. kalo pas kamu kesepian kamu nggak punya temen, kamu sendiri yang bakal berabe.

  138. ka aku mau cerita. Aku juga salah satu orang dengan kepribadian Introvert. Sebenernya aku udah tau sejak smp. karna aku pendiem dan pemalu. aku sempet aneh ke diri aku sendiri, setiap kali punya temen pasti deket banget tapi deket nya pas kita lagi ada di lingkungan yang sama. Giliran udah ga se lingkungan kaya udah aja gitu ga deket lagi. Itu terus berulang dari aku punya temen kecil sd smp. itu kenapa ya ka? aku juga orang nya suka cemburuan aku ngerasa ga suka aja gitu kalo liat orang yang aku suka atau deket sama aku, dia lebih deket sama orang lain. Aku nya kadang ngerasa iri dan kalo udah iri gitu suka menghindar. Ga tau deh itu kenapa yang jelas itu bener* anak kecil banget. Tapi ga pernah aku ungkapin aku cuma pendem aja kalo aku liat temen aku lebih deket sama dia. Dan disitu aku ngerasa jadi diri aku ga enak, ga banyak ngomong ga kaya mereka yang heboh yang bisa bikin orang ketawa. Sedangkan aku? Dengan diam gak asik sampe orang kadang Males main sama aku. Dan btw aku bener*tertutup banget. Buat temen aja temen deket bisa aku itung dengan jari. Itu yang bener* deket. Kalo sekedar kenal mungkin banyak. aku mungkin orang nya lebih ke harus deket banget biar selalu komunikasi. dan setiap aku ngerasa minder sama diri aku kaya kenapa sih aku tuh harus punya kepribadian ini? yang ga banyak ngomong yang maluan kadang moodyan banget. aku iri sama extrovert cuma mau gimana lagi. Memang ini udah jadi kepribadian aku. walaupun aku bukan mereka yang asik. aku terlalu serius dan susah di ajak bercanda mungkin.

    1. Rasa cemburu terhadap temen yang deket sama orang lain adalah reaksi wajar, soalnya temen kamu sedikit. Dan ini bikin kamu ngerasa nggak nyaman dengan kemungkinan berkurangnya temen kamu ini.

      Kalo boleh tau sekarang kamu umur berapa ya?

      Soalnya kesulitan bergaul emang jadi salah satu masalah perkembangannya introvert. Ini biasa dialami sama anak abg sampe remaja, kayak sma dan kuliah semester awal gitu. Nanti lama-lama akan terjadi dua hal: kamu punya sahabat dekat atau kamu mulai menerima sifat tertutup kamu ini.

  139. Aku introvert sejak SMA
    Mungkin faktor yg menjadi saya introvert
    Karena fator trauma masa kecil
    Pola asuh yg keras dan diktator
    Sya merasa tertekan
    Karena hidup sya diatur dari sejak saya SMA dri perihal ambil jurusan sampai saat ini kerjapun pilihan orang tua
    Sya tdk bsa bilang “tidak” kepada mereka
    Karena sya takut membuat mereka kecewa.
    Karena saya takud mengecewakan dan di kecewakan
    Sya kadang memilih sakit atau hancur sendiri agar mereka tdk kecewa
    Sampai dlu sya pernah mencoba menyakiti diri sya sendiri dgn silet agar saya bisa mengeluarkan rasa sakit saya dengan sayatan.

    Saya jg takud dengar orang yg bersuara keras atau menatap saya dengan tajam
    dengan hal2 yg ramai itu saya tdk suka

    Apakah sya ini masih di kategorikan introvert yg aman kan

    1. kayaknya ini gak berhubungan sama introvertnya ya. soalnya kamu pernah menyayat2 diri sendiri. kamu sebaiknya ke psikolog/dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatan kamu. pokoknya ceritain dulu aja, biar nanti ada diagnosa lebih lanjut.

  140. Artikel nya keren parah kak, this is open my mind. Introvert mungkin emg gk bisa di ubah, tapi bisa di terima. I’m not scared to be introvert😁

  141. Sblmnya aku ga tau klo ternyata aku itu introvert gtu. Ehh pas tmnku blg klo aku itu agak aneh. Trus aku bru sdr klo ternyata aku introvert. Pas itu aku kan msk eskul. Nah aku coba buat dktin tmn eksulku tp aku slalu ngerasa ga nyaman gtu akhirnya aku klr. Tp, kak aku itu ga slalu sndri trus kok kdg jg msh mau klo kumpul sma tmn kls. Tp kdg jg aku tuh mau cerita ttg kepribadianku ini tp aku kek ngerasa malu gtu jatohnya jg pas aku mau crta itu slalu mkir “ahh kyk nya ga cocok deh crta sma dia” gtu. Aku pgn mintain pendapat dia ttg aku gtu. Mnrt kk gimna biar aku bisa mdh bergaul sma org” baru??

  142. Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. setlah membaca artikel ini saya jadi sedikit lebih tahu tentang kepribadian introvert, dan saya mulai merasa bahwa saaya punya kepribadian itu. seringkali suka menyendiri, ketika ada salah satu teman dekat ingin menginap dirumah terkaddng saya merasa keberatan dalam hati walau pada akhirnya saya mengiyakannya, bukan karna apa apa, tapi terkadang saya selalu punya perasaan ingin sendiri dulu, lalu misalnya saya mencari alasan untuk sendiri saat berpergian, padahal teman dekat saya ingin ikut, saat saya utarakn alasannya mereka justru menganggap saya ingin mandiri, dan menganggap dirinya juga akan belajar mandiri. walaupun sebenarnya bukan itu maksud saya ingin sendiri dalam konteks ini. apakah saya salah? karena mereka juga mungkin belum paham soal kepribadian ini, apakah saya harus menjelaskannya? apakah salah kalau saya merasa memiliki kepribadian intrivert itu sulit untuk dimengerti orang orang, termasuk teman dekat saya?

  143. Hai,, mau tanya boleh?
    Saya baru saja memiliki pasangan introvert blm lama ini, dan pas saya baca artikel ini hampir semua mirip dg pasangan sy.
    Nah,, berhubung saya msih bingung menghadapi pria introvert, kira2 apa saja sih yang harus saya lakukan supaya pasangan saya bahagia? Dan nyaman berada dekat saya. Dan ingin terus bersama saya? Thanks

    1. yang pertama sih kasi dia waktu buat sendirian. misalnya dia lagi susah diajak ngobrol, atau kalo ngejawab balesannya pendek-pendek, ya berarti dia lagi pengen sendirian.
      terus cari tau sesuatu yang dia suka, dan ajak ngobrol tentang itu. biasanya kalo obrolannya dalem dan topiknya nggak loncat-loncat, introvert bisa ngobrol lama.

      tapi kadang introvert bisa terlalu fokus sama dirinya sendiri jadi kayak egois. untuk itu, mbaknya juga boleh kok menuntut dia buat ngasih mbak quality time. biar gimanapun dia sebagai pasangan juga wajib ngasih mbak perhatian.

    2. Saya juga sempat dekat dgn introvet, tpi skrg, udh ttm, dia lg mls buka hati katanya, ywdh klw mnrtku dgn org introvet caranya, biar kan dia jdi sisi dirinya bbrph menit, klw kalian lg berduaaa, ntr bbrph menit ajak ngomong ntah apa tu mulai obrolan yg serius kemudian omongan yg lucu, kita hrus pandai2 mainkan suasana pada saat brasmaaa diaaa, dia senang diksh msukan yg gk prnh dipikirin mereka. Hshaha,

  144. bukan dri saat ini bru tau ad yg aneh di diri sndri, dari mulai masuk tk dan sd mulai belajar bersosialisasi, aku tu kesulitan, kdng sedih gk pnya tmn. dan mikir knp mereka gk mau tmnan sma aku? setelah dewasa bukan org lain yg gk mau temenan sma aku, tpi akunya yg pnya sifat ini, gk bsa brgaul. mulai msuk SMP aku sunggung2 belajar untuk brsosialisasi biar pnya tmn, tpi ttp yg deket hnya 1 2 3 aja dri skian bnyknya tmn. smpe SMA dan kuliah ttp pnya tmn sedikit bgt kehitung pke jari pnya tmn dkt cma brpa. awalnya sdih kya org gk pnya tmn gtu, pdhl aku nya jg yg tipe milih2 buat bisa dkt sma siapa. dlu sblm tau kepribadian ini merasa trtekan, merasa jdi org lemah bgt, pngen kya org2 normal pda umumnya, krna buat aku dlu jdi ekstrovert itu menyenangkan. udh sring coba buat bisa berubah dri sifat ini tpi ttp gk bisa. udh bnyk cari tau tntang pribadi introver tpi baru kli ini baca dan menarik bgt, jdi ngerasa bangga jg sma kepribadian sprti ini. dan memilih untuk ttp jdi diri sndri. pokoknya artikel ini 90% bener adanya di kepribadian aku.

  145. Btw knp kebanyakan introvert itu orangnya kurus yaa kak? Apakah karena dia overthink? Kalo overthink nya itu diminimalisir kira2 dg cara apa yaa kak?
    Walaupun kadang udah dialihkan dg kesibukan2 pasti masih ada celah untuk overthink. Makasii kka

    1. iya juga ya, introvert rata-rata kurus. baru kepikiran.
      saya bakal nulis artikel tentang menghadapi overthinking. nanti saya upload yaa

  146. Wah artikelnya membantu banget kak 🙂
    Hampir semuanya cocok sama kepribadian aku. Sebelumnya aku pikir aku itu gak normal, tapi sekarang aku bener bener ngerasa istimewa.
    Aku jadi mau cerita.
    Jadi aku tuh udah lama ngerasa jadi introvert dan aku selalu ngerasa segala yg aku lakuin di hapan temen temen ku tuh rasanya aneh, aku jadi suka mikir buruk tentang pendapat orang lain ke diriku sendiri, ngerasa yg aku lakuin itu gk cukup buat orang suka.
    Trus aku juga sering minder kalo orang lain mau lebih tau tentang pribadi aku. Apa itu semua normal kak ????

    1. Hai Mina! Ada beberapa hal yang kamu ceritain yang termasuk gejala gangguan kecemasan sosial. Bukan sesuatu yang berat sih.
      Faktornya banyak: kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru, usia, dan jarang keluar rumah juga bisa ngaruh.
      Penanganannya bisa beda pada setiap orang. Kalo ada waktu cobalah ke psikolog, biar penanganannya lebih tepat.

  147. Hai kak, mau tanya nih.
    Kenapa ya setiap orang baru yang saya temui.mendapatkan kontak saya setelah itu kami kontak² terus selah beberapa hari lalu tidak kontak lagi. Dan muncul lagi setelah beberapa hari tidak kontak lagi. Apakah aku terlalu membosankan ya kak ?

    1. halo Fadni,

      mungkin emang mereka berniat mau main-main sama kamu. kalo mereka serius ya pasti mereka bakal mengejar kamu terus.
      jadi nggak usah menyalahkan diri sendiri yaa.

      tapi kalo di chatting kamu tu kayak gimana sih, sering nanya atau bagian ngejawab doang?

  148. Sallam min,saya baru tahu klo saya itu termasuk introvert stlh baca artikel ini,saya merasa cukup parah min,selain ciri diatas yg saya rasa saya kena semua,bahkan saya malas ngomong sama keluarga sendiri bahkan sama kedua orang tua saya,bahkan berhari hari,kdng klo mereka brtnya saya diam saja,klo ngejawab pling pendek sj,kdng saya takut berdosa min,saya pernah baca kutipan: jagan diamkan orang tua mu yg mengajar kan kamu bicara dulu,tp saya tidak bisa melawan gejolak didiri sy,malahan saya smakin diam,bila tidak dpt jawaban hati saya,.apakah ini parah min ???
    Satu lagi min,apakah orang introvert itu sensitif dan pendendam,???
    soal nya teman² saya bilang saya begitu,saya kalo berselisih paham dengan orang,selain cepat menarik diri,saya bahkan ngk saling sapa,bhkn sampai tahunan,
    Makasih min,

    1. halo Ilham,

      gejolak diri di sini maksudnya kayak apa ya? terus jawaban hati ini maksudnya seperti apa?

      apa kamu punya perasaan minder atau rasa bersalah yang kamu rasakan terhadap keluarga kamu? mungkin kamu pernah berbuat salah/kebiasaan buruk/rahasia yang kamu sembunyikan dari keluarga?

      dan iya, introvert emang punya kecenderungan sensitif, dan itu bikin mereka suka menyimpan marah ke orang lain. kadang itu kemudian dilampiaskan menjadi nggak mau menegur, menarik diri, dan menjadi dendam. berusaha belajar memaafkan penting sih di sini, karena kita gak bisa melupakan kebaikan orang hanya karena dia pernah bikin kamu marah.

  149. Kak, saya mau tanya ni. Kan saya itu orangnya introvert dan pendiam terus susah akrab kalo sama orang baru. Jadi kalo lagi bareng sama orang yg baru kenal gitu rasanya kaya canggung gitu soalny gak ada yang ngomong di antar kami berdua, kalau pun ada itu pasti dia yg ngomong dulun terus aku nanggepinnya singkat gak banyak cerita. Gimana ya kak caranya biar situasi yg kaya gitu tu enggak bikin jadi canggung ?

    Aku juga mau tanya lagi ni kak, kan aku punya adik kelas yg lumayan akrab dia juga sering nyapa kalo ketemu aku. Nah dia itu pernah cerita dulu sebelum kenal aku, dia menilai aku sebagi orang yg pendiam, nggak banyak kerja (maksudnya dalam organisasi soalny kami itu anggota OSIS), dan orang yang ngebosenin. Tapi setelah kami akrab dia bilang kalo semua penilain dia tentang aku itu salah. Aku mau tanya ni, gimana ya kak caranya agar orang itu nggak mandang aku sebagi orang yg ngebosenin walaupun aku ini orang yg pendiam ?

    Aku mau tanya juga kak. Aku itu punya kenalan banyak tapi yang aku anggap temen deket itu sangat sedikit. Aku juga lebih nyaman kalo lagi bareng teman” dekat ku dari pada sama kenalan. Aku kan punya grub pertemanan yg sudah kenal lama dari SMP. Teman” di grub itu lah yg aku anggap paling dekat sama aku, aku pun paling nongkrongnya juga cuma sama mereka itu lah. Saat bersama mereka aku itu merasa nyaman, aku bisa seru”an, dan aku dari yg sebelumnya pendiem jadi banyak omong. Tapi saat aku hanya berdua dengan salah satu teman di grubku, aku pasti terkadang lebih banyak diam, namun aku tetap nyaman dengan keadaan itu. Nah, aku itu gak tau teman aku itu nyaman dengan keadaan aku yg diam seperti itu atau malah merasa canggung. Lalu apakah tidak apa” jika saat bareng” grub aku banyak ngomong tetapi saat hanya berdua aku jadi lebih irit ngomong ? Karna terkadang Aku juga bingung mau ngomong apa.

    Aku mau tanya juga. Dulu saat aku kelas 1 SMA, aku tu sering sedih bahkan sampai nangis sendirian di kamar, karena waktu itu tu aku ngerasa nggak punya temen main di sekolah. Teman” dekat ku itu padahal satu sekolah sama aku tapi karna beberapa dari kami beda kelas dan beda jurusan jadi kami jarang ketemu dan main bareng. Aku punya kenalan banyak, di sekolah juga aku gak punya musuh tu, tapi aku tetep aja sulit untuk nyari temen main bareng gitu, soalnya kadang aku suka merasa canggung kalo sama orang yang memang nggek terlalu deket. Sedangkan teman” dekat ku itu sudah bisa dapet temen main, lingkaran pertemanan mereka berkembang, sedangkan aku lingkaran pertemanan nya cuma sama mereka saja. Jadi di skolah kalo jam istirahat aku lebih banyak habisin waktu aku dikelas sambil main hp. Di saat itu tu aku suka merasa sedih dan merasa kesepian. Padahal aku ada di tempat rame sperti dikelas, ada anak” kelas tapi aku tetep merasa kesepian. Nah apakah hal yang seperti itu wajar ya kak ?

    1. Halo Editha,

      Salah satu kendala bagi sebagian introvert adalah kesulitan membaur dengan orang lain. Salah satu hal yang perlu kamu ingat adalah kamu nggak harus selalu membuka omongan. Kalo memang si lawan bicara ini mau ngajak kamu bicara, ya dia akan ngajak kamu bicara. Tapi kalo dia gak begitu ingin, ya udah kita gak harus mikirin bahan obrolan juga. Diem-dieman juga buat sebagian orang nggak masalah.

      Tapi kalo kamu sedang berada di lingkungan baru dan harus segera membaur, posisikan diri jadi orang yang banyak bertanya. Pancing dia dengan pertanyaan-pertanyaan sepele, misalkan tadi dari mana, akun instagramnya apa, dulu sekolah di mana, kemaren liburan ke mana… Kalo dia udah banyak ngomong ya kamu dengerin aja. Orang suka menceritakan dirinya, dan tugas kamu ya cukup jadi pendengar.

      Terus pertanyaan yang kedua sih bukannya dia udah nggak menganggap kamu ngebosenin ya? Berarti kan udah nggak masalah dong. Ya sering diajak becanda aja. Kalaupun ada orang yg kamu nggak kenal lalu menganggap kamu ngebosenin, rasanya kamu nggak perlu pikirin. They don’t know you anyway, jadi mikir apa juga terserah.

      Pertanyaan ketiga juga nggak papa. Temen-temen pasti tau kalo kamu pendiem. Paling gampang buat ngebuka omongan tuh adalah tanyain “ada cerita apa?” Udah gitu doang, itu ngebuka obrolan kok.

      Pertanyaan keempat, kamu ngerasa milih-milih nggak sih dalam berteman? Kalo iya, bertahanlah sedikit. Mungkin kamu kurang nyaman sama temen baru ini karena kamu belum biasa. Ditahan dulu sebentar, membaurlah walaupun kurang nyaman. Ntar juga nemu temen yang bisa akrab. Minimal kalo temen-temen kelas pada ke kantin, kamu ikutlah. Biarlah kamu diem, ntar juga diajak ngobrol. Kamu harus sadar kalo proses membaur kamu agak lamban, tapi kamu juga nggak boleh terus bertahan sama temen-temen lama. Mereka udah dapet temen baru, dan kamu juga harus dapet temen baru. Mungkin emang bakal agak lama dapet temen akrabnya, tapi kamunya juga kudu sabar.

      Intinya adalah kamu agak lamban untuk membaur dalam lingkungan baru. Kamu perlu terima karakter kamu ini. Habis itu kamu harus bertahan dengan temen-temen baru meskipun nggak senyaman yang lama. Nanti waktu akan bikin kamu nyaman dan terbiasa.

  150. Hai kak, terimakasih sebelumnya.. artikel ini sangat bermanfaat bagi saya. Saya mau bertanya kak, saya 21 tahun dan sudah 10 tahun lebih saya merantau, sejak merantau saya merasa semakin pendiam, tertutup dan sulit bersosialisasi dengan orang lain. Saya bahkan hanya diam di rumah dalam zona nyaman saya dan merasa lingkungan di luar sangat tidak cocok untuk saya. Selama merantau, saya pernah punya pengalaman kurang baik dengan lelaki meskipun hanya digodain sekedar untuk bercanda, saya merasa benar” tidak nyaman dan itu membuat sebuah sugesti dalam pikiran saya bahwa saya harus sangat berhati” dengan lawan jenis. Saya menjadi sulit untuk menjalin hubungan, meskipun ada keinginan untuk mencoba. Karena banyak hal yang tidak bisa saya wujudkan karena sikap pemalu dan tertutup saya, saya menjadi sering berkhayal tentang kehidupan saya. Kadang kepala saya sampai pusing karena terlalu sering overthingking dan berkhayal. Kira-kira ada apa dengan diri saya dan saya harus seperti apa untuk berubah?
    Terimakasih kak

  151. Aku firdha
    Aku mau tanya KK,
    Sekarang umurku 23 jalan 24 tahun aku seorang guru di sekolah
    Aku Senin sampai Jumat di sekolah terus kalau libur panjang aku suka menghabiskan waktu dikamar keluar rumah pun engga malas ngapa ngapain malas ngomong padahal aku kalau ada libur panjang aku udah punya list aku pengen ngumpul sama temen temen sekolah dulu yg masih satu kota sama aku tapi, aku kadang mikir kalau ketemu temen aku bingung aku pengen cerita apa? Pengen ngapain, dan banyak deh yg aku pikirin makanya kadang buat silaturahmi sama temen temen lama itu aku jadinya malas apalagi temen Temen lama aku kebanyakan Open minded semua
    Gimana ya solusinya biar aku liburan aku terasa ada dengan temen temen lama sekaligus menjalin hubungan silaturahmi karena aku sering dikatain sombong makanya sering kepikiran gitu
    Thanks KK .

  152. halo kk, saya dwi dari tangerang, maaf kak saya itu introvert dan sulit mempunyai teman dekat karena cara bicara saya terkadang berbeda dengan yang saya maksud sampe orang yang denger kadang salah faham, terus aku tuh salah meletakan notasi ngomong jadi temen2 kadnga bingung n yang paling parah aku tuh kalo ngomong kecepetan ampe orang gak paham apa yang aku omongin, tolong bantuannya kk, makasih

  153. saya coba jawab pertanyaan tentang menguji introvet, tp hasil yg saya jawab 10:10. Jadi saya termasuk yang mana?

    1. kepribadian itu cair dan bukan hanya dua jenis. jadi mungkin sifat introversi atau ekstroversi kamu nggak ada yang dominan. tengah2 lah.

  154. Kak saya mau tanya apakah seorang introvet cocok / bisa gak kuliah masuk jurusan psikologi ? Dan apakah bisa juga jadi psikolog ?

  155. Sejak aku kecil aku punya banyak temen,walaupun ga deket² sih(*ini ketika di sekolah),tetapi ketika di rumah aku malah ga pengen keluar rumah dan cuma asik sendiri,kalaupun ada yang ngajak keluar itupun kadang suka bikin alasan buat nolak,hal kek gini berlanjut sampe lulus SMP,dan masuk SMA,dan SMA aku juga SMA yang bisa di bilang banyak anak yang ga suka belajar,ketika aku msuk SMA entah kenapa aku punya banyak temen yang kek gitu,secara ga sadar aku suka berteman sama temen² SMA ku, pertemanan di SMA sangat menyenangkan,tetapi semuanya berubah saat aku masuk kuliah,pas aku kuliah,walaupun banyak yang ngajak aku ngobrol ato kenalan,tpi aku malah ngerasa terganggu,ga pengen tau,dan cuek kepada mereka,aku berpikir karna temen di kuliah itu ga asik,pas kuliah ini kepribadian introvert ku semakin dalam,aku suka sendirian,ga suka di keramaian.berbeda dengan masa² SMA

  156. Huaaa gue jadi tau kepribadian gue sendiri.bahasannya lengkap. Dan ada beberapa yang ini nih gueee banget .. wahh parah keren banget sih . Thank you udah bikin artikel yang berguna dan bermanfaat kaya gini.. kereen banget Brom

  157. Halo kak🙏🏻saya mau sedikit cerita tentang kepribadian saya. Jadi gini, dulu waktu masih sekolah saya memang pendiam tapi saya sangat aktif dalam belajar, berbicara,dan saya juga sangat suka bergaul dg orang baru, seneng nongkrong rame2 sama teman / maupun itu orangnya tidak saya kenal. Terakhir waktu saya masih kelas 2 SMK saya kenal sama yg namanya narkoba dan saya jadi pemakai selama satu tahun dan akhirnya saya berhenti sekolah juga karna narkoba, nah semenjak itu saya merasa pribadi saya menjadi kacau, pemikiran saya juga kacau, males ketika ketemu sama orang2 / lebih suka sendiri, dan minder bngt ketika melakukan kontak mata dg orang2. Dan ketika sedang melakukan sesuatu saya selalu merasa orang disekitar terus memperhatikan saya, padahal tidak. Itu dikatakan gangguan atau tidak normalkah ?😔🙏🏻
    Saya pengen punya pribadi yg baik dan normal seperti dulu lagi😔😔

  158. Hai kak, terimakasih banyak ulasan yang diberikan mengenai introvert.
    Aku adalah seorang salah satu introvert, dan mulai merasakan bahwa aku introvert tuh sejak masih SD hingga sekarang kuliah semester 6.
    Memang sulit sekali buat bersosialisasi, aku punya temen namun hanya beberapa saja. Dan aku juga punya seorang yang aku anggap sahabat dari sejak SD hingga sekarang yang selalu jadi tempat senderan buat beban curhatan dan selalu welcome. Kadang aku juga suka merasa aneh sama diri sendiri, dan aku baru bisa menerima aku introvert baru sekarang pas kuliah. Dulu saking irinya sama extrovert dan bahkan sahabat aku sendiri adalah seorang extrovert, aku iri sama dia yang mudah bergaul sama orang lain. Jadi waktu itu aku mencoba untuk jadi diri orang lain tepatnya persis mengikuti jejak sahabatku. Memang berhasil kak namun hanya sementara dan berlangsung manis di awal, karena aku kelelahan. Buat seorang introvert yang berpura pura menjadi extrovert ga akan bertahan lama dan selalu merasa cepat lelah. Dan kadang awalnya aku saat berpura pura menjadi extrovert berhasil dapet teman banyak, tapi disaat aku lelah dan mulai kembali ke diri sendiri, temen temenku itu mulai kayak pada engga nyaman gitu. Dan satu demi satu mulai mejauh. Dan kadang aku oragnya gak tau ramah atau engga, tapi kalo ketemu sama oramg seberani mungkin pengen nyapa dan senyum dan selalu aku lakuin, aku pikir dikemudian hari bisa terbalaskan dalam arti mereka yang nyapa duluan, tapi kadang mereka suka canggung nyapa dluan ke aku, entah apa yang merasukiku? Atau senyum yang aku pancarkan terlihat tidak ikhlas. Padahal aku ikhlas nyapa mereka dan butuh energi yang banyak buat ngelakuin itu bagi seorang introvert. Apalagi bentar lg aku mau KKN, deg degan terus karena harus tinggal serumah bareng temen temen, duniaku yg penuh dengan kesendirian dengan terpaksa harus meninggalkan itu semua:( gimana ya kak menurut kaka? Karena jujur hingga saat ini aku kalo ketemu sama org tuh suka ada rasa cemas dan takut bahkan sama org yg dlu pernah sekelas masih aja cemas, malu, takut dan grogi.

  159. Halo ka, aku punya pacar yg punya sifat introvert setiap aku debat sma dia. pasti dia selalu bales singkat dan bilang “sederhana aja dalam ucapan hebat dalam tindakan” dan aku suka susah si mahamin sikap dia itu harus gmna, jujur aku ngerasa risih klo dia cuek atau dingin sma aku dan dengan sikap dia yg bgtu kadang bikin aku gabetah pacaran sma dia, dan pertanyaan aku, gmna si ka cara ngadepin sikap dia yg seperti itu?

  160. Waduu ini udh telat banget ya kak hehe, jadi aku klo liat di atas iya sih introvert. Untuk tipe nya mungkin introvert cemas, entahlah. Tapi akutuh klo misalkan ngomong sama orang asing atau tampil apa gitu ke depan kelas tuh suka bnr2 gugup, deg degan parah, muka pucet, tangan gemetar, sampe sampe aku kadang diketawain sama temen2 dikelas, apa itu termasuk gangguan? Aku juga pendiem parah, sekalinya aku ngeberaniin buat nanya malah dibilang “gini ya, kamu nanya kalo bnr2 butuh doang”. Kata² itu bnr2 bikin aku makin enggan gitu 🙁 maaf curhat ehe

  161. Saya introvert sudah terlihat sejak kecil. Ibu saya menikah lagi saat saya umur 3 tahun sehingga saya diasuh oleh nenek saya. Itu menyebabkan saya sering sedih karena rindu sama ibu saat kecil. Sifat introvert saya terbawa sampai dewasa. Baik di bangku sekolah sampai dikampus saya selalu sendiri disaat teman yang lain berbaur. Terkadang saya merasa kalau teman saya adalah orang -orang keren, dan saya tidak pantas berbaur dengan mereka. Kata dosen juga kalau saya ini kurang yakin ketika berbicara. Karena pada saat-saat tertentu kita pasti akan dituntut untuk speak-up dan unjuk diri, saya tahu sifat saya yang seperti demikian harus saya hilangkan tanpa mengubah diri saya yang sebenarnya. Karena saya juga merasa nyaman menjadi introvert.
    Bagaimana agar saya bisa berbaur dan speak-up ide-ide saya tanpa merubah jati diri saya? Adakah saran untuk introvert seperti saya agar saya bisa tetap profesional?, terutama nanti di dunia kerja karena saya masih kuliah. Terimakasih, mohon responnya >_< / \

    1. All you need is one friend to support you. Satu teman aja. Kalo membaur ke banyak orang terasa sulit, maka carilah satu teman aja. Terus akrabin. Mungkin akan lebih baik kalo kamu mau jujur alasan kenapa kamu mau lebih akrab sama dia (kamu susah berbaur dan kamu pengen belajar dari dia). Kalo kamunya jujur, temenmu pasti paham kok. Kalo bisa teman yang kepribadiannya terbuka, jadi kamu pun terbawa ke pergaulannya dia. Akhirnya teman-temannya dia akan jadi temenmu juga.

      Speak up sendiri perlu latihan. Bergabunglah di forum atau ukm mahasiswa. Kalo udah terbiasa dan nyaman di lingkungan itu, kamu lama kelamaan akan bisa mulai ngomong kok.
      Momen saat kuliah ini adalah waktu paling tepat buat belajar speak up, karena setelah ini yang ada adlh dunia kerja. Dan belajar berbicara mungkin akan terasa nggak nyaman, tapi rasa nggak nyaman itu bukan karena “ini bukan kamu banget”, tapi karena kamu belum beradaptasi. Kalo udah beradaptasi lama-lama kamu akan berkembang, dan tanpa kamu sadari kamu akan berubah dan jadi bisa lebih speak up.

      Semangat ya :)))

      Berubah

  162. Saya mungkin seorang introvert, mungkin sudah sejak smp. Tapi sampai sekarang mungkin malah tambah tertutup. Saya orangnya tidak suka ditelpon dan lebih menyukai chat, tidak suka cermin walau sering bercermin, saya merasa diri saya jauh berbeda dengan orang lain. Saya juga sering tidak pede dengan suara saya, kadang kalau mendengar suara saya di rekam itu rasa geli sendiri dengernya, apalagi orang yang mendengarnya. Saya juga kurang menyukai foto/selfie. Kalau di keramaian sebenarnya tidak masalah selagi saya tidak diperhatikan banyak orang. Tapi kalau berteman, saya tidak membeda2kan, semua teman di kelas saya temanin, tapi untuk yang akrab hanya beberapa saja. Masalahnya itu kenapa saya kalau berteman itu tidak bisa jujur dengan kepribadian saya. Kalau saya sendirian, sikap saya akan berbeda dengan sikap ke teman2 saya. Saya selalu tersenyum dengan semua orang, padahal sbenarnya kalau jujur dengan diri saya, saya tidak akan terlalu ramah dengan orang lain. Jadi bagaimana solusinya untuk masalah saya ini ?

    1. ini kayaknya adalah masalah penerimaan diri sih. nggak masalah kalo kamu nggak suka selfie atau nggak suka ngaca, jangan dianggap terlalu serius. it’s just you.

      untuk nggak jujur sama kepribadian, sebenernya perbedaan sikap ke orang dan saat sendirian itu wajar aja. saya juga kalo sendirian juga suka ngomong sama kucing. itu biasa juga.
      berusaha ramah dan tersenyum itu baik. kamu bukan “berpura-pura”, kamu lagi beradaptasi sama kehidupan bermasyarakat. itu normal.

      saya rasa yang jadi masalah adalah penerimaan diri sih. mungkin penerimaan diri ini yang harus digali lebih jauh. apakah kamu menganggap diri kamu kurang menarik, apakah kamu nggak suka dengan penampilan kamu, atau ada sesuatu yang bikin kamu minder, nah ini rasanya perlu kamu selami lagi.

      1. Saya orangnya ektrovert kak ,
        Tapi Saya pernah pacaran sama introvert , beberapa dari artikel yang disampaikan ini bener banget , pacar saya ngga suka keramaian tapi dia mau diajak jalan2 cuma biar saya seneng , tapi dia lebih suka muterin jalan aja sambil ngobrol daripada nongkrong. Dia ngga suka ngomongin hal2 yang gak penting kalo dia lagi sibuk , kalo udah cerita gak boleh diskak harus sampek tuntas dulu baru boleh komen , memang dia dulu jutek banget , mukanya datar jutek gitu, jarang nyapa sama temennya meskipun kenal dan liat, tapi seiring berjalannya waktu dia jadi manis dan manja sejak pacaran sama saya , dia juga jadi ramah sama temennya dan emang mukanya datar gitu dan mulai membiasakan untuk tersenyum . Pikirannya susah ditebak , tiba2 jutek dan tiba2 bisa jadi manis mungkin itu sikap dia buat nunjukin kalo pengen pasangannya bahagia. Saya sering bilang kalo dia gak romantis seperti cowok2 lain, tapi romatisnya dia itu beda tiba2 aja ngasi sesuatu , peduli banget sama aku dan itu bukan perlakuan modus aja. Tapi dia posessif banget , suka nyuruh aku jangan gini , jangan itu , cemburuan, dan dia malah cenderung emosian , keras kepala banget.
        Nah sekarang, saya udah putus sama dia gara2 egois kita masing2 dan emang waktunya buat berhenti dulu.
        Saya pengen nanya nih kak , orang introvert berapa lama ya bakalan move on apakah ada kemungkinan dia bakalan rindu pengen kembali lagi dan kapan waktu yang tepat untuk balikan ?

  163. Wah aku introvert trnyata. Tpi aku takutnya introvet ku berlebihan karna aku akhir² ini sering bosen mau ngpa²in aja bosen, smpe hidup aja ak bosen kak 😂 ktrlaluan emang.

  164. Saya introvert sejak SD entah kelas berapa. Saat SD pun saya sering sendirian saat jam istirahat, bengong gitu. Mulai SMP kls 7, saya malu bgt rasanya kalo harus berkenalan dengan orang lain, apalagi kalau ke org yg lebih tua atau lbih muda, takut malu2in gitu, malu smpe pgn lari dari kenyataan. Saya juga selalu berusaha untuk tdk terlihat mencolok walaupun penampilan fisik saya terlihat mencolok (smpe dipelototin bocil2). Ekspresi yg saya tunjukkan ke org2 terlihat datar smpe2 ditanyain “Kamu kalo pas ketawa kyk gk ikhlas, emng ada masalah apa?”, kan sad 🙁

  165. Hasil test menunjukkan aku introvert. Tapi klo diblang pendiam, aku nggak pendiam. malah banyak ngomong, untuk curhat jg aku lebih suka tlponan drpda chatting.
    tapi ciri introvert yg lainnya sih bner, energi mudah terkuras klo d tmpt ramai dan yg lainnya.
    Sebenarnya aku ini introvert apa ekstrovert gk sih?

    1. sebenernya kepribadian kita kan kompleks, dan kadar kepribadian kita tuh nggak 100% introvert atau extrovert.
      jadi mungkin aja kamu ada di tengah-tengah.

  166. Saya itu kayaknya introvert sejak lahir, buktinya waktu tk saya sangat bodoh dlm bersosialisasi saya hanya diam saja, tidak bermain dengan yang lain bahkan pernah di bully, karena saya takut untuk memulai dan saya pikir kalau saya mulai duluan akan terlihat aneh?, saat dirumah saya sangat hyperaktif saya suka nyanyi2 joget2 bahkan ga malu kalo diliat kaka2 saya, saya tetap seperti itu sampai saya beranjak remaja, saya mulai berfikir bahwa perlakuan orang lain terhadap saya sangat berbeda, saya merasa sangat canggung setiap harinya saat di sekolah, di acara keluarga saya hanya diam karena memang itu sifat saya dari dulu , namun mereka bilang saya tidak wajar, saya terlalu cuek, saya tidak ramah , bahkan kata salah satu teman sma saya bilang “kamu coba terbuka dikit dong , aku kasihan sama kamu yang gak punya temen”
    Saya mulai menyadari bahwa seakan saya orang yang paling menderita di dunia, saat berhadapan dengan orang lain saya selalu berfikir bagaimana caranya agar tidak di kasihani, saya juga iri dengan orang extrovert, saya mulain membenci diri saya sendiri, saya bingung bagaimana caranya bisa dekat dengan orang lain saya bingung bagimana caranya menyapa orang lain(selain teman dekat), saya kalau sama teman dekat malah malu2in kok malah saya punya teman yang sangat menyayangi saya , saya pun sangat menyayanginya.

    Saya berada di titik dimana saya menyadari bahwa saya sangat lemah mental, dan sedih karena gak bisa bergaul dengan keluarga dan teman kelas yg lain(kecuali teman dekat)
    Saya setiap malam menangisi diri saya, saya pasti dianggap aneh sama orang lain karena hanya diammm saja kaya patungg, sama semua orang termasuk keluarga kecuali keluarga inti dan sahabat

  167. Saya introvert yang gak bisa bergaul, saya cuman bergaul sama beberapa orang yang sekiranya bisa dekat sama saya. Saya kalau dirumah bisa nyanyi2 joged2 dan gak malu walau diliat kaka saya tapi kalau di sekolah bagaikan neraka, saya gak bisa bergaul sama teman satu kelas, saya hanya bergaul dengan teman meja belakang saya dan teman sebangku pastinya, saya pikir ini hanya karena teman sekolah saya yang tidak cocok dengan saya, namun di masa remaja ini saya mulai menyadari bahwa saya nya yang bermasalah, saya bahkan gak pernah dekat dengan siapapun di keluarga besar ayah saya maupun ibu saya, setiap acara keluarga saya hanya diam tidak ada tujuan karena saya dengan bodohnya ga tau apa yang harus saya lakukan, lalu satu persatu kritikan mulai saya terima, mulai dari teman sampai kakak saya, saya sangat frustasi karena gak tau harus bagaimana, saya sampai cari di youtube ttg bagaimana cara akrab dengan orang. Saya hanya akrab dengan beberapa orang yang dekat dengan saya dan saya sangat dekat dengan keluarga inti saya.

    Sekarang ini sy sedang berada di titik terlemah sy, mental saya lemah, saya suka menangis di malam hari, menangisi diri saya,,saya pengen jd org populer di sekolah, saya pengen dekat dan ramah kepada semua orang, tetapi saya gak tau caranya!!!

    Tolong sayaaaa

  168. Saya gak tau apakah saya ini introvert/extro? Saya sering merasa saya susah bergaul, saya sering mengalah kalo bergaul, saya kalo tersinggung ato kesel saya pilih pendam dan gak langsung blak2an, bahkan buat balas jahatin orang lain itulun mesti saya pikir2 dlu, sampai pda ketika itu saya merasa bener2 marah karna sudah terlalu sering tidak dihargai dalam pergaulan,, lalu saya curhat ke teman lain… dan ternyata teman itu malah ember, yang ujung2nya saya dicap sebagai teman yang suka menusuk dari belakang… saya sedih, kecewa… lalu saya jelaskan dan saya minta maaf berkali2 atas kekhilafan saya, akibatnya sekarang saya merasa sepertinya saya takut berteman, saya takut salah bicara lagi, saya takut saya malah menyakiti orang lain,,, saya bener2 bingung sekarang… seolah2 sayalah yg merusak dan perusak pertemanan, padahal faktanya saya pun telah dijelek2in dari belakang,, tapi saya pilih sabar. Apa sebaiknya yang harus saya lakukan?saya jadi malu, takut bertemu teman saya,bahkan berbicara dengan teman lain saya juga jadi takut sekarang.

  169. Hai kak aku juga orangnya introvert,suka banget menyendiri apalagi kalo di rmh pasti dinkamar terus kadang aku juga sering menangis kak suka sedih,kalo ngumpul di keramaian aku kadang malu dan canggung gitu bisanya diem aja tapi kalo sama sahabat aku cerewet dan agak gila-gilaan .trus kalo kenal sama orang gak bisa langsung akrab kalo dia gak nyapa duluan ya aku diam jg,aku kadang tergantung dari sifat orang intinya aku pemalu apalagi sama lingkungan baru

  170. Hallo kak
    Nama ku ayu, umur 20 tahun. aku mau minta saran kakak
    Aku sering nangis sendiri, seminggu sekali tiap malam sebelum tidur aku nangis. Penyebab aku nangis pun beraneka ragam ada yg karena keinget ayah yg selalu ngatain aku pendiam. teman teman yang sering bilang aku aneh karena ketika lagi ngobrol dan ngumpul mereka perhatiin aku kayak punya dunia sendiri, padahal aku kayak gitu karena gak tertarik dengan pembicaraan mereka yg gak berbobot, dan lebih milih main hp dan nonton video edukasi.
    Dan yg paling parah aku selalu takut orang lain gak nyaman ketika mereka ngobrol dengan aku, aku sangat sangat takut bikin mereka gak nyaman.
    ini sudah dimulai dari aku SMP, dan sampe sekarang. Jujur aku sangat tersiksa dengan hal ini dan merasa ini sangat mengganggu proses sosialisasi ku, padahal aku sudah umur 20.
    Jadi aku harus gimana kak, tolong :’)

  171. hai kak, makasih sudah mengupas tentang introvert. dari awal sampe akhir, ini bener-bener related banget sama hidup aku. aku ngerasa akhirnya ada yang ngerti aku. padahal aku yang introvert parah ini sedang berada di posisi dimana aku muak sama diri aku sendiri, iri dengan mereka yang easy going. rasanya pengen berubah, tapi secara sadar ini memang gak bisa di ubah. tapi jujur kak, setelah aku baca ini rasanya lebih bersyukur sama diri sendiri, aku bisa lebih semangat dan bertekad untuk menerima diri sendiri dengan segala kelemahan dan kelebihan yang ada. we’re best to be ourselves. makasih ya kak, sukses selalu..

  172. Halo kak,, saya orangnya introvet… saya orang pendiam pemalu dan gak suka bergaul.. saya orangnya suka merantau,kalau di perantauan aku orangnya biasa suka bergaul,tetapi kalau pas pulang kmpung knp tiba tiba saya jadi pemalu gak suka ngomong,dan cuma di rumah terus dan gak pernah mau bersosialisasi?
    Dan saya beranggapan pd driku sendiri,kalau saya ini merasa gak penting di kampung sendiri,dan saya beranggapan bahwa orang” di sekitar tidak peduli dgn saya dan tdak suka dgn sya,sebenarnya rsa ingin bergaul itu ada tp saya malu dan saya merasa sy ini gak penting di mata masyarakat sini,dan rasanya pengen pergi saja dari sini…

  173. Saya orangnya bisa dibilang introvert, senang dengan kesendirian, lebih suka dikamar, baca buku main hape,kerja Tugas dll, gak bisa fokus kalau banyak orang, bawaannya kalau kerja tugas ditempat ramai itu lama banget rasanya selesai tugasnya. Terus aku juga minim ngomong ga suka banget kalau orang sering ulang2 perkataan sampai 3 kali atau berapa kali apalagi omongan yang tidak bermutu. Terus aku juga tipikal orang yang lebih menangkap sesuatu kalau belajar itu lebih paham kalau Audio.

    Suka baca buku sih cuman buku novel atau buku yang tertarik aja. Aku juga tipikal orang yang ga pandai bergaul meskipun udah masuk organisasi sih cuman tetep aja lebih suka sendiri kadang kalau berhari hari berkegiatan suka rindu kamar kadang tiap Minggu aku harus nyisihin waktu untuk seharian kekamar

    Kadang orang tuaku juga heran kenapa sih aku sering dikamar terus?? Jarang ke tetangga lebih banyak diam kalau ketemu orang padahal kalau sama orang tua dan keluarga terdekat itu cerewet banget

    Yap bener banget aku tipikal orang yang tidak mudah dekat dengan orang lain banyak teman sih cuman yah gitu. Kalau terpercaya ada sih yang menurut aku klop dan mempunyai kesamaan dalam diri aku. Misalnya dia mempunyai kesamaan sama aku. Pendiam.

    Aku lebih cerewet kalau di sosmed suka dibilang puitis lah. Tapi kalau dialam nyata mati kutu.

    Tapi aku suka hidup aku yang seperti ini. Nyaman banget dengan kesendirian. Kadang aku berpikir untuk berubah tapi gak bisa . Berubah satu hari bsknya balik lagi apalagi kalau libur tuh . Ga pernah keluar2 rumah. Kadang tetangga pada heran sama sikap aku.

    Masih banyak sih . Sebenarnya kadang juga suka iri sama orang yang suka bergaul cepat akrab. Kadang aku mau kayak gitu . Tapi disaat aku mulai belajar aku merasa itu bukan aku banget..
    Kadang banyak yang kira aku cuek, tapi menurut aku aku gak kayak gitu

    Dan sekarang mmg aku udah terima sih karena introvert itu menyenangkan menurut aku. Ga berlebihan

  174. Halo, sy mampir disini karena sy ingin tahu apa benar sy seorang introvert, ternyata dari semua pembahasan di atas, sy termasuk seseorang yg introvert, terutama dalam hal : seorang introvert lebih nyaman berkomunikasi dg teks ketimbang berbicara langsung, itu saya sekali.
    Jujur setelah sy melahirkan dan kehilangan anak sy, sy seperti anti sosial, sy seperti malas berkomunikasi dg orang lain, temen-temen saya pun berkurang, padahal jujur dulu sewaktu masih kuliah sy orang yg gampang akrab dg bnyk org,tapi semenjak sy kehilangan anak sy, sy merasa malas atau enggan ut berkomunikasi dg org lain, takut di tanyai ini itu, apalagi di tanyai soal background sy, sy pernah di jauhi oleh saudara sy padahal dulu akrab, tapi semenjak sy kehilangan sy seperti di jauhi, jadi dari itu sempat sesekali sy merasa terpuruk dan sedih, tapi sy berusaha kuat.
    Apa seseorang bisa memiliki sifat introvert karena suatu kejadian yg menyakitkan ??

  175. .kerjaan yang cocok buat introvert kayak saya apa yaa..karyawan atau wirausaha

  176. Hai, Kak. Sejak SD sampai kelas X SMA sekarang, lingkaran pertemanan saya cuma sedikit saya hanya bergaul sama orang orang yang kalem dan punya hobi yg sama kayak saya, saya gak terlalu nyaman bergaul sama orang yg heboh, banyak omong, dan banyak tingkah.Setiap ada acara kumpul bareng keluarga sya selalu dijahilin sma yg lain karena gak pernah ngomong, saya ngerasa agak sungkan untuk mulai pembicaraan, takut kalau gak nyambung, saya ngerasa sy punya dunia yg berbeda dengan mereka. Saya gak terlalu nyaman berada di keramaian, bahkan sering ngumpet dalam kamar. Kalau ada segerombolan orang yang lewat depan rumah, sya langsung lari masuk ke dalam rumah. Saya gak suka jadi bahan perhatian.

  177. otak orang introvert gimana kak cerdas apa kagak masalahnya saya termasuk orang introvert jadi saya merasa otak saya kadang kadang terlalu berlebihan kadang kadang lelet ….

  178. Hallo kak namaku fira. Salam kenal☺️
    Aku mau cerita dari dulu tuh aku orangnya pendiem dan emg kalo berteman itu pilih pilih dan ga butuh banyak teman juga. Dan waktu kelas 2 SMP aku ketemu sama teman sebangku yg Ekstrovert habis. Dia selalu ngajak aku untuk ngelakuin apa yg dia suka,dia juga selalu ngenalin aku ke teman temannya,awalnya ga nyaman bahkan aku sering menolaknya dan lebih salutnya walaupun dia sering ngerasa sakit hati samaku tapi dia tetap dekat samaku bahkan dia berusaha ngertiin aku,dari situ aku belajar untuk ngertiin dia dan perlahan aku berubah mulai terbuka sama org tapi tetap untuk teman aku terlalu pemilih. Terus kami masuk ke SMK yg berbeda. Dan yg aku lakuin adalah mencari teman sebangku aja. Dan iya aku cuman punya satu walaupun banyak teman yg lain yg mau berteman,tapi aku terlalu kembali menutup diri. Dan teman sebangku ku di SMK juga ekstrovert dan kami mulai suka gitu sama cowok disekolah dan akhirnya pacaran dan cuman berjalan beberapa bulan aja. Tapi seiring bertambahnya usia aku mulai ga peduli tentang lingkungan atau hubungan asmara. Bahkan aku hanya punya 1 teman yg benar benar di percaya dan itu teman SMP ku. Dan karna dia aku punya banyak teman di SMP tapi ketika kami reuni aku malah merasa ga nyaman,cemas padahal mereka itu termasuk org yg dekat sama aku waktu SMP tapi kenapa aku bisa ngerasa gitu?dan skrg aku harus gimana? Ya jujur ngerasa ga nyaman aja karna canggung ke teman yg dulu dekat

  179. Haii kaa, saya introvert saya sangat” gk suka keramaian apa lagi hal” bising atau Yang gk penting, saya pernah mencoba hal” Yang dilakukan seperti orang pd umumnya (ekstrovert) seperti hangout sama temen” dll tapi itu pasti berakhir dgn saya gk merasa nyaman selalu, setelah saya ikut hangout pasti ada rasa menyesal krn ikut acara sperti itu tdk seperti temen” saya Yang lain mereka happy” aja Dan enjoy kdg saya iri sama mereka Yang suka/sering jalan” dgn orang lain punya banyak temen, tapi saya sadar itu bukan dlm zona saya dan saya bersyukur terkadang krn dgn keadaan saya ini saya bisa lebih rileks dgn kesensirian saya, saya pun punya beberapa temen dan mereka bener” baik sama saya dan saya merasa menjadi diri sendiri ketika bersama mereka,tapi yang saya takutkan jika saya terus seperti ini saya akan semakin kesulitan bergaul dgn orang lain dan itu membuat saya kdg takut untuk merasa gagal krn saya selalu sendiri dan kdg menganggap diri saya selalu menjadi nmr 1 atau utama krn saya selalu dlm dunia saya sendiri/kesendirian saya,saya takut hal tersebut akan mempengaruhi saya untuk ttp ragu dan takut merasa gagal akan apa yang saya jalankan kedepannya. Padahal kegagalan adalah hal yang wajar untuk meraih keberhasilan.

  180. Hai kak. Saya seorang extrovert dan punya pacar introvert. Kami baru habis bertengkar yang hebat di telpon. Dia sangat marah lalu ‘hang up’ saat saya masih bicara. Besoknya saya chat minta maaf dan ngajak dia berbincang untuk selesaikan masalah ini, tapi dia ga mau dan bilang yg dia sudah malas. Terakhir chat saya ga dibaca. Sudah 4 hari masih lagi begini. Ini pertama kali marahnya segini. Saya akui memang salah saya yg sering curiga dan cemburuan karena kami LDR. Apa lagi sekarang sedang lockdown, jadi ga bisa ketemu. Saya bingung gimana lg mau minta maaf, gimana caranya membujuk cowok introvert. Apa yg harus dilakukan dan dielakkan saat berurusan dengan marahnya pacar introvert. Takutnya dia benar2 pergi..

  181. hi kak, makasih untuk tulisan kakak. setidaknya aku bisa ambil pesan dari tulisan ini. hari ini aku sedih banget karena orang yang seharusnya paling deket sama aku, belum memahami keprbadianku dan cenderung menyalahkan kepribadianku, aku sakit hati ketika sifat pemaluku dibilang tidak bebudi bahasa dan ketika dia bilang hidup aku membosankan, rasanya hati aku langsung jawab ” jadi apa aku harus mengakhirinya”. aku akan berjuang untuk mencintai diri aku. sorry aku curhat.

  182. Assalamu’alaikum
    Saya Nayla,baru mau masuk SMA(lulus corona),jadi gini kak saya kurang tau kepribadian saya apa,tp setelah tes eh saya introvert.Nah,saya kurang PD,saya hanya merasa saya lebih ke ambrivert.Ya disisi lain saya jg terima diri sy itu introvert.Namun,kan karna adanya pandemi ini saya jarang ketemu sm temen2 yg cmn 5 org+1 org yg suka sm sy.Saya udh akrab sm bbrp org td.Namun,sy mikir takut kalau org yg udh akrab sm sy,tiba2 saya sakiti tanpa sengaja.Dan itupun nyata terjadi.Hingga kini,Org yg suka sm saya pergi dan udh singgah ke hati lain karena kegenksian sy yg g tau mau ngomong apa.Ya jd sy putusin g ngomong apa2.Nah,satu lagi teman saya yg menurut sy ini menarik malah seperti sy sakiti karna sy nyebutin kenyataan sy.Dan dia ngerasa sakit gitu karna ada hubungannya dgn dirinya hingga ia pergi.Skrg sy cmn punya tmn sy yg kini buat sy terhibur lbhnya tmn yg kini ada (hiburan) di chat sy.Tp gmn caranya hmm…sy g sengaja nyakitin dia sendiri seperti yg lainnya lagi.Atau sarannya gmn cara berteman.Khususny utk nanti masuk SMA yg nantiny mereka ngga ada lagi disaat SMA.Dan gmn caranya ngilangin sifat sy yg seperti ini.Semoga bisa dijawab y :).Assalamu’alaikum

  183. Halo, Kak. Saya ini tergolong introvert sosial, tapi gak terlalu mencolok karena cuma saya dan satu sahabat yang tau sama keadaan saya ini. Saya ini bisa dibilang orang yang ceria, mudah bersosial, humoris, dan pemikir. Tapi, orang tua saya menganggap saya ini beda dan aneh, karena tidak sama dengan teman lain yang lebih terbuka. Memang kadang saya suka menghabiskan waktu untuk menonton atau membaca segala macam bahan bacaan/ artikel lewat handphone saya. Dan karena itu, saya malah dianggap malas-malasan dan tidak punya pendirian untuk cita-cita di masa depan. Soalnya, saya sudah berada di jenjang pendidikan SMA dan tinggal hitungan tahun untuk terjun kedunia luar. Jadi, bagaimana supaya mengatasi kesalahpahaman ini, Kak? Padahal saya juga sedang berpikir keras tentang masa depan dan kelebihan apa yang sebenarnya saya punya, tapi saya terus ditekan oleh orang tua supaya sama dengan teman-teman lain. Mohon diberi solusinya ya, Kak! Terima kasih.

  184. Halo ka . Aku gk suka sama orang gk peduli sama orang suka ngedadak ilfeel klo ada orang yg bilang suka samaku males banget gaul sam orang kalo liat orang rame rame kepalaku langsung pusing pernah maksain buat gaul sama orang banyak dan itu rasanya gk enak banget susah jatuh cinta bahkan suka sama orangpun susah cuman pengen sendiri dan gk mau peduli sama hal lain gk suka ikut campur maslah orang bodo amat sama orang bner bner gk peduli sama orang itu masih wajar kan ?

  185. Hai kak, terimakasih udah menjelaskan panjang lebar tentang introvert.
    Saya gak tau sejak kapan menjadi introvert, tapi keadaan di rumah lah yang membuat saya introvert. Orang tua saya membatasi saya, baik dalam berteman, bepergian, ya banyak lagi kak.
    Dan saat ini umur saya 24, saya merasa jenuh saya ingin keluar dari kepribadian ini. Dan baru sekarang lah saya sadar tentang kepribadian saya.
    Saya punya teman tapi tidak banyak. Dan saya punya pacar yang hubungan nya udah 6 tahun lebih, saat ini pacar saya sulit menerima pribadi saya kak. Bahkan dia menyuruh saya keluar dari kepribadian ini. Tapi saya gak bisa. Padahal selama ini dia adalah orang kepercayaan saya. Mungkin selama ini dia tahan” untuk bersama ku. Dan aku tau dia sayang sama aku. Saat aku suruh dia untuk tinggalkan aku yang seorang introvert ini, dia gak mau. Dia masih dalam kebingungan.
    Dan saya yang sudah merasa nyaman sama nya, juga kasihan lihat dia bertahan dengan kondisi ku ini. Rasa kepercayaan ku pun mulai luntur kak. Aku harus apa ya kak? Keputusan apa yang harus saya ambil?
    Dan saat ini saya sedang belajar menerima kepribadian saya.

  186. Hai kak, terimakasih udah banyak menjelaskan tentang introvert
    Aku termasuk introvert, gak tau sejak kapan menjadi introvert.
    Sejak kecil aku selalu dibatasi oleh orang tua. Baik dalam pertemanan, pergi keluar dan dalam mengutarakan pendapat. Semua nya dibatasi.
    Dari kecil aku sulit untuk percaya pada orang, dan menjadi pendiam.
    Dan aku masih mempunyai banyak teman.
    Tapi saat masuk SMA sejak aku di Larang berteman dengan sahabat ku, disitu aku mulai menjauh dari semua teman ku. Hanya 1 orang yang dekat dengan ku yaitu pacar ku. Sampai sekarang kami pacaran sudah 6tahun lebih. Dan orang tua juga melarang. Tapi aku tetap pertahankan dia
    Aku punya teman, tapi aku gak bisa menganggap mereka sahabat. Padahal mereka anggap aku sahabat bahkan saudara.
    Sekarang usia ku 24 tahun, dan aku mulai merasa keanehan sama pribadi ku. Aku mulai bosan dan gak terima dengan kepribadian ku yang gak bisa dekat dengan orang.
    Dan aku mulai menyadari ternyata aku termasuk orang introvert. Aku mulai mempelajarinya.
    Tapi pacar ku mulai gak tahan. Dia merasa aku kaku. Dia selalu suruh aku keluar dari jona nyaman ku. Dia anggap aku aneh. Aku selalu berusaha untuk tidak menjadi introvert lagi. Aku berusaha menjadi seperti orang” lain. Tapi sulit malah aku jadi tersiksa.
    Saat ini aku sama pacar sering berantam, aku udah bilang sama nya untuk tinggalkan aku, tapi dia gak mau. Aku tau dia sayang sama aku. Tapi aku juga gak mau melihat dia tersiksa dengan sifat ku.
    Aku bingung harus gimana sekarang.
    Hanya dia orang terdekat ku.
    Aku harus apa ya kak?
    Terima kasih. 😊

  187. Gk tau kenapa pas baca artikel ini aku malah nangis. Aku masih bingung aku introvert atau bukan tapi sebagian besar kepribadian persis kayak introvert. Aku ngalamin ini udah dari kecil bahkan dari masih tk. Aku selalu takut gk punya teman. Tapi gk pandai berkomunikasi. Sampe orang banyak yang ngatain aku bisu sampe pernah di bully. Dan itu malah bikin makin gk berani deket-deket sama orang. Aku gk pernah bisa percaya atau curhat ke siapapun bahkan ke ortu, saudara maupun sahabat. Karna aku ngerasa curhat ke mereka rasanya kayak ngumbar” aib sendiri. Apa lagi aku tau kalau sahabatku gk bisa jaga rahasia jadi aku paling anti kalau curhat ke dia. Aku sering nyari temen secara online dan kadang aku bisa ngerasain jadi extrovert kalau secara online. Makanya lebih seneng kalau nyari temen di hp. Aku lebih sering nyoba cari temen baru trus make kepribadian yang lebih terbuka. Rasanya lebih nyaman tapi kadang gk tahan dan akhirnya ninggalin mereka karena ngerasa kalau merekanya juga bakal bosan. Dan akhirnya sendiri lagi. Pernah juga prakerin akunya kerja tapi gk banyak bicara. Sampai salah satu pegawainya marah terus bilang “kalau saya yang punya kantor ini saya gk mau terima kamu. Saya gk mau kamu kerja di sini”
    Di situ mulai bilang ke diri sendiri kalau nanti kerja gk usah di kantoran. Dan sekarang bakalan kuliah dan masih ragu. Takut gk bisa bergaul lagi. kira” gimana ya biar gk takut sama orang banyak?? Dan kadang sering tanpa sadar akunya salting kalau depan banyak orang. Kira” cara ngatasinya gimana ya?

  188. assalamualaikum, kak kenapa yak saya kalo lagi ngobrol sama temen paling susah buat bertanya, saya kebanyakan diam dan mendengarkan??

  189. Tulisannya koq aku banget. Bnr ya..ku punya tmn sedikit tp akrab hingga skrg. Kt org Pemalu tp gk tau apa yg di maluin. Pdhl males ngmng. Pusing klo ditempat keramaian sprti pesta. Gk taulah lbh enak sendr dr pd rame2. Klo rame2 tingkahnya bnyk.yg buat aku sebel. Org bilg aneh. Dingin dll.

  190. 😁 disini aku merasa yg paling aneh , karna ke empat jenis introvert sepertinya tlah menyatuh dan bersarang di dlm diriku. aku menemukan blog ini bukan karna mencari introvert tapi mencari cara mengatasi rasa malu yg berlebihan, karna ku pikir saya adalah seorang pemalu akut, tapi setelah ku baca ulasanmu ini ku merasa ada benarnya juga,karna terkadang jika berpikir kembali, , , ada sesuatu yg harusnya malu untuk di lakukan tapi malah gk malu dan sebaliknya. jadi bagaiman solusi anda tentang ku ? bisa kah anda membalanya ? dan adakah notif saat anda membalas comen ku ini ? atau jika anda berkenang bisakah anda membalasnya via Watshap :0821919222689

  191. Mau tanya dan sedikit curhat, apa sifat introvert ini benar tidak bisa diubah?
    Gua pribadi suka jadi penyediri banyak hal yang bisa di lakuin tanpa mikirin orang lain. Dari padangan hidup gua ada 3 hal yang gua liat, keluarga, pacar, dan 1 sahabat gua dari sekian banyak orang yang gua kenal sejak sekolah. Dan saat salah satu dari ketiga itu hilang gua ngerasa sifat introvert itu ternyata punya efek samping yang ga gua suka, contoh nya disaat terpuruk karena adanya sifat introvert ini gua jadi lebih memilih berdiam dan menikmati keterpurukan itu, dan rasanya itu susah untuk dijelaskan dengan kata”. Akhirnya gua mulai berfikir untuk ngerubah sifat gua yang introvert ini, tapi karena terlanjur tenggelam sama sifat introvert rasanya sulit untuk ngerubahnya.
    Jadi apa benar sifat introvert ini tidak bisa di ubah?

  192. Hi kak, Saya Susy. Saya merasa termasuk golongan orang introvert. seperti yang sudah dijelaskan diatas, sama persis dengan kebiasaan saya atau hal yang sering saya alami.
    bahkan ada beberapa orang yang beranggapan kalau saya orangnya sombong, cuek dan dingin. rasanya saya sudah bosan dipikir seperti itu. padahal saya hanya agak sedikit cuek sama orang yang belum kenal dekat atau selain kerabat dekat, tapi terkadang dengan orang yang sudah kenal pun masih agak sedikit cuek sih hehe tapi hanya saja saya malas untuk menjelaskan ke mereka kalau saya sebenarnya tidak sombong seperti yang meraka pikir, saya sebenarnya orang yang bisa humoris, usil dan terkadang cukup petakilan atau pecicilan kalau sedang dengan orang yang sudah kenal dan dekat sama saya.

  193. Kak saya introvert sosial,tetapi sepertinya orang-orang belum paham tentang kepribadian saya,dan ada saja keluarga yang tidak nyaman melihat saya selalu berdiam diri di kamar dan saya tipe orang yang jarang ngomong,jarang nanya,dsb.. Lalu banyak teman saya yang bosan ketika berbicara dengan saya, terutama teman yang baru saya kenal,bagaimana cara mengatasi itu semua??

    1. kendala sebagian introvert di masa abg dan remaja adalah komunikasinya yang mungkin kurang fasih. makanya mungkin temen agak males bicara sama kamunya.

      kamu bisa mencoba melawan rasa nggak nyaman itu dan mulai lebih banyak membaur sama teman. dekatlah sama satu teman dulu, temen yang baik dan mudah bergaul. dari dia nanti kamu bakal punya banyak temen baru.

      kalo bagian keluarga sih, kalo kamu ngerasa kurang ngepas sama keluarga kamu, cobalah untuk minimal “setor muka” saat keluarga lagi pada muncul. minimal nanya sesuatu kek, berita di tv kek. kalo disuruh bantu beres-beres rumah, ya bantu aja. atau ambil inisiatif duluan. persepsi keluarga ke kita mah susah diubah, yang bisa kita lakukan adalah berbuat baik dan jadi anggota keluarga yang berguna. itu aja udah cukup sih.

  194. Kak, saya orangnya introvert. Tapi kadang saya ngerasa ada keberanian berbicara yang tiba tiba muncul dari diri saya . Ada kejadian dimana ada salah satu orang terdekat saya kak yang sering membicarakan saya ketika ada orang baru, kalau saya itu orangnya pemalu, suka minder, dsb..
    Padahal saya juga ingin mencoba berani untuk berbicara dengan orang baru. Tetapi karena hal itu, saya merasa semangat bicara saya hilang kak, karena sebelum saya mencoba berinteraksi dengan orang baru, justru orang terdekat saya menceritakan kekurangan saya didepan orang baru tersebut hingga membuatnya seperti menjauh dari saya. Menurut kakak saya harus bagaimana kak?

    1. halo Yuna! Sebaiknya kamu gak perlu berkecil hati dibilang pemalu, suka minder, dsb. cuekin aja, toh pendapat orang tuh cuma kata-kata, dan kata-kata kalo nggak dimasukin dalem hati maka dia nggak akan menyakiti kamu.

      pede aja, dan cobalah berkenalan dengan orang baru itu. dia ngejauh itu cuma perasaan kamu aja. bilang aja kalo kamu bukan pemalu, tapi males banyak ngomong.

  195. Hai kak aku Nimala defi 19 tahun bisa dipanggil Mala.

    Jadi gini aku mau curhat.Sebenernya aku juga baru tahu sih kalau aku itu seorang Introvert tapi masih ragu juga sebenarnya.

    Aku itu bimbang antara dibilang introvert ataupun ambivert.Dari kecil aku suka bnget menyendiri,dibilang gk punya teman sebenarnya juga enggak aku punya beberapa teman tapi yah gk semuanya akrab bnget.
    Aku suka bnget dengan cerpen bahkan aku selalu bikin cerita di wattpad udah update cerita dan alhamdulilah diberi respon yang baik dari pembaca.Hal itu bikin aku seneng bnget kak,aku seharian kalau libur kerja itu pasti cuman dikamar main hp,dengerin musik,dan pastinya bikin cerita.

    Dibilang tertutup bnget sebenarnya enggak cuman yah aku emank gk terlalu terbuka,aku bakalan pilih pilih orang kalau mau diajak curhat jangankan orang lain curhat dengan orang tua aja kadang aku malas.
    Aku tu gk nyaman dengan orang baru dan suasana tempat yang baru.Kalau disuruh memulai obrolan aku pasti bakalan Wegah.Tapi anehnya kalau aku bertemu orang baru yang diam dan cuek gitu aku pastinya risih.mulutku bakalan gatel dan akhirnya aku ngalah.aku coba tanya tanya ke mereka lebih dulu.Tapi anehnya lagi aku bakalan terkesan dingin dan malas kalau orang asing yang aku ajak bicara lebih dulu itu orangnya gk asik misalnya kaya ditanya jawabnya singkat itu aku bakalan kesel,dan kalau orangnya terlalu cerewet aku malah lebih kesel.aneh bnget kan

    Aku jarang banget keluar kumpul teman teman,Dibilang benci keramaian sebenarnya gk juga,Aku suka Shooping yaa tapi emank lebih nyaman sendiri sih.

    Aku smpe sekarang gk pernah pacaran.Aku tu selalu tidak percaya diri dengan wajahku makanya itu aku minder kak.Aku lebih suka menutup diri dari pada keluar rumah.bnyak yang chat gombal gitu tapi pasti aku bakalan males ujung ujungnya mereka merasa nyaman diawal dan bakakan males ke aku kerna menurut mereka aku tuh terlalu cuek.Sebenarnya aku punya alasan tersendiri bersikap seperti itu,menurutku mereka itu gk tau apapun tentang kisahku,mereka cuman sebatas kenal di dunia Maya dan aku gk nyaman berteman dengan orang seperti itu.kalau diajak ketemuan aku pasti bakalan nolak entah karena apa.

    Ohh aku juga bnci bnget dengan kebisingan.jangankan teman,ibuku yang kerja jauh kalau telpon aja kadang aku merasa risih,aku ni terlalu cuek komonikasi aja seminggu sekali itupun kalau gk males,beda bnget sama kakak aku yang setiap hari selalu komunikasi dengan ibu.tapi sekali aku komunikasi lancar ibu aku tu bakalan seneng bnget dengan karakterku yang penuh tekad juga mampu buat ibuku bahagia.menurutnya aku ini cuek tapi sebenarnya sangat sayang bahkan melebihi kakak aku yang setiap hari komonikasi lancar dengan kedua orang tuaku

    Aku terkadang juga heran kak,kenapa sih aku punya kepribadian seperti ini?,Aku selalu iri dengan orang lain yang mudah akrab sementara aku butuh waktu dulu buat akrab dengan seseorang.
    Sebagian orang bilang aku tuh terlalu tertutup dan gk mau membuka hati juga terlalu monoton.Padahal kalau mereka kenal aku bnget lama aku bakalan jadi pribadi yang berubah 180derajat.Aku tu suka ngebanyol,suka bercerita,aku bakalan jadi pribadi yang mendengarkan keluh kesah sahabatku dengan amat baik juga kalau aku bisa bakalan aku kasih solusi dan terkesan apa adanya itu yang membuat sebagian orang suka sama aku.

    Aku tu orangnya malas bnget kalau disuruh kumpul kumpul,pasti aku bakalan cari alasan buat ngehindar tapi bodohnya kalau aku ngelihat temen” lain pada ngumpul itu pasti aku iri.difikiranku kalau ada temen temen lain yang mau pergi gitu aku pasti minder bnget.difikiranku pasti gini kak “apa aku tu orangya emank gk asik bnget ya smpe mereka gk mau ajak aku keluar?”.
    Difikiranku sebenarnya aku tuh pengen kaya anak laian yang punya byaak teman dan punya kekasih tapi balik lagi aku bakalan selalau mider dan berfikir yang gk penting.Jadi untuk sekarang aku lebih mikirin karir aja dulu lah urusan cinta akutuh bego bnget aku sangat sulit suka sama orang hufft😒😣

    Entahlah aku juga bingung dengan keprubadianku yang sepeti ini.
    Jadi menurut kakak sebenarnya aku tuh harus gimana? yaaa sumpah aku sedih bnget dengan karakterku!

  196. hay kak ,
    pasanganku introvet .
    yg aku baca di sini sama persis dg sifat yg dia miliki .
    ak sering jengkel sm sifat cueknya .
    ak tipe extrovert yg suka ngasih perhatian dan kejutan .
    tp sama sekali gag ada respon dr dia .
    ak hanya ingin tau sebenarnya dia senang atau malah sebel sih ??
    ak suka ngobrol dan main sm temen .
    tp doi sulit sekali diajak ngobrol bahkan lebih menutup diri seakan tidak ingin ada yg tau klo kami sedang jalan berdua .
    gmn ya cara menghadapi nya ??
    makasii kak

  197. hay kak ,
    pasanganku introvet .
    yg aku baca di sini sama persis dg sifat yg dia miliki .
    ak sering jengkel sm sifat cueknya .
    ak tipe extrovert yg suka ngasih perhatian dan kejutan .
    tp sama sekali gag ada respon dr dia .
    ak hanya ingin tau sebenarnya dia senang atau malah sebel sih ??
    ak suka ngobrol dan main sm temen .
    tp doi sulit sekali diajak ngobrol bahkan lebih menutup diri seakan tidak ingin ada yg tau klo kami sedang jalan berdua .
    gmn ya cara menghadapi nya ??
    makasii kak atas jawabannya

    1. Hallo kak..
      Saya punya temen introvert..
      Sering chat-an, saya tertarik sama sifatnya, bagi saya dia beda dari kebanyakan temen cowo yg pernah saya jumpai. Cm disisi lain saya bingung ketika dia tiba-tiba menghilang. Apa yg harus saya lakukan ya kak?

  198. Hallo kak..
    Apakah saya intovert,, sya kurang pede karna pisik sya, alasanya sy ga ramah, saya ga bisa murah senyum dengan org baru, karna gigi saya kuning, dan ketika sy senyum ke org baru, dia membalas senyum sy seperti senyum terpaksa gitu, mungkin karna gigi sy yg kuning, tapi sy ga tau juga sih, apa yg sebenarnya membuat org begitu kpd sy..
    Dan akhirnya sy memilih jadi seperti org sombong, keadaan sprti ini bikin sy sedikit teman, sulit berkomunikasi..
    Dan ini membuat sy kesepian..
    Apakah yg harus sy lakukan?

  199. Aku introvert. Mudah bergaul tp klo baru mau kenalan hrus diduluanin. Klo aku yg dluan, susah. Selalu ragu. Tp bgtu kenal, aku mudah bgt akrab. Bhkan bsa lgsung ky udh kenal lama bgt.
    Aku milih2 tmn. Klo aku anggap ssorg itu akn membawa pengaruh negatif buat aku. Aku males bgt utk akrab sm dia. Tmn akrab dri SD smpai kuliah cm 1 ditiap jenjang. Aku gak suka ikut geng2an.
    Aku klo mau bcra depan umum.. Kdg bikin konsep tp pas bicara aku gak gunakan konsep itu. Malah klo gak pake konsep, jdi lbih luwes pidatonya. Kluar bgtu aja dri kepala. Tp sblumnya wajib mempelajari bahan pidatonya.
    Semua yg diulas di atas hmpir benar smua di aku. Hnya saja aku klo merasa bnyak pikiran, bnyak kerjaan, bosan.. Aku kdg lebih suka keluar rumah, kmna aja.. Ketempat ramai jg suka.. Tp mmg slalu sendiri sih dan lebih nyaman sendiri.. Walau di tmpat ramai. Jdi aku slalu ke mall sendiri.. Nonton sendiri.. Jalan sendiri walaupun ada pasangan. Smpai2 psgan slalu curiga, dia takut aku pergi sm yg lain. Pdhl gak ada sm skli.
    Aku pemikir keras. Kdg gak bsa tdur klo lg ada yg dipikirkan. Suka sedih sendiri dan slalu berusaha terlihat baik2 saja. Aku gak suka dikasihani, makanya aku jarang mau cerita masalahku ke org2. Aku jg gak suka disalah2in, walaupun aku tau klo aku salah. Tp aku lebih senang klo aku sendiri yg menyalahkan diriku dripda org lain termasuk org tua.
    Aku sbnrx bsa menerima kepribadian ini krn aku tau sisi positif dan negatifnya. Tapi..
    Pertanyaan aku..
    1. Bgmna cara mengatasi sisi negatifnya seperti pemikir keras, kdg itu jdi negatif krn terlalu mempertimbangkan segala hal yg pda akhirnya akan membuat aku stres sendiri, kdg bikin sakit kepala.
    2. Bgmna cara membuat org ekstrovert memahami kita tanpa harus membaca artikel seperti ini atw tnpa perlu dijelaskan panjang lebar.
    3. Dan bgmana seharusnya introvert memperlakukan psgan yg ekstrovert bgt agar hubungan itu tdk mnyiksa bagi introvert? Krn introvert kan sulit dimengerti
    Semoga bsa dipahami. TK

  200. Artikel ini hmpir smua bener di aku.
    Aku ada bbrp prtanyaan.. Smoga bsa dpt jwbnnya dsini..
    1. Bgmn cara mngurangi sisi negatif dri introvert, sperti pemikir keras. Sgla hal dipikirin. Kdg gak bsa tdur klo lg ada yg dipikirkn. Kdg brdmpak di kesehatan fisik. Kdg pngen cuek dan bodoh amat tp ttp aja dipikirin. Terasa ada hal yg terus membebani klo blm dipikirin.
    2. Bgmn cara mmberikn pmhamn kpda psgan yg ekstrovert tnpa hrus menjelaskan dan tanpa harus dia membaca artikel2 sperti ini?
    3. Bgmna cara mengatasi kejenuhan? Aku kok merasa kdg jenuh dgn kesendirian dan tertutup sperti ini. Kdg pngen jg rasanya berbagi cerita, berbagi beban pikiran, tp saat momen berbagi itu ada.. Sy jdi susah utk terbuka. Itu knp yaa

  201. Halo kak aku mau nanya nih
    Sebumnya aku mau ngasih tau klo aku ini cowo dan aku yakin kalo aku ini orang yang introvert.
    Jadi gini nih dirumah ku, mama ku sering banget marah dan selaku bikin suasana rumah jadi ga bagus banget, hampir setiap hari,jadinya aku ga deket dan canggung banget sama mamaku. Dengan saudaraku, aku sering bercanda tapi sering juga berantem karena hal-hal sepeleh dan akhirnya malah jadi ga enak banget gitu, nah aku sama saudaraku nih sering banget bercanda, kata orang sih itu tandanya aku akrab sama mereka, tapi aku tuh selalu ga nyaman dan malu gitu untuk sayang2 an, misalnya pelukan, rangkulan, ngucapin selamat, curhat sedih sedihan gitu, gatau deh kenapa. Nah sedangkan dengan ayahku, aku deket banget dan jarang berantem (jarang ketemu juga sih) aku ngga malu kalo untuk manja2 an pelukan, rangkulan, dll (aku belom tau sih kalo masalah curhat, tapi keknya aku bakal lebih nyaman curhat sama ayahku deh), tapi aku itu rada kurang nyaman dan agak malu buat bercanda sama ayahku, paling bercanda dikit doang ga selepas sama saudaraku. Dan btw aku kalo sama sahabatku aku nyaman untuk ngelakuin keduanya, baik bercanda ataupun curhat, dan juga aku jarang berantem sih sama dia.
    Nah jadi pertanyaan aku, pertama kenapa sih aku bisa ga akrab sama mamaku
    Kedua, kenapa sih dan ada apasih sebenernya hubungan antara aku dan saudaraku, aku dan ayahku, aku dan sahabatku. Sebenernya aku tuh paling deket sama siapa sih diantar mereka, atau sebenernya aku tuh deket ga sih sama mereka?
    Maaf ya kak kalo bahasanya susah dimengerti, aku juga bingung ngungkapinnya
    Tolong dong dijawab, soalnha aku overthingking banget tentang masalah ini dan aku cemas beberapa hari ini, aku cemas aja kalo ternyata aku ini emang bakalan sulit mesra2an sama orang-orang deket atau memang oramg yang udah akrab itu ga bakal bisa mesra2an gitu ya kak. Tolong dijawab dong kak, plisss
    *BTW mesra disini maksudnya kek pelukan, curhat sedih2, pokoknya ngelakuin hal2 yg cringe dn gitulah*

  202. Aku introvert dan aku saat ini lg deket sama cowok yg introvert jg,aku tau sifat dia cerminan sifatku.Kadang aku suka gk nyaman ngadapi sifat diam tertutupnya,aku uda coba cuek tp tetep aja ada rasa ngenes dihati,anehnya lagi aku tetep bertahan dan gk mau mundur dan saat itu jg rasa sayangku makin besar kedia.Tolong kasih sarannya???

  203. Hi kak,
    Setelah membaca artikel ini saya lebih meyakini kalok saya introvert, seperti suka seharian di kamar, lebih milih mendengarkan daripada bercerita, nggak suka tempat ramai, saya sempat mencari alasan mengapa saya nggak suka ketemu khalayak ramai? Saya pikir saya punya gangguan ternyata memang saya introvert. Saya kadang merasa kepribadian saya ini mengganggu bahkan sempat ingin mengubahnya namun hasilnya membuat saya merasa tersiksa. Dipikiran saya memiliki hubungan percintaan dengan seseorang membuat saya tergantung karna mengambil waktu tenang saya untuk sendiri. Apakah ini masih normal? Atau sudah dalam memiliki gangguan kepribadian? Dan bagaimana cara mengatasinya kak?
    Terimakasih

  204. Halo, sy ibu bekerja dan punya 2 anak perempuan. saya seorang introvert dan sering kali overthinking. Saya tidak suka keramaian. Sering kali menghindari datang keundangan2, kecuali undangan rapat org tua murid di sekolah, itupun selalu kabur lebih dulu dgn alasan pekerjaan. Teman2 dekat pun hanya semasa sma dan kurang dari 10 org, krn sd dan smp sy selalu pindah2 sekolah. Sdh 10 tahun sy bekerja di bagian personalia, mengurus karyawan2 di perusahaan cab. Saya enjoy, karena ditempat kerja hanya ada sekitar 5 orang. Tapi, kemudian tahun ini sy dirotasi menjadi marketing. Jujur, sy sudah pesimis karena 1, sy bukan tipe org yg banyak teman. Dan paling tidak bisa berbasa basi, bukan tipe org yg persuasif. Jika sudah ditolak, ya saya mundur. Dan saya benar2 kewalahan. Pekerjaan saya menuntut utk sy membuka network seluas2nya, tapi utk mendekat dan membuka obrolan dgn org baru saja saya sudah kebanyakan mikir duluan berujung dengan jeda percakapan yg agak lama.
    Ini menguras fisik dan psikis saya. Jujur sy jg seorang yg kompetitif. Pernah di suatu training HR sy mendapat apresiasi hasil yg memuaskan, dan dipanggil maju utk menerima penghargaan. Sy bangga maju ke depan, dgn muka merah, tangan keringatan, dan pd saat memberikan sambutan saya tiba2 menangis begitu saja. Tidak bisa berkata2. Pdhl sy sudah memikirkan kata2 yg mau sampaikan.
    Yg sy mau tanyakan adalah, apakah ada dampak yg buruk jika seorang introvert memaksakan dirinya bersikap seperti ekstrovert? Krn saat ini jujur sy agak sedikit stres, dan mencoba bersikap bodo amat tapi yg terjadi malah sy berpikir bagaimana caranya bersikap bodo amat.

  205. Kak, saya juga introvert kadang di saat ramai ada acara aku gak bisa lama-lama dikeramian
    Istilah kata aku suka ngobrol berdua kadang bisa dihargai obrolanku, dari pada 10tanpa kebersamaan terkadang mereka sok asik sendiri sama yg lainnya, aku bisa mengahargai dan mendengarkan obrolan mereka. Tapi pada disaat aku membuka obrolan mereka cuek kadang biasa aja wajah mereka, terkadang disitu aku males berbicara seolah gk dihargai kayaknya aku orang nya membosankan,

  206. hallo kak thank u banget udah nulis artikel inii sangatt bermanfaat buat aku seorang introvert hehe ^-^
    aku baca artikel ini karena sebenernya aku lg cemas dan takut, aku mau dateng ke acara reunian yang dimana aku udah 3 taunan sama sekali gk ketemu sama semua orang yg hadir di acara tersebut, aku bener” takut akward gituu dan bingung harus ngomong apa aja nanti disana, tolong solusinya dong kaaa… kalo bisa dibikin artikel ‘ketika seorang introvert datang ke acara reuni’ hehe
    sekali lg makasihh bgttt kaaa aku jd ngerasa lebih bersyukur menjadi seorang introvert, i’m feel lucky to know this article:))

  207. Aku introvert paraah. Susah banget bergaul. Udah beberapa kalo nyobain keluar dari zona nyaman dengan masuk organisasi tapi selalu gagal. Ujung-ujung aku pasti menghilang secara perlahan dari organisasi itu. Aku juga benci pesta. Saking gak suka sama pesta apalagi kalo di pesta itu gak banyak orang yg aku kenal, sehari sebelum pesta aku bisa kepikiran terus, bahkan sampe gabisa tidur. Solusinya gimna ya kak?

  208. Halo kak, sy introvert, mau nanya panjang lebar, kak saya tuh kalo kenalan sama orang baru ga ga susah sih cuma ya ada lah rasa ga enaknya sama canggunngnya dan sebenernya ngobrol sama orang baru rada enak karena masih punya stok obrolan yang banyak, ya walaupun sy kebanyakan dengarnya dari pada bicara, cuma kalo kenal udah beberapa lama sy ngerasa diri saya udah ga mampu lagi ngobrol banyak atau ngerasa saya ini ngebosenin jadi ada orang yg udah kenalan tapi beberapa lama sy sama dia kaya agak renggang dan sy pun kalo ketemu orang2 yg udah kenalan beberapa hari nyapa sih tapi ada ketakutan sy ga seramah saat pertama kali kenalan, akhirnya mereka baru sadar kalo saya nih orangnya ternyata dingin dan pendiam, gmn cara menyikapinya ya kak?
    Terus saya tuh di kuliah ikut organisasi (Hima) tapi saya baru tahu organisasinya kaya menuntut kita untuk bisa komunikasi dengan baik ke orang2, bahkan negosiasi, terus organisasinya tuh dinamis banget, itu kan kelemahan sy kak jadi saya kaya ngerasa kewalahan dan belum apa2 udah suntuk duluan, rencananya sy mau mengundurkan diri dari organisasi tsb dan lebih fokus untuk mencari dan mengembangkan bakat yg saya punya, kalo mau ikut organisasi pun organisasi yg bisa ngedukung potensi sy, tapi kalo sy keluar dari organisasi (Hima) yg sy g ngerasa nyaman, takutnya jadi pembicaraan di teman2 kuliah sy, gmn ya kak?

  209. Halo, saya sedang ada masalah dengan pacar introvert..
    sepanjang covid kami LDR & saya terlalu menekan diubtuk kembali & mencari kerjaan sampingan sepanjang covid yang saya bantu susun bersama. sampai akhirnya sekarang minta break via chat, dan dia minta maaf ga bisa ngomong langsung & butuh waktu menenangkan diri.. setelah itu saya ga bisa hubungi dia. kami pacaran 1.5 tahun.. dan selama ini saya ga sadar dan lupa kalau saya menghadapi introvert.
    Padahal sebelum LDR kami baik baik saja, ga pernah ada masalah, dia selalu nemani saya, ttg keluarga juga sudah kenal & semua diceritakan.

    Yang saya mau tanya, bagaimana saya harus menyikapi ini? Saya tau harus membiarkan dia sendiri dulu, tapi sampai kapan? Lalu apakah saya boleh menghubungi dia lagi? Karena menurut saya hal ini masih bisa kami perbaiki.

    Terimakasih sebelumnya

  210. Kak gimana si cara menyikapi orang orang yang gak suka sama kepribadian introvert? Aku sudah bersikap bodoamat tapi tetep aja gak bisa gimana ya kak? Pernah tuh waktu itu aku diajak nongkrong bareng temen temen alumni tapi aku takut kak merasa kurang percaya diri sama mereka dan temenku nyinder bahwa sifatku yang introvert ini gak bisa dihilangkan dan aku juga baru tau dari artikel kakak ini bahwa kepribadian introvert itu gak bisa dihilangkan gimana ya kak cara menangapi teman yg seperti itu. Trs saya mau tanya lagi nih kak kira2 pekerjaan yg cocok untuk seorang introvert itu apa aja ya kak kira2 kalau jadi akuntan cocok gk? Terima kasih kak

  211. Haii kak
    Saya sering cemas berlebihan, dan tidak suka d keramaian yg mana orng orng tersebut tidak saya kenal, seperti saat saya sedang mpls disitu saya merasa sangat tidak nyaman karena tidak mengenal siapa siapa, dan orang lain sudah saling kenal satu sama lain mungkin karena faktor satu sekolah yg lama, tapi saya d sini bner bner gk kenal siapa siapa, karna mengikuti omongan dari mama bahwa saya harus belajar percaya diri saya mulai berkenalan pada orng orng yg tidak sya kenal d mpls, setelah pembagian kelas ,saat pengenaln dri saya tidak gugup , dan setelah kenal mereka saya tidak tahu bahwa mereka tidak menyukai saya karna saya banyak nanya kepada mereka, padahal saya hanya berusaha untuk tidak menjadi orang yg pendiam seperti d sekolah saya yang lama, saya tidak tahu bahwa itu membuat mereka tidak nyaman dan berakibat membenci saya, beberpa bulan kemudian selama kbm d sekolah ad pelajaran bahasa Indonesia yg dimana itu membahas tentang pantun, dan saya dsrh maju kedepan untuk membacakn pantun buatan saya sndri tpi saya merasa tidak percaya diri dan gugup…
    Ad juga dimana waktu itu pelajaran basing dan ad guru baru jadi kami d suruh perkenalan ulang agar guru kami dapat mengenal kmi, aku sengaja ambil d bagian yg paling akhir agar aku tidak dapat perhatian banyk orng ,ini biasa aku lakukan di sekolah lama ku, aku maju terakhir an agar tidak menyita banyak perhatian karna makin waktu berjalan orng orng pada lelah dan tidak fokus pada orng yg terakhir an tampil ,pada saat aku tampil di depan kelas memperkenalkan diri aku gugup dan kaku ,lidah k kelu aku tidak bisa berbicara, hingga akhirnya aku hanya memperkenalkn dri pada guru bru tersebut, sebelum tampil aku juga keringat dingin, jantung berdetak kencang, nafas memberat itu selalu terjadi jika aku gugup…
    Tpi saya sangat suka jika tidur bersama orng dekat seperti dengan mama or kakak sya, rasany nyaman karna aku tidak perlu canggung or takut dengan hal hal seram… Rasany seperti mereka melindungi saya dri rasa takut…
    Keberanian sya yang mampu berkenalan dengan orang baru itu dengan dukungan mama saya, namun jika tidak maka sya akan kembali sperti semula yg gugup dan takut akan hal baru…
    Apakah sya dpat d bilang introvret?
    Apakah ad cara supaya saya bisa tidak gugup saat berbicara d umum? Apakh itu baik untuk saya?

  212. Maaf nih kak, gwa introvert nih. Tapi ngerasain gimana nggak enaknya temen udah sedikit, terkikis lagi. Sekarang niat berubah tapi yang ada tuh cuma kebodohan dan nggak srek di hati. Jadi mending tetep introvert dalam arti temen dikit tapi hati nyaman atau lanjut maksain banyak temen tapi nggak nyaman di hati cuman kedepannya kalo banyak temen banyak pegangan gitu.
    Note: Entah kenapa dipikiran gwa nggak mau ada yang sia sia gitu.

  213. apakah introvert tidak suka jika tidak dipercaya? saya hanya menanyakan hal ttg kesetiaan dia marah besar, merasa saya berfikir negatif? dia selalu sensitif dgn hal kepercayaan ya? wanita ingin mendengar lgsg dan diyakinkan tetapi dia merasa tidak perlu dijelaskan..dan apabila introvert marah hingga mengeluarkan kata2 yg tidak seharusnya katakanlah putus di saat emosi, berapa lama seorang introvert bisa berfikir secara jernih dan memaafkan? terima kasih

  214. Jujur aq orangnya males ngomong kalo gapenting penting amat, pernah sekali pacar aku bilang klo aq orangnya cuek, ahirnya curhat sama sahabat gimana caranya membangun komunikasi yg baik dg lawan bicara, eh si sahabat malah bilang, karna kamu orangnya introvert dan nggak mau membuka diri, ngomong juga seperlunya, aslinya juga aku males yg mau bales chat kamu,,, dsitu kadang aku mikir, punya temen yg udah kita anggap sahabat bisa bilang males buat bales chat kita, apa ini yg salah si aku apa si sahabat yg nggak mau menerima sifat kita yg introvert, sedangkan merubah sifat itu sulit bagi kaum introvert

  215. Hai kak, saya ngerasa saya seorang introvert. Saya itu jika berkenalan sm org baru kyk susah dan selalu overthingking padahal ya nggak penting-penting banget. Kalau kyk bicara didepan umum biasanya sering grogi dan bingung mau ngmg nya gimana. Gimana ya kak solusinya biar nggak gini terus? Makasih kak.

  216. Halo saya ingin bercerita
    Perkenalkan nama saya Muhamad Umar Basallamah
    Saya orang introvert… Cmn saya benci klo ada orang yg suruh saya bergaul, main di luar, nyari temen, dsb
    Padahalkan saya orangnya nggak suka temen dirumah saya aja, saya nggak punya temen
    Jadi… !
    Boleh minta saran nggak biar saya bisa bergaul dengan banyak orang

    Terima kasih… 🙏🙏🙏

  217. Hai kak. Saya sadar, penyebab saya menjadi introvert itu karena pengaruh dari lingkungan keluarga dan tempat tinggal. Karena semasa saya kecil, saya dilarang untuk berteman atau bermain dengan siapapun. Walaupun akhirnya saya tetap memaksakan diri untuk bermain dengan mereka. Tapi ketika saya masuk bangku SMP, saya merasa lebih nyaman sendiri dan meninggalkan teman bermain.
    Dan saya dikenal sebagai pribadi yang aneh, psikopat, dan kepribadian ganda (belasan orang yang bilang saya seperti itu). Saya pun juga sudah pernah konsultasi sekaligus rehabilitasi terkait masalah kejiwaan atau kepribadian saya, tapi sayanya ga mampu untuk menghadapi rehabilitasi nya.
    Jadinya, saya sekarang lebih memilih untuk benar² sendiri supaya tidak ada yg tersakiti oleh saya. Walaupun sekarang saya, membutuhkan teman ngobrol atau curhat untuk melepaskan rasa gelisah

  218. Ngerasa ga nyaman kalo ada di keramaian dan bosen. Karna kalo ditempat keramaian itu aku bingung mau ngapain, kalo nongkrong sama temen2 bisa aku ngobrol dan bercanda tapi pikiran nya itu yg dituju ya cuma “udah ah kapan nih pulang ny”. Bahkan dilingkungan keluarga aja aku gak nyaman, aku gak nyaman kalo nonton tv bareng2 sama keluarga. Aku lebih milih dirumah sendirian daripada harus ikut ke acara keluarga. Aku gasuka jadi pusat perhatian orang2, aku gasuka terlalu dipuji. Kalo mau ngomongin hal penting lebih sukak ngetik di wa atau sms daripada di telpon dan aku suka nulis blog untuk mengungkapkan apa yg aku rasain. Ga suka pergi liburan bareng temen2 atau keluarga karna jujur liburan yg aku butuh ya cuma kasih aku waktu aku sendirian utk dengerin musik, untuk masak ataupun bercocok tanam sesuai apa yg aku suka. Lebih suka capek kuliah seharian daripada harus capek pergi jalan2. Ga suka terlalu ngikutin trend yang ada contoh nya ya pakaian atau apapun. Aku cuma mau ngelakuin hal yang buat aku nyaman. Aku gak suka dipaksa utk melakukan hal2 yg sama sekali aku ga suka. Aku cuma punya teman akrab itu dari lingkungan sekolah dan kuliah. Ga pernah punya temen dari lingkungan sekitar or tetangga dan teman2 dari sosmed juga sekedar kenal aja. Aku kadang sering juga kayak ga ngerti aku sebener nya ini mau gimana sih kadang sering sedih sendiri tapi tiba2 hapy lagi.

  219. Saya sering disebut pemalu karena jarang keluar rumah kata mereka si saya sulit untuk bersosialisasi padahal saya nyaman aja dirumah karena bagi saya berkumpul dengan mereka yang membahas yang tidak penting itu kebosanan, dulu waktu SMA saya punya banyak teman tapi hanya sebagian saja yang saya pecaya karena bagi saya berteman dengan banyak orang itu penting walaupun saya tidak suka keramaian, saya juga masih sering mengikuti kegiatan sosial walaupun saya hanya sering berpikir dan menulis daripada berbicara didepan orang.
    Tapi kesalahannya saya tidak menyukai kepribadian ini karena saya selalu menyimpan dendam saat mereka membicarakan tentang saya , saya tidak suka itu.
    Dan lagi orang tua saya sering bilang saya penakut dan pemalu lah padahal saya tidak menyukai keramaian dan itu membuat saya terpuruk saya sering tidak bisa mengendalikan diri saat sakit hati ,
    Semakin lama semakin banyak rasa sakit itu .
    Bagaimana agar saya bisa mengendalikan diri saya untuk tidak menyakiti diri saya dan agar mereka juga mengerti bahwa saya tidak seperti orang kebanyakan.

  220. Kak saya baru yakin klu saya orng introvert setelah baca penjelasan dari kakak. Saya sekarang sudah kerja, sangat susah bergaul dengan teman” kantor. Kadang mau ngomong aja musti mikir, nyusun strategi berapa kali. Sering aku mau ngajakin mereka ngobrol tpi maunya bahas soal film atau line today tpi susah, mereka sellu bahs gosip yg tdk menarik. Jadi aku selalu sendri dikantor, mkn sendri, duduk sendri. Aku dianggap lamban respon, tapi padhal aku mikir dulu kata” yang bagus seblm jawab. Mau ketoilet aja mikir dulu, tkut di perhatiin orng pas lewat. Tapi emang hal yang palinggggggggggg menyenngkn adalah menghabiskn wakt dikamarku tercinta. Saking seringnya aku pernah di tegor ngapain dikamar mulu mau bunuh diri?!… Padahal inspirasi biasanya muncul dari kesendirian. Soal iri sama ekstrovert yah ia sih. Tpi emng mereka dengan mudahnya melakukan banyak hal dngn aktf. Tapi hargai perbedaan n cintai diri sendri hal utama. Makasi

  221. Halo Robi, saya Sofia. Senang sekali bisa baca artikel ini. Setelah membaca ini sy jadi lebih tahu dan yakin kalau saya ternyata memiliki kepribadian yang introvert. Saya bahagia dengan kepribadian saya walaupun terkadang saya merasa kurang berarti dan kesepian tetapi satu hal yang selalu saya syukuri bahwa dengan kepribadian saya ini saya jadi lebih dekat dengan keluarga dan tentunya Tuhan. Saya ingin sekali punya teman untuk berbagi cerita, tetapi sayangnya saya tidak punya teman yang saya rasa bisa mendengarkan saya, bahkan dengan keluargapun kalau sudah yang menyangkut pribadi saya berat untuk berbagi, entahlah pokoknya ada rasa malu, minder, tidak enak dan lainya. Jadi saya lebih percaya diri cerita kepada Tuhan melalui doa. Saya minta pencerahannya dong, bagaimana menyikapi diri kita sendiri dalam bersosialisasi?…… Sy itu sadar dan tahu benar kalau sy itu termasuk orang yang cerdas, etikanya baik, dan saya juga cantik (benar tidak bohong hehehe…) Tetapi ketika saya berbaur dengan orang banyak, baik itu di tempat ibadah, kantor, kampus, saya selalu merasa minder dan rendah diri, entahlah kenapa seperti itu, sehingga membuat saya merasa kurang nyaman dan menjadi gerogi tingkat akut ketika diminta untuk berpartisipasi dalam segala hal. Padahal sy itu tahu, kalau sy itu percaya diri, tetapi rasa percaya diri itu selalu kalah dengan rasa kurang nyaman n rendah diri itu. Tolong pencerahannya, sy pikir sy sudah menemukan tempat yang tepat untuk berdiskusi di sini. Terimakasih.

  222. Halo kak! Saya sadar bahwa saya adalah seorang introvert pertama kali sejak SD. Dari dulu saya memang tidak mempunyai banyak teman, bahkan sekarang pun yang saya anggap ‘teman’ hanya satu. Yaitu teman sebangku saya. Bedanya saya dengan dia adalah dia seorang extrovert. Saat ada jam kosong dia bakal main ke meja2 temen saya yang lain buat cerita. Alhasil saya jadi duduk sendiri di bangku saya. Sebenarnya saya sama sekali ga keberatan duduk diam sendiri begitu karena saya lebih suka merhatiin teman teman saya ngobrol daripada ikut nimbrung. Tetapi yang bikin saya kesal adalah, saat saya sendirian begitu, murid murid dikelas saya malah memandang saya kasihan. Bahkan gak jarang murid dikelas saya bilang “Kamu ikut nibrung dong sama yang lain, tuh.” Katanya. Saya benar benar keberatan dikasihani begitu. Kadang kata kata positif seperti, “Ayo sini ikut ngobrol. Kenapa kamu diem terus.” Juga bikin saya merasa dikasihani, padahal saya tau maksud dia baik. Sampai sekarang saya jadi takut buat ke sekolah, bukan takut pelajarannya, tapi takut pandangan kasihan teman teman terhadap saya. Sebelum tidur saya selalu berpikir, “Nanti dia main sama yang lain lagi ga ya?” “Nanti aku ditinggal duduk sendirian lagi ga ya?” “Nanti orang orang kasihan sama aku lagi ga ya?” “Kalau dia main sama yang lain aku harus main sama siapa?”. Jujur itu bikin saya merasa takut. Mau ikut nimbrung pun, saya tidak begitu nyaman dengan teman teman yang lain. Sudah beberapa kali saya coba nimbrung, tapi hasilnya malah saya yang diam merhatiin mereka ngomong. Gak tau kenapa juga dikelas saya bener bener ga nemu teman yang ‘nyaman’ selain teman sebangku saya. Bagaimana cara agar saya tidak terlalu memikirkan pandangan orang lain ya? Bagaimana juga agar saya tidak takut ‘dikasihani’ begitu? Terimakasih <3

  223. Saya duduk di SMA, saya SMP punya banyak teman, ikut pramuka bhkan dapat posisi penting, saya juga anggota OSIS, tidak canggungan, tapi sedikit malu-malu gitu. Lalu saya SMA itu pindah kota, dan beda bahasa, saya jujur selalu canggung sama teman baru saya, saya punya temN dekat hanya 1 yang enak saya ajak bicara. Jujur dari bahasa pun belum nyaman dan dari sikap teman sekelas pun belum nyaman. Ini mengganggu saya sekali, saya harus bagaimana?

  224. Terima kasih kak sudah memahami saya, bener bener hati saya kaya lagi dipeluk hehehehe. Sehat terus, semoga panjang umur kakak baik!

  225. mungkin saya ada diposisi introved,sayaa mudah bergaul sama siapa aja. ngobrolpun saya akrab kalau orangnya welcome sama saya apalagi aku di ajak bercanda,kalau pertama kali ketemu saya di cuekin ditanya pun cuman singkat trus mereka asik cerita sendiri dan saya cuman ngeliatin aja dengerin mereka cerita dan saya pun gak ngerti mereka cerita apa. aku gak bakalan mau ketemu lagi aku gak suka kalau di gituin. terus saya harus gimana?

  226. Hallo Kak , aku cynthia 23 Tahun .
    Semua yg kaka tulis diatas smua nya hampir sama dengan karakter aku .
    Aku males gabung sama tetangga, atau kenalan sama tetangga aku . sampe jadi bahan omongan karna ga pernah keluar .
    Skalinya aku kluar untuk gabung , aku risih berasa beda sendiri dan berprasangka buruk . jadi membuat aku makin males dan pikiran jelek kemana mana .
    Rasanya pengen tinggal jauh dari keramaian .
    kenapa ya bisa kaya gini ? padahal dulu engga , ini terjadi sejak udah mulai kerja aja

    1. biasanya introvert mulai susah dapet temen ketika lulus sekolah. soalnya pas sekolah kan tiap hari ketemu temen yang sama selama tiga tahun. mau nggak mau ya jadi temen. pas dewasa, temen harus sengaja dicari, dan terpaksa masuk dan menyengajakan diri beradaptasi sama lingkungan baru. ketidaksiapan fase transisi ini bikin kita merasa kurang pede dan cendrung menutup diri dari lingkungan.

  227. Tq FYI. Tapi ttp aja aku pnya masalah ketika harus bergaul sama lingkungan. Contohnya adalah ketika aku sekolah nah pasti setiap naik kls pasti dipisahkan, dan harus adaptasi lagi sama orang” baru. Aku orangnya gk bisa klo basa-basi, sekedar cuma kenalan doang. Aku orangnya terlalu mikirin apa yg org lain pikirin tntng aku klo aku tiba” sok akrab, aku nething orang’y. Dan yg buat mereka pikir aku itu individual dan gk ramah, mungkin karena aku gk pernah nyapa atau sekedar basa-basi sama mereka. Jujur aku tau sikap ku itu gk baik, tpi aku udh nyoba, ttp aja aku gk bisa. Jatohnya malah aku yg nething takut mereka mikir gmna”. Aku harus gimana? Walaupun pada akhirnya aku bisa beradaptasi sama mereka dan pnya tmn, ttp aja aku gk terlalu akrab sama semua paling cuma 2 orang yg akrab banget sama aku. Aku gk masalah sih mau dpt tmn nggk nya, tpi yg aku khawatir kn gmna ketika nanti aku mau ngalamar kerja gk mungkin kn aku bakal terus” san bersifat kek gtu. Kasih aku saran supaya keluar dari zona nyaman nya aku. Aku terlalu berpikir yg gk semestinya, yg malh buat aku takut untuk keluar dari zona aman. Someone help me:’

  228. Apa mungkin aku bisa dibilang introvet ya kak.. ?soalnya aku tuh nggak suka banget sama yang nama rame rame terus berisik gitu, aku juga sulit sekali bergaul dengan orang baru, aku tu punya teman tapi nggak punya sahabat…aku kali mau bergaul aku sangat pemilih orang nya..jika ingin ku jadikan teman aku diam diam mendalami sifat dan karakter nya didalam diam ku…tanpa mereka sadari agar kelak jika mereka berteman dengan ku aku tau tu kayak buat mereka merasa nyaman didekat ku…terus aku orang nggak bisa diam kalau dekan dengan teman dekat ku…tp klu sama temen yg kurang dekat dengan ku…aku memilih untuk diam seribu bahasa bahkan kandang aku tenggelam dalam pikiran ku sendiri sangkin nggak ayahnya apa yang aku mau bahas sama teman yang tidak terlalu dekat dengan ku namun kami sedang duduk bersama (berdua) sampai kadang orang menganggap aku sombong padahal aku bukan sombong hanya saja sulit kayak mana caranya berinteraksi gitu ..nanti kali ditegor dikira sok kenal sok dekat gitu jadi aku terlalu sering banyak mikir sampai buat kepalaku pusing sendiri…dan satu lagi aku tu orangnya lebih nyaman tenggelam dalam pemikiran ku sendiri…atau berkhayal 😂 terus klu aku lagi belajar gitu aku nggak suka denger yang bising2, nggak suka dicakapi pas aku lagi mikir, itu bisa menghilangkan titik fokus atau konsentrasi ku…aku juga orangnya sensitif sama omongan orang cara dia melihat ku cara dia bertindak gitu aku bisa lihat seseorang sedang marah terganggu atau menyindir jadi kadang aku itu bisa melihat situasi orang disekitar ku memahami perasaan mereka… tapi tidak bisa memahami perasaan ku sendiri…aku juga sering diajak teman curhat tapi aku hanya bisa mendengar kan saja karena aku lambat dalam memberikan saran kepada mereka bukan aku nggak bisa beri saran tapi aku harus membutuhkan waktu untuk berpikir memberikan saran tersebut..tp mereka sering bilang kau ini nggak enak diajak curhat cuma mendengar kan aja…aku juga butuh saran mereka bilang begitu jadi aku harus apa dong?
    Dan satu lagi kalau udah merasa nyaman sama temen aku atau siapapun aku pasti nggak bakal ngecewain mereka dan selalu setia,dan ingin selalu membuat mereka bahagia.. tp jangan sampai buat saya kecewa saya akan sangat merasa tersakiti dan membenci bahkan membuang jauh jauh dari kehidupan saya…

  229. Apa mungkin aku bisa dibilang introvet ya kak.. ?soalnya aku tuh nggak suka banget sama yang nama rame rame terus berisik gitu, aku juga sulit sekali bergaul dengan orang baru, aku tu punya teman tapi nggak punya sahabat…aku kalau mau bergaul aku sangat pemilih orang nya..jika ingin ku jadikan teman aku diam diam mendalami sifat dan karakter nya didalam diam ku…tanpa mereka sadari agar kelak jika mereka berteman dengan ku aku tau tu kayak mana buat mereka merasa nyaman didekat ku…terus aku orangnya nggak bisa diam kalau dekat dengan teman dekat ku…tp klu sama temen yg kurang dekat dengan ku…aku memilih untuk diam seribu bahasa bahkan kadang aku tenggelam dalam pikiran ku sendiri sangkin nggak taunya apa yang mau aku bahas sama teman yang tidak terlalu dekat dengan ku itu ,namun kami sedang duduk bersama (berdua) sampai kadang orang menganggap aku sombong padahal aku bukan sombong hanya saja sulit kayak mana caranya berinteraksi gitu ..nanti kalau ditegor dikira sok kenal sok dekat gitu jadi aku terlalu sering banyak mikir sampai buat kepalaku pusing sendiri…dan satu lagi aku tu orangnya lebih nyaman tenggelam dalam pemikiran ku sendiri…atau berkhayal 😂 terus klu aku lagi belajar gitu aku nggak suka denger yang bising2, nggak suka dicakapi pas aku lagi mikir, itu bisa menghilangkan titik fokus atau konsentrasi ku…aku juga orangnya sensitif sama omongan orang cara dia melihat ku cara dia bertindak gitu aku bisa lihat seseorang sedang marah terganggu atau menyindir jadi kadang aku itu bisa melihat situasi orang disekitar ku memahami perasaan mereka… tapi tidak bisa memahami perasaan ku sendiri…aku juga sering diajak teman curhat tapi aku hanya bisa mendengar kan saja karena aku lambat dalam memberikan saran kepada mereka bukan aku nggak bisa beri saran tapi aku harus membutuhkan waktu untuk berpikir memberikan saran tersebut..tp mereka sering bilang kau ini nggak enak diajak curhat cuma mendengar kan aja…aku juga butuh saran mereka bilang begitu jadi aku harus apa dong? Dan satu lagi kalau udah merasa nyaman sama temen aku atau siapapun aku pasti nggak bakal ngecewain mereka dan selalu setia,dan ingin selalu membuat mereka bahagia.. tp jangan sampai buat saya kecewa saya akan sangat merasa tersakiti dan membenci bahkan membuang jauh jauh dari kehidupan saya…

  230. Ka saya seorang yang introvert sama orang2 baru, susah bergaul dan takut terhadap pikiran orang lain ke saya. tapi kalo sama orang yg sudah deket saya suka banyak bicara, dan saya tuh orangnya penasaran terhadap suatu hal Namun bahasannya itu yg penting2. Jadi kalo ngobrol tuh selalu serius dan gak bisa bercanda sehingga orang2 bilang hidup saya tuh kaku. Saya tuh orangnya minder takut dipandang buruk sama orang lain, takut dibicarakan orang lain. Jadi saya mau bercanda tuh takut gak ditanggepi dan terbukti memang begitu ketika berusaha untuk bercanda orang2 seperti gk asik sehingga saya jadinya malu sendiri. Dan akhirnya takut untuk berguyon dengan orang lain. Padahlakan candaan itu untuk mencairkan suasana ya. Tapi saya tuh gak bisa membuat suatu candaan. Jadinya omongan saya itu selalu serius . Jdi orang2pun yg ngedeketin tuh kalo penting aja. Kalo gk penting gk ada yg deketin. Jadi bagaimana ya caranya supaya bisa mencairkan suasana sehingga kita tuh bisa lebih deket lagi dengan mereka. Karena untuk seorang introvert itu rasanya susah gitu memulai suatu obrolan yg seru. Dan satu lagi pertanyaan saya, apakah fisik mempengatuhi sifat introvert seseorang. Karena saya akan sangat menjadi pemalu dan minder bahkan gk mau deket orang2 ketika fisik saya sedang tidak baik sperti sedang jerawatan lah dll gitu. Karena saya sempet berfikir seandainya fisik saya bagus maka saya pasti akan menjadi seorang yg pemberani, dan berani tampil didepan umum bahkan pasti punya banyak teman. Menurut kaka bagaimana ?

  231. Ka akutuh orangnya insecure karena fisik. Jadi sifat intovert aku tuh dikarena aku minder dengan fisik aku, banyak sekali ketakutan dalam diri dikarenakan fisik yg tidak sebaik orang lain. Dan selalu berfikir orang lain gk mau deket saya karena gk suka dengan fisik saya. Padahal saya orangnya selalu ingin aktif, contohnya saya selalu ditunjuk menjadi ketua kelompok, selalu ingin bergabung dalam organisasi. Namun saya selalu gagal karena ketika saya sudah berada didalamnya, rasa insecure saya malah semakin menjadi2 karena minder dengan orang2 yg lebih hebat dari saya entah itu fisiknya prestasinya dll. Menurut kaka saya harus gimana supaya tidak insecure? Karena sepertinya kalo tidak inscure saya itu tidak akan se introvert saat ini, tidak punya teman deket dan bahkan selalu gagal ketika ingin bergabung ke komunitas atau organisasi 🙁