10 hal yang harus kamu ketahui sebelum ke psikolog.

DAFTAR ISI (klik untuk memilih)

Katakanlah hidup ini sudah semakin berat.
Kamu sedemikian terbebani, hingga kamu berbisik “aku sudah nggak sanggup lagi…”

Kamu lalu memutuskan ingin ke psikolog.

Namun kamu mungkin masih bingung dan ragu.
Kamu nggak tau berapa biaya ke psikolog, di psikolog kamu akan diapakan, dan lain-lain.

Sebelum kamu membulatkan tekad untuk ke psikolog, ada baiknya kamu baca ini dulu.

Setelahnya, kamu lebih memahami langkah yang harus dilakukan sebelum ke psikolog.

1. Tempat Menemukan Psikolog

Di mana ya tempat menemukan psikolog?.

Kalau kamu tinggal di kota besar, kamu bisa ke puskesmas dulu.

Tanya ada psikolog atau nggak. Syukur-syukur ada dan bisa ngasih rujukan.
Kalau bisa, kan enak biayanya ditanggung asuransi atau BPJS.

Kalau kamu tinggal di kota kecil, mending langsung ke rumah sakit jiwa aja.

Isi rumah sakit jiwa bukan cuma orang gila kok!
Masuk aja ke resepsionis dan tanya ada psikolog apa nggak.
Kalo ada, tanya prakteknya jam berapa sampe jam berapa.

Kalau takut digosipin tetangga, pergi aja ke rumah sakit umum.
Rata-rata RSUD sekarang punya poli psikologi lo.
Kalau ada, tanya aja jam berapa bisa konsultasi.

Mungkin akan malu dan canggung sih. Tapi kalo kamu mau sehat, kenapa nggak?

Solusi lainnya adalah ke universitas yang punya Fakultas Psikologi.
Kampus yang ada Fakultas Psikologi (seharusnya) punya biro psikologi.
Itu kan salah satu sumber pemasukan kampus, ehehehe

Googling dulu aja nama universitas di kotamu, dan cari yang ada fakultas psikologinya.
Kalau ada, datangi kampusnya dan tanya biro psikologinya sebelah mana.
Baru abis itu bilang, mau bikin janji konsultasi.

Ada lagi cara berikutnya: temukan himpunan psikologi di kotamu.
Himpunan Psikologi, atau disingkat Himpsi, adalah wadahnya para psikolog di seluruh Indonesia.
Tiap provinsi ada, kalau untuk cabang kota saya kurang tau.

Temukan aja Himpsi cabang provinsimu (lewat google)
Tanyakan nomer telpon yang bisa dihubungi.
Kalau sudah, kamu bisa tanya gimana caranya bikin janji.

 

UPDATE: kamu bisa menemukan nomor telepon himpsi provinsimu di sini.

 

Cara lainnya adalah mendatangi tempat ibadah paling besar di kotamu.
Datanglah ke sana, dekati pengelola tempat ibadahnya.
Tanya adakah psikolog yang sering ibadah di situ. Kalo ada, tanya aja gimana cara menghubunginya.

Solusi lain adalah melalui aplikasi psikolog online.
Ada lo aplikasi semacam itu.
Jadi kamu bisa curhat ke psikolog lewat hape.

Solusi yang bagus, tapi aplikasi ini gak akan PERNAH bisa menggantikan ketemu langsung.
Konsultasi langsung, jauh lebih efektif ketimbang ngobrol lewat teks atau suara atau video.

Lagipula, mungkin saja masalah yang kamu hadapi membutuhkan ketemu lebih dari sekali.
Kalau lewat aplikasi kan psikolognya pasti ganti-ganti.
Kalau gitu, selesainya kapan dong?

Meski demikian, kalau memang di kotamu nggak ada psikolog, bolehlah pakai aplikasi ini.


2. Berapa Biaya Konsultasi Psikologi?

Pertanyaan berikutnya adalah: berapa biaya konsultasi ke psikolog?

Biaya ke psikolog paling murah minimal Rp 150ribu per sesi.
Satu sesi sekitar 45-50 menit. Kalau lebih dari satu sesi, ya tambah lagi berapa gitu.

Itu baru konsultasi aja ya. Biayanya bisa lebih besar lagi.

Iklan!

Nanti akan dilihat kamu perlu terapi atau nggak. Kalau perlu terapi, ya lebih besar lagi biayanya.
Kalau ternyata gangguanmu serius, mungkin perlu pendampingan psikiater.
Kalau nantinya psikiater memberimu resep obat, ya nambah lagi.

Kemahalan kah?

Ini cara mengakalinya.

2.1. Gunakan asuransi atau BPJS

Cara mengurangi biaya konsultasi psikologi adalah gunakan asuransi kesehatan atau BPJS.
Sekarang BPJS udah bisa kok meng-cover pengobatan kejiwaan. Asuransi lain harusnya juga gitu.

Hubungi asuransi yang kamu gunakan dan tanya apakah kejiwaan juga dicover.
Kalau iya, tanya aja apa syaratnya.

Kalau BPJS, kamu bisa ke puskesmas. Puskesmas di kota besar punya poli psikologi kok.
Kalau belum ada, langsung ke RSJ aja. Tanya resepsionisnya tentang syarat konsultasi dengan BPJS.

Ehh RSUD juga sekarang punya poli psikologi lo. Kalau ada, tanya aja syarat konsultasi pake asuransi/BPJS.

2.2 Telpon dulu psikolognya

Atau telpon dulu psikolog yang mau kamu datangi.
Kamu jangan langsung curhat!
Tanyakan saja jadwal konsultasi dan berapa biaya per sesi.

Kalau kamu berani, tawar aja biayanya.
Kalau nggak, minta solusi ke psikolog mengenai alternatif yang lebih murah.
Psikologmu akan dengan senang hati memberikan ide.


3. Seleksi Dulu Psikologmu

Nyari psikolog sama kayak nyari jodoh. Cocok-cocokan. Yaaa kan kayak di profesi lain, Psikolog ada bermacem-macem.

Ada yang judes, ada yang akan membuatmu berdebat, ada yang lebih banyak diam.
Ada psikolog yang sabar mendengar omonganmu.
Ada juga yang akan memotong pembicaraanmu dan nanya-nanya terus.

Ada yang menasehati dengan lembut, ada yang nadanya agak keras.

Ya kalau masih bisa memilih, pilih aja.
Kalau di rumah sakit jiwa, tanya aja ke resepsionis, sifatnya psikolog itu gimana.
Sabar nggak, judes nggak. Gitu juga di biro psikologi atau Himpsi.

Kalau pilihannya terbatas atau cuma satu, ya udah nggak bisa milih. Hehehe


4. Ke Psikolog Sudah Nggak Aneh Kok

Kamu mungkin ngerasa aneh harus ke psikolog.
Nggak papa, ke psikolog bukan berarti kamu gangguan jiwa.
Malahan ke psikolog jangan nunggu parah, biar penanganannya nggak sulit.

Sebenernya ke psikolog bukanlah sesuatu yang jarang.
Udah banyak kok orang pergi ke psikolog, cumaaa mereka merahasiakannya.
Ya ngapain sih mengumbar penyakit? Mending diem aja kan.

Saya punya temen yang rutin konsultasi psikologi.
Dia memang dulu pernah PTSD, tapi sekarang udah sembuh.
Setelah sembuh, dia justru makin sering curhat ke psikolog, padahal ya sehat-sehat aja.

Katanya buat check-up dan memastikan dia tetap dalam kondisi terbaik.

PTSD apa sih? Baca penjelasannya di sini.


5. Terapi Psikologi

Terapi di psikologi itu kayak apa sih?
Apakah dipijit? Diusap-usap? Atau dihipnotis?

Terapi ada bermacam-macam.
Ada terapi CBT, terapi desensitisasi, terapi paparan (flooding), dll.

Terapi CBT mengubah pola pikir dan perilakumu.
Terapi desensitisasi memisahkan perasaanmu (takut, marah, dll) dari suatu kejadian.
Terapi paparan menghilangkan ketakutanmu dari suatu kejadian/benda.

Terapi lainnya masih banyak.

Kalo dihipnosis, mungkin nggak?
Ya, hipnoterapi mungkin akan digunakan.
Tapi balik lagi sih, psikolognya punya sertifikat hipnotis apa nggak.

Terapi nggak selalu diperlukan, tergantung apa masalah yang kamu hadapi.

Kalau masalah yang nggak terkait gangguan jiwa, ya paling cuma konsultasi.
Kalau gangguan jiwa sedang (kenakalan, fobia, stres, dll), mungkin perlu terapi.
Kalau sudah masuk gangguan jiwa berat, bisa terapi + penanganan psikiater (minum obat)

 

BERIKUTNYA: peringatan dan hal-hal yang bukan urusan psikolog. Lanjut di sini.

Author: Robi Maulana

Yang nulis di PH. Sering ada bahan tulisan tapi buntu di tengah jalan. Sekarang main instagram tapi followernya masi dikit.

245 Replies to “Ingin Ke Psikolog? Ketahui Ini Biar Nggak Kaget

  1. Saya ingin bertanya kak, apakah kebanyakan orang yang berkepribadian INFJ itu turbulent? Terima kasih

  2. Suka dengan ulasannya. Ringan. Dan mudah dipahami. Selalu tertarik sih dengan hal-hal ‘kejiwaan’ seperti ini. Dan cukup membuka mata juga, apalagi buat kalangan awam seperti saya yang masih bertanya-tanya, kalau kita ke psikolog itu, gimana yaa?? Thanks..

  3. Saya punya anak remaja dia lagi merasa tersingkirkan oleh lingkungan kelas…kareana ada sesuatu hal akibatnya sering tdk masuk malas ke sekolah….bagaimana cara menangnani ya…apakah sy perlu ke psimologi

    1. kalau di sekolahnya ada guru BK, mungkin bisa dibawa ke BK dulu bu…
      kalau misalnya ranahnya antara anak dengan teman, BK bisa membantu menengahi. Tapi kalau psikologis anak sudah kena, bisa dibawa ke psikolog.

  4. Kk, gimana sih menyembuhkan gangguan kejiwaan bipolar disorder?dan kalau kita mau tau selain penyakit itu di dalam diri kota, gimana caranya selain ke psikolog? Semisalnya kalau orng itu malu untuk ke psikolog atau dia gak mampu ke psikolog, trims

    1. yang pertama, please jangan melakukan diagnosa sendiri. diagnosa bipolar disorder dan gangguan jiwa lainnya cuma boleh ditegakkan sama profesional. jadi sebelum kamu dapet diagnosa yang tepat, sebaiknya jangan berasumsi macem-macem tentang dirimu.

      kalo kamu tinggal di kota besar, kamu bisa ke puskesmas yang ada poli psikologinya. atau ke rumah sakit jiwa yang menerima bpjs. nanti kamu dapet diagnosa yang bener plus penanganan yang tepat. ini kayaknya udah saya tulis di atas deh…

  5. kak saya mau tanya. kemaren saya gak sengaja lihat video youtube ttg Gerd Anxiety Disorder. Ciri2 anxiety yg divideo persis spt apa yg saya rasakan selama ini, yang saya nggak tau sebelumnya n baru tau kalau ternyata yg saya alami ini adl sebuah penyakit mental.
    Saya diagnosa sendiri ciri2 itu memang persis spt yg saya rasakan, mau mastiin ke dokter psikolog malu, mau cerita ke keluarga juga malu. saya mau sembuh.
    Menurut kakak apa harus ditindaklanjut ke dokter buat mastiin,n penanganan yg lebih lanjut agar sembuh? atau menurut diagnosa saya sendiri aja dan mengikutin bbrp tips dr temen2 sesama penderita anxiety yg sudah sembuh? karena hati kecil saya gini : knp harus mastiin ke dokter,ini ciri2 udh sama persis (spt yg divideo).

    gimana kak? trims sebelumnya

    1. halo, Ulin 🙂 makasih udah mampir!
      self diagnosis itu kn kebanyakan subjektif dan pake metode cocokologi kan ya. emang sih nggak sepenuhnya salah… karena gimanapun kita pasti kenal dengan diri kita.
      tapi, kalo urusannya sudah diagnosis ‘gangguan/disorder’ lebih baik minta bantuan profesional (dokter, psikolog ato psikiater)

      proses pemulihan juga akan lebih baik kalau didampingi profesional dan didukung keluarga.

      soalnya gini: gangguan psikologis itu bukan aib, dia sama aja kayak sakit fisik. jd nggak usah malu untuk terbuka terutama dengan keluarga. kalau bingung gimana ngomongnya, sekalian aja pergi konsulnya berdua sama keluarga (ortu misalnya)

      terus, gangguan psikologis itu sebenernya kayak penyakit fisik yang membutuhkan penanganan dokter ahli/spesialis. jadi daripada salah mungkin nggak sembuh, atau yang terberat mungkin makin parah.

      jadi, sebaiknya cari dan temui psikolog / psikiater terdekat ya.

  6. Kalau mau terapi di RSUD bisa sama psikolog apa dokter spesialis kejiwaan?

    1. kalo RSUD ada yang lengkap psikolog psikiater,, ada yang cuma ada salah satunya
      biasanya tim lengkap psikolog + psikiater adanya di rumah sakit jiwa sih..

  7. Kak gimana cara mengatasi emosi ? Aku susah banget mengatasi emosi kadang ngerasa bisa gila apalagi kalo berantem sama pasangan. Kadang aku bisa bikin big show ampe bikin malu kak terus akhirnya regret tapi kadang antara emosi dan takut aku ga bisa ngebedain aku punya pasangan ringan tangan aku juga ngerasa hubungan ini ga bisa diterusin tapi dia ga mau pisah. Aku suka curhat tapi aku ga percaya (trust) sama orang laen termasuk keluarga sendiri karena trauma kak how to help me please 🙁

    1. Halo, Bella 🙂 ini beberapa hal yang bisa kamu coba:

      1. tahu dan pahami dulu sumber2 yg sering bikin emosi

      2. kenali dan pahami juga reaksi kita kalo ketemu sumber emosi (perasaan, pikiran)

      3. kalo lg berhadapan dgn sumbernya dan tanda2 kalo emosi kita udh berasa, time out! ambil waktu untuk menenangkan diri.

      semoga membantu yaa

      1. Kak ini saran yg tpat si buat ayahku tapi gimana ya kak ayah ku malah ngejer terus yg buat dia emosi jadi ga berenti2 kak dan ayahku susah dikasih tau, thx kak

      2. Kak saya mau tanya saya itu punya anak usia nya hampir 6 thn skrg sdh tk b thn ini mau masuk kelas 1 tp akhir2 ini dia itu stress seperti klo mau brangkat sekolah ada aja yg pusing yg muntah yg sakit perut pokok nya ada aja kak saya smpe ikut stress,,,,apa ank saya itu perlu d bawa k psikolog y kak mohon penjelasan nya

  8. Kak aku mau nanya ni, tp bingung nanyanya kek gmna .

    Aku dibully di lingkungan rumah awalnya dulu aku t dibully disekolah 😢 ada temen nyebarin bulilyan itu ke bbrp temen rumah yg ga suka sm aku dan mreka jg nyebarin bullyan itu ke temen2 mrka yg lain. Jd semua anak2 disini ngebully aku tiap hari lewat sindiran, sampe anak2 baru yg samasekali ga aku knal dan dia jg gak mungkin kenal aku, ya karna ak ga perna ktmu sblumnya sm mrek, mrka pd ngebully aku jg.

    efeknya aku t ga brani keluar rumah, ga hidup bersosialisasi di lingkungan rumah karna takut klo ktemu mreka, klo denger suara mreka atau ketemu sm mreka aku tu ngrasa cemas, emosi, badan tu jdi lemes, jg takut kalo aku t jadi dibully jg disekolah karna ada bbrpa temen yg ngebully aku dilingkungan rumah skrng satu sekolah sama aku 😢 aku jg ga punya temen baru di rumah, temen lama aku pada ga wellcome juga sm aku 🙁

    Aku tu bingung mau crita sm siapa lg, soalny aku udh pernah cerita ttng msalah ku ini ke temen sekolah, sodara mereka samasama beranggapan yg klo maslh ini, mslh yg bisa didiemin trus entar berakhir sendiri 😭 :'( ak sedih krna aku berfikiran ga akan mungkin, yg ada akan semakin besar mslhnya :'(

    aku yg kayak mikir gitu kak aku udah gini dari kls 2 Smp – skrng hampir 5 tahun aku dibully, aku pernah sampe ke kantor polres pengen nuntut mrka dngan bukti2 yg aku bawa tpi disitu kasus yg sprti aku ini dibilang ngga bisa ditangani di kepolisian 😢 nah disitu aku merasa sngt terpuruk kak aku bingung aku harus gmna lg 🙁

    klo cerita sm ortu dulu udah pernah tp hasilnya nihil, ortu kayak gk eduli gtu 😢 aku punya kakak 2, lakilaki sm perempuan. Tp kk prmpuan ku pun jg ga wellcome sm aku iya pdhl dia tau masalah aku. Trus kaka lakilaki ku dia sllu sibuk 😭

    Aku bnerbener yg kayak ngrasa sendiri bngt, ga ada temen yg dampingi aku, sampe aku perna brfikiran buat bunuh diri, tp disitu aku mikir klo aku bunuh diri ak blm siap buat mnghadap sang pencipta 😟 bingung harus gimana ngadepin mslah ini 😭 tolong kasih aku masukan kak

    1. halo, makasi udah mampir 🙂

      kalo masukan sih gini ya: semua mulai dari pola pikir kamu dulu.
      untuk counter attack bully, kamu harus berani ngambil sikap. tunjukin sikap kalo kamu bukan sesosok yg sering disindir teman2mu.

      kamu juga perlu cari seseorang yg bisa dipercaya, yang bisa kamu jadiin pegangan. bisa ustadzah, psikolog ato guru BK di sekolah. cara nyarinya ya kamu harus…..

      ——- m e m b e r a n i k a n d i r i ——–

      keadaanmu nggak akan berubah kalo kamu nggak mau ngelawan takutmu. oke?

  9. Kak, kalau kira kira kena penyakit yang namanya panic attack itu perlu ke psikiater atau ke dokter apa gitu? Cuma pengen ditanganin aja

    1. halo Linda :))
      kamu bisa pergi ke psikolog atau psikiater, terserah. kalo psikiater mungkin nanti diresepin obat, kalo ke psikolog nanti diterapi.
      kadang orang kalo panic attack tapi dibiarin aja, bisa mendadak gak bisa nafas, deg-degan atau lemes. panic attack bisa mengganggu fungsi tubuhmu di waktu yang gak terduga, dan itu super bahaya.

  10. Saya mau bertanya. Krn sudah lama sy terlalu sering dibohongi dikecewakan pasangan pernah suatu ketika sy dikhianati pasangan smp akhirnya sy selalu berfikiran negatif ke pasangan. Tempramental, gampang nangis tp sy menilai pasangan sy masa bodo dgn keadaan sy. Sy depresi berat smp kadang sy jg mengeluarkan kata2 yg tdk pantas. Mohon gimana solusinya Krn jika sikologi sy terganggu maka anak2 sy jg terkena imbasnya.
    Apakah sy memang perlu di terapi psikologi. Terima kasih.

    1. halo kak, terima kasih sudah mampir.
      Dari ceritanya sih kakak belum depresi, tapi mungkin baru stres berat.
      Mungkin akar masalahnya adalah hubungan itu sendiri.

      Minimal, duduk berdua dulu aja dan bicarakan semuanya baik-baik.
      Atau datangkan pihak ketiga yang netral (bukan teman dan bukan keluarga) untuk ikut menengahi. Bisa pemuka agama, bisa psikolog keluarga.

      Kebetulan kami bukan psikolog keluarga jadi nggak berani ngasi saran macem-macem.

  11. saya mau wawancara ke psikologi remaja, sebagai nara sumber untuk data penelitian apakah bisa?

  12. Halo kak
    Saya wanita usia 23 th
    Saya dari kecil ngalami kekerasan fisik maupun verbal, bullying, sampe masa sekolah dari sd sampe kuliah sering di kucilin. Dan memang ortu saya ga pernah peduli dalam segala aspek justru ga punya temen itu mereka anggap saya yg bodoh ga bisa bersosialisasi dan sering meremehkan keberadaan saya. Padahal dirumah ya ortu saya memperlakukan saya dgn kekerasan fisik maupun verbal, bagi saya rasanya paket komplit penderitaan yg saya alami. Itu semua masih terjadi sampe sekarang, cuma kekerasan fisiknya yg kadang di lakuin kadang ngga. Dampaknya saya ga bener2 bisa ngejalani hidup dgn normal, ceria, dan jauh dari kata bahagia. Saya pun sampe sekarang ga bisa dapet kerja krna ga berani menghadapi khalayak ramai setiap hari. Untuk kebutuhan hidup dari lulus kuliah saya di bantu pacar saya yang bisa memahami saya karena nasib pacar saya ga jauh beda dgn saya. Hal yg saya alami ini jadi beban bagi saya, ada rasa dendam, trauma yg terasa sampe ke alam bawah sadar, benci dgn diri sendiri, merasa tidak di hargai dalam hidup, dan yg terakhir sering ada pikiran suicidal.
    Gmn ya, apa saya termasuk mental illness?

    1. Halo, Fea 🙂
      Kamu cukup aware sama keadaan mental kamu. Tapi untuk penegakan mental illness kami sangat nyaranin untuk ketemu psikolog atau psikiater dulu.
      Supaya kamu dapet hasil yang jelas dan penanganannya jelas juga.

      Coba aja ke psikolog yang ada di puskesmas atau RSUD. Ada kok.
      Semangat yaa :))))

  13. Sy punya 2 orang anak perempuan …yg besar usia 13 tahun…adiknya 11 tahun…kedua nya atlet di salahsatu cabang olahraga…tolong dibantu kak anak sulung sy merasa sering dikalahkan oleh adiknya jd sering emosi,marah”ga jelas,krisis percaya diri ,semangatnya menurun drastis padahal sebelumnya bersaing sehat…satu sisi di andalkan oleh pelatih…bagaimana caranya

    1. Halo Bu Ana, terima kasih sudah mampir 🙂
      biasanya sibling rivalry (rivalitas antar saudara) terjadi karena rasa iri. mungkin dia merasa down karena adiknya lebih bagus dari dia.

      Kami menduga bahwa ada yang membanding-bandingkan antara si adik dengan kakak. Kalau memang terjadi, saran kami adalah ingatkan seseorang yang suka membanding-bandingkan ini untuk berhenti.

      Lalu untuk ibu, ibu bisa coba berikan apresiasi dan pujian khusus untuk kakak, dan pujilah dia di depan pihak lain, bisa di depan ayahnya atau di depan keluarga lain. Kalau ibu mau memuji adik, lakukanlah saat si kakak sedang tidak melihat. Minimal lakukan saja ini dulu sampai performa kakak membaik.

      Kalau masih terjadi masalah, saran saya ajak kakak bicara berdua, jadi kakak bisa ceritakan semua keresahannya.
      Titip salam kami untuk kakak dan adik ya Bu 🙂

  14. Halo kak.. aku mau tanya…
    Aku sering ngerasa dikhianati dan sering jg dibohongin kadang dapet tekanan juga dari banyak sisi dan itu orang terdekat yang sulit untuk dijauhi. Dulu sih diluapkan dengan amarah. Tp dari teman dan keluarga suruh aku mendekatkan diri ke maha kuasa. Tp hal itu malah bikin aku nahan diri dan ga ngeluarin unek2 itu karena mikirnya takut dosa. Dan skr kalo ada masalah sama orang itu aku perasaannya ingin ngebunuh..atau berharap orang itu segera mati dan karna belum bisa (gatau kalo udh kesambet) aku malah jadi nangis, marah, kecewa sendiri kadang ampe ga bisa tidur atau nangis juga sampai sesek napas atau ujung2nya ga enak badan.
    Aku ngerasa ga cukup kalo dari sisi agama aja. Kalo ini harus gimana ? ke psikilogi atau psikiater ? Atau ada yg lain
    Makasih kak.

  15. saya punya anak umur 11 th badanya gemuk, suka dibuli temannya, sekarang nga mau sekolah padahal, saya sudah bekerjasama dengan guru nya agar ank saya tidak dibulli lagi ,, bagaimana ya cara mengatasinya ??

  16. Kk saya tanya, kalau kita punya masalah dalam kehidupan yg membuat kita tertekan dan buat kita jenuh, sehingga pekerjaan yg lain pun jadi terbengkalai akibat stress yang di alami, apakah harus ke psikolog ?atau ad cara lain ga kk?

    1. halo Vy 🙂

      kalo sekedar masalah ringan sehari-hari seharusnya sih curhat ke temen udah cukup kak.
      kalo masalahnya dirasa privasi dan sulit diselesaikan sendiri, baru deh ke psikolog.
      kalo ke psikiater biasanya kalo udah berat dan susah diselesaikan dengan konseling.

      1. Halo kak
        Saya gatau apakah saya sudah termasuk orang yg mengalami ocd / bukan tp orang2 rumah sering blg ke saya kalau saya ini terlalu berlebihan terlalu ruwet apa2 harus bersih harus tertata rapi dsb. Jadi kalau misalkan saya melihat orang di rumah yg tidak bersih dlm melakukan apapun itu /meletakkan barang dg sembarangan tdk spt yg sblmnya saya suka marah2 emosian tp sesudah itu saya merasa sedih seringkali hampir menangis karena menyesal telah membentak / marah2 ke keluarga saya. Saya menyadari apa yg saya perbuat itu berlebihan tp saya tdk bisa mengontrolnya saat kejadian itu terjadi dan itu membuat saya beban jadi banyak pikiran karena kemanapun & apapun yg saya lihat saya selalu berpikiran “apa ini udh bersih ya/ streril gak sih” hal2 yg spt itu jadi ribet sendiri

        1. saya gak bisa menegakkan diagnosa sih. tapi kalo udah mengganggu kamu dan keluarga ya kamu kudu ke psikolog. minimal konsultasi lewat aplikasi konseling.

  17. Bolehkah mengunjungi psikolog hanya sekedar untuk memeriksakan diri? Tapi saya tidak merasa ada yang salah dengan saya atau saya tidak tau… Jadi saya pergi ke psikolog untuk hal mengenal tentang kepribadian saya lebih lagi, bolehkah seperti itu?

    1. Halo Raffael 🙂
      Iya, bisa kok.
      Ada orang-orang yang ke psikolog sekedar untuk tune-up, alias ngejaga kesehatan mental mereka agar berada di kondisi terbaik.
      Kalo buat sekedar mengenal diri kayak gini, enaknya dateng ke biro psikologi kampus aja. Biasanya lebih terjangkau dibandingkan praktik pribadi.

  18. Klo saya punya sdr dia itu udah di keluarin kerja tapi ingetan dia pengen pergi aja ke tempat kerja malahan kalo udha dateng ke tempat kerja dia malah malak”kin orang kadang banyak melamun juga itu harus pake terapi apa.

  19. halo kak begini saya itu mempunyai mood yg suka berubah2 kadang saya senang tanpa sebab namun kadang sedih dan marah tanpa sebab, yg cukup bikin saya lelah fase2 ini selalu hampir terjadi pada saya dan itu merusak suasana pertemanan saya. kira2 apakah perlu ke psikolog? yg saya takut kan jika saya ke psikolog saya takut tidak bisa mengutarakan apa yg saya rasakan. itu gimana kak kira2 solusi nya?

  20. halo kak begini saya itu mempunyai mood yg suka berubah2 kadang saya senang tanpa sebab namun kadang sedih dan marah tanpa sebab, yg cukup bikin saya lelah fase2 ini selalu hampir terjadi pada saya dan itu merusak suasana pertemanan saya. kira2 apakah perlu ke psikolog? yg saya takut kan jika saya ke psikolog saya takut tidak bisa mengutarakan apa yg saya rasakan. itu gimana kak kira2 solusi nya?

  21. Hallo kak,
    Baru kemarin saya ngalamin kejadian takut sama kematian. Kejadiannya saya alamin gitu aja, tanpa ada sebab yang jelas, tiba-tiba saya ngerasain dan kepikiran kalo saya seakan-akan dapat pertanda kalo saya mau meninggal. Saya khawatir umur saya cuma sebentar lagi. Saat itu juga saya nyangkut pautin apa yang saya alamin dengan ilmu agama. Hal ini makin ngebuat timbul perasaaan ga tenang, keringet dingin, timbul perasaan gamau cerita sama siapapun tentang masalah ini, sedih, takut, merasa bersalah. (sekarang saya ngetik dengan perasaan yg sama)
    Karena terlalu ketakuan, saya memutuskan untuk menghubungi ayah saya, dan bersyukur ayah saya pendengar yang baik dan cukup menenangkan.. Saya tidak terlalu merasa ketakutan seperti pertama kali hal ini kejadian.. Tapi sampai sekarang ini saya masih mikirin dan merasa butuh konsultasi ke psikolog..
    Apakah hal kaya gini bisa jadi karena dampak pola tidur saya yang ga cukup? Karena pada saat saya ngalamin hal ini, saya belum bisa tidur sampai jam 5.30 pagi.. Pas saya mau maksa untuk tidur, hal ini kejadian.. Dan memang setiap harinya saya selalu kesulitan tidur, baru tidur dipagi hari.. Tolong minta saran yang terbaik buat ngehadepin hal ini.. Terima Kasih

  22. Kak begini saya sering tiba tiba ketakutan , kecemasan, rasa takut akan masah kerja. Itu tiba tiba muncul aja kalau saat q nnton tv kah, atau main hp, tiba2 merasa bgitu. Bahkan sampai punggung sakit dan dada sesak gitu. Bisa seharian aku ngalamin nya , bahkan sampai ga bisa tidur . Udah tarik nafas berusaha tenangin diri tetap aja merasa gelisah, takut , cemas, mikir yg macem2.
    Terkdang saya tau mslah saya. Tapi nanti mikir masa iya. Gini kak Saya 25 th. Tahun depan 26 . Rata rata perusahaan max 25 th. Saya takut keburu usia. Ga tau kenapa saat melihat loker saya lngsung tiba2 panik, takut, gelisah . Lemas kaki dan nafas sesak..
    Saya pernah magang kak, Saya waktu sekolah smk boga pernah magang . Dan saat di t4 magang, saya merasa saya ga ada keahlian di situ. Bahkan di t4 magang teman sekolah saya ada bilang ke guru saya. Bahwa saya ga bisa apa2 d t4 magang. Saya pernah di pandang g bisa apa2 di t4 magang sma yg krja d situ. Yang nyuruh saya masuk boga itu ortu saya dan tante saya , karena tante saya t.u di smk tsb. Karena wktu itu pas daftar SMA saya telempar dari daftar siswa yg keterima di SMA tsb. Saya tau saya merasa saya ga ad bakat k sna. Tpi ketika q mnta pindah. Mereka blang jalanin aja. Sayang loh.. Udah ga usah pindah. Apakah karena itu saya takut kerja. Jujur saya tkut saya ngalamin hal itu lagi . Terkdang mikir cuma mungkin perasaan ku aja, ngadapin aja. Rezeki ad yg ngatur . tpi itu hnya sebntar aja . Ga lama setelah itu saya merasa kan kepanikan, ketakutan, kecemasan , jantung berdebar, sakit punggung dan bahkan ga bisa tidur…
    Saya harus menghadapi , tapi bagaimana.. ??
    Udah curhat ke ortu, ke tante,, mereka bilang saya terlalu lebay.. Curhat ke kakk cwe , dia malh bilang terserah kamu. Ga peduli gitu . Aku butuh pertolongan ?? Saya mau merubah pikiran .?Gejala apa yg q hadapin ini kak ? Kalau mau konsul apakah ke psikolog atau ke psikiater? Tapi bingung lagi masalah biaya.. TT.TT

    1. halo Winda :)))
      tinggalnya sekarang di mana? nanti kita bantu cariin psikolog di sekitar sana deh.

  23. Bisa kasi rekomendasi rs di pamulang atau bsd yg menyediakan jasa psikolog atau psikiater?
    Tengs.

  24. Kak saya sering tiba tiba kyk jantung berdebar kencang, terus nafas kyk gk lega / kurang plong gitu, biasanya hal itu terjadi saat aku lg ketakutan sm pas lagi kepikiran gitu. Tolong kasih penjelasan kak, terimakasi

    1. halo Dilaaa
      itu mungkin (mungkin lo ya) gejala panic attack. kamu punya pengalaman traumatis gak sebelumnya? kalo iya, takutnya sih itu jadi panic attack.
      coba aja ke dokter dulu.

  25. Hallo kak.
    Aku mau cerita.
    Aku udah cape. Stres rasanya.

    Di kampung jd bahan omongan katanya kerja tapi ga punya duit. Kadang sama sodara sendiri juga di nyinyirin. Berasa ga berguna banget hidup.
    Kerja juga banyak ga fokusnya. Sering salah sering kena omelan bos.
    Belum lagi kalau inget masa masa sulit. Masa dimana aku baru sadar apa itu perceraian orang tua.
    Merasa benar-benar sendirian.

    Di tambah beban perasaan seolah-olah tak ada lagi yang peduli. Rasanya mau berhenti hidup saja.
    Sering susah tidur tapi sekalinya tidur lama banget.
    Setiap hari ga bisa fokus. Kerja juga pikiran kemana-mana. Kadang fisik suka cape banget. Tiba-tiba juga suka marah-marah ga jelas. Jadi lebih boros, dan sedikit sarkastik.
    Terus tiap malem pasti nangis uring uringan.
    Gimana ya kak? Mau ke psikolog ga punya budget yang memada?

  26. anak saya itu kl kl sekolah itu kayak ara beban gitu dia itu diem aja gk mau bergaul sama temannya itu cara nanganinnya gmn ya

  27. terima kasih, saya terbantu sekali dengan tulisan ini.

    informasinya cukup lengkap dan jelas. tatanan katanya membuat seperti sedang berhadapan.
    semangat untuk tulisan-tulisan membantu lainnya, sukses selalu:)

  28. sore…tolong bantu saran kalau saya punya ketakutan terhadap bbrp hal sehingga menghalangi saya untuk bisa apakah perlu ke psikolog atau ke psikater. Contohnya saya takut menyalakan kompor gas, padahal dulu waktu pakai kompor minyak gak masalah. Saya juga takut mengemudikan kendaraan padahal belum pernah coba. Kalau ditinggal sendiri di kendaraan yang menyala, saya akan langsung panik atau setidaknya merasa gak nyaman.
    Terima kasih sebelumnya.

  29. Halo Ka aku sekarang umur 17th kelas 2 Sma Sedari sd orang tua ku suka bertengkar dan teriak teriak masalah kerjaan tapi selebihnya baik baik saja terus waktu aku punya adik adik ku jg suka teriak teriak dan marah marah kami bertengkar sampai saya atau dia luka itu waktu saya sd waktu smp saya kehilangan sahabat saya dan Putus sama org yg bnr bnr ngerti saya terus setelah itu saya seperti dying inside lalu saya pacaran lagi tapi dia itu orgnya narcissistic dan egois banget waktu itu saya pernah putus aneh nya setiap ada org yang ngomong Ttg dia saya langsung degdegan sampai panas dingin, keringatan dan sakit dada sekali seolah saya sulit bernafas terus setelah saya ketemu dia dada saya juga sakit sekali sampai tak tertahankan sakitnya setelah itu saya balikan lagi dan baru Kemaren pas Januari awal 2019 saya putuskan untuk berpisah karna menurut saya dia sama sekali tidak menghargai saya. Lalu mama saya itu sangat amat controlling dan merasa benar pada apapun dia sering menganggap saya lemah danlamban mama saya juga sering berteriak dan menyalah kan saya saat ayah saya meninggal tahun lalu mama saya semakin menjadi jadi mama saya sampai berani ngomong kasar dan benar benar Gamau denger kalo dikasih saran tapi kadang dia juga baik banget dan pengertian. saya itu kalo ada yg teriak atau di teriakin rasanya mau gila dan sampai saya mau bunuh diri. tahun lalu pertama kali saya bener bener punya pikirin untuk bunuh diri tapi mm saya Gatau akhirnya saya ke psikolog karna mm saya pikir saya mogok sekolah Grgr papah saya meninggal padahal saya itu bener bener berjuang buat ngerasa hidup tapi lama lama saya makin mati rasanya dan mama saya juga ga ngerti dia sering banget bilang kyk lebay km atau nyalahin atau marah dan teriak begitupun adik saya dia juga sering sekali teriak teriak dan marah marah ke saya. Saya seakan mengalami penurunan dari waktu ke waktu saya makin lama makin bodoh makin malas makin lelah tubuh nya makin pelupa dan bahkan kadang saya Gabisa bedain mana mimpi dan mana kenyataan saya juga takut ketemu orang atau berinteraksi sama orang saya juga takut suka sama orang. Saya juga sering merasa saya itu sendirian dan Gak ada orang yang sayang sama saya saya sering ngerasa bahwa saya ga berguna ga berharga dan ga ada yang menginginkan saya di dunia ini pasti mama saya atau Ade saya bahagia tanpa saya kenapa harus papah yang meninggal kenapa ga saya aja biar ga jadi beban. Setiap saya merasa baikan saya selalu mengalami hal hal yg menyakitkan dan kembali lagi ke titik awal sakit saya seakan rasa sakitnya tidak pernah berakhir saya sekarang Pengen banget ke psikolog lagi tapi saya Gamau mama saya tau tapi menurut saya mama saya sangat berefek pada state mental saya saat ini dan saya juga Gamau ngobrol sama mama saya karena dia sering bilang saya lebay atau apapun jadi seakan percuma dan saya pernah mimpi kalo mama saya ngetawain saya waktu saya bilang saya hampir bunuh diri oiya Ka aku itu bener bener percaya mimpi karena hampir 90% mimpi mimpi saya terjadi dan sering jadi tanda kadang mimpi saya juga bantu saya untuk nangis ketika di kehidupan nyata saya Gabisa nangis atau bantu saya inget dimana barang barang atau hal yang saya Lupain. Menurut kakak baik nya bagaimana ?

  30. Saya sering mengalami ketakutan yang luar biasa ketika melihat gambar atau pun mendengar cerita tentang pocong. Itu dimulai ketika saya kelas 3 sma, ada seorang teman yang membuat kaget saya dengan memperlihatkan gambar pocong dari hpnya seketika saya kaget dan berteriak2. Setelah kejadian tersebut saya menjadi seorang yang memiliki ketakutan yang tidak biasa. Bahkan saya pernah takut dengan benda yang ber warna putih, seperti tisu. Dan sampai sekarang ketika saya kuliah perasaan takut itu terus menghantui hari2 saya. Bahkan sampai membuat saya kesulitan untuk tidur dimalam hari, dada terasa sesak, keringat dingin, pikiran kemana, dan gelisah. Ketika memejamkan mata, saya seakan melihat sosok ekspresi menyeramkan seketika saya kaget dan merasakan ketakutan itu. Sayapun takut untuk melihat diri saya dicermin ketika mengenakan mukena sendiri. Apakah ini semacam gangguan psikis? Gangguan apakah itu! Apakah saya perlu untuk pergi ke psikolog? Sebelumnya terimakasih atas jawabannya

    1. Halo Pwana :))

      Mungkin ini gejala awal fobia yang disebabkan oleh trauma sama gambar pocong itu.
      Fobia semacam ini sebaiknya dibawa ke psikolog aja. Harusnya sih seminggu dua minggu penanganan intensif bisa membantu menghilangkan fobia itu. Tapi tanya lagi ke psikolognya yaa

  31. anak saya SD kls 2,guru kelas bilang ga fokus pelajaran tapi saatnya di tes bisa menjawab benar.sering terlihat seolah ngobrol tapi tak ada yg di ajak berbincang.terkadang bilang apa yg dia lihat tapi kita tak lihat😣

    1. halo Bu Reny 🙂

      kemungkinannya ada banyak bu. Tapi ini yang saya duga ya. Anak ibu pintar dan daya imajinasinya kuat. anak kalau imajinasinya kuat, kadang obrolan yang dia karang di dalam otak bisa dia ucapkan juga.
      Kalau anak ibu masih mau bergaul dengan teman, lama-lama kebiasaan bicara sendiri akan hilang sendirinya. Yang penting ibu ajak komunikasi saja.

  32. Halo saya seorang mahasiswa. Saya memang org yg gampang sekali stress. Tetapi beberapa tahun belakangan ini semakin parah saya sangat gampang sekali terkena stress bahkan masalah kecil pun bisa membuat saya stress sampai kehilangan minat saya. Saya juga takut terlibat dalam situasi2 sosial karena sepertinya saya trauma karena dulu saya pernah di bullly dan kaget akan perubahan lingkungan yang skrg. Saya juga jadi gampang insomnia. Apakah saya perlu ke psikolog? Orang tua saya sudah menyarankan tetapi saya masih bingung. Terimakasih.

    1. Halo Lia :)))

      trauma yang belum diselesaikan dan kesulitan menyesuaikan diri emang bisa bikin stres semakin parah.
      insomnia juga sebabnya dari stres itu. kalo dibiarin, insomnia bikin susah tidur, bikin tambah stres lagi.
      coba aja deh ke psikolog, takutnya kalo dibiarin bisa jadi depresi.

  33. anak saya umur 9 tahun permpuan, akhir akhir ini sering tidak mau sekolah kadang sekolah kadang tidak tergantung moodnya,, bila di tanya hanya diam saja. dia memang anak yang pendiam dan keras padahal di kelas termasuk anak yang pandai, bagaimana cara mengatasinya karena sudah di ajak bicara dan dibujuk tetap tidak mau sekolah dan tidak memberi alasan.mohon solusinya.terima kasih

    1. anak tidak mau ke sekolah biasanya karena ada masalah dengan orang lain, entah itu gurunya yang galak, atau lagi berantem sama teman.
      kalau anak tidak mau memberi alasan, mungkin bapak bisa tanya pada teman-temannya di sekolah dan guru-gurunya juga, nanti baru bisa ketemu alasan sebenarnya.
      setelah itu coba diselesaikan bersama-sama dengan anak. kalau terjadinya karena bertengkar sama teman, ya dibantu berbaikan lagi.

      terima kasih pak 🙂

  34. Halo kak.. gini, saya bingung mau cerita kesiapa.. karena saya selalu ngerasa sendirian… terkadang di satu waktu.. saya benar benar merasa lelah untuk hidup.. saya tidak nyaman berada dirumah.. karena terkadang orangtua saya selalu berkata yang tidak enak di hati saya.. kak, saya ini kenapa ya? tolong dibantu ya kak… Terimakasih… 🙂

  35. Halo Ashifa :)))
    Mental dan fisik bisa saling terkait. Jadi mungkin aja stres kamu bikin sering sakit, atau sering sakitmu bikin stres. Keduanya saling berhubungan, saling mempengaruhi. Kalo boleh tau, kamu gampang kepikiran tentang apa sih?

  36. Sya sering cemas dan khawatir terutama soal masa depan dan keluarga, jd ga bs tidur kecuali klo lg capek, ditambah sya gampang marah utk hal2 kecil.
    Sya sempet ke dokter dikasih xanax biar bs tenang sama gampang tidur tp sya jd ketagihan. Temen sya, org amrik, saranin sya ke psikolog, ktanya bahaya klo ketagihan xanax. Tp dinegaranya kan banyak psikolog yah, klo dsini kmna yah? Boleh ksh tau ga? Sya tinggal d denpasar bali

      1. Halo saya juga tinggal di bali, apanha dr yang di bali berkenan untuk dikontak? Terimakasih!

  37. Halo dok, saya sudah setahun terakhir stress masalah kuliah. Sampe narik djri dari sosial. Dari temen2 diperkuliahan. Kecuali ada acara dikampus itupun saya selalu ngerasa berpura pura sbgmn yg mereka mau. Saya takut ketemu mereka. Saya sudah konsultasi di beberapa psikiater dan psikolog online di app halodoc. Karna diduga depresi akhirnya saya disuruh ke dokter langsung. Saya langsung ke psikiater, saya ceritain semua nya sampe akhirnya dikasih ibat
    Tapi sehabis itu saya disaranin untuk pindah ke dokter yg bee bpjs saja. Di dokter bpjs saya cuma ditanya gimana perkembangan setelah minum obay dan dikasih obat baru. Apakah saya perlu ke psikolog juga dok?

    1. Halo Yunami 🙂

      Setelah minum obat yang diresepin, ada perubahan nggak?
      Kayanya perlu juga sih ke psikolog, soalnya terapi psikologi yang dibarengi obat bisa lebih efektif.
      Kalo emang jadi ke psikolog, ceritakan kalo kamu mengkonsumsi obat juga ya 🙂

  38. Hai, aku selalu punya keinginan buat ke psikolog tapi takut, bahkan sampai sekarang sudah bekerja masih aja takut mengambil langkah ke psikolog. Mood ku sering banget naik turun, selalu berpikir hal buruk akan terjadi ke diri sendiri, selalu ga pede aja gitu. Pas mood lagi turun tuh rasanya kayak, saya merasa saya orang paling buruk gitu, I feel like I’m useless and just doesn’t have a good heart. Kadang sampe menghambat kinerja gitu

  39. Kak, saya takut bicara sama orang, selalu terlihat cemas gitu (menurut saya sih, tapi kata yang lain saya biasa aja), susah ngungkapin perasaan bahkan sama keluarga, saya biasanya blank gitu, Saya juga susah bicara jujur, ditambah lagi pelupa dan entah kenapa saya sekarang gampang ketiduran tapi kalau malam gk bisa tidur. Saya dulu pernah dibully, banyak di marahin gara – gara hal sepele, sering dibentak – bentak, dan saya tumbuh besar dititipin di rumah kakek nenek. Sekarang saya sama orang tua saya, orang tua saya keras. Gejala – gejala di atas tadi sekarang tambah parah. ini gimana ya kak? Terimakasih

    1. Halo Auliah :)))

      Berhubung gejalanya kamu bilang makin parah, kami gak berani diagnosa macem-macem. Tapi kamu bisa ke psikolog gak?
      Coba deh cari di puskesmas atau rumah sakit deh.

      Kalo bisa pergi sendiri ya pergi sendiri aja, kalo bisa sama orang tua lebih bagus, jadi komunikasi kalian bisa disamakan.

  40. halo, saya punya trauma yg mendalam pasca putus dengan pacar saya tahun lalu, saya punya background broken home. pasca putus saya menjadi org yg lebih pendiam, mudah tersinggung, mudah putus asa, dan jadi org yg tertutup, saya butuh info apakah saya harus terapi? krn saya pernah lihat video psikolog di youtube yg berkata bahwa anak broken home harus diterapi supaya kegagalan rumah tangga org tuanya tdk terulang, lalu jika iya saya harus terapi, berapakah biaya yang harus saya keluarkan untuk terapi ? adakah saran tempat di sekitar jaksel atau depok? terimakasih

  41. Hallo saya kiki seorang mahasiswa. Saya memang mudah stress. Jika saya merasa capek, saya akan menangis sejadi jdinya. saat berkendara saya lebih sering melamun bermain dengan pikiran saya dan bisa saja tiba2 nangis. Saya menyadari, bahwa saya sering mengobrol sendiri. Bertanya dan menjawab sendiri seolah olah sedang mengobrol dgn orang lain. Saya sering sekali insomnia, kadang jika saya mencoba untuk tidur malah saya deg2an. Terkadang juga memang saya minumi obat agar bisa tidur. Apakah saya harus ke psikolog? Sudah memikirkan ini beberapa kali tapi saya bingung

  42. halo ka, sy mempunyai kepahitan sejak kecil, dan ketika beranjak dewasa dan itu kebawa terus sampe saat ini, saya dl sdah pnah ikut kkr sesaat kemudian plong namun krna satu dan lain hal, semua itu muncul kembali, dan rasax sy tdak bisa berdamai dg luka batin saya, sulit u menerima memaafkan aplagi melupakan, semua itu membuat saya merasa ada yg aneh dlam dr sy, seperti ctohx emosi meledak2, sulit memaafkan orang. rasa trauma yg dlam atas apa yg pnah sy alami, dan sampe merasa bhw hdup ini g adil, Tuhan ga adil, knpa hrus sy, knpa bkan orng lain, knpa perjlanan hdup sy tdak semulus sodara dan teman2 saya, knpa hrus penuh liku,dan semua itu tidak bisa terobati walo sy sering mendapatkan kesenangan dal hidup mencoba u menikmati hidup dll,tetap tdak bisa mengobati luka batin n kepahitan saya

    1. halo Ajeng,
      admin situs sama konseling beda orang, jadi maaf ya kalo ada yang gak kepegang.
      Nanti kami kabarin ke konselornya yaa

  43. Halo kak, kecenderungn utk bunuh diri dan menyakiti dri sendiri itu termasuk depresi bukan?😐
    terus cara yg efektif utk ngilanginnya gmn y kak?
    Saya sering nyayat tgn soalnya😐 trs prnah percobaan bnuh dri dg minum parfum tp untungnya msih idup:(

    1. salah satu gejala depresi tahap lanjut adalah munculnya keinginan bunuh diri dan sering memikirkan tentang kematian.
      tapi ciri utama dari depresi adalah perasaan hampa dan kosong, serta gerakan yang menjadi lamban. kalo kamu nggak mengalami ini, mungkin kamu bukan depresi.

      ada sih kecenderungan menyakiti diri sendiri yang bukan depresi, namanya suicidal behavior. tapi kamu ke psikolog dulu aja buat memastikan.

      terus juga nanti di sana ditangani pake psikoterapi.

  44. Hai, kak. mungkin cerita saya ini sedikit aneh.. Saya umur 19 tahun tp imajinasi saya sudah sangat berbeda dari usia pada umumnya. Saya dengan tiba-tiba bisa memikirkan proses saya mati nanti. Saya sampai membayangkan kalau nanti saya mati akan dengan keadaan yang bagaimana. Setelah saya sadar, jantung saya langsung berdetak kencang dan seketika badan saya panas tp setelah sekian detik langsung kembali normal. Derita saya ini sudah ada setahun, dan saya jadi menderita insomnia karenanya. Tolong beri saya pencerahan, saya harus bagaimana? Lalu, saya harus ke psikiater atau psikolog? Mohon bantuannya.

  45. bagaimana cara memotivasi anak untuk bangun pagi, shalat subuh dan belajar, padahal teladan dari kami orang tua sudah disampaikan

  46. Assalamualaikum ka. aku sering bengong dan engga mikir apa2 kalo aku lagi kaya gitu aku ngga ada dalam situasi emosi apapun tapi itu bikin aku nyaman, tapi yang jadi masalah kalo ada satu masalah muncul aku jadi mudah tergesa-gesa, susah relax, mudah marah, suka ngait ngaitin masalah yang sekarang sama masalah yang sebelum2 nya yang bikin aku jadi susah fokus. Apa itu wajar?

  47. Kak, aku mau nnya ni.. Aku sejak kuliah itu berbeda banget sifatnya suka nangis, suka marah-marah kadang juga murung sendiri ngk mau ngomong sama orang di kmpus padahal ngk salah apa” orang nya trus mood aku juga suka naik turun kak
    gelaja seperti itu apakah termasuk depresi kak? dan apakah harus ke psikolog? tolong solusinya kak lagi bingung amat soalny

    1. kamu merantau nggak? atau kuliahnya jauh dari teman-teman sma dulu?
      mungkin proses adaptasi yang sulit jadi membebani kamu.

      tapi cobalah dateng ke psikolog biar nanti bisa didiagnosa lagi…

  48. Hallo kak,
    Saya Tata anak tunggal, satu tahun terakhir ini saya merantau krn diterima bekerja disuatu instansi.
    Saya orangnya mudah sekali panik, khawatir dan over thinking, saya jg akhir2 mudah sekali menangis. Akhir2 ini saya kehilangan semangat bekerja dan ide dan kreatifitas pdahal pekerjaan saya berhubungan dng hal tersebut. Saya selalu merasa enggan beranjak dari kasur dan merasa malas mengerjakan apapun, padahal dulu saya sangat bersemangat bekerja di kos dan hari libur sekalipun, saya baru saja membaca kalo trnyata itu trmasuk gangguan psikologis, apa itu benar ?
    Dikeluarga sayapun setahun belakangan ini saya jg ada masalah yg sangat membuat saya kecewa dan patah hati, apakah itu berpengaruh ?
    Tolong sarannya apakah saya harus bertemu dng psikolog ? Trimakasih

  49. Hallo dok,kenapa ya akhir2 ini saya sering mudah tersinggung dan marah padahal lg bercandaan dan mood juga naik turun ☹️

  50. Halo dok saya wanita dgn umur 24 tahun saya memiliki rasa trauma besar terhadap apapun. Sering saya memikirkan jika mati solusi terbaik dr segala persoalan dr mulai sejak SD mendapat perilaku TDK baik dr ayah kemudian sejak SMP saya mendapatkan bullying dr SMK saya dapat tekanan mengenai pelajaran dan kemudian setelah lulus dan bekerja dalam hal percintaan saya selalu merasa dikecewakan entah dr ayah ataupun pasangan dan skrg saya merasa hidup itu kosong hampa benar benar jenuh dan saya frustasi sering lebih ingin sendiri gampang marah pdhl hal kecil dan sensitif dr pembicaraan bawaannya dramatis hampir setiap waktu merasa gelisah takut berlebih sering menangis entah apa sebabnya. Saya merasa tidak bisa memaafkan org org yang telah menyakiti saya . Terimakasih dok

  51. Halo kak.
    Mau nanya, saya memiliki masalah yang membuat saya menjadi seorang pembenci dan sudah mengalami ini cukup lama. Ciri-ciri yang saya alami. Saya suka marah untuk hal sepele, suka tiba-tiba menangis jika langsung mengingat hal yang saya benci ini, saya bahkan ingin melukai diri sendiri agar masuk rumah sakit hanya karena saya ingin istirahat dari segala nya, saya selalu menyalahkan diri sendiri dan selalu memikirkan hal buruk yang bahkan belum terjadi (selalu negatif thinking).
    Karena saya tidak bisa menceritakan masalah saya ke siapapun. Saya gak mau orang lain tahu masalah ini, saya tidak mempercayai siapapun.
    Sehingga saya berfikir psikolog bisa membantu saya. Tapi saya takut menceritakan semuanya
    Apakah saya perlu ke psikolog? Apakah ini termasuk gejala depresi?
    Terimakasih sebelumnya.

  52. kak, saya merasa mnyukai sesama jenis, dan saya takut akan hal ini, ini jga membuat saya membenci diri sndiri, saya jga ingin normal, tpi sulit, apa saya harus konsultasikan ke psikolog mngenai masalah ini?

  53. Kak apa aku harus ke psikolog ya? Aku suka tb tb nangis sendiri ngerasa sepi sendiri dan nyalahin diri sendiri atas kesalahan dimasa lalu dan mood yg susah selalu jelek kadang sampe sakit kepala. Saya sempet berfikir apa karna saya menutup diri untuk menceritakan yg saya rasakan atau bagaimana?karna beberapa kejadian yg lalu saya selalu memahami emosi demi org sekitar .

  54. Kak aku mau tanya , Kecerdasan itu pengaruh dari turunan orang tua gak sih,, aku sering baca artikel informasi , anak jendral A dapat nilai cumlaud, anak direktur PT A mendapatkan nilai tertinggi di kelasnya,, sedangkan anak yang lahir dari keluarga biasa2 saja, jarang banget punya prestasi akdemik,, walaupun ada 1 atau 2

    1. halo angga :)))

      faktor genetik bisa aja mempengaruhi kecerdasan. tapi pola asuh juga bisa mempengaruhi kesuksesan anak.
      misalnya seorang jenderal pasti punya karakter dan kedisiplinan, makanya dia bisa jadi jenderal.
      karakter ini bisa dia tanamkan dan tularkan melalui pola asuh, makanya anaknya jadi sukses.

      pola asuh juga mempengaruhi yaa

  55. Kak aku mau nanya, kalau kita suka ngerasa hampa, kosong dan berpikir bahwa dengan meninggal itu lebih baik buat orang disekitar aku kenapa ya kak? Trus aku merasa kalau aku ini ngga guna banget, pintar engga, cantik engga, rajin engga, pokoknya aku cuma kayak beban gitu. Trus aku juga suka sama seseorang selama 6 tahun ini, tapi selalu aja dipermainkan, mana orang tuanya ga ngasih restu lagi, aku merasa semakin tak berguna, nangis terus menerus, melamun, dan kembali lagi merasa hampa dan kosong. Apa ini masalah yang serius gak kak?

    1. Buat saya sih ini masalah serius dan harus diperhatikan serius juga.

      Kamu punya tempat curhat gak? Saya takutnya kalo kamu memendam sendiri, pikiran-pikiran kamu semakin menguasai kamu.
      Hidup kamu tuh berarti. Kamu mungkin belum sadar, tapi temen-temen dan keluarga sebenernya sayang sama kamu.

      Kalo emang kamu ngerasa cuma jadi beban, seenggaknya berikan bantuan buat orang lain, entah itu berupa uang atau tenaga.
      Kurangi sendirian juga biar lamunan nggak menguasai kamu.

      Kalo ada waktu ya pergilah ke psikolog.

      1. Hai kak…
        Kadang2 saya merasa stress, capek, lelah, kosong rasanya, selalu kesepian padahal ada banyak orang &teman di sekitar saya.. memang saya ada bbrp masalah keluarga dan pacar saya sudah berpulang.

        Kalau lagi sendirian saya sering menangis sejadi-jadinya tanpa sebab… tidak nafsu makan jg tiap hari hanya kadang makan 1x, cerita ke teman juga tidak bisa semua detail, rasanya tidak ada jawaban atau solusi untuk semua masalah dan kesedihan saya.

        Kadang saya jg merasa ingin bunuh diri saja, capek rasanya hidup seperti ini terus.. terlalu banyak tuntutan dan saya bingung apa yg harus dilakukan untuk memenuhi semua ekspektasi org2 di sekitar saya… saya sudah coba cari psikolog tp hanya sekedar browsing2 saja.. mungkin ada rekomendasi psikolog yg bisa saya temui di denpasar? Terima kasih..

      2. Kak kalo trauma terhadap suatu penyakit itu gimana ya cara penyembuhannya? Kawan saya kalo dia lihat suatu penyakit di medsos, selalu merasa takut, pikirannya jadi seumpama prnyakit itu ada di dirinya.
        Jika ada suatu perubahan di dalam tubuh (contoh:benjolan, yg sebenarnya itu gpp kata dokter), langsung takut dan kepikiran terus. Baik nya gimana ya kak menghilangkan rasa takut itu. Mohon kasih infonya kak. Terima kasih

  56. hai kak………aku mau tanyaaa nihh,mood aku sukaaa naik turun gituuuu dan rasanya aku mikirr hidup ini gaguna sama sekali apaa cobaa gini gini teruss,kadang juga aku nangiss gak jelasss dan pikiran ku kacau bangett aku ngerasaa itu bukan akuu,tapi aku gabisaa nguasain diri aku sendirii padahal aku pingginyaaa gak nangis gak marah” tapi kenyataan nya kek gituu trs aku cari di google gejala nya miripp banget kek DEPRESI aku gatauu pastii si bener atau engga,aku udah cerita ke pacar akuu pertamannyaaa dia ngedukung dan ngebantu biar sembuh tapi lama” malah diaaa bilang akuu parahhh sifatnya jadi anehh kataaa diaaa trs aku katanyaa berubahhh,jadii harusss gimanaaa ya kakk,coba jelasin apa si yg terjadi apa diri aku sendiri sampekk aku gabisa ngontrol diri sendiri:(

  57. Halo kak. saya sudah 5 th dilema. Saya mencintai 2 orang . 2 orang ini juga mencintai saya. Saya bingung harus bagaimana saya sudah mencoba berpikir harus memilih siapa menimbang yg lebih baik siapa tetapi tetap saja saya tidak tahu. Saya sudah mencoba move on dari mereka. Tetapi tetap tidak bisa mungkin sudah 6-7 kali. Saya merasa sangat bersalah dan merasa berkhianat. Saya sering menangis, tidak konsen belajar dll. Saya sudah curhat ke sahabat tp menurut sahabat itu hanya hal sepele, jalani saja. Tetapi saya merasa terganggu. Apalagi saya sudah melakukan kontak fisik yg cukup dalam dengan mereka.

  58. Selamat pagi, saya mau ikut berkonsultasi mengenai anak saya. Dia seorang anak perempuan berumur 16th kelas 9.

    Setelah kami amati dari beberapa kejadian, kami menyimpulkan anak kami memiliki kecenderungan bersifat kurang/tidak percaya diri (bukan berarti minder).

    Contohnya dalam hal eskrakurikuler sebuah cabang olah raga disekolahnya, yang dia pilih sendiri dan dia minati. Terlihat dari kecenderungannya aktif dalam kegiatan-kegiatan latihan mingguan yang dilakukan disekolahnya. Dan sampai saatnya dia masuk dalam tahap seleksi dan terpilih untuk mewakili sekolahnya dalam suatu perlombaan. Sebagai orang tua, kami tentu senang dan bangga anak kami terpilih dan dipercayakan untuk mewakili sekolahnya dalam suatu terlombaan, dan tentunya kami sebagai orang tua akan support dan dukung sepenuh hati.

    Akan tetapi hal yang aneh muncul, dia menolak, dengan alasan belum siap, merasa kurang percaya diri maupun belum pantas, dan selalu melepaskan kesempatan itu kepada rekannya yang lain. Dan dia mengambil keputusan tersebut tanpa sepengatahuan kami sebagai orang tuannya.

    Pada suatuketika, kami mengetahui bahwa dia terpilih lagi untuk suatu perlombaan dan seperti biasa, ditolaknya lagi. Kamipun mengajaknya berdiskusi, mengapa hal ini dia lakukan? Yang mengagetkan dan menyedihkan kami dengan jawabannya yang menyatakan bahwa, jika kami sebagai orangtuanya semakin mensupport dan menyemangati, maka semakin membuatnya ingin melakukan hal yang sebaliknya, yaitu tidak melakukan hal tersebut.

    Mohon sarannya apakah sifat seperti itu perlu dikonsultasikan ke psikolog, atau masih dapat kami bicarakan antara orang tua dengan anak? mengingat hal seperti tersebut sudah dilakukannya berulang kali. Jika ada saran atau konsultasi ringan yang dapat di sharing melalui email akan sangat berarti sekali bagi kami.

    Untuk informasi tambahan bahwa hubungan keluarga kami baik-baik saja, tidak ada masalah keluarga.

    Terima kasih & salam,
    WT

  59. Kak mau nanya kenapa ya saya kalo di tempat umum badan terasa kaku kaya ngak nyaman gitu dan suka tiba” sesak nafa sendiri apa ini termasuk gangguan mental atau bawaan dari lahir mohon penjelasanya makasih

  60. 1. Character saya selalu berubah, apakah normal?
    2. Selama 4 tahun saya jarang keluar rumah atau kamar.. wajah, nama seseorang saya tidak ingat.. setelah saya tanya (siapa?) Dia bilang kalau dirinya adalah teman/anggota keluarga.. apa itu normal atau hanya pelupa?
    3. Apakah rasa malas bisa dihilangkan dengan psikolog?

  61. hallo saya ibu bekerja,….mau konsultasi masalah pekerjaan ( kurang percaya diri ) di lingkungan kerja , apakah bisa..??

  62. Kak mau nanya
    Cara ngatasi ketakutan karena bully gmn? Aku di sekolah di bully terus kak Sampe” mau pindah sekolah tapi ortu gak ada dana buat pindah sedangkan di sekolahan aku terterkan gmn kak?

  63. Hallo aku bole minta saran ga sih ?
    Jujur lagi bingung bgt, gak tau ngadepinnya gmn.

    Aku sma suami n anak aku ada rencana mau liburan akhir thn ini. Dari awal aku udh sepakat sma suami gk mau ajak keluarga yg lain. Kyk mertua aku atau org tua aku. Karna benar2 pengen liburan bertiga aja,
    quality time keluarga kecil aku
    Nah ini yg jdi masalahnya, mertua aku yg perempuan minta ikut. suami malah mengiyakan.
    Gak tau jga sih hanya utk nyenengin doank apa gmn.
    Tpi aku jdi kepikiran, langsung down.
    Masalahnya mertua aku punya sedikit sifat yg gak nyenengin. Apa lgi ini aku yakin, psti bakal susah buat nolak, kasih alesan biar gak ikutan.
    Soalnya klu udh gitu pasti bakal ribut ujung2nya, aku bakal di salah2in, dll laah
    Aku jga punya hubungan yg kurang enak dgn mertua. Padahal anaknya ada 3, tpi selalu kesuami sya dia nuntutnya. Klu suami sedikit aja nolak dia pasti langsung ngerasa anaknya lebih milih istrinya
    Padahal tiap kami pulang kampung waktu kami lebih banyak ajak mertua jln dibandingkan kumpul dgn keluarga sya. Bahkan sya dan suami blm pernah ngajak org tua sya buat jln2 dgn kami
    Selalu aja mertua sya yg ngintilin kami
    Pilihan aku sih skrg yg ada di otak, batalin liburannya aja 😫
    Tpi masa iya liburan yg udh di rancang jauh2 hari batal cuma karna ini.

  64. Halo kak, sekarang aku masih kls 10 dari kls 7 aku ngalamin sebuah kejadian.aku di fitnah dan akhirnya jadi bully an di sekolah.srmenjak saat itu aku jrg bgt ngomong sama cowok,sampe sekarang pun jarang bgt ngomong sama cowok kecuali aku udh knl sebelum aku kls 7. Waktu kls 9 aku Uda usaha biar tar di SMA bisa kaya org² yg lain,tapi masih gabisa sampe sekarang.btw waktu kls 8 ortu cerai dan dari kecil sering bgt nangis gr² ayah srg pecahin piring dll (mabok). Dan karena itu aku jg takut kali denger org triak² gjls sama ada barang jatoh/pecah aku lgsg kaget sama takut.dan waktu kls 9 aku Uda sering mikir kalo pengen mati aja soalnya kaga gaguna gt kaya beban aja buat ortu. Dan di kls 10 ini aku makin mikir yg mcm mcm kayak pengen bundir,jadi beban doang kalo idup,ga berguna buat siapapun. Kadang kalo sedih/marah lgsg keinget buat nyakitin diri sendiri/bundir. Sering jg dikecewakan yg buat aku jd tambah mikir kalo aku tuh ga guna. Kadang jg mikir aku adalah org paling ga beruntung di dunia.

  65. Hai saya mau nanya, belakangan ini saya sering emosi sendiri tanpa org lain tau sangking kzl nya saya suka nangis sendiri kadang cmn garagara hal sepelepun. Saya selalu merasa kesepian. Saya sering merasa bosan teramat bosan untuk hidup. Usia saya 21 thn lagi berada di semester trkhir dikuliah saya lagi nyusun skrispsi. Dan dirumah saya menurut saya sedang tidak sehat sebab abang beserta istrinya tinggal dirumah ibu saya , saya merasa rumah ini terlalu ramai dan saya tidak menyukai itu. Saya ingin bertanya apakah masalah saya serius dan wajar untuk datangin psikolog? Terimakasih.

  66. Halo,
    Saya pny mslh dg ibu yg spt nya mengidap NPD . Hidup saya dr kecil hingga usia 41 th ini sll penuh kesedihan dn masa lalu yg kelam. Ibu ngotot ttp tggl dgn saya krn diantara anak2nya cm sy yg berkecukupan dr segi ekonomi. Tp sy sll dimanfaatkan oleh ibu dn jg sodara. Sy berusaha utk ke psikolog tp dikota sy cm ada psikiater sedang dua hal itu sgt berbeda. Apa yg hrs sy lakukan? Sy ga mau gr2 ibu kehidupan anak2 saya terpengaruh, kr kdg sy mrs spt pny kepribadian ganda.
    Trm ksh

  67. Halo kak aku mahasiswi umur 19tahun, mau tanya. Kenapa aku gampang banget nangis yaa? Liat orang nangis di nyata ataupun di film ikutan nangis padahal gak sedih2 amat tp otomatis aja hati aku sakit liat orng nangis. Apa aku yg terlalu sensitif ya kak?

    Dan juga aku selalu ngerasa cemas, takut nanti aku dimasa depan bakal gak berguna. Aku gak bisa cerita ke ortu karna dari dulu ajaran di keluarga anak harus menghormati ortu dan tidak ada yg curhat2 begitu. kalaupun marah saya tidak boleh marah, hanya ortu yg boleh marah jd selama ini saya pendam amarah saya, berusaha jadi anak yg baik.

    1. kamu mungkin punya perasaan sensitif dan empati yang tinggi. itu adalah karakter kamu.

      dan sebagian orang memang punya sedikit kecemasan tentang apa yang menanti di depannya, dan itu wajar. kamu bisa liat lagi aja kecemasan seperti apa yang kamu rasakan; misalnya cemas seputar nanti kuliah seperti apa, kerja apa, dll. terus liat aja apa yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kemungkinan buruk itu. kalo cemas nggak dapet kerja, ya berusahalah kuliah atau ambil kursus yang kira-kira dibutuhkan di dunia kerja.

      untuk curhat sama orang tua, apa kamu memang gak bisa atau sungkan? coba aja ajak ngobrol dulu saat suasana hati mereka lagi baik. siapa tau mereka sebenernya mau mendengarkan.

      semangat yes :))))

  68. Kak umurku 15 thn dari sd kls 5 aku sering di bully tpi bukan fisik cuma di hina aja dan aku ngerasa semua teman itu palsu “fake friends”pas smp kejadiannya berulang tpi bedanya pas aku smp aku ngerasa gk dihargai sama temen2,jarang dihina,ada yang menganggap aku aneh. Semua masalah itu aku pendam sendiri. Di rumah juga aku ngerasa ayah&ibu lebih menyayangi adikku daripada aku
    Aku pernah hampir dipukul tapi hampir selama ini ga pernah di disiksa fisik. Tapi kejadian nya membekas dan kadang kalau di inget2 sedih&kecewa banget. Ortu juga ngatain aku anak yg malas. Tpi selama ini aku ga pernah ceritain/curhat cuma di tulis di buku diary. Apa perlu ke psikolog?

  69. Halo kak aku mau tanya, ketakutan / kecemasan yang berlebihan itu wajar gk sih kak? Soalnya entah kenapa aku takut/cemas akan beberapa hal. Awal nya itu sih, cuma kepikiran biasa dan ak selalu berusaha untuk menenangkan diri, tp akhir2 ini setiap aku inget pemicunya entah kenpa badan aku lemes, jantung aku deg-degan, mager, dan kadang sampai sesak napas. Btw, aku udh ngerasa kyk gini dari kelas 2 SMP, dan sekarang aku udh kuliah.
    Itu bagaimana kak? Mohon pencerahannya. Terimakasih

  70. Saya seorang ibu usia 37th dengan 2 orang anak laki-laki, 11 tahun dan 19 bulan. Akhir-akhir ini saya mudah emosi, mudah marah, ingin menangis tp sulit. Tak segan tangan melayang, Yang lebih sering justru pada bayi saya. Namun sesaat setelah membentak/memukul/mencubit/berteriak saya langsung menyesal begitu trs berulang-ulang. Saya sering bicara ketus dan emosi pada suami dan anak pertama selalu ada saja yang salah. Kadang jika saya jengkel pada bayi saya, saya mengalihkan untuk menampar atau memukul kepala saya sendiri agar tidak menyakiti bayi saya. Jika ada waktu luang saya lebih suka membuka sosmed, keinginan untuk berhubungan dengan suami pun berkurang. Semakin hari saya semakin malas mengerjakan banyak hal yang dulu sering saya lakukan. Jam tidur saya pun berantakan. Saya pernah mengalami baby blues setelah melahirkan anak pertama dan kedua. yang pertama menangis terus menerus takut kasih sayang suami berkurang dan tidak tertarik pada bayi, bayi saya anggap merebut kasih sayang suami. Pada anak kedua ini ada perasaan takut tidak mampu mengASIhi di usia bayi 1-2bulanan. Apa sebenarnya yang saya alami sekarang? Apakah termasuk post partum depression?

    1. Untuk sampai di diagnosis PDD harus lewat pemeriksaan profesional.

      Ibu memang menunjukkan beberapa gejala dari PDD. Karenanya, ibu baiknya konsultasikan dengan dokter mengenai kondisi yang ibu alami supaya ibu bisa mendapatkan bantuan yang tepat. Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan / bidan yang membantu ibu selama proses kehamilan. Minta rujukan ke bagian psikiatris bila memang diperlukan. Dan ini harus SEGERA dilakukan.

      Selain itu, bicarakan juga kondisi yang ibu alami dengan suami ibu dan keluarga jika perlu . Bicarakan saat kondisi emosi ibu cukup stabil, supaya suami juga memahami kondisi ibu dan bisa memberikan dukungan.

      Jangan memaksakan diri jika ibu merasa sudah tidak mampu mengurus anak ibu, mintalah bantuan pada keluarga ibu. Beritahu mereka bantuan apa yang ibu perlukan.

      Sesekali bisa ambil waktu untuk diri sendiri dengan melakukan hal – hal yang ibu sukai. Istirahat yang cukup juga baik untuk ibu.

  71. Kak mau tanya kalau mengalami gangguan tidur/insomnia atau sejenis nya itu bisa konsultasi sama psikolog?

  72. Hai Kak, mohon pencerahannya, apakah semua psikolog pasti berpikiran terbuka dan bisa menerima apapun masalah pasiennya? Saya memerlukan pertolongan profesional untuk mengubah pola pikir saya pasca life-changing event yang cukup traumatis. Tapi saya takut sekali, alih-alih mendapat bantuan, psikolognya malah semakin menyudutkan saya, terutama untuk bagian-bagian yg memang terjadi karena kesalahan saya sendiri misalnya. Mohon bantu jawab ya kak. Thank you beforehand. Have a nice day!

    1. Halo Helga :)))
      Seorang psikolog punya kode etik yang harus ditaati. Salah satunya adalah bersikap obyektif dalam mendengarkan masalah pasiennya, apapun itu.
      Seorang psikolog selayaknya bersikap netral; karena fokus psikolog bukan masalah, tapi respon klien terhadap masalah. Ini yang akan digali dan didiskusikan bersama klien.

      Dan mungkin akan ada pola pikir kamu yang diperlihatkan kesalahannya sama psikolog. Tapi caranya pasti halus kok. Kamu akan sadar dan “tercerahkan”.

      Semangat ya!

      1. Halo Dok aku mau curhat entah kenapa hidupku terasah hampa sekali dan kalau saat hatiku merasa sakit tiba2 aku nangis yah kayak orang gak karuan gitu tapi di pikiranku aku juga mau rasain pacaran bahagia soalnya gak pernah rasain yang namanya pacaran-,- apa karna aku jelek atau miskin😭😭😭,jadi apa aku harus konsultasi dok?

  73. Kak, aku siswi kelas 9. Aku punya sahabat sebut aja Ji. Ji ini punya gangguan mental, dia sering cemas berlebih sama sering nangis juga. Ji juga sering ngerasa kosong dan hampa, bahkan gampang lemes sama cape. Bahkan Ji sampe ngelakuin cutting. Aku udah coba bantu dia dengan nenangin dan ngasih perhatian tapi mungkin aku gabisa bantu dia sepenuhnya. Dia sendiri mau ke psikolog tapi takut biayaanya mahal. Menurut kaka gimana penyelesaiannya?

  74. Hai kak! Aku mau cerita apa yang aku alami selama ini.. Dimulai sekitar 3thn lalu, aku mulai menarik diri dari pergaulan. Aku mulai menolak pergi main bareng teman2 kuliahku. Tapi, untuk di kampus, aku masih oke2 saja ketemu mereka. Cuma setelah pulang dari kampus aku maunya menyendiri di kos atau pergi jalan2 makan2 karaokean sendirian.
    Di saat aku habis internship (sendirian). Di situ tugas selanjutnya (sebelum lulus) adlh membuat laporan magang & tugas akhir. Aku ngerasa konsentrasiku hilang. Nggak bisa mikir. Mau ketemu dosen takut. Mau ketemu temen2 jg takut. Di saat itu, aku mulai menghibur diri lagi untuk jalan2 sendirian lagi. Tapi, di saat itu aku mulai merasakan pusing, takut, sesak napas, jantung dag dig dug, mau nangis di tempat umum. Aku ngerasa semua orang di situ mengawasiku. Dan akhirnya aku pulang. Pada masa2 itu aku mulai putus asa. Aku udh gak pernah ke kampus. Aku ngerasa nggak berguna, ngerasa aku cuma membebani orang tua. Dari situ muncul pemikiran buat bunuh diri. Aku sampe pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara minum obat banyak tp ternyata ngga mempan.
    Beneran aku ngrasa udah hopeless. Udh ngga punya gambaran masa depan aku mau gimana. Aku udah ngga punya banyak temen. Aku jadi sensitif. Gampang sedih & marah kalau dibilang sesuatu 🙁 Menurut kakak, apa aku perlu konsultasi ke psikolog? Terima kasih sebelumnya kak.. Sukses selalu..

  75. Malam.. sy punya anak laki2 kelas 1 SD umur 6 tahun lebih desember ini dia pas 7 tahun, dapat laporan dari guru nya klo anak sy overprotektip sama salah satu teman sekelasnya katakan lah si “D”, klo dikelas anak saya ga mau jauh dgn si D, duduk harus sebangku, teman2 lain ga boleh dekat2 si D karna si D hanya teman aku begitulah bicaranya, bentuk ekspresi sukanya berupa rangkulan, pelukan, yg membuat si D tidak nyaman dan si D selalu nangis, sampe harus d pisahkan, tp dg teman2 yg lain nya biasa tidak seperti itu, apa yg harus sy lakukan? Terimakasih…

  76. Aku 22 thn. Aku sering bingung sm diri aku. Tengah malem, suka ga bs tidur, atau lg perjalanan ke kantor, pikiran kemana2. Mikirin perceraian org tua lah, pdhl uda 21 thn yg lalu kejadiannya. Trs blkgn sering terlintas pengalaman pelecehan yg pernah dilakuin guru SD aku 11 tahun lalu, yg selama ini aku lupa dan tiba2 muncul lg rekamannya, dan mslh lain yg perintilan.

    Tp kalo ditanya perasaan aku thd semua memori2 tsb, aku biasa aja, nangis jg jarang. Lebih ke bingung dan gatau nanggepinnya gmn. Paling hampa, kosong doang.

    Hal2 kyk gini apa perlu aku konsulin ne psikolog? (Kalo ke tmn malu soalnya). Nah, kpn sih kt beneran hrs ke psikolog?

    Soalnya suatu saat lg ngedown, aku bs mikir mau mati aja, padahal masalahnya sepele. Tp abis itu lewat, suka mikir diri sendiri lebay, terlalu mengasihani diri sendiri, ga bersyukur. Trs skrg jg ga knp2 scr aktivitas, cm pikiran aja campur aduk, bingung..

  77. Sudah bertahun2 aku punya suicidal thoughts. Dari kecil saya sudah sering menangis karena kesepian dan kelas 6 SD saya sudah memikirkan untuk bunuh diri dengan mengambil pisau di dapur, menjambak rambut sendiri ataupun kabur dari rumah. Namun, aku melaluinya dengan berusaha berpikir positif dan buat janji sama diri sendiri untuk berubah. Berhasil. Tapi saat SMA 1, aku ada masalah keluarga dan pikiran untuk bunuh diri sangat kuat. Saya sempat kabur dari rumah juga masa itu malam2. Tapi saya balik karena masih ada rasa takut. Semenjak itu aku sering merasa depresi, sedih, tak dihargai, tak berguna dll. Perasaan campur aduk. Masa kuliah juga saya merasakan hal yang sama dan belum berubah. Tapi ada seseorang yang perhatian dan selalu berusaha menghiburku. Tapi saya punya mood swing yang parah dan depresi selalu menghatuiku saat sama dia dan aku sering ingin sendiri dan tak mau ketemuan. 2018 saya sering menangis dan saya banyak memikirkan cara untuk bunuh diri namun tidak kulakukan karena rasa takut. 3 tahun dan saya sudah wisuda. Awal bulan ini, dia menyerah. Aku biasa saja di minggu pertama. Seperti tak ada rasa apa2. Tapi minggu ke dua dan ini masuk minggu ketiga, aku sangat merasa kehilangan dan aku sadar aku sangat salah memperlakukan dia begitu. Aku tidak menghargai dia. Aku kurang kasih perhatian ke dia karena terlalu fokus dengan depresiku. Dan dari sini aku sadar, aku telah melukai orang lain juga karena sikapku yang sering depresi ini. Aku sangat membenci diriku. Aku ingin mati saja. Tidak ada yang mengertiku. Aku sudah tidak tahan. Kepalaku sakit sekali memikirkan ini semua. Aku capek memaksakan senyum di kantor dan kerja keras. Tapi malamnya aku terus menangis dan tidak bisa tidur. Aku capek dan akhirnya aku jatuh sakit juga. Fisik dan mental. Aku mau mencari bantuan tapi aku sangat takut mendapatkan psikolog yang tidak cocok denganku…

  78. hai kak,
    aku mau tanya belakangan ini aku jd orang yang overthinking bgt.
    aku mulai bingung ini salah satu penyakit atau bukan ya .
    minta bantuan nya ya

  79. Kak mau tnya,
    Bbrpa hari ini kepikiran mau kepsikolog , tp masih ragu,
    Ngerasain susahnya menerima diri sendiri , merasa apapun kejadian gk enak pasti karna kesalahan diri sendiri , mudah banget buat nge blame diri, merasa asing banget sama diri sendiri, bahkan ketika sebut nama sendiri pun bener2 berasa asing, & masih bnyak lg,
    Butuh pencerahan , tnx

  80. Hai kak, saya mau crta sedikit. entah kenapa saya sering menangis tiba2. terkadang sehari bisa berkali kali walau pun lama saya menangis hanya beberapa menit. selain itu saya merasa diri saya tidak berguna, hanya menjadi beban, dan saya selalu berpikir kalau hidup saya selalu tidak baik. dan hal itu sering membuat saya berpikir untuk bunuh diri. Bahkan sudah merencakan tindakan apa yang akan saya lalu untuk mengakhiri hidup saya. Namun terkadang jika saya pikir2 kembali alasan saya seperti ini saya juga tidak bisa menjabarkannya. Entah karena perasaan sedih yg saya alami selalu saya pendam sendiri bertahun tahun lamanya.

  81. Kak knp iya rasa pemalu ku ini akut. Pada saat presentasi saja saya grogi, sudah di coba gk grogi tetap gk bisa, kepercayaan diri ku kurang sekali kak, merasa rendah diri trus. Takut sama apa yg ku lakukan salah. Semakin lama ini semua mengganggu pikiran ku. Klo begini kak akan Sulit utk berfikir maju dan selalu rendah diri

  82. Halo dokter, saya bingung sama diri saya sendiri. Kadang saya sedih tanpa tau sebabnya dan menangis sendiri. Saya hanya punya sedikit teman yg bisa saya ajak cerita, dan ketika teman saya sedang tidak responsif (mungkin krn kesibukannya) saya mudah kecewa. Beberapa bulan yg lalu saya diterima di PT. A tetapi bukan pada posisi yg saya inginkan, saat menerima tawan pekerjaan itu saya menyampaikan bahwa saya jg sedang masa tes di perusahaan lain. Kemudian saya mendapat tawaran bekerja di PT. B dgn posisi yg sangat saya inginkan. Saya dan HRD PT. A berdiskusi lbh lanjut perihal pekerjaan saya, krn sampai 1 minggu saya bekerja, saya belum diberi kontrak kerja. Lalu saya memutuskan utk menerima tawaran PT. B setelah diskusi dgn HRD PT. A dan keluarga. Baru2 ini saya lihat teman semasa kuliah saya (bukan teman dekat) bekerja di PT. A, hati saya sakit, sedih. Kenapa saya iri dengan pencapaian oranglain? Padahal saya tidak punya kenangan buruk dgn org tsb.

  83. Selamat siang dok.
    Saya mau berbagi cerita sedikit. Saya orangnya susah curhat (dan saya akan mencoba disini). Dulu saya pernah curhat sama temen, tapi setelahnya saya merasa menyesal dan berpikiran bahwa tidak seharusnya dia tahu masalah saya yang saya anggap aib saya. Efek itu masih terasa sekarang dan akhirnya saya hanya bisa memendam semuanya sendiri (saya harap setelah menulis ini tidak ada efek seperti ini lagi).
    Dan saya sering merasa kesal terhadap orang-orang yang dengan gamblang menunjukan kelebihan mereka, saya merasa tidak berguna dan tersisihkan dengan keberadaan mereka, efeknya. Saya lebih nyaman untuk menyendiri. Pernah ketika ada sebuah acara kumpul bersama, awalnya saya merasa baik2 saja bahkan saya sempat mengobrol dengan teman2 disana tapi setelah pulang saya merasa tidak ada apa2 nya dibanding mereka, saya merasa tidak berguna lagi dan saya merasa tidak dibutuhkan. Faktor ini juga yang membuat saya lebih nyaman sendiri. Saya pernah baca buku tentang gangguan psikologi (ini termasuk buku essai yang ditulis oleh orang yang pernah mengidap distimia) ternyata banyak kecocokan disana. Setelah difikir2 apakah saya termasuk krisis percaya diri atau orang yang hanya membutuhkan sensasi dan pencari perhatian?
    Terima kasih

  84. Halo dok, aku mau tanya.. kenapa ya aku sering mikirin hal hal yang belum terjadi tapi aku udah ketakutan sendiri dan itu buat aku stres.. dan aku juga sering mikir aku itu ga berguna dan mendingan aku meninggal aja? Apa aku harus konsultasi ke psikolog ya?

  85. Halo, aku mau tanya. Akhir-akhir ini gatau kenapa durasi tidur aku semakin panjang meskipun jam tidur sama dan semakin susah buat tidur. Terus perubahan suasana hati bener-bener signifikan. Misal abis nangis tanpa alasan sampe tersedu-sedu, ga lama tiba-tiba nangis berhenti dan ga ada perasaan buat nangis lagi kayak ga pernah nangis sebelumnya. Terus juga semakin kesini, semakin menghindari interaksi dengan orang lain. Pengen konsultasi ke psikolog, cuma takutnya apa yang aku rasain ga sepenting itu untuk harus konsul ke psikolog. Jadi, apa aku perlu ke psikolog?

  86. Halo dok saya seorang remaja yg baru akan berusia 18thn bulan depan, mungkin saya terlihat baik2 saja bhkan orng2 pasti menganggap saya adalah anak yg sangat ceria, tpi sebenarnya saya akhir2 ini disaat saya sendirian saya sering merasakan kecemasan, overthinking yg berlebihan yg membuat saya slalu berfikiran tidak pantas untuk dilahirkan, saya hanya menyusahkan saja, bahkan sepertinya saya tidak berguna untuk siapapun. Pemikiran itu membuat saya benar2 merasa ngedown, terkadang saya menyakiti diri saya sendiri walau tidak terlalu berbahaya dan terkadang juga saya memiliki keinginan untuk bunuh diri. Fyi saya merasakan perasaan ini semenjak smp dimna disaat saya tau alasan ayah saya memilih pergi meninggalkan saya dan ibu saya, tpi tidak seperti saat ini, dulu masih bisa merasa sedikit lebih baik setelah menangis tpi sudah sekarang tidak. Apakah saya harus konsultasi atau tidak dok?

  87. Saya punya anak kelas x. ada masalah dengan guru karena lupa membawa tugas (tertinggal di rumah) dan dimarahin gurunya. Pengakuan anak saya karena lupa membawa tugas gurunya menjudge anak saya kalau dia selalu melalaikan tugas. Padahal baru sekali itu tugasnya tertinggal. Dan anak saya merasa sudah berusaha mengerjakan tugas. Tetapi karena ketika disuruh menceritakan tugasnya anak saya terhenti di jalan tidak bisa melanjutkan ceritanya. Anak saya merasa usahanya tidak dihargai. Dia merasa sudah berusaha dan tidak mencontek seperti teman-temannya tetapi kena marah sedangkan temantemannya yang mencontek mulus-mulus saja. Hingga akhirnya anak saya mogok sekolah. Saya tanya sebabnya selalu jawabannya “ga suka sekolah” “ga suka bu guru””aku marah”.
    Saya bingung harus bagaimana. Karena anak saya jadi tidak semangat sekolah dan tidak mau patuh dengan guru tersebut. anak saya jadi membenci gurunya itu.
    Apa yang harus saya lakukan? apakah anak saya perlu saya bawa ke psikolog?
    Mohon pencerahan

  88. Setiap saat, apapun keadaannya. Merasa dibenci oleh semua orang, termasuk orang relatif dan keluarga. Merasa selalu salah di mata orang lain, dan semua yang sudah saya lakukan tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Yang akibatnya adalah saya selalu berusaha menyenangkan hati orang lain, agar mereka senang dengan kehadiran saya. Tapi, beberapa detik setelah mereka tersenyum kepada saya, saya merasa bahwa saya tidaklah pantas mendapatkan senyuman itu, seolah-olah saya akan melakukan kesalahan lagi dan lagi, dan berpikiran bahwa orang itu lambat laun di belakang saya akan membenci diri saya. Takut dihakimi, takut disalah-salahkan, takut menjadi pusat perhatian, membuat saya menjadi perfeksionis, dan itu menyiksa sekali. Dan sekarang ini, saya merasa bahwa saya tidak berhak untuk bertemann, karena saya hanya akan menjadi beban bagi teman saya. Dan saya akui, setiap hubungan yang saya pernah dapatkan, baik pertemanan, pasti akan terhenti di suatu titik. Bahkan saya mulai takut terhadap dosen saya, dan parah lagi, keluarga saya. Seakan-akan tidak ada lagi rumah, di bumi ini, yang masih menerima saya sebagai manusia yang lemah. Karena saya juga berpikir kalau saya lebih baik tidak ada di dunia ini. Dan satu hal lagi, saya juga takut untuk menceritakan hal ini, termasuk ke psikolog. Saya lebih mudah menyebut diri saya sebagai anonim, tanpa identitas. Terima kasih sudah membaca. Haruskah saya pergi ke psikolog, dok?

  89. hai kak, aku umur 24 tahun, saya masih nerusin S1, dulu saya D3, saat ini saya sedang skripsi, dan belum bekerja, di masa ini saya merasakan pergumulan, di dalam hati saya ini banyak perasaan yang campur, teman-teman saa dulu satu persatu mulai meninggalkan saya, dan kadang saya merasa mereka hanya ada perlu saja ketika menemui saya, kalau cerita ke kelurga jjuga saya merasa gak ada titik temu, yang ada saya dimarahi. S1 ini kali ini hati pikiran saya campur aduk kak, apakah saya perlu konsul ke psikolog? kadang saya menangis apabila sudah tidak ada yang bisa diajak cerita, dan saya marah sendiiri ktika saya ada masalah, dan saya susah tidur.

    1. tekanan saat mengerjakan skripsi emang berat. apalagi temen-temen mulai jalan sendiri-sendiri. ini wajar karena emang udah fasenya. saya juga ngalamin.

      dan saya waktu itu curhat ke psikolog sih. kalo kamu ngerasa temen cerita udah habis, ya lakukan aja. daripada gak ada tempat buat cerita malah tambah stres kan?

      semangat ya! :)))

      1. Halo kak,saya mau cerita.saya ini introvert. Jadi saya kadang tiba2 nangis sendiri ketika teringat masa2 lalu saya (perceraian ortu,di bully saat SMA,kisah cinta yg tdk selalu baik,dan selalu di marahi kakak) ,tpi beberapa menit kemudian saya brhenti menangis trus melamun/berbicara sendiri “knp saya bisa menangis,alah gitu aja lemah!” Dan respon langsung biasa saja/melupakan. Kadang juga saya berpikiran menyakiti diri sendiri. Dan semua sering terulang-ulang. Mohon di bantu kak. Trims

      2. Halo… Kenapa ya sekarang aku susah tidur, terus suka tiba tiba takut sendiri, mood aku suka berubah ubah, kalo lagi sendiri aku bawaannya pengen bunuh diri, gk jarang juga aku lukain diri sendiri, terus sakit kepala, aku jadi gk suka keramaian aku udah jarang main ke luar rumah, males aja gitu sukanya diem di kamar. Terus juga sekarang sering denger suara suara orang tertawa terus nangis ada yang teriak teriak dan karena denger suara suara itu aku jadi sakit kepala.

  90. Aku mau nanya, ada yg mengganggu. Seperti aku merasa ini bukan aku. Aku jga merasa kosong, kurang fokus, gak bersemangat, dan menarik diri dari sekitar perlahan2. Aneh aja, knp bisa gini. Mau cerita tapi sungkan. Prnh konsul lewat apk, tp ya gtu. Dan ada yg menyarankan dtg lgsng k psikolog. Tp aku bingung, apa masalahku ini benar2 hars dibawa k psikolog apa ngga. Jd baiknya gimana?

  91. Halo kak,
    Saya mau cerita boleh kali yaa
    Sejak kecil saya punya ketakutan yang sangat besar (kalau diliat2 mengarah ke phobia sosial) awalnya saya biasa saja dan tetap menutupinya hingga saat sidang skripsi tiba, saat itu benar2 aslinya saya keliatan oleh dosen2 penguji saya. Setahun yg lalu saya mulai mencari pekerjaan tapi ditahap interview selalu saja gagal dan sekarang hanya bisa bekerja diperusahaan kecil dan penghasilan juga kecil jauh dari impian saya karna saya juga berniat ingin melanjutkan kejenjang S2 dengan biaya sendiri. Saya tahu kalau ciri2 phobia sosial ada di saya semenjak saya mulai berstatus pencari kerja karna selalu gagal ditahap interview bahkan akhir2 ini saya berpikiran ingin mengakhiri hidup karna perasaan tidak berguna. Ohiya setahun yg lalu semenjak saya menyadari phobia sosial ini saya sudah kepikiran ke psikolog atau psikiater sih ya cuma terkendala dibiaya karna bjps juga nggak punya. Saya mau bilang terima kasih karna baca postingan ini saya jadi kepikiran nyoba ke puskesmas kali aja bisa membantu

  92. Halo, saya baru ngeh bbrp bulan ini kl saya emg punya masalah emosi. Mendadak bisa meledak negitu saja. Se random itu, awalnya ketawa ketawa tb tb bisa mendadak menangis dan break down. Blkgan ini ada sebuah kejadian membuat saya depresi, bahkan if i could disappear calmly, yes please. I dont know who to talk to. Im tired, its been almost 2 months i couldnt eat. Wdyt about this

  93. Halo kak, aku sekarang umur 20 tahun, status mahasiswi, Hampir satu tahun ini saya selalu ngerasa hampa dan kesepian. Apalagi kalau lagi inget ayah saya yang sudah meninggal. Kalaupun suasana di sekitar saya ramai atau waktu saya bareng keluarga dan temen, saya ngerasa kalau saya berbeda dan merasa ngga penting. Kadang saat sendiri suka tiba tiba nangis dan interaksi saya ke orang lain jadi buruk banget dan kadang jadi males interaksi sama orang lain. Saya jadi mudah tersinggung dan jadi sinis ke orang lain. Apa kondisi saya yg seperti ini hanya karena saya lagi capek sama kuliah saya atau saya perlu konsultasi?

  94. halo kak, umur saya 14 tahun. saya sering merasa hidup saya hampa, kadang saya suka nangis sendiri malam malam tanpa alasan yang jelas. ingin cerita ke teman tapi saya takut dianggap sepele sama mereka, cerita ke orang tua juga saya masih ragu. saya selalu ngerasa hidup ini nggak berguna. saya iri sama teman teman disekolah saya yang selalu bisa bersosialisasi dan gampang akrab sama orang lain. tapi saya nggak bisa, saya selalu ngerasa sendiri padahal punya satu teman yang sering sama saya. pikiran saya seperti campur aduk. apa ini masalah yang serius kak? mohon bantuannya kak.

  95. Saya mau sedikit cerita, saya ada masalah soal hubungan. Pasangan saya ga bisa merubah sikap dia yg terus-terusan mainin perempuan, sedangkan klo saya minta udahan dia ga mau karna dia bilang dia sayang sama saya. Dia bingung sendiri kenapa dia punya kebiasaan itu yg ga bisa dihilangin, dia merasa punya kelainan disaat dia udah sadar klo itu salah, justru dari perbuatan dia yg malah buat saya down, tdk percaya diri, slalu berpikiran negatif, dan rasa ingin tau saya tentang dia lebih besar sampe2 semakin sering saya tau dia berselingkuh dibelakang saya.. kita berdua sama2 suka bertengkar ga karuan. Menurut anda saya masti kepsikolog tdk yah?

  96. Kak aku mau curhat, kenapa ya aku merasa sering mengeluh akhir² ini, aku berasa apa yang aku lakuin itu ngga ada yg buat aku happy, apa aku salah jurusan (pendidikan guru sd) ya kuliah padahal aku ngerasa minat aku di fashion, aku suka kalo liat liat baju sepatu pokoknya fashion². Tapi aku bingung apakah bener itu kesibukan yang aku cari² selama ini dan bisa buat aku happy ngejalanin.tapi aku sudah semester 3 kuliah pendidikan aku kira udah terlambat buat aku puter balik jadi aku mau nerusin dulu dan mungkin S2 aku mau pindah jurusan. Aku adalah tipe org yg ngga semangat ngelakuin apa aja kalo hal yg dilakuin ngga aku suka dan ngga bisa buat aku happy. Begitu juga sebaliknya. Menurutt kakak gimana???

  97. kak, aku kalo depresi suka lukain tangan aku pake gunting, suka nusuk” tangan aku pake kuku, karna dengan cara itu aku bisa lebih tenang. aku tau ada yang salah sama aku. 7 tahun aku sllu berfikir ingin bunuh diri, tapi gak bakal aku lakuin. aku anak tunggal, tulang punggung keluarga, kalo aku mati.. orang tua aku gak ada yang jagain, apa lagi ibuku punya penyakit lupus(SLE).
    aku tau aku butuh pertolongan, sangat butuh… tapi dulu ragu karna takut kalo aku gila sampe harus kesana. makasih untuk postingan kakak.. sedikit ada keberanian buat berobat hehe karna saat ini aku ngerasain prasaan terparah selama hidup aku, tapi aku sayang ortu ku, aku gak mau ninggalin mereka dengan sengaja :’)

  98. Mau nanya aku orangnya pobia sosial dari kecil, dan sekarang sudah mahasiswa semester 7 gak punya sahabat dan sering diejek sama teman dikampus.. aku nerves saat bicara sama orang lain dan sangat takut bicara didepan umum . Solusinya apa ya ?

    1. kamu sering diledek sama temen sekampus karena apa? apa kamu dibully, atau ledekannya cuma becanda aja?

      mungkin ini perlu dibongkar lagi di psikolog sih. maaf ya, saya kurang bisa kasi solusinya.

  99. Kak sya byak menyimpan masalah selama ini tapi sya orangnya ceria dan kdang aku pendiam dan aku sdkit tertutup berbagai msalah sma orang. dulu aku ceria dan suka berbagai cerita sma teman tapi semenjak 2 tahun ini aku menyimpan masalah itu sndri kadang klau sudah capek menyimpan masalah ku kdang aku cerita teman ku 1 tapi jrang dia ksh masukan pengen bisa meluapkan msalah ku yang terjadi apa kah hrus cerita ke psikolog, semenjak masalah ku byak masalah sya tdk bisa konsen beljar apa yang dosen ajarkan sya tdk pahami dan suka lupa
    Sya juga kyk penyendiri sekarang lbh suka baca novel atau nntn dari pda bermain sma teman atau cerita* sma teman jarang sklii

  100. permisi kak, saya baru baru ini pindah ke sekolah baru sehingga mengalami culture shock. saya tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan saya tidak memiliki orang untuk diajak bicara ttg masalah” saya yg tiba” terasa banyak dan berat. orangtua saya sibuk. belakangan ini saya merasa benci dengan semua orang dan kehilangan rasa percaya kepada semua orang. saya tidak punya teman yang dekat karena saya tidak bisa percaya kepada mereka dan saya tidak ingin didekati oleh mereka, padahal di lingkungan sebelumnya saya dikenal pribadi yg aktif namun skrg saya sering menarik diri. apakah perlu saya ke psikolog? apakah bisa bila saya berangkat ke psikolog sendiri tanpa orangtua? karena saya tidak ingin menambah pikiran mereka

  101. halo.. Aku mau tanya nih kalo takut sama kucing itu gimana ya… Udah bener* kesiksa bgt karna sodara ada yg ounya kucing trus suka masuk rumah.takut bgt sih asli kaya ngeliat aja bisa sampe teriak,deg*an yaa panik juga.. Bingung mau konsultasi sama siapa, orang* deket ku malah jadiin ini bahan lelucon.

    1. ini sebenernya bisa diterapi sih. konsultasi aja ke psikolog, biasanya nanti dikasi opsi mau terapinya kayak gimana. kalo takut kucing biasa sih gak bakal lama..

      1. Halo kak.
        Aku mahasiswa semester 7, usia sekarang 20 th. Aku rencananya pengen ke psikolog karna aku seperti berada di fase gak kenal sama diri sendiri, tiba-tiba suka berpikir tujuan kita ngelakuin sesuatu itu apa, dan berhubung aku aktif organisasi , sewaktu ada event gitu dan pj nya itu aku, aku bisa gak tidur selama event itu belum selesai. Meskipun bisa tidur, itu kayak 1-2 jam, dan gak nyaman dalam keadaan tidur. Sewaktu ada temen minta bantuan, aku selalu iyain dan gak bisa nolak. Padahal tugas aku itu banyak yang harus diselesaikan. Sampai terpikir untuk menghilang dulu sebentar buat meyakinkan hati, pengen cerita ke orang tua tapi ada perasaan takut dan gak percaya. Semua itu buat aku menarik diri dari sosialisasi, bahkan pernah ±1 bulan menjauh.

        Sedangkan kalo aku mau ke psikolog, ada rasa takut mau datang, karna udah berpikir yang aneh-aneh. Belum lagi orang-orang disekeliling selalu mengomentari hal yang gak ku suka, tapi aku cuma bisa ketawa, padahal dalam hati pengen banget ngelawan.

        Tolong solusinya kak. Aku bingung.

      2. Halo kak, dr sekitar bulan agustus/sept ini aku ngerasa susah utk tidur nyenyak dan selalu gelisah, setiap mau tidur pikiran tuh berisik rasanya penuh bgt. Rasanya kesehatan mentalku udh keganggu gt ngerasa ga bisa percaya sm org dan takut dibahayain padahal gaada apa2. Apa ini gejala skizofrenia yah? Huhu ga nyaman bgt rasanya😢😢

    2. Halo kak..mau nanya kak
      Aku sering merasa leher tegang terkadang kepala pusing ,dan susah fokus suka gelisah ga bisa tenang bawaan nya (kurang lebih suadah 1 tahun) ,terkadang aku tarik rambut buat nenangin otk aku,terkadang juga aku gigitin baju aku,dan ikat kepala pake kain baru rada nyaman kak.
      Dan kalau liat video atau gambar bukit batu aku merasa tdk tenang kak (seperti gelisah).
      Apakah aku depresi atau stress kak.

      1. Hallo,
        saya nggak bisa bilang kalau kamu kena depresi. Tapi kayaknya sih emang ada gejala stres. Untuk diagnosa lebih lanjut mending ke psikolog/psikiater.
        Soalnya kan kondisinya udah berlangsung cukup lama dan sudah ada perilaku menyakiti diri sendiri.

        Semoga membantu yes!

  102. permisi kak, saya baru baru ini pindah ke sekolah baru sehingga mengalami culture shock. saya tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan saya tidak memiliki orang untuk diajak bicara ttg masalah” saya yg tiba” terasa banyak dan berat. orangtua saya sibuk. belakangan ini saya merasa benci dengan semua orang dan kehilangan rasa percaya kepada semua orang. saya tidak punya teman yang dekat karena saya tidak bisa percaya kepada mereka dan saya tidak ingin didekati oleh mereka, padahal di lingkungan sebelumnya saya dikenal pribadi yg aktif namun skrg saya sering menarik diri. apakah perlu saya ke psikolog? apakah bisa bila saya berangkat ke psikolog sendiri tanpa orangtua? karena saya tidak ingin menambah pikiran mereka

  103. Hallo kak. Mau bertanya. Sebulan belakangan ini, saya sangat sering menyakiti diri saya sendiri. Seperti menyayati pergelangan tanagn saya dengan benda tajam sampai meninggalkan bekas luka. Hal ini terjadi saat saya kepikiran hal hal yang membuat saya hancur dalam beberapa bulan terakhir ini. Dan anehnya setelah saya menggoreskan jarum ke tangan saya sampai terluka, saya lega. Dan perasaan ingin menggoreskan lagi lagi dan lagi. Jd saya ini kenapa? Dan apa oerlu di bawa ke psikolog? Sy tinggal di Malang. Jd mohon infonya

  104. selamat siang. saya baru putus dari pacar saya, saya merasa sangat terpuruk. setiap hari menyendiri, tidak mood melakukan apapun, tidak nafsu makan, kerja tidak fokus, setiap hari dada terasa sesak dan sakit, saya jadi malas berbicara dan berinteraksi dgn org lain. terkadang saya sudah merasa baik2 saja, tp tiba2 saya bisa merasa dunia seperti mau runtuh dan saya jd sering menyesal dan menyalahkan diri saya sendiri, pdhl entah apa yg saya sesali dan entah apa salah saya. apakah saya perlu konsultasi ke psikolog?

  105. Halo kak, saya ingin bertanya karena ragu-ragu. Saya merasa seperti ada gangguan tidur, pola tidur saya tidak menentu itu di mulai sejak saat SMP, ketika saya punya masalah tidur saya bisa berantakan bisa sehari 1 jam, bisa tidak tidur sampai 2 hari, bisa tidur terus selama seharian, dan saya baru menyadarinya akhir-akhir ini kalau itu sangatlah mengganggu emosi dan aktivitas. Yg saya ingin tanyakan apakah itu butuh ke psikolog/Psikiater? karena saya ragu-ragu, dan takutnya cuma menerka-nerka. dan sekrang umur saya sudah 22 tahun, Terimakasih kak,

  106. Hallo kak.
    Beberapa bulan kebelakang aku ngerasa kosong, sering susah tidur, jadwal makan berantakan, susah tidur.
    Dan belakangan ini lebih parah ngerasa khawatir tiba2 terus nangis, mual sama pusing migrain gitu
    Apa saya harus ke dokter? karena saya orang yg tipekal susah untuk berbagi cerita ke orang lain, apalagi permasalah keluarga.

  107. hai dok,,saya mau nanya nih..saya dalam beberapa minggu belakangan ini sering merasa takut, takut untuk menyampaikan keberanaran dalam diri saya , takut menyampaikan perasaan saya sama orang tua sendiri , sehingga karna srasa takut saya itu , saya sering kali di marahin bisa di bilang hampir tiap hari , apa yang saya lakukan selalu saja salah di mata org tua saya , sehingga karna saya sering dimarahi , suatu hari org tua saya membentak saya dia begitu marah sama saya , yang saya rasakan itu sakit nya kepala saya yang tidak tertahan kan , tapi saya mencoba untuk menahan itu sendiri ,, dengan sedikit cerita saya ini dok , apa saya harus ke psikolog dok ? .. terima kasih dok,,

  108. Hai kak, aku mahasiswi usia 20 tahun. Akhir-akhir ini aku sering merasa insecure entah apa penyebabnya. Berkali-kali aku mencoba meyakini diri sendiri kalau aku pasti juga punya kelebihan tapi nggak pernah nemu. Aku bener-bener merasa sulit untuk mengenali potensi diri, aku juga masih sulit memahami diri sendiri. Bahkan untuk hal simple seperti, “apa makanan favoritmu?” “kamu paling tidak suka diperlakukan seperti apa?” aku nggak bisa jawab. Apa aku perlu ke psikolog?

  109. Hallo ka, saya takut cermin
    Beberapa waktu ini baru kepikiran untuk konsultasi ke psokolog, karena kek nya ini serius. Bikin gelisah, rasanya seperti ada sosok bayangan dalam cermin. Mungkin karena udah waktunya juga buat konsultasi. Awal nya, saya biasa aja ga terlalu peduli, mikir nya cuma perasaan saya doang, atau kecapean, ngawur. Karena saya sibuk juga, jadi gaada pikiran aneh2 buat si cermin ini. Makin sini ko semakin menjadi2 ya, kek ada ada bisikan2 di dalem nya berbicara. Masa iya saya gila -_- .Untuk saat ini sih saya berpikir positif, dan menjauhi cermin. Kalo ada kebutuhan untuk ngaca, biasanya pengen minta ditemenin, atau kalo sendiri mending gausah ngaca. Kalo di tempat umum kan kaca nya suka nempel sama wastafel atau dikamar mandi, saya suka buru2 sampe ngibrit lari, bodo amat sabun masih dimuka juga. Nah sekarang saya lagi cari2 psikolog yg srek di hati, karena saya anggap masalah ini serius, jadi ingin nyari psikolog sekali langsung pas, gamau nyari2 tapi ga cocok. Mohon saran nya psikolog bagus daerah bandung, terimakasih

  110. Aku ibu rumah tangga umur 37th
    Saat ini menghadapi permasalahan berkaitan dengan ekonomi rumah tangga
    Saat merasa tertekan dan cemas tubuh saya memberikan respon detak jantung berdebar kencang, sesak nafas bahkan tensi yg cenderung meningkat

    Apakah saya perlu ke psikolog
    Mohon bantuan nya

  111. Kak..
    Aku punya kaka..
    Pada saat tertentu dia cerewet, suka bersosialisasi dan semangat sekali (misalnya berjalan selama 4 bulan)..
    Sesudah itu tiba2 diam dan tidak semangat (sudah berjalan 6 bulan)..
    Dan siklus ini berulang..
    Ketika saya tanyakan masalahnya, jawabannya hanya sedang malas..
    Apakah ini perlu dikonsultasikan? Dan apa masalahnya?

    1. halo Arline,

      siklus ini mengganggu aktivitasnya nggak? gimana kerjaan/sekolahnya, terganggu nggak? nafsu makannya gimana? apa berubah-ubah?

      kalo iya, sebaiknya dikonsultasikan. soalnya kayaknya di cerita kamu ini kakakmu punya gejala yang mirip sama gejala siklotimi.

  112. Hallo malam
    Depresi,panic disorder,dan tingkatan beratnya depresi sudah ada semua nya dan untuk panic disorder itu udah cukup berat ,mata always on dan hanya membutuhkan 2 jm tidur tidak menentu .apakah itu sudah berat dan membutuhkan terapi bersama psikolog dan psikiater ??

    1. kalo mbak sudah merasakan berbagai gejala panic disorder dan depresi, mungkin perginya ke psikiater dulu aja mbak. biar diresepkan obat.

  113. saya punya trauma sama jalan raya kalo naik motor boncengan ada mobil lewat di samping sering kaget dan bisa dingin badannya..makanya smpw skrng gak bisa naik motor lagi..takut…gimana ya spy bisa bw motor dan gak tkut lagi

    1. halo! ini sih udah termasuk trauma ya. penanganannya gak bisa dilakukan sendiri, dan ini mending ditangani sama psikolog. ceritain aja dulu kejadian apa yang kamu alami di jalan raya, biar psikolognya bisa tangani dengan tepat.

  114. Halo dok,,saya memiliki teman,,kita sering bercanda,bermain,bahkan saling mengejek pun menjadi suatu hal yg wajar,,tetapi belakangan ini mereka sering mengejek saya dan menurut saya itu sdh di luar batas wajar dan itu sudah sering,,mungkin bagi mereka itu lucu tapi tidak bagi saya.saat mereka mengejek saya entah knp pikiran saya seperti ingin membunuh mereka semua bagaimanapun caranya,,yang jadi pertanyaan ada apa dengan saya?Saya takut suatu saat saya tidak dapat mengendalikan diri dan benar² menyakiti mereka semua

    1. jeleknya bercanda adalah bisa jadi kelewatan, apalagi kalo anak-anak remaja yang kadang nggak ngerti batasnya bercanda. kamu mungkin perlu ngomong ke mereka soal bagian mana yang nggak boleh dibecandain. kalo kamu ngerasa mereka nggak bakal bisa dikasi tau, ya menghindarlah dari mereka dan cari pertemanan baru. perasaan emosi ingin membunuh itu akan hilang juga.

      temen yang kayak gini akan selalu ada di dalam hidup. tinggal kitanya aja yang pilih: mau ngasih tau baik-baik apa menghindar dari mereka.

  115. Hai, Kak. My name is Shou and I am a girl. Selalu berusaha mengingkari suatu kejadian (trauma) yang terjadi di masa lalu (waktu masih anak2) dengan cara membohongi diri sendiri dan mengatakan yang terjadi adalah kebalikannya, dan itu terjadi sampai sekarang sudah dewasa, akhirnya nampak seperti benar2 mempercayai kebohongan itu, apakah suatu tanda yang perlu disikapi dengan serius? Perlukah membicarakannya dengan ahli? Karena hal itu benar-benar mempengaruhi begitu banyak hal dalam diri. Thank’s before. 🙂

    1. kamu tanpa sadar sudah menekan memori masa lalu dan menggantinya dengan memori baru buatanmu sendiri. proses menekan memori (memory suppression) ini butuh waktu lama dan usaha terus-menerus, dan keliatannya kamu berhasil.

      saya gak bisa bilang ini buruk atau baik; pengalaman pahit di masa lalu bisa membawa trauma (dan bisa membawa masalah kejiwaan), tapi di sisi lain pengalaman buruk bisa jadi pelajaran buat kita. tapi kamu bilang mempengaruhi banyak hal; apakah ini secara positif atau negatif?

  116. dok mau tanya. kenapa saya belakangan ini suka tiba2 nangis sendiri ga ada sebab apapun dan pernah berniat untuk bunuh diri pada saat saya punya masalah. belakangan ini juga mood saya kadang merasa sangat bagus tapi terkadang ngerasa sangat buruk sampe nangis, sering overthinking juga dan ngerasa paling ga berguna. setiap marah kadang saya jambak rambut saya atau tonjok2 lantai/tembok. tapi saya ga tau trauma atau apa yg pernah saya alami yg bikin saya begini. apa ini depresi/bipolar dok? terimakasih dok.

    1. bukan bipolar atau depresi sih. cobalah konsultasi ke dokter/psikolog dulu untuk diagnosa lebih tepat, biar sekaligus ada penanganannya juga. saya bukan dokter yaa ehehe

      1. Halo kak, jadi bbrp bulan belakangan ini saya sering mengalami perubahan mood kak, awalnya saya berpikir memang karna sedang bad mood saja atau sedang mau masa menstruasi, namun kejadian ini terus terus an. Saya merasa bisa merasa bahagia/senang sekali sekitar bbrp minggu/bulan, dan setelah itu kembali lagi sedih, kadang juga bisa bercampur, disaat saya senang ada saja perasaan sedih yg datang, disaat perasaan saya sedang sedih, gelisah atau yg lainnya, suka nyakitin diri sendiri kak, kayak nyayat” tangan pake jarum berkali”. Saya masih berpikir ini kalau saya hanya kecapean saja, menurut kakak gmn ya. Tolong bantuan nya ya. Terimakasih 🙂

  117. Selamat malam dok, saya ingin bertanya.
    Saya pengidap insomnia, di malam hari saya hanya bisa tidur selama 2 jam, selebih nya saya tidur jam 7/8 pagi.
    Saya sering merasakan detak jantung saya berdebar sangat kencang, saya gelisah, ketakutan, pikiran saya semua orang tidak suka pada saya. Begitupun sewaktu saya menjalani aktifitas di kampus dan tempat kerja, saya minder, takut orang akan membenci dan tidak suka pada saya jika saya menyapa/berbicara. Dalam fikiran saya, semua orang mengejek saya.
    Apa ini di kategorikan dalam gangguan kecemasan dok?

  118. Kak saya sedang hamil muda, tapi dari awal sebelum menikah sampai sekarang dengan kondisi saya yg hamil muda banyak trauma yg pernah saya alami kepada suami saya dan pikiran buruk terhadap suami yg tidak bisa saya lepaskan karena trauma. Bahkan terkadang saya kebawa mimpi dan kadang saya ingat sakit hati saya sampai sekarang. Bahkan saya tidak bisa percaya lagi dengan suami saya sampai sekarang. Saya ingin ke psikolog, bagaimana saran kk. Apakah perlu saya ke psikolog dengan keadaan saya sekarang dan kondisi saya yg sedang hamil muda apakah boleh ke paikolog ?

  119. Hi kak, aku zahra 20th
    Aku habis mengalami kejadian yg tidak mengenakkan yg membuat batin saya tersiksa,saya merasakan kehilangan,sedih,nggak tenang,susah tidur,gelisah,nggak nafsu makan bahkan saya tidak bisa sendirian,apa2 harus di antar,bisa tidur kalo di tungguin di sebelah,kehilangan semangat hidup,hidup saya sekan2 sudah hancur,dan inisiatif sendiri untuk minum obat tidur,apakah saya perlu penanganan psikolog/psikiater ? Bagaimana saya harus menjelaskan ke ortu saya kalo memang saya memerlukan penangangan karena ortu saya kurang mengerti tentang psikologi, mereka beranggapan “mendekatkan diri ke tuhan akan membuat jiwa tenang” tp saya ingin mental saya sehat,saya pengen ikhtiar dan saya minta rekomendasi psikolog/psikologi yg trusted di kudus ya kak..terimakasih 🙂

  120. Maaf kalau pertanyaan saya berntakan dan semoga bisa di pahami,,Saya seorang wanita dan seorang perokok aktif dari 10 th yg lalu,saya sudah menikah 7 th dan belum memiliki keturunan,saya ingin sekali berhenti merokok karna merasa udah ga kuat baik itu dari segi materi,bullyan orang dan lain2..
    Segala macam usaha sudah saya lakukan tapi hanya bertahan 3 hari saja setelah itu kembali lagi menggunakan..saya benci dengan keadaan ini,,tapi kalau nggak ngerokok saya lemes,keringat dingin,muntah,dll
    yg kdang juga membuat emosi saya kadang juga jadi ikutan ga stabil kadang suka ngomong sendiri,,kadang marah2,,kadang sedih,,tapi jika di depan org saya berusaha untuk tetap bahagia.. Apakah ini masuk dalam masalah psikologi dan hal apa yg harus saya lakukan?

  121. Hai kak terima kasih telah menyediakan kolom untuk berbagi cerita.
    Menurut kaka gimana ya kalau misalanya seseorang sering stress krn punya masalah tapi ga pernah diceritain ke org karena sama sekali ga percaya kepada teman2 atau yg lainnya dan biasanya ketika butuh mereka tidak ada saat itu, jadinya dipendam sendiri sehingga membuat hidup terasa biasa2 aja gitu, tidak ada semangat menjalani hidup (padahal masih sering kepikiran mimpi2 dan cita2 harus diraih dengan kerja keras) tapi merasa lingkungan tidak begitu mendukung, kadang2 stress sendiri, mengisolasikan diri di kamar sambil baca buku doang dan akhirnya kebiasaan menutup diri. Kalau kisah seperti itu apakah perlu ke psikolog atau psikiater?

  122. Assalamualaikum kak,, kak, saya merasa depresi untuk menghadapi problema kehidupan saya,, saya merasa tak sanggup lagi untuk lebih lama menahan sakit dan hancur nya perasaan dan hidup saya, saya pernah mencoba akhiri hidup saya, tapi saya gagal lantaran saat sekarat, keluarga saya sempat bawa saya ke rumah sakit, awal nya saya malu karna sudah jadi beban keluarga, tapi sekarang perasaan sakit itu muncul lagi bahkan lebih parah, dan saya juga udah berniat akhiri hidup saya lagi lebih dari yang sebelum nya,, apa kah ada psikolog yang bisa bantu saya?? Saya bingung mau nyari psikolog nya, saya orang Padang – Sumatera Barat, bisa di bantu saya nya kak?

    1. Halo Akbar, maaf ya lama banget baru bales. Ini saya dapet info ada di Komplek Villa Polamas I Blok S/1 Alai Parak Kopi, namanya Sri Wahyuni. Kalo mau kamu bisa ke sana ya.

  123. Bingung mau bicara apa tapi yang jelas kak , aku mau nanya..
    Kalau ada kejadian yang buat aku tersinggung atau nyakitin hati aku sedikitpun mau dalam hal bicara maupun sikap atau hal yang sedang terjadi, aku selalu nangis. Dan sering melakukan percobaan bunuh diri. Gimana kak?

    1. saya gak bisa melakukan diagnosa lebih lanjut, jadi gak mau menduga-duga juga. kalo emang sudah muncul intensi bunuh diri, kamu bisa hubungi layanan terkait bunuh diri di nomor-nomor ini.

      Stay strong ya :)))

  124. Kak, adakah psikolog yg buka praktek di rumahnya ? Untuk wilayah jabodetabek. Karena lagi corona dan saya memghindari ke RS/tempat2 rame. Makasih ya infonya.

  125. Sy baru menemukan ulasan ini.
    Sy py ank umur 7 tahun.6 bulan.
    Anaknya aktif, badannya selalu berkeringat apalagi kakinya sll dingin krn basah. Dengar suara keras lgsg tutup telinga. Katanya ditelinganya brisik. Jantungnya berdebar. Sensitif dgn suara yg lain ,penakut. Klo dimarahin badannya bisa bergetar.
    Kira kira sakit apa ya mas yg dirasakan anak saya. Dan apa perlu ke psikologi spt ini?
    Trimakasih.

  126. Kak aku mau tanya deh, kenapa ya dari kecil aku sering khawatir berlebihan sama hal2 sepele terus tiba2 panik tapi padahal gada apa2 gitu trs kadang sampe hampir pingsan gitu, terakhir kali paling parah waktu lagi tanding nah ditengah pertandingan tiba2 aku panik terus tanganku mulai gemetar, tapi waktu itu aku berusaha ga panik setelah pertandingan selesai langsung panik lagi tp gatau kenapa terus pandangan jadi blur, tangan gemetar, jadi lemes deg2an banget, pusing, habis itu sesak napas sampe dada rasanya nyeri terus endingnya pingsan deh, ga sepenuhnya pingsan masih setengah sadar terus akhirnya masuk UGD, aku pikir mungkin dehidrasi kali dan katanya dehidrasi juga tapi dokternya bingung kenapa bisa sampe sesak napas padahal aku juga gada asma. Dan itu ga cuma sekali 2x aja, sebaiknya gimana ya kak 🙁

  127. Kak gimana kalo misalnya aku selalu teringat sebuah hal yang bikin aku sedih nyalahin diri sendiri terus2an,sampe aku bilang diri aku tu ga berguna. Ditambah lagi sikap lingkungan aku yang cuek menambahkan pikiranku bahwa benar aku tak berguna. Masalahnya terkadang aku ga sanggup buat pura2 didepan orang lain,aku mau marah gabisa. Tapi dibelakang sedih abis2an. Dan lagi aku berusaha buang hal itu susah kak gabisa

  128. Kak, orang tua aku g percaya yg kyk gitu ): malah dibawa ruqyah dan pas di ruqyah gaada apa2,, org tua aku gtau klo ak sering nyayat tangan aku sendiru, nampar diri sendiri, jedotin kepala ke dinding,, tp ortu aku ga pernah percaya ):

  129. Tulisannya sangat bagus kak. Sangat membantu untuk yang pertama kali mau ke psikolog, jadi pas datang udah langusng tau harus gimana, gak harus buang-buang waktu dan biaya dalam sesi pertama.

    Kakak apakah psikolog jug? apakah melayani konsultasi? Jika iya bisa hubungi kemana ya jika ingin melakukan konsultasi.

  130. Kak saya mau tanya, klo kita ingin tau jiwa kita sehat atau bermasalah apa langsung ke psikolog? Dan saya bingung juga nanti bilangnya gimana, mau cek kesehatan mental gitu? Makasih kak😊🙏🏼

    1. iya, dateng aja dulu. psikolog sih nanyanya kayak gini:

      “jadi, ada apa nih?” atau “apa yang bisa saya bantu?”

      nanti jujur aja bilang pengen ngecek kesehatan mental. psikolognya akan ngerti kok, malah akan apresiasi kalo ada orang yang berniat check up kesehatan mental :)))))

  131. Aku mau tanya ka,aku ga ngerti sm apa yg lg aku rasain. Tp kadang aku ngerasa sedih bahkan tiba2 seneng sndiri,nanti tiba2 marah2 smpe ga ke kontrol gt. Dan lebih parah nya lg aku kyk bnr bnr ngerasain,aku udh ga sanggup hidup lg di dunia ini,merasa bersalah bgt sm masa lalu aku,mungkin karna masa lalu yg begitu kelam ya contoh nya dari keluarga ,jg lingkungan tmpat aku main.Dan kadang aku klo udh bnr bnr ga kuat ngadepin masalah aku suka nyakitin diri sndiri,kyk nyilet nyilet tangan dan sampe skrng pun nyilet2 itu kyk udh makanan sehari2,bahkan tangan kanan dan kiri udh bnr bnr butek bgt karna bekas koreng siletan ini. Maaf bgt bukannya lebay tp aku berasa dgn begitu aku merasa lega dan kadang emg itu cara yg selalu aku lakuin disaat aku bnr bnr emosi aku bnr bnr putus asa. Klo kata org org kan kebanyakan bilang ,klo nyilet2 tangan itu karna dia pake narkoba,nah aku sama sekali ga pernah nyentuh2 itu. Emg ya dari dulu selalu tenang hati klo udh begitu:) saran nya aku hrs bagaimana dan gimana ka aku bnr bnr gatau hrs gmna lg?:’)

  132. Kak mohon bantuannya, apa saya perlu ke psikolog atau psikiater ya? Atau dari kedua itu saya perlu kemana ya kak? Dengan keadaan saya seperti ini.
    Pointnya itu,
    1. Dulunya orang tuanya bermasalah, ada orang ketiga.
    2. Trauma, pada akhirnya di percintaan dia selalu gagal alasan selalu ada orang baru.
    3. Dia ini introvert, apa2 jangan sampe orang lain tau. Akhirnya dia cemas, gelisah dia rasain sendiri. Disuruh cerita pun dia bingung rasa yg mana yg dia rasain.
    4. Dia anak pertama dimana orang tuanya menuntut untuk bisa menopang keluarganya dengan kondisi dia yg gak respect sama orang tuanya.
    5. Dia merasa lingkungan teman dia ini tidak mendukung adanya dia.
    6. Akhirnya dia pasrah, hampa, cemas, gelisah sama diri dia sendiri. Dia nggak bisa mengontrol nangisnya kalo lagi sendiri.

  133. Kak mau tanya, kira2 saya harusnke psikolog atau psikiater ya? Dengan kondisi seperti ini:
    1. Dulunya orang tuanya bermasalah, ada orang ketiga.
    2. Trauma, pada akhirnya di percintaan dia selalu gagal alasan selalu ada orang baru.
    3. Dia ini introvert, apa2 jangan sampe orang lain tau. Akhirnya dia cemas, gelisah dia rasain sendiri. Disuruh cerita pun dia bingung rasa yg mana yg dia rasain.
    4. Dia anak pertama dimana orang tuanya menuntut untuk bisa menopang keluarganya dengan kondisi dia yg gak respect sama orang tuanya.
    5. Dia merasa lingkungan teman dia ini tidak mendukung adanya dia.
    6. Akhirnya dia pasrah, hampa, cemas, gelisah sama diri dia sendiri. Dia nggak bisa mengontrol nangisnya kalo lagi sendiri.

  134. Kira-kira guru BK bisa menjadi jalan keluar untuk pergi ke psikolog nggak? Saya masih takut ngomong ke ortu tentang kondisi saya.

  135. Mau nanya kak, apabila ketika tidur kita selalu gelisah dan terbangun dengan rasa ketakutan dan kehawatiran yang sedang dialami. Sehingga takut untuk tidur.

    Serta selalu menyalahkan diri sendiri ketika ujian yang berat datang dalam kehidupan.

    Dan menjadi tidak percaya diri untuk keluar rumah, karena takut dengan pertanyan-pertanyaan orang lain yang menyinggung ujian yg sedang aku alami.
    Apakah aku harus ke psikolog ?

  136. Saya beberapa kali prnh mau bunuh diri ada juga bekas sayatan dn tusukan d perut …. apakah harus ke psikolog

  137. Kalau tubuh lemas terus dan dibayangi kematian, apakah itu gangguan serangan panik?

  138. Hai kak , saya mau tanya
    Ahir* ini saya sering marah karena hal sepele , kaya semisal pasangan bilang apa yang menurut kita salah terus saya marah , semua hak yang dia lakukn selalu salah d mata saya ka. Entah krn hal satu ini atau ada hal lain saya sndri aja bngung ka. Tapi terkdg saya berpikir satu hal yang mmbuat saya terluka ini adalah sumber kekuatan saya ka , tp apa benar orang yang melukai kita adalh sumber kekuatan kita ?

  139. Halo kak, aku beberapa minggu ini selalu ngerasa kesepian dan selalu bosan ngelakuin apa saja, aku selalu memikirkan kegagalan dan kehilangan yang pernah terjadi dalam hidup, kurang dukungan dan selalu dpt kekangan dari org tua yg buat aku patah semangat buat gapai cita” jdi aku selalu mikir hidup ku cuma sia sia. Apakah itu bisa dikatakn gejala depresi?

  140. hai kak. Aku gangerti sama apa yang aku rasain. Aku ngerasa sendiri, gaada temen, ngerasa orang disekitar aku benci sm aku. Aku ngerasa gabisa bahagia kalo caranya gini terus. Selalu ada waktu dimana aku aktif bangett tapi gampang tersinggung, marah. jadi abis seneng tuh kl udah kesinggung bnr2 sampe ngurung diri, SELALU ngerasa gaberguna, aneh. kadang aku suka self harm dan sempet kepikiran suicide krn gakuat sm apa yg dihadepin. aku kira aku bakal ngerasa down saat aku ada dihubungan yang toxic aja, karena aku sering direndahin,diremehin. tapi ternyata walaupun udah diakhirin rasanya berlanjut sampe skrg.pengen konsul ke psikolog tp aku cerita ke orang tua malah dibilang kurang iman. aku bingung harus gimana :(. semoga dibalass:(

  141. kak kalau misalnya saya ingin cek keadaan mental saya yg sudah harus dibawa ke psikolog tetapi saya 16 tahun, dan saya tidak ingin merepotkan siapa” terutama orangtua saya, trs saya harus bagaimana kak, kalau dibiarkan semakin tidak karuan. terimakasih kak

    1. kamu punya bpjs kan? kalo ke puskesmas sendiri mau nggak? coba cari tau apa puskesmas di daerah rumah kamu ada poli psikologi apa nggak. kalo nggak ada, kamu ke poli umum aja terus kasi tau keluhan kamu dan minta rujukan buat ke psikolog di rumah sakit umum.

      1. Halo kak, aku mau tanya. Perlu ga ya aku ke psikolog? Soalnya aku sering ngerasa takut ketemu orang baru, aku suka panik takut kalo aku dipaksa ngelakuin hal yg ga aku suka. Kalo udh ngerasa kayak gitu aku jadi deg2an parah kadang sampe nangis jadi pikiran trus stres sendiri. Pdhal menurut temen2 dan ortu itu cuma hal sepele. Aku juga insomnia dan kadang baru bisa tidur setelah subuh. Dan akhir2 ini ngaruh ke pola datang bulan (katanya bisa dipengaruhi stres juga). Mau cerita juga enggak tau ke siapa. Makasih kak.

        1. halo loudia, kecemasan semacam ini bisa aja terjadi karena tekanan kerja, atau mungkin pressure yang sering numpuk dan membebani pikiran. mungkin kerjaan kamu punya pressure tinggi yang nggak boleh salah, dan keinginan untuk sempurna itulah yang menyerang balik kamu menjadi gampang cemas dan cepet panik.

          saya nyaranin ke psikolog sih, karena mungkin aja bukan cuma dari kerjaan tapi dari urusan pribadi juga.

  142. kak gimana caranya ngobatin perasaan terluka. selama ini aku udh coba lupain tapi pasti akan muncul lagi, sedih lagi, berasa sesak banget kayak orang asma. dan terkadang pengen mati aja 🙁

Ada komentar? Mau nanya? Mau curhat? Silakan tulis di sini :)