Bagaimana Introvert Bersosialisasi? Simak Tipsnya Biar Dapat Banyak Teman!

Home // Kepribadian dalam Psikologi // Tipe Kepribadian // Kepribadian Extrovert dan Introvert // Bagaimana Introvert Bersosialisasi? Simak Tipsnya Biar Dapat Banyak Teman!

Bagaimana introvert bersosialisasi? Saya ingin gabung OSIS, bagaimana supaya introvert dapat berorganisasi? Simak jawabannya di sini.

Artikel kami tentang introvert termasuk yang paling banyak dibaca dan dibagikan di sosmed. Termasuk banyak juga yang bilang seneng karena mereka kayak menemukan “tempat” yang ngerti tentang masalah mereka dan apa yang mereka hadapi.

I love you, introverts!

Yes, seorang yang punya kepribadian introvert nggak perlu merasa risih. Itu bukan gangguan, Itu adalah dirimu sendiri yang layak diterima dan kamu syukuri.

Meski begitu, kamu selaku introvert harus tetap bisa bergaul dan bersosialisasi. Kamu harus tetep bisa eksis di sekitar teman kamu.
Dan, sebagai introvert kamu tetep perlu menyuarakan pikiranmu.

Mungkin kamu punya ide dan pendapat, tapi kadang susah ngomongnya. Atau mau punya temen, tapi kok gak tau harus mulai dari mana.

Makanya, kali ini kuy kita bahas gimana supaya kamu yang introvert bisa bersosialisasi.

 

1. Supaya introvert dapat bersosialisasi, kamu harus berani mengambil kesempatan bicara

Seringkali seorang introvert punya pertanyaan yang berputar-putar di kepalanya. Punya ide tapi nggak mau ngomong, punya pendapat bagus tapi nggak mau bicara.

Harusnya kalau tiba kesempatan berpendapat, beranikan diri untuk menyambarnya!

Tanganmu mungkin agak gemetar, suaramu mungkin jadi aneh. Yaudah biar aja! Semua juga gitu, saya pun juga gitu. Sampai sekarang.

sambar kesempatanmu

Tapi setelah pendapatmu keluar (dan diterima), ada sensasi menyenangkan yang akan kamu rasakan.

Bila kemudian pertanyaanmu menjadi bahan diskusi di forum atau di kelas, cepat atau lambat semua orang akan mengakui ketajaman pikiranmu.

Bukannya itu asik?

Makanya, berlatih memberanikan diri supaya bisa berani bicara di depan umum.

 

2. Cobalah untuk tertarik pada temanmu.

Meski introvert gak bisa berbasa-basi, kamu tetap perlu mencoba melakukannya. Basa-basi bisa jadi jalan awal untuk memulai percakapan.

Cobalah untuk tertarik dengan apapun yang teman kamu sukai. Misalnya temen kamu suka klub sepakbola RANS Cilegon FC, ya kamu tanya aja pertandingan kemaren menang berapa. Atau kalo dia sukanya grup band Kufaku, ya tanya aja si vokalisnya namanya siapa kok mirip bambang pamungkas.

Dari topik awal itu, terus aja tanya-tanya dia. Tanya lebih jauh, dan ciptakan kesan bahwa kamu tertarik.

Misalnya temen kamu kan ngefans sama RANS Cilegon FC. Tanya top skorernya siapa, rencana mau beli pemain siapa. Dan kenapa suka RANS Cilegon FC. Pokoknya tanyain aja yang dalem. Siapapun akan lebih terbuka kalau kamu kepoin ketertarikannya.

Beda kalo kamu tanya-tanya soal kehidupan pribadinya. Nggak semua orang mau terbuka tentang itu.

 

jangan mau dipotong!

 

 

3. Bagaimana Introvert bisa Bersosialisasi? Pujilah Orang Lain Secara Random.

Kadang kita melihat temen lagi bete atau banyak pikiran. Apa ya yang bisa kita lakukan buat temen kita?

Coba puji sesuatu yang kamu kagumi darinya. Misal temen kamu orangnya aktif berorganisasi. Coba tanya organisasi apa aja yang dia ikuti, dan puji tentang hebatnya dia dalam mebagi waktu.

Kadang-kadang agak susah kalo kita gak seberapa kenal, tapi kamu harus paksain diri untuk memikirkan sesuatu dan menyebutkannya kepada mereka.

 

Bagaimana Introvert Bersosialisasi?
 

 

4. Bicara lebih pelan.

Bicara lebih keras nggak membuat omonganmu semakin didengar.

Lagipula, kamu nggak biasa dengan teriak-teriak.

Jadi, lain kali kalo kamu mau lebih didengar… Waktu kamu ngomong, angkat sebelah tanganmu ke atas, lalu bicaralah lebih pelan dan lebih halus.

Kalo kamu ngomong pelan, orang lain terpaksa mencondongkan badan ke arahmu dan konsentrasi penuh sama kata-katamu. Dengan begitu, kamu jadi dapet perhatian penuhnya dan kamu jadi lebih didengar.

 

5. Biarkan Orang Lain yang Berbicara.

Mungkin alasanmu sulit dapet teman adalah kamu nggak tau mau ngomong apa.

Sekarang, kenapa nggak orang lain aja yang banyak ngomong?

Biarin temen kamu membuka diri dan bercerita. Mereka lebih tau kehidupan pribadi mereka dibandingkan kamu. Maka, coba ajukan beberapa pertanyaan kepada mereka dan dengarkan apa yang mereka katakan.

Ketika kita mendengar cerita seseorang, kita kadang tergoda untuk memotong dan menceritakan pengalaman kita juga. Tapi kita tidak boleh menyela omongan mereka.

Soalnya, mereka nggak akan memperhatikan cerita kita. Temen kamu punya cerita sendiri untuk diungkapkan. Kita harus mendengarkan dengan sabar dan penuh perhatian, dan tulus dalam mendorong mereka untuk terus bercerita.

 

6. Perbanyak Tersenyum Saat Bicara.

Secara psikologis, kita menggabungkan senyum dengan hal-hal yang menyenangkan. Kita senyum mendengar kabar baik, tersenyum saat ceria, dan lain-lain.

Kamu juga perlu banyak senyum, supaya orang menganggap kalau kamu penuh dengan kebaikan.

Senyumlah saat kamu berbicara. Ini akan bikin nada bicara kamu jadi lebih renyah dan wajah kamu jadi lebih ramah dilihat. Tapi gak selalu senyum terus ya.

Kalau saya pribadi, saya cenderung sedikit senyum saat hampir selesai ngomong. Ini karena pembicaraan itu lebih didengar di bagian awal dan bagian akhir, jadi ketika di akhir saya tersenyum, saya seolah mengesankan kalo ngobrol sama temen saya itu asik.

Bagaimana Introvert Bersosialisasi?

 

Nah, gitu tadi yes tips bagaimana introvert bersosialisasi.

Kalo kamu masih suka gugup ngomong di depan orang banyak, kamu boleh banget baca yang satu ini. Kayaknya ke depan akan ada beberapa artikel lain tentang introvert, jadi kamu siap-siap aja lah.

Kamu punya pengalaman lucu, unik, atau nyebelin terkait introvertmu? Cerita aja di kolom komentar.

Nanti kita ketawain sama-sama! đŸ˜‰

4 thoughts on “Bagaimana Introvert Bersosialisasi? Simak Tipsnya Biar Dapat Banyak Teman!”

  1. Wiih, keren bangete poin no. 6 apa karena aku favoritin angka 6 .. hahah..
    Artikelnya bagus banget kak, kak admin introver kah? Penasaran…aku..

    Reply
  2. Tul banget. Semua tulisan mengenai introvert benar2 mencerminkan aku. Yeah, walaupun katanya aku digolongkan sebagai introvert sosial (tau informasinya dari penjelasan ttg introvert sebelumnya hihihi). Terkadang berbicara di depan umum atau dihadapan orang pun sering diserobot. Ini yang memotivasi aku untuk lebih menggali kelebihan di dalam diri. Supaya para ekstrovert diluar sana gak gampang ngeremehin. Bilang introvert gak bisa apa2, bisanya cuman diem doank. In fact ide aku lebih bagus daripada dia nya. Sebel. Annoying banget dah.

    Reply

Leave a Comment