Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Insecure Menurut Psikologi?

Home // Praktekin Psikologi // Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Insecure Menurut Psikologi?

Bagaimana cara menghadapi pasangan insecure menurut psikologi?

Kemarin kita sudah membahas tentang anxious attachment style. Udah baca belum?

Lah belum baca!

Okelah. Singkatnya… anxious attachment style adalah pola kelekatan yang dapat membuat seseorang jadi posesif terhadap orang lain. Orang yang punya gaya kelekatan ini, cenderung merasa insecure sama pasangannya. Dia jadi gampang insecure, cemburuan, dan posesif.

Kalau kamu punya pacar yang posesif dan insecure, itu bisa jadi karena dia punya pola kelekatan cemas.

Katakanlah kamu sayang sama pacarmu. Tapi dia posesif banget, dan bikin kamu ngerasa nggak nyaman.

Bagaimana cara menghadapi pacar insecure kayak gini?

 

 

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Insecure Menurut Psikologi?

Pahami bahwa sikap posesif dan insecure bukan salah mereka.

Mungkin sikap bergantungnya pasangan kamu bikin kamu jengah.

Sikap posesif, mudah khawatir, dan mudah cemburu dari pasangan kamu bukanlah salah dirinya.

Gaya keterikatan cemas yang dia punya adalah bentukan dari masa lalunya. Pola asuh dari orang tua atau pengasuhnya yang membuat dia jadi seperti ini sekarang.

Dan dia melihat kamu sebagai tempat dia untuk mendapatkan sesuatu yang nggak pernah dia dapat. Mungkin caranya aja yang kurang enak.

Dengan memahami bahwa semua ini bukanlah salah dia, saya harap kamu jadi lebih maklum sama sikapnya ya.

 

Ucapkan terima kasih untuk semua perbuatan baiknya

Kalau pasangan berbuat baik sama kamu, kasi apresiasi dalam bentuk yang jelas.

Kamu perlu ucapin terima kasih ke dia. Sekedar senyum aja nggak cukup, karena dia butuh bentuk apresiasi yang jelas. Makanya, kata-kata sangat diperlukan.

Lebih bagus lagi kalo kata-kata terima kasihnya jelas. Misalnya, “makasih ya kamu udah blablabla.”

 

Berikan perhatian dan sering-sering ungkapkan rasa sayangmu ke dia.

Orang dengan gaya keterikatan cemas punya rasa insecure yang berlebih. Mereka juga selalu merasa ragu dengan dirinya sendiri. Makanya, tugas kamu sebagai pasangan adalah jadi dinding kokoh tempat dia bersandar. Jadi batu karang tempat dia berpijak.

Imbangi kata-kata terima kasih kamu dengan perhatian yang besar. Kamu juga perlu sering-sering meyakinkan bahwa dialah satu-satunya buat kamu.

Sering-sering ucapkan kata cinta buat dia, karena dia nggak pernah mendapatkan itu.

 

Tepati setiap janji yang kamu buat

Orang dengan keterikatan cemas punya kesulitan mempercayai orang lain dan takut ditinggalkan. Makanya, kamu perlu menunjukkan kalau kamu orang yang bisa dipercaya. Kalau kamu sudah membuat janji dan komitmen, ya kamu harus menepatinya.

Kamu juga harus selalu konsisten dalam pikiran dan perkataan. Dengan menjadi konsisten, pasangan kamu yang insecure bisa menerka seperti apa perlakuan yang kamu suka dan kamu nggak suka.

Ingat, sikap insecure yang dia miliki berasal dari pola asuh yang nggak konsisten. Supaya dia jadi merasa aman dan percaya sama kamu, perlihatkan perlakuan dan sikap yang konsisten.

Konsisten di sini juga termasuk pada komitmen kamu untuk setia sama dia. Buat orang insecure, berhubungan sama dia berarti nggak berhubungan lagi sama orang lain. Maka kamu perlihatkan kalau kamu memegang teguh janji setia kamu, dengan nggak berhubungan dulu (sementara) sama orang lain.

 

Temukan love language mereka

Setiap orang punya love language sendiri-sendiri. Love language itu artinya cara mengekspresikan cinta. Dan ada yang melakukannya dengan ungkapan kasih sayang, ada yang pake sentuhan fisik, macem-macem.

Nah, bagaimana mempertahankan hubungan sama seseorang yang posesif dan insecure? Kamu perlu tau seperti apa love language dia. Pasangan kamu suka mengungkapkan cinta lewat cara apa sih?

Setelah Anda tahu apa bahasa cinta pasangan kamu, maka kamu bisa dapat menyesuaikan kata-kata dan tindakan kamu dengan love languagenya.

Misalnya, pasangan kamu tipenya adalah yang suka dikasi kata-kata romantis. Ya mulai sekarang banyakin kata-kata gombal. Jangankan banjir, lautan kuseberangi demi kau dek. Jangankan galon, gunung pun kuangkat demi kau dek.

Nah beda lagi kalau love languagenya adalah sentuhan fisik. Kamu perlu memberikan banyak kedekatan fisik dengan pasangan. Mungkin tangannya dipegang, bersandar di bahunya, atau cabutin ubannya. Semacam itulah.

 

Bisakah kita mengubah sikap insecure pada pacar?

Bisa sih, selama kamu paham kebutuhan dan kemauannya. Ini butuh waktu yang lama dan usaha yang nggak mudah. Belum lagi konsistensi yang dibutuhkan, nggak main-main.

Memiliki pasangan yang konsisten, mengungkapkan rasa sayang dengan tepat dan selalu menepati janji akan bisa mengubah mereka secara perlahan.

Kamu nggak bisa menuntut dia berubah. Dia nggak bisa mengubah itu sendirian. Tapi kalau kamu memberikan dia sesuatu yang nggak pernah dia dapatkan, sikap posesif dan insecurenya lama-lama akan lebih melunak.

Ini bukan proses yang mudah. Tapi kalo emang cinta, semua ini akan bisa kamu lalui kok.

 

Gitu ya cara menghadapi pasangan yang insecure. Semoga hubungan kamu selalu baik-baik saja ya!

 

Leave a Comment