Apa Contoh Perilaku Maladaptif dalam Kehidupan Sehari-hari?

Home // Kepoin Psikologi // Fenomena Psikologi // Apa Contoh Perilaku Maladaptif dalam Kehidupan Sehari-hari?

Kemarin saya habis bahas tentang definisi adaptasi. Saya juga udah singgung sedikit tentang perilaku maladaptif. Nah, tapi contoh perilakunya belum. Kali ini kita bahas tentang contoh perilaku maladaptif dalam kehidupan sehari-hari yes.

Sebagai pengingat, Perilaku maladaptif terjadi ketika seseorang gagal beradaptasi terhadap suatu situasi dalam waktu lama. Jadi bukannya melakukan adaptasi, seseorang justru bereaksi dengan tindakan yang malah memperparah keadaan.

Ada beberapa contoh perilaku maladaptif, di antaranya:

 

Contoh perilaku maladaptif dalam kehidupan sehari-hari yang pertama adalah Menghindar

Contoh perilaku maladaptif dalam kehidupan sehari-hari yang pertama adalah menghindar.

Kadang, supaya kita nggak merasakan rasa tidak nyaman, kita memilih menghindar.

Langkah ini sering diambil untuk hal yang sulit kamu kendalikan. Contohnya, kamu males ikut reunian karena minder motor kamu hanyalah beat dan bukan aerok. Kamu memilih nggak datang. Ketika kamu terus-menerus menghindari sesuatu yang seharusnya nggak kamu lakukan, itu adalah perilaku maladaptif.

 

Menarik Diri / Withdrawal

Apa bedanya menarik diri dengan menghindar? Kalo menarik diri, kamu selalu mencari pengalih perhatian/kesibukan supaya nggak ikut dalam interaksi sosial.

Menarik diri ini lebih fokus ke perilaku maladaptif untuk interaksi sosial; beda dengan menghindar yang bisa digunakan ke lebih banyak situasi.

Contoh perilaku maladaptif adalah seseorang main game supaya nggak ketemu orang. Game adalah adalah pengalih perhatian dan memberikan bantuan sementara dari kecemasan.

 

Pasif agresif

Kamu pernah nggak berkonflik sama orang? Apakah saat berkonflik itu kamu disindir lewat story? Lewat status WA?

Nah, sikap sindir menyindir adalah bentuk pasif agresif. Sikap pasif agresif adalah ketika seseorang mengungkapkan perasaan negatif secara nggak langsung. Ini adalah reaksi maladaptif dari konflik yang ada. Bukannya menyelesaikan konflik secara sehat (diskusi, bermaafan, dsb) orang itu malah menyindir dan mendiamkan.

Contoh lain adalah ketika seseorang mau pinjem duit sama kamu. Padahal dia sendiri belum ngembaliin pinjeman duit yang kemaren. Kamu akhirnya memilih nggak meminjamkan. Bukannya menerima dan minjem ke orang lain, si tukang ngutang ini tersenyum aja, tapi malah memusuhi kayak dia aja yang butuh.

Ini adalah contoh reaksi maladaptif dari penolakan. Bukannya menerima, si orang ini melakukan reaksi maladaptif dengan marah dan tersungging.

 

Menyakiti diri sendiri

Kita semua pernah stres ya.

Tentu ada reaksi adaptif yang sehat untuk mengatasi stres. Misalnya kayak healing, menghadapi penyebab stres, dan self love.

Tapi ada yang menghadapi peristiwa stres dengan menyakiti diri mereka sendiri, seperti:

  • memotong, menggaruk, atau membakar kulit
  • memetik keropeng atau luka
  • mencabut rambut, bulu mata, atau alis
  • memukul diri sendiri atau membenturkan kepala

Ini mungkin memberikan bantuan sementara, tetapi hanya memperburuk masalah dan berpotensi membahayakan kesehatan kamu.

 

Amarah

Marah adalah emosi yang normal. Kemarahan bisa mendorong orang untuk melakukan tindakan yang bermanfaat.

Tapi marah juga bisa jadi reaksi maladaptif. Misalnya, membanting barang atau ngajak berantem hanya karena tersinggung sedikit.

Kemarahan adalah contoh reaksi maladaptif. Ini menjauhkan kita dari orang lain dan menghambat kemampuan kamu untuk berkomunikasi secara efektif.

Anak kecil yang tantrum termasuk dalam kategori ini. Biasanya kalo anak yang manja, keinginannya ngga pernah ditolak, sering tuh tantrum.

 

Drug abuse atau minum minuman keras

Baik itu alkohol, obat-obatan yang diresepkan, atau obat-obatan yang nggak diresepkan, penggunaan zat dapat menjadi jenis perilaku penghindaran. Ini masalah ketika kamu menggunakannya untuk meredakan kecemasan atau untuk melenyapkan perasaan kamu.

Setiap pelarian dari kenyataan hanya bersifat sementara. Perilaku ini dapat menyebabkan kecanduan emosional dan fisik, menciptakan serangkaian masalah baru.

 

Lamunan maladaptif

Melamun sebenernya adalah hiburan yang sehat. Ini membebaskan pikiran dan membantu kita dalam mengatasi masalah. Diperkirakan rata-rata orang memiliki ratusan episode melamun per hari.

Melamun maladaptif adalah ketika kamu terlibat dalam fantasi yang luas di tempat umum, atau di momen ketika harusnya kamu beraktivitas dalam kehidupan nyata. Lamunan ini dapat berlangsung berjam-jam, dengan melibatkan alur cerita dan karakter rumit yang membuat seseorang ketagihan. Lamunan maladaptif membuat orang yang mengalaminya sulit kembali menghadapi kenyataan.

Naaah itu yes contoh perilaku maladaptif dalam kehidupan sehari-hari. Kalo kamu, sering melakukan yang mana?

 

Referensi:

 

Leave a Comment